<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-4655265501355691680</id><updated>2011-07-30T12:31:38.510-07:00</updated><category term='Muamalah'/><category term='Spirit'/><category term='Renungan'/><category term='Rehat'/><category term='Celoteh Ga Karuan'/><category term='Tifs'/><category term='Mutiara'/><category term='Kisah'/><category term='Muhasabah'/><category term='Aina Nahnu ?'/><category term='Motivator'/><category term='Refres'/><category term='Biografi Ulama'/><category term='Aqidah'/><category term='Keajaiban'/><category term='Studi'/><category term='Kunci'/><category term='Tandhim'/><category term='Hikmah'/><category term='Fiqh'/><category term='Cyber Jihad'/><category term='Tarbiyah Islamiyah'/><category term='Motivasi'/><category term='Tifs Islamy'/><category term='Sejarah Islam'/><category term='Adab'/><category term='BT'/><category term='Spesial'/><title type='text'>.:: PELAJAR ::.</title><subtitle type='html'>"Tidaklan kesuksesan itu dicapai kecuali harus melalui kegagalan"</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://www.pelajarsumedang.co.cc/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4655265501355691680/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.pelajarsumedang.co.cc/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>.: PELAJAR :.</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00615348961610885700</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>57</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4655265501355691680.post-6256248907090671357</id><published>2010-05-05T23:02:00.000-07:00</published><updated>2010-05-05T23:42:19.684-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Motivator'/><title type='text'>Istriku Bukan Bidadari, Tapi Aku Pun Bukan Malaikat</title><content type='html'>&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: large;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;Alhamdulillah, salawat dan salam semoga dilimpahkan kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, keluarga, dan sahabatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda telah berkeluarga? Bagaimana pengalaman Anda selama mengarungi bahtera rumah tangga? Semulus dan seindah yang Anda bayangkan dahulu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin saja Anda menjawab, "Tidak."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akan tetapi, izinkan saya berbeda dengan Anda: "Ya," bahkan lebih indah daripada yang saya bayangkan sebelumnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saudaraku, kehidupan rumah tangga memang penuh dengan dinamika, lika-liku, dan pasang surut. Kadang Anda senang, dan kadang Anda bersedih. Tidak jarang, Anda tersenyum di hadapan pasangan Anda, dan kadang kala Anda cemberut dan bermasam muka.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: large;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;br /&gt;Bukankah demikian, Saudaraku?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbagai tantangan dan tanggung jawab dalam rumah tangga senantiasa menghiasi hari-hari Anda. Semakin lama umur pernikahan Anda, maka semakin berat dan bertambah banyak perjuangan yang harus Anda tunaikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanggung jawab terhadap putra-putri, pekerjaan, karib kerabat, masyarakat, dan lain sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di antara tanggung jawab yang tidak akan pernah lepas dari kehidupan Anda ialah tanggung jawab terhadap pasangan hidup Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum menikah, sah-sah saja Anda sebagai calon suami membayangkan bahwa pasangan hidup Anda cantik rupawan, bangsawan, kaya raya, patuh, pandai mengurus rumah, penyayang, tanggap, sabar, dan berbagai gambaran indah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukankah demikian, Saudaraku?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;تُنْكَحُ الْمَرْأَةُ لأَرْبَعٍ لِمَالِهَا وَلِحَسَبِهَا وَلِجَمَالِهَا وَلِدِينِهَا فَاظْفَرْ بِذَاتِ الدِّينِ تَرِبَتْ يَدَاكَ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Biasanya, seorang wanita dinikahi karena empat pertimbangan: harta kekayaannya, kedudukannya, kecantikannya, dan agamanya. Maka, hendaknya engkau lebih memilih wanita yang beragama, niscaya engkau beruntung." (Muttafaqun 'alaihi)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Al-Qurthubi menjelaskan makna hadits ini dengan berkata, "Empat pertimbangan inilah yang biasanya mendorong seorang lelaki untuk menikahi seorang wanita. Dengan demikian, hadits ini sebatas kabar tentang fakta yang terjadi di masyarakat, dan bukan perintah untuk menjadikannya sebagai pertimbangan. Secara tekstual pun, hadits ini menunjukkan bahwa dibolehkan menikahi seorang wanita dengan keempat pertimbangan itu. Akan tetapi, hendaknya pertimbangan agama lebih didahulukan."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keterangan al-Qurthubi ini semakna dengan hadits yang diriwayatkan oleh shahabat Abdullah bin Amr al-'Ash radhiyallahu 'anhu, "Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;لاَ تَزَوَّجُوا النِّسَاءَ لِحُسْنِهِنَّ فَعَسَى حُسْنُهُنَّ أَنْ يُرْدِيَهُنَّ وَلاَ تَزَوَّجُوهُنَّ لِأَمْوَالِهِنَّ فَعَسَى أَمْوَالُهُنَّ أَنْ تُطْغِيَهُنَّ وَلَكِنْ تَزَوَّجُوهُنَّ عَلَى الدِّينِ وَلَأَمَةٌ خَرْمَاءُ سَوْدَاءُ ذَاتُ دِينٍ أَفْضَلُ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;'Janganlah engkau menikahi wanita hanya karena kecantikan parasnya, karena bisa saja parasnya yang cantik menjadikannya sengsara. Jangan pula engkau menikahinya karena harta kekayaannya, karena bisa saja harta kekayaan yang ia miliki menjadikan lupa daratan. Akan tetapi, hendaklah engkau menikahinya karena pertimbangan agamanya. Sungguh, seorang budak wanita berhidung pesek dan berkulit hitam, tetapi ia patuh beragama, lebih utama dibanding mereka semua.'" (Hr. Ibnu Majah; oleh al-Albani dinyatakan sebagai hadits yang lemah)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akan tetapi, sekarang, setelah Anda menikah, terwujudkah seluruh impian dan gambaran yang dahulu terlukis dalam lamunan Anda?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila benar-benar seluruh impian Anda terwujud pada pasangan hidup Anda, maka saya turut mengucapkan selamat berbahagia di dunia dan akhirat. Bila tidak, maka tidak perlu berkecil hati atau kecewa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saudaraku, besarkan hati Anda, karena nasib serupa tidak hanya menimpa Anda seorang, tetapi juga menimpa kebanyakan umat manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;عَنْ أَبِى مُوسَى رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: كَمُلَ مِنَ الرِّجَالِ كَثِيرٌ، وَلَمْ يَكْمُلْ مِنَ النِّسَاءِ إِلاَّ آسِيَةُ امْرَأَةُ فِرْعَوْنَ، وَمَرْيَمُ بِنْتُ عِمْرَانَ، وَإِنَّ فَضْلَ عَائِشَةَ عَلَى النِّسَاءِ كَفَضْلِ الثَّرِيدِ عَلَى سَائِرِ الطَّعَامِ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abu Musa radhiyallahu ‘anhu menuturkan, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, ‘Banyak lelaki yang berhasil menggapai kesempurnaan, sedangkan tidaklah ada dari wanita yang berhasil menggapainya kecuali Asiyah istri Fir'aun dan Maryam binti Imran. Sesungguhnya, kelebihan Aisyah dibanding wanita lainnya bagaikan kelebihan bubur daging [1] dibanding makanan lainnya." (Muttafaqun 'alaihi)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saudaraku, berbahagia dan berbanggalah dengan pasangan hidup Anda, karena pasangan hidup Anda adalah wanita terbaik untuk Anda!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda tidak percaya? Silakan Anda membuktikannya. Bacalah sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam berikut ini, lalu terapkanlah pada istri Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;لاَ يَفْرَكْ مُؤْمِنٌ مُؤْمِنَةً إِنْ كَرِهَ مِنْهَا خُلُقًا رَضِيَ مِنْهَا آخَرَ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Tidak pantas bagi lelaki yang beriman untuk meremehkan wanita yang beriman. Bila ia tidak menyukai satu perangai darinya, pasti ia puas dengan perangainya yang lain." (Hr. Muslim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saudaraku, Anda kecewa karena istri Anda kurang pandai memasak? Tidak perlu khawatir, karena ternyata istri Anda adalah penyayang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda kurang puas dengan istri Anda yang kurang pandai mengurus rumah dan kurang sabar? Tidak usah berkecil hati, karena ia begitu cantik rupawan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda berkecil hati karena istri Anda kurang cantik? Segera besarkan hati Anda, karena ternyata istri Anda subur sehingga Anda mendapatkan karunia keturunan yang shalih dan shalihah. Coba Anda bayangkan, betapa besar penderitaan Anda bila Anda menikahi wanita cantik akan tetapi mandul.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikianlah seterusnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak etis dan tidak manusiawi bila Anda hanya pandai mengorek kekurangan istri, namun Anda tidak mahir dalam menemukan kelebihan-kelebihannya. Buktikan Saudaraku, bahwa Anda benar-benar seorang suami yang berjiwa besar, sehingga Anda peka dan lihai dalam membaca kelebihan pasangan Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dahulu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam begitu peka dan mahir dalam membaca segala hal, termasuk suasana hati istrinya. Aisyah mengisahkan,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;قَالَ لِي رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَ سَلَّمَ: إِنِّي لَأَعْلَمُ إِذَا كُنْتِ عَنِّي رَاضِيَةً، وَإِذَا كُنْتِ عَلَيَّ غَضْبَى . قَالَتْ: فَقُلْتُ مِنْ أَيْنَ تَعْرِفُ ذَلِكَ، فَقَالَ: أَمَّا إِذَا كُنْتِ عَنِّي رَاضِيَةً فَإِنَّكِ تَقُولِيْنَ لاَ وَرَبِّ مُحَمَّدٍ، وَإِذَا كُنْتِ غَضْبَى قُلْتِ لاَ وَرَبِّ إِبْرَاهِيمَ. قَالَتْ: قُلْتُ أَجَلْ وَاللَّهِ يَا رَسُولَ اللَّهِ، مَا أَهْجُرُ إِلاَّ اسْمَكَ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Pada suatu hari, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda kepadaku, ‘Sungguh, aku mengetahui bila engkau ridha kepadaku, demikian pula bila engkau sedang marah kepadaku.’ Spontan, Aisyah bertanya, ‘Darimana engkau dapat mengetahui hal itu?’ Rasulullah menjawab, ‘Bila engkau sedang ridha kepadaku, maka ketika engkau bersumpah, engkau berkata, ‘Tidak, demi Tuhan Muhammad. Adapun bila engkau sedang dirundung amarah, maka ketika engkau bersumpah, engkau berkata, ‘Tidak, demi Tuhan Ibrahim.’’ Mendengar penjelasan ini, Aisyah menimpalinya dan berkata, ‘Benar, sungguh demi Allah, wahai Rasulullah, ketika aku marah, tiada yang aku tinggalkan, kecuali namamu saja.’” (Muttafaqun 'alaihi)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikianlah teladan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Beliau begitu peka dengan suasana hati istrinya, sehingga beliau bisa membaca isi hati istrinya dari ucapan sumpahnya. Walaupun Aisyah berusaha untuk menyembunyikan isi hatinya, tetap bermanis muka, senantiasa berada di sanding Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, dan berbicara seperti biasa, namun Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dapat menebak suasana hatinya dari perubahan cara bersumpahnya. Luar biasa, perhatian, kejelian, dan kepekaan yang tidak ada bandingnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak mengherankan, bila beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(خَيْرُكُمْ خَيْرُكُمْ لِأَهْلِهِ وَأَنَا خَيْرُكُمْ لِأَهْلِي&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Orang terbaik di antara kalian ialah orang yang terbaik dalam memperlakukan istrinya, dan aku adalah orang terbaik di antara kalian dalam memperlakukan istriku." (Hr. At-Tirmidzi)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana dengan Anda, Saudaraku? Dengan apa Anda dapat mengenali dan meraba suasana hati pasangan Anda?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saudaraku, tidak ada salahnya bila sejenak Anda kembali memutar lamunan dan gambaran tentang istri ideal dan idaman yang pernah singgah dalam benak Anda. Selanjutnya, bandingkan gambaran istri idaman Anda dengan gambaran Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam tentang kaum wanita berikut ini,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;الْمَرْأَةُ كَالضِّلَعِ ، إِنْ أَقَمْتَهَا كَسَرْتَهَا، وَإِنِ اسْتَمْتَعْتَ بِهَا اسْتَمْتَعْتَ بِهَا وَفِيهَا عِوَجٌ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Wanita itu bagaikan tulang rusuk. Bila engkau ingin meluruskannya, niscaya engkau menjadikannya patah, dan bila engkau bersenang-senang dengannya, niscaya engkau dapat bersenang-senang dengannya, sedangkan ia adalah bengkok." (Muttafaqun 'alaihi)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada riwayat lain, beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;لاَ تَسْتَقِيمُ لَكَ الْمَرْأَةُ عَلَى خَلِيقَةٍ وَاحِدَةٍ وَإِنَّمَا هِيَ كَالضِّلَعُ إِنْ تُقِمْهَا تَكْسِرْهَا وَإِنْ تَتْرُكْهَا تَسْتَمْتِعْ بِهَا وَفِيهَا عِوَجٌ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Tidak mungkin istrimu kuasa bertahan dalam satu keadaan. Sesungguhnya, wanita itu bak tulang rusuk. Bila engkau ingin meluruskannya, niscaya engkau menjadikannya patah. Adapun bila engkau biarkan begitu saja, maka engkau dapat bersenang-senang dengannya, (tetapi hendaklah engkau ingat) ia adalah bengkok.” (Hr. Ahmad)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, sekarang, silakan Anda mengorek memori Anda tentang wanita pendamping hidup Anda. Temukan berbagai kelebihan padanya, dan selanjutnya tersenyumlah, karena ternyata istri Anda memiliki banyak kelebihan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu, bila pada suatu hari Anda merasa tergoda oleh kecantikan wanita lain, maka ketahuilah bahwa sesuatu yang dimiliki oleh wanita itu ternyata juga telah dimiliki oleh istri Anda. Maka, bergegaslah untuk membuktikan hal ini pada istri Anda. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;إِذَا رَأَى أَحَدُكُمُ امْرَأَةً فَأَعْجَبَتْهُ فَلْيَأْتِ أَهْلَهُ فَإِنَّ مَعَهَا مِثْلَ الَّذِي مَعَهَا&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Bila engkau melihat seorang wanita, lalu ia memikat hatimu, maka segeralah datangi istrimu! Sesungguhnya, istrimu memiliki seluruh hal yang dimiliki oleh wanita yang engkau lihat itu." (Hr. At-Tirmidzi)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikianlah caranya agar Anda dapat senantiasa puas dan bangga dengan pasangan hidup Anda. Anda selalu dapat merasa bahwa ladang Anda tampak hijau, sehijau ladang tetangga, dan bahkan lebih hijau.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selamat berbahagia dengan pasangan hidup yang telah Allah karuniakan kepada Anda. Semoga Allah memberkahi bahtera rumah tangga Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebaliknya, sebagai calon istri, Anda juga berhak untuk mendambakan pasangan hidup yang tampan, gagah, kaya raya, pandai, berkedudukan tinggi, penuh perhatian, setia, penyantun, dermawan, dan lain sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Betapa indahnya gambaran rumah tangga Anda, dan betapa istimewanya pasangan hidup Anda, andai gambaran Anda ini dapat terwujud. Bukankah demikian, Saudariku?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saudariku, setelah Anda menikah, benarkah seluruh kriteria suami ideal yang pernah menghiasi lamunan Anda ini terwujud pada pasangan hidup Anda?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila benar terwujud, maka saya ucapkan selamat berbahagia di dunia dan akhirat, dan bila tidak, maka tidak perlu berkecil hati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Besarkan hatimu, wahai Saudariku! Percayalah, bahwa pada pasangan hidup Anda ternyata terdapat banyak kelebihan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila selama ini, Saudari ciut hati karena suami Anda miskin harta, maka tidak perlu khawatir, karena ia penuh dengan perhatian dan tanggung jawab.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila selama ini, Saudari kecewa karena suami Anda ternyata kurang tampan, maka percayalah bahwa ia setia dan bertanggung jawab.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Andai selama ini, Saudari kurang puas karena suami Anda kurang perhatian dengan urusan dalam rumah, tetapi ia begitu membanggakan dalam urusan luar rumah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Juga, andai selama ini, sikap suami Anda terhadap Anda kurang simpatik, maka tidak perlu hanyut dalam duka dan kekecawaan, karena ia masih punya jasa baik yang tidak ternilai dengan harta. Ternyata, selama ini, suami Anda telah menjaga kehormatan Anda, menjadi penyebab Anda merasakan kebahagiaan menimang putra-putri Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saudariku, Anda tidak perlu hanyut dalam kekecewaan karena suatu hal yang ada pada diri suami Anda. Betapa banyak kelebihan-kelebihan yang ada padanya. Berbahagia dan nikmatilah kedamaian hidup rumah tangga bersamanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berlarut-larut dalam kekecewaan terhadap suatu perangai suami Anda dapat menghancurkan segala keindahan dalam rumah tangga Anda. Bukan hanya hancur di dunia, bahkan berkelanjutan hingga di akhirat kelak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saudariku, simaklah peringatan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam berikut ini. Agar anda dapat menjadikan bahtera rumah tangga Anda seindah dambaan Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;أُرِيتُ النَّارَ فَإِذَا أَكْثَرُ أَهْلِهَا النِّسَاءُ يَكْفُرْنَ، قِيلَ: أَيَكْفُرْنَ بِاللَّهِ؟ قَالَ: يَكْفُرْنَ الْعَشِيرَ، وَيَكْفُرْنَ الإِحْسَانَ، لَوْ أَحْسَنْتَ إِلَى إِحْدَاهُنَّ الدَّهْرَ ثُمَّ رَأَتْ مِنْكَ شَيْئًا، قَالَتْ: مَا رَأَيْتُ مِنْكَ خَيْرًا قَطُّ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Aku diberi kesempatan untuk menengok ke dalam neraka, dan ternyata kebanyakan penghuninya ialah para wanita, akibat ulah mereka yang selalu kufur/ingkar.” Spontan, para shahabat bertanya, “Apakah yang engkau maksud adalah mereka kufur/ingkar kepada Allah?” Beliau menjawab, “Mereka terbiasa ingkar terhadap perilaku baik, dan ingkar terhadap jasa baik. Andai engkau berbuat baik kepada mereka seumur hidupmu, lalu ia mendapatkan suatu hal padamu, niscaya mereka begitu mudah berkata, ‘Aku tidak pernah mendapatkan kebaikan sedikit pun darimu.’” (Muttafaqun 'alaihi)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda mendambakan kebahagian dalam rumah tangga?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Temukanlah bahwa kebahagian hidup dan berumah tangga terletak pada genggaman tangan suami Anda. Pandai-pandailah membawa diri, sehingga suami Anda rela membentangkan kedua telapak tangannya, dan memberikan kebahagian berumah tangga kepada Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Percayalah Saudariku, suami Anda adalah pasangan terbaik untuk Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;إِذَا صَلَّتِ الْمَرْأَةُ خَمْسَهَا وَصَامَتْ شَهْرَهَا وَحَفِظَتْ فَرْجَهَا وَأَطَاعَتْ زَوْجَهَا قِيلَ لَهَا اُدْخُلِي الْجَنَّةَ مِنْ أَيِّ أَبْوَابِ الْجَنَّةِ شِئْتِ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Bila seorang istri telah mendirikan shalat lima waktu, berpuasa bulan Ramadan, menjaga kesucian dirinya, dan taat kepada suaminya, niscaya kelak akan dikatakan kepadanya, 'Silakan engkau masuk ke surga dari pintu mana pun yang engkau suka.’” (Hr. Ahmad dan lainnya)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidakkah Anda mendambakan termasuk orang-orang mukminah yang mendapatkan kebebasan masuk surga dari pintu yang mana pun?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kunci Keberhasilan Rumah Tangga&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saudaraku, mungkin selama ini Anda bersama pasangan hidup Anda, terus berusaha mencari pola rumah tangga yang dapat mendatangkan kebahagiaan untuk Anda berdua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda berhasil menemukannya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila Anda berhasil, maka saya ucapkan selamat berbahagia. Adapun bila belum, maka segera temukan kunci keberhasilan rumah tangga Anda pada firman Allah berikut,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;وَلَهُنَّ مِثْلُ الَّذِي عَلَيْهِنَّ بِالْمَعْرُوفِ وَلِلرِّجَالِ عَلَيْهِنَّ دَرَجَةٌ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Dan para wanita mempunyai hak yang seimbang dengan kewajibannya menurut cara yang ma'ruf. Akan tetapi, para suami mempunyai kelebihan satu tingkat daripada istrinya." (Qs. al-Baqarah: 228)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hak pasangan Anda setimpal dengan kewajiban yang ia tunaikan kepada Anda. Semakin banyak Anda menuntut hak Anda, maka semakin banyak pula kewajiban yang harus Anda tunaikan untuknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Shahabat Abdullah bin 'Abbas memberikan contoh nyata dari aplikasi ayat ini dalam rumah tangganya. Pada suatu hari, beliau berkata, "Sesungguhnya, aku senang untuk berdandan demi istriku, sebagaimana aku pun senang bila istriku berdandan demiku, karena Allah Ta'ala telah berfirman,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;وَلَهُنَّ مِثْلُ الَّذِي عَلَيْهِنَّ بِالْمَعْرُوفِ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;‘Dan para wanita mempunyai hak yang seimbang dengan kewajibannya menurut cara yang ma'ruf.’&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku pun tidak ingin menuntut seluruh hakku atas istriku, karena Allah juga telah berfirman,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;وَلِلرِّجَالِ عَلَيْهِنَّ دَرَجَةٌ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;‘Akan tetapi, para suami mempunyai kelebihan satu tingkat daripada istrinya.’" (Hr. Ibnu Abi Syaibah dan ath-Thabari)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana dengan dirimu, wahai saudara dan saudariku? Kapankah Anda berdandan? Ketika sedang berada di rumah atau ketika hendak keluar rumah? Selama ini, sejatinya, untuk siapa Anda berdandan? Benarkah Anda berdandan untuk pasangan Anda, ataukah Anda berdandan dan tampil menawan untuk orang lain?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saudaraku, bahu-membahu, saling melengkapi kekurangan, dan saling pengertian adalah salah satu prinsip dasar dalam membangun rumah tangga. Tidak layak bagi Anda untuk berperan sebagai penonton setia ketika pasangan Anda sedang mengerjakan pekerjaannya. Usahakan sebisa Anda untuk turut menyelesaikan pekerjaannya. Demikianlah, dahulu Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mencontohkan dalam rumah tangga beliau.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aisyah radhiyallahu 'anha mengisahkan,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;كَانَ فِي مِهْنَةِ أَهْلِهِ، فَإِذَا سَمِعَ الأَذَانَ خَرَجَ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Dahulu Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam mengerjakan sebagian pekerjaan istrinya, dan bila beliau mendengar suara azan dikumandangkan, maka beliau bergegas menuju ke mesjid." (Hr. Bukhari)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Constance Gager, ketua studi sekaligus asisten profesor di Montclair State University, Montclair, New Jersey, mengadakan penelitian tentang hubungan perilaku suami-istri dengan keromantisan dalam bercinta. Ia mengelompokkan para suami yang menjadi objek penelitiannya ke dalam dua kelompok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelompok pertama adalah suami-suami yang tidak peduli dan jarang membantu pekerjaan istri. Kelompok kedua adalah suami-suami yang sering turut serta dalam mengerjakan pekerjaan rumah tangga istri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hasilnya luar biasa! Suami di kelompok kedua, yaitu yang sering membantu pekerjaan istrinya, terbukti lebih romantis dan lebih sering memadu cinta dengan pasangannya. Hubungan yang harmonis dan indah, begitu kental dalam rumah tangga mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejatinya, penemuan ini bukanlah hal baru, karena secara logika, suami yang dengan rendah hati membantu pekerjaan istrinya pastilah lebih dicintai oleh istrinya. Tentunya, ini memiliki hubungan erat dengan keromantisan suami-istri dalam bercinta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebaliknya, istri yang peduli dengan pekerjaan suami, pun akan mengalami hal yang sama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, bagaimana dengan diri Anda, wahai Saudaraku?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selamat membuktikan resep manjur ini! Semoga berbahagia, dan hubungan Anda berdua semakin romantis dan harmonis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga tulisan sederhana ini bermanfaat bagi Anda. Mohon maaf bila ada kata-kata yang kurang berkenan. Wallahu a'lam bish-shawab.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penulis: Ustadz Arifin Badri, Lc., M.A.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Artikel: www.pengusahamuslim.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;===&lt;br /&gt;catatan kaki:&lt;br /&gt;[1] Para ulama pensyarah hadits menjelaskan bahwa bubur daging adalah makanan paling istimewa di zaman Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, terlebih-lebih bubur daging mudah pembuatannya dan selanjutnya mudah pula menelannya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4655265501355691680-6256248907090671357?l=www.pelajarsumedang.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.pelajarsumedang.co.cc/feeds/6256248907090671357/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.pelajarsumedang.co.cc/2010/05/istriku-bukan-bidadari-tapi-aku-pun.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4655265501355691680/posts/default/6256248907090671357'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4655265501355691680/posts/default/6256248907090671357'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.pelajarsumedang.co.cc/2010/05/istriku-bukan-bidadari-tapi-aku-pun.html' title='Istriku Bukan Bidadari, Tapi Aku Pun Bukan Malaikat'/><author><name>.: PELAJAR :.</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00615348961610885700</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4655265501355691680.post-1407618445874759337</id><published>2010-01-24T01:13:00.001-08:00</published><updated>2010-01-25T08:06:54.821-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Muhasabah'/><title type='text'>.: "Subhanallah ... Dimana keberadaan kita?" :.</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pernahkah kita membayangkannya!!!&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;center&gt;&lt;/center&gt;&lt;/span&gt; &lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;center&gt;&lt;/center&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Waktu benda-benda angkasa ini diperbandingkan&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 102, 102);"&gt;Betapa kecilnya bumi dan kita penghuninya&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 102, 102);"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_fTgrS9vU4hY/S1wQacx1eEI/AAAAAAAAAIM/uKfesu27KWc/s1600-h/bumivenus.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 300px; height: 169px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_fTgrS9vU4hY/S1wQacx1eEI/AAAAAAAAAIM/uKfesu27KWc/s400/bumivenus.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5430233297289836610" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 102, 102);"&gt;Bandingkan dengan Planet lain&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_fTgrS9vU4hY/S1wRkiM2vnI/AAAAAAAAAIU/deI6NwCfGaU/s1600-h/2.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 300px; height: 168px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_fTgrS9vU4hY/S1wRkiM2vnI/AAAAAAAAAIU/deI6NwCfGaU/s400/2.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5430234570055663218" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 102, 102);"&gt;Bandingkan dengan matahari&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_fTgrS9vU4hY/S1wRlMaY6hI/AAAAAAAAAIc/BIsy7AhwB-s/s1600-h/3.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 300px; height: 168px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_fTgrS9vU4hY/S1wRlMaY6hI/AAAAAAAAAIc/BIsy7AhwB-s/s400/3.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5430234581386717714" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 102, 102);"&gt;Bandingkan pula dengan jagad raya&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_fTgrS9vU4hY/S1wRlX6obxI/AAAAAAAAAIk/jYBmfahtrB0/s1600-h/4.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 300px; height: 210px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_fTgrS9vU4hY/S1wRlX6obxI/AAAAAAAAAIk/jYBmfahtrB0/s400/4.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5430234584474742546" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 102); font-weight: bold;"&gt;&gt;&gt;&gt; Dalam skala ini bumi (kita) tidak kelihatan lagi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_fTgrS9vU4hY/S1wRllfU8KI/AAAAAAAAAIs/bxbLhA7jjEQ/s1600-h/5.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 300px; height: 210px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_fTgrS9vU4hY/S1wRllfU8KI/AAAAAAAAAIs/bxbLhA7jjEQ/s400/5.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5430234588118315170" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0); font-weight: bold;"&gt;&gt;&gt;&gt; Disini matahari hanya sebesar debu&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Antares adalah bintang ke 15 yang paling terang di angkasa. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Jaraknya lebih dari 1000 tahun cahaya dari bumi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="text-decoration: underline; font-weight: bold; color: rgb(0, 153, 0);"&gt;Lalu . . . apakah tujuan hidup kita?&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 153, 0);"&gt;Apa yang membuat hidup (kita) manusia berharga?&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 204, 0);font-size:85%;" &gt;"Temukan jawabanya dari &lt;span style="font-style: italic;"&gt;manual book&lt;/span&gt; (berupa kitab suci alquran) yang telah di berikan oleh sang pencipta (Allah) untuk kebaikan pada kita semua"&lt;br /&gt;"Hanya Allah-lah yang tahu apa yang terbaik bagi hamba-hamba-Nya"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;هُوَ الْأَوَّلُ وَالْآخِرُ وَالظَّاهِرُ وَالْبَاطِنُ وَهُوَ بِكُلِّ شَيْءٍ عَلِيمٌ&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(0, 0, 0);font-size:100%;" &gt;"Dialah yang Awal dan yang Akhir, yang Dhahir dan yang Bathin; dan Dia Maha Mengetahui segala sesuatu"&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4655265501355691680-1407618445874759337?l=www.pelajarsumedang.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.pelajarsumedang.co.cc/feeds/1407618445874759337/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.pelajarsumedang.co.cc/2010/01/subhanallah-dimana-keberadaan-kita.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4655265501355691680/posts/default/1407618445874759337'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4655265501355691680/posts/default/1407618445874759337'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.pelajarsumedang.co.cc/2010/01/subhanallah-dimana-keberadaan-kita.html' title='&lt;marquee direction=&quot;Left&quot;&gt;.: &quot;Subhanallah ... Dimana keberadaan kita?&quot; :.&lt;/marquee&gt;'/><author><name>.: PELAJAR :.</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00615348961610885700</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_fTgrS9vU4hY/S1wQacx1eEI/AAAAAAAAAIM/uKfesu27KWc/s72-c/bumivenus.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4655265501355691680.post-4199513980717254943</id><published>2010-01-23T23:35:00.000-08:00</published><updated>2010-01-25T06:12:44.955-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Renungan'/><title type='text'>.: Aku Memilihmu Karena Engkau Manusia Biasa :.</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Surat lamaran yang terindah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap kali ada teman yang mau menikah, saya selalu mengajukan pertanyaan yang sama. Kenapa kamu memilih dia sebagai suamimu/istrimu? Jawabannya sangat beragam. Dari mulai jawaban karena Allah hingga jawaban duniawi (cakep atau tajir, manusiawi lah). Tapi ada satu jawaban yang sangat berkesan di hati saya.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Hingga detik ini saya masih ingat setiap detail percakapannya. Jawaban salah seorang teman yang baru saja menikah. Proses menuju pernikahannya sungguh ajaib. Mereka hanya berkenalan 2 bulan. Lalu memutuskan menikah. Persiapan pernikahan hanya dilakukan dalam waktu sebulan saja. Kalau dia seorang akhwat, saya tidak akan heran. Proses pernikahan seperti ini sudah lazim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia bukanlah akhwat, sama seperti saya. Satu hal yang pasti, dia tipe wanita yang sangat berhati-hati dalam memilih suami. Trauma dikhianati lelaki membuat dirinya sulit untuk membuka diri. Ketika dia memberitahu akan menikah, saya tidak menanggapi dengan serius. Mereka berdua baru kenal sebulan. Tapi saya berdoa, semoga ucapannya menjadi kenyataan. Saya tidak ingin melihatnya menangis lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebulan kemudian dia menemui saya. Dia menyebutkan tanggal pernikahannya. Serta memohon saya untuk cuti, agar bisa menemaninya selama proses pernikahan. Begitu banyak pertanyaan dikepala saya. Asli. Saya pengin tau, kenapa dia begitu mudahnya menerima lelaki itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada apakan gerangan? Tentu suatu hal yang istimewa. Hingga dia bisa memutuskan menikah secepat ini. Tapi sayang, saya sedang sibuk sekali waktu itu (sok sibuk sih aslinya). Saya tidak bisa membantunya mempersiapkan pernikahan. Beberapa kali dia telfon saya untuk meminta pendapat tentang beberapa hal. Beberapa kali saya telfon dia untuk menanyakan perkembangan persiapan pernikahannya. That’s all. Kita tenggelam dalam kesibukan masing-masing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya menggambil cuti sejak H-2 pernikahannya. Selama cuti itu saya memutuskan untuk menginap dirumahnya. Jam 11 malam, H-1 kita baru bisa ngobrol -hanya- berdua di taman rumahnya. Hiruk pikuk persiapan akad nikah besok pagi, sungguh membelenggu kita. Padahal rencananya kita ingin ngobrol tentang banyak hal. Akhirnya, bisa juga kita ngobrol berdua. Ada banyak hal yang ingin saya tanyakan. Dia juga ingin bercerita banyak pada saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Aku gak bisa tidur.” Dia memandang saya dengan wajah memelas. Saya paham kondisinya saat ini. Kita melanjutkan ngobrol sambil berbisik-bisik. Kita berbicara banyak hal, tentang masa lalu dan impian-impian kita. Wajah sumringahnya terlihat jelas dalam keremangan lampu taman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kenapa kamu memilih dia?” Dia tersenyum simpul lalu bangkit dari duduknya sambil meraih HP disaku bajunya. Ia masuk dalam kamar berlahan dia membuka laci meja riasnya dan kembali ke taman lalu menyerahkan selembar amplop pada saya. Saya menerima HP dari tangannya. Amplop putih panjang dengan kop surat perusahaan tempat calon suaminya bekerja. Apaan sih. Saya memandangnya tak mengerti. Eeh, dianya malah ngikik geli.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Buka aja.” Sebuah kertas saya tarik keluar. Kertas polos ukuran A4, saya menebak warnanya pasti putih hehehe. Saya membaca satu kalimat di atas dideretan paling atas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Busyet dah nih orang.” Saya menggeleng-gelengkan kepala sambil menahan senyum. Sementara dia Cuma ngikik melihat ekspresi saya. Saya memulai membacanya. Dan sampai saat inipun saya masih hapal dengan kata-katanya. Begini isi surat itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(51, 204, 0);"&gt;Kepada Yth&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(51, 204, 0);"&gt;Calon istri saya, calon ibu anak-anak saya, calon anak Ibu saya dan calon kakak buat adik-adik saya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(51, 204, 0);"&gt;Di tempat&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(51, 204, 0);"&gt;Assalamu’alaikum Wr Wb&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(51, 204, 0);"&gt;Mohon maaf kalau anda tidak berkenan. Tapi saya mohon bacalah surat&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(51, 204, 0);"&gt;ini hingga akhir. Baru kemudian silahkan dibuang atau dibakar, tapi saya mohon, bacalah dulu sampai selesai.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(51, 204, 0);"&gt;Saya, yang bernama …… menginginkan anda …… untuk menjadi istri saya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(51, 204, 0);"&gt;Saya bukan siapa-siapa. Saya hanya manusia biasa. Saat ini saya punya pekerjaan. Tapi saya tidak tahu apakah nanti saya akan tetap punya pekerjaan. Tapi yang pasti saya akan berusaha punya penghasilan untuk mencukupi kebutuhan istri dan anak-anakku kelak.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(51, 204, 0);"&gt;Saya memang masih kontrak rumah. Dan saya tidak tahu apakah nanti akan ngontrak selamannya. Yang pasti, saya akan selalu berusaha agar istri dan anak-anak saya tidak kepanasan dan tidak kehujanan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(51, 204, 0);"&gt;Saya hanyalah manusia biasa, yang punya banyak kelemahan dan beberapa&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(51, 204, 0);"&gt;kelebihan. Saya menginginkan anda untuk mendampingi saya. Untuk menutupi kelemahan saya dan mengendalikan kelebihan saya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(51, 204, 0);"&gt;Saya hanya manusia biasa. Cinta saya juga biasa saja. Oleh karena itu. Saya menginginkan anda mau membantu saya memupuk dan merawat cinta ini, agar menjadi luar biasa. Saya tidak tahu apakah kita nanti dapat bersama-sama sampai mati. Karena saya tidak tahu suratan jodoh saya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(51, 204, 0);"&gt;Yang pasti saya akan berusaha sekuat tenaga menjadi suami dan ayah yang baik.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(51, 204, 0);"&gt;Kenapa saya memilih anda? Sampai saat ini saya tidak tahu kenapa saya memilih anda. Saya sudah sholat istiqaroh berkali-kali, dan saya semakin mantap memilih anda. Yang saya tahu, Saya memilih anda karena Allah. Dan yang pasti, saya menikah untuk menyempurnakan agama saya, juga sunnah Rasulullah. Saya tidak berani menjanjikan apa-apa, saya hanya berusaha sekuat mungkin menjadi lebih baik dari saat ini.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(51, 204, 0);"&gt;Saya mohon sholat istiqaroh dulu sebelum memberi jawaban pada saya. Saya kasih waktu minimal 1 minggu, maksimal 1 bulan. Semoga Allah ridho dengan jalan yang kita tempuh ini. Amin&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(51, 204, 0);"&gt;Wassalamu’alaikum Wr Wb&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya memandang surat itu lama. Berkali-kali saya membacanya. Baru kali ini saya membaca surat ‘lamaran’ yang begitu indah. Sederhana, jujur dan realistis. Tanpa janji-janji gombal dan kata yang berbunga-bunga. Surat cinta minimalis, saya menyebutnya. Saya menatap sahabat disamping saya. Dia menatap saya dengan senyum tertahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kenapa kamu memilih dia.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Karena dia manusia biasa.” Dia menjawab mantap. “Dia sadar bahwa dia manusia biasa. Dia masih punya Allah yang mengatur hidupnya. Yang aku tahu dia akan selalu berusaha tapi dia tidak menjanjikan apa-apa. Soalnya dia tidak tahu, apa yang akan terjadi pada kita dikemudian hari. Entah kenapa, Itu justru memberikan kenyamanan tersendiri buat aku.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Maksudnya?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dunia ini fana. Apa yang kita punya hari ini belum tentu besok masih ada. Iya kan? Paling gak. Aku tau bahwa dia gak bakal frustasi kalau suatu saat nanti kita jadi gembel. Hahaha.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ssttt.” Saya membekap mulutnya. Kuatir ada yang tau kalau kita ngobrol rahasia. Terdiam kita memasang telinga. Sunyi. Suara jengkering terdengar nyaring diluar tembok. Kita saling berpandangan lalu cekikikan sambil menutup mulut masing-masing. “Udah tidur sana. Besok kamu kucel, ntar aku yang dimarahin Mama.” Percakapan kita tadi masih terngiang terus ditelinga saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Gik…”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Tidur. Dah malam.” Saya menjawab tanpa menoleh padanya. Saya ingin dia tidur, agar dia terlihat cantik besok pagi. Kantuk saya hilang sudah, kayaknya gak bakalan tidur semaleman nih. * * *&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu lagi pelajaran pernikahan saya peroleh hari itu. Ketika manusia sadar dengan kemanusiannya. Sadar bahwa ada hal lain yang mengatur segala kehidupannya. Begitupun dengan sebuah pernikahan. Suratan jodoh sudah tergores sejak ruh ditiupkan dalam rahim. Tidak ada seorang pun yang tahu bagaimana dan berapa lama pernikahannya kelak. Lalu menjadikan proses menuju pernikahan bukanlah sebagai beban tapi sebuah ‘proses usaha’.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Betapa indah bila proses menuju pernikahan mengabaikan harta, tahta dan ‘nama’. Embel-embel predikat diri yang selama ini melekat ditanggalkan. Ketika segala yang ‘melekat’ pada diri bukanlah dijadikan pertimbangan yang utama. Pernikahan hanya dilandasi karena Allah semata. Diniatkan untuk ibadah. Menyerahkan secara total pada Allah yang membuat skenarionya. Maka semua menjadi indah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hanya Allah yang mampu menggerakkan hati setiap umat-NYA.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hanya Allah yang mampu memudahkan segala urusan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hanya Allah yang mampu menyegerakan sebuah pernikahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita hanya bisa memohon keridhoan Allah. Meminta-NYA mengucurkan barokah dalam sebuah pernikahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hanya Allah jua yang akan menjaga ketenangan dan kemantapan untuk menikah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu, bagaimana dengan cinta? Ibu saya pernah bilang, Cinta itu proses. Proses dari ada, menjadi hadir, lalu tumbuh, kemudian merawatnya. Agar cinta itu bisa bersemi dengan indah menaungi dua insan dalam pernikahan yang suci. Witing tresno jalaran garwo (sigaraning nyowo), kalau diterjemahkan secara bebas: “Cinta tumbuh karena suami/istri( belahan jiwa).”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cinta paling halal dan suci. Cinta dua manusia biasa, yang berusaha menggabungkannya agar menjadi cinta yang luar biasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Amin...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Net...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4655265501355691680-4199513980717254943?l=www.pelajarsumedang.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.pelajarsumedang.co.cc/feeds/4199513980717254943/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.pelajarsumedang.co.cc/2010/01/aku-memilihmu-karena-engkau-manusia.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4655265501355691680/posts/default/4199513980717254943'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4655265501355691680/posts/default/4199513980717254943'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.pelajarsumedang.co.cc/2010/01/aku-memilihmu-karena-engkau-manusia.html' title='&lt;blink&gt;.: Aku Memilihmu Karena Engkau Manusia Biasa :.&lt;/blink&gt;'/><author><name>.: PELAJAR :.</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00615348961610885700</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4655265501355691680.post-213424493354087072</id><published>2010-01-23T23:19:00.000-08:00</published><updated>2010-01-23T23:44:39.280-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Renungan'/><title type='text'>.: Renungan: bagi Suami Istri &amp; calon Suami Istri :.</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Buat para Suami &amp;amp; calon Suami...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Renungkanlah...Pernikahan atau perkawinan membuka tabir rahasia...&lt;br /&gt;Isteri yang kamu nikahi tidaklah semulia Khadijah,&lt;br /&gt;tidaklah setaqwa Aisyah..&lt;br /&gt;pun tidak setabah Fatimah..&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Justru..&lt;br /&gt;isterimu hanyalah wanita akhir zaman&lt;br /&gt;yang punya cita-cita menjadi solehah&lt;br /&gt;Pernikahan atau perkawinan mengajar kita kewajiban bersama.......&lt;br /&gt;Isteri menjadi tanah kamu langit penaungnya,&lt;br /&gt;Isteri ladang tanaman kamu pemagarnya,&lt;br /&gt;Isteri kiasan ternakan kamu gembalanya,&lt;br /&gt;Isteri adalah murid kamu mursyidnya,&lt;br /&gt;Isteri bagaikan anak kecil kamu tempat bermanjanya,&lt;br /&gt;Saat isteri menjadi madu kamu teguklah sepuasnya,&lt;br /&gt;seketika isteri menjadi racun kamulah penawar bisanya,&lt;br /&gt;seandainya isteri tulang yang bengkok berhati-hatilah&lt;br /&gt;meluruskannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pernikahan atau perkawinan menginsafkan kita perlunya iman dan taqwa&lt;br /&gt;Untuk belajar meniti sabar dan ridha kepada Allah swt.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kamu bukanlah Rasulullah saw?&lt;br /&gt;Pun bukanlah Sayyidina Ali Karamallahhuwajhah&lt;br /&gt;Cuma suami akhir zaman yang berusaha menjadi soleh...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;AMIN.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Buat para Istri &amp;amp; calon Istri...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Renungkanlah...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pernikahan atau perkawinan membuka tabir rahasia&lt;br /&gt;Suami yang menikahi kamu tidaklah semulia Muhammad saw&lt;br /&gt;Tidaklah setaqwa Ibrahim&lt;br /&gt;Pun tidak setabah Ayyub atau pun&lt;br /&gt;Segagah Musa.. apalagi setampan Yusuf&lt;br /&gt;Justru suamimu hanyalah lelaki akhir zaman yang punya&lt;br /&gt;cita-cita&lt;br /&gt;membangun keturunan yang soleh...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pernikahan atau perkawinan mengajar kita kewajiban&lt;br /&gt;bersama..&lt;br /&gt;Suami menjadi pelindung kamu penghuninya,&lt;br /&gt;Suami adalah nahkoda kapal kamu pengemudinya,&lt;br /&gt;Suami bagaikan pelakon yang nakal kamu adalah penonton&lt;br /&gt;kenakalannya,&lt;br /&gt;Saat suami menjadi raja kamu nikmati anggur singgasananya,&lt;br /&gt;Seketika suami menjadi bisa kamulah penawar obatnya,&lt;br /&gt;Seandainya suami bengis lagi lancang sabarlah&lt;br /&gt;memperingatkannya,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pernikahan ataupun perkawinan mengajarkan kita perlunya&lt;br /&gt;iman dan taqwa,&lt;br /&gt;untuk belajar meniti sabar dan ridha Allah swt.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kamu bukanlah Khadijah yang begitu sempurna di dalam menjaga&lt;br /&gt;pun bukanlah Hajar yang begitu setia dalam sengsara....&lt;br /&gt;Cuma wanita akhir zaman yang berusaha menjadi solehah,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;AMIN.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber: Unknown&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4655265501355691680-213424493354087072?l=www.pelajarsumedang.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.pelajarsumedang.co.cc/feeds/213424493354087072/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.pelajarsumedang.co.cc/2010/01/renungan-bagi-suami-istri-calon-suami.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4655265501355691680/posts/default/213424493354087072'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4655265501355691680/posts/default/213424493354087072'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.pelajarsumedang.co.cc/2010/01/renungan-bagi-suami-istri-calon-suami.html' title='&lt;blink&gt;.: Renungan: bagi Suami Istri &amp; calon Suami Istri :.&lt;/blink&gt;'/><author><name>.: PELAJAR :.</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00615348961610885700</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4655265501355691680.post-1786446971681958316</id><published>2009-09-28T23:33:00.000-07:00</published><updated>2010-01-23T23:42:49.773-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Keajaiban'/><title type='text'>.: Kegelapan dan Gelombang di Kedalaman Laut :.</title><content type='html'>&lt;span class="awal"&gt;B&lt;/span&gt;"Atau seperti gelap gulita di lautan yang dalam, yang diliputi oleh ombak, yang di atasnya ombak (pula), di atasnya (lagi) awan; gelap gulita yang tindih-bertindih, apabila dia mengeluarkan tangannya, tiadalah dia dapat melihatnya, (dan) barangsiapa yang tiada diberi cahaya (petunjuk) oleh Allah tiadalah dia mempunyai cahaya sedikitpun." (Al Qur''an, 24:40)&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Keadaan umum tentang lautan yang dalam dijelaskan dalam buku berjudul Oceans:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kegelapan dalam lautan dan samudra yang dalam dijumpai pada kedalaman 200 meter atau lebih. Pada kedalaman ini, hampir tidak dijumpai cahaya. Di bawah kedalaman 1000 meter, tidak terdapat cahaya sama sekali. (Elder, Danny; and John Pernetta, 1991, Oceans, London, Mitchell Beazley Publishers, s. 27)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kini, kita telah mengetahui tentang keadaan umum lautan tersebut, ciri-ciri makhluk hidup yang ada di dalamnya, kadar garamnya, serta jumlah air, luas permukaan dan kedalamannya. Kapal selam dan perangkat khusus yang dikembangkan menggunakan teknologi modern, memungkinkan para ilmuwan untuk mendapatkan informasi ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Manusia tak mampu menyelam pada kedalaman di bawah 40 meter tanpa bantuan peralatan khusus. Mereka tak mampu bertahan hidup di bagian samudra yang dalam nan gelap, seperti pada kedalaman 200 meter. Karena alasan inilah, para ilmuwan hanya baru-baru ini saja mampu menemukan informasi sangat rinci tersebut tentang kelautan. Namun, pernyataan "gelap gulita di lautan yang dalam" digunakan dalam surat An Nuur 1400 tahun lalu. Ini sudah pasti salah satu keajaiban Al Qur’an, sebab infomasi ini dinyatakan di saat belum ada perangkat yang memungkinkan manusia untuk menyelam di kedalaman samudra.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, pernyataan di ayat ke-40 surat An Nuur "Atau seperti gelap gulita di lautan yang dalam, yang diliputi oleh ombak, yang di atasnya ombak (pula), di atasnya (lagi) awan…" mengarahkan perhatian kita pada satu keajaiban Al Qur’an yang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para ilmuwan baru-baru ini menemukan keberadaan gelombang di dasar lautan, yang "terjadi pada pertemuan antara lapisan-lapisan air laut yang memiliki kerapatan atau massa jenis yang berbeda." Gelombang yang dinamakan gelombang internal ini meliputi wilayah perairan di kedalaman lautan dan samudra dikarenakan pada kedalaman ini air laut memiliki massa jenis lebih tinggi dibanding lapisan air di atasnya. Gelombang internal memiliki sifat seperti gelombang permukaan. Gelombang ini dapat pecah, persis sebagaimana gelombang permukaan. Gelombang internal tidak dapat dilihat oleh mata manusia, tapi keberadaannya dapat dikenali dengan mempelajari suhu atau perubahan kadar garam di tempat-tempat tertentu. (Gross, M. Grant; 1993, Oceanography, a View of Earth, 6. edition, Englewood Cliffs, Prentice-Hall Inc., s. 205)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pernyataan-pernyataan dalam Al Qur''an benar-benar bersesuaian dengan penjelasan di atas. Tanpa adanya penelitian, seseorang hanya mampu melihat gelombang di permukaan laut. Mustahil seseorang mampu mengamati keberadaan gelombang internal di dasar laut. Akan tetapi, dalam surat An Nuur, Allah mengarahkan perhatian kita pada jenis gelombang yang terdapat di kedalaman samudra. Sungguh, fakta yang baru saja diketemukan para ilmuwan ini memperlihatkan sekali lagi bahwa Al Qur''an adalah kalam Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Atau seperti gelap gulita di lautan yang dalam, yang diliputi oleh ombak, yang di atasnya ombak (pula), di atasnya (lagi) awan; gelap gulita yang tindih-bertindih, apabila dia mengeluarkan tangannya, tiadalah dia dapat melihatnya, (dan) barangsiapa yang tiada diberi cahaya (petunjuk) oleh Allah tiadalah dia mempunyai cahaya sedikitpun." (Al Qur''an, 24:40)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.oaseislam.com/"&gt;By&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4655265501355691680-1786446971681958316?l=www.pelajarsumedang.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.pelajarsumedang.co.cc/feeds/1786446971681958316/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.pelajarsumedang.co.cc/2009/09/kegelapan-dan-gelombang-di-kedalaman.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4655265501355691680/posts/default/1786446971681958316'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4655265501355691680/posts/default/1786446971681958316'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.pelajarsumedang.co.cc/2009/09/kegelapan-dan-gelombang-di-kedalaman.html' title='&lt;blink&gt;.: Kegelapan dan Gelombang di Kedalaman Laut :.&lt;/blink&gt;'/><author><name>.: PELAJAR :.</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00615348961610885700</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4655265501355691680.post-4037918047724813628</id><published>2009-09-02T20:37:00.000-07:00</published><updated>2010-01-23T23:45:28.370-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Motivasi'/><title type='text'>.: Berpikir Zoom In dan Zoom Out :.</title><content type='html'>&lt;span class="awal"&gt;B&lt;/span&gt;agi Anda yang sudah terbiasa menggunakan software grafis seperti Corel Draw atau Photoshop, Anda akan mengenal apa yang dimaksud dengan zoom in atau zoom out. Jika Anda belum terbiasa dengan software grafis, coba perhatikan orang yang sedang membuat desain, kadang melakukan zoom in kadang melakukan zoom out dan dilakukan secara bergantian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengapa para designer melakukan hal ini? Tentu saja agar mereka mendapatkan hasil yang optimal. Jika dia melakukan zoom in terus, dia tidak akan pernah bisa melihat hasil akhir. Dia hanya fokus pada detil sementara hasil akhirnya tidak tahu. Sebaliknya, jika Anda hanya menggunakan zoom out, Anda hanya melihat gambaran besarnya, Anda tidak tahu bagaimana detilnya dan bagaimana gambaran tersebut disusun. Oleh karena itu, kedua zoom harus dilakukan.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Begitu juga dalam berpikir untuk hal lainnya. Kita perlu melihat masalah secara detil dan fokus pada satu bagian dan juga kita perlu melihat masalah secara kesuluruhan. Keduanya harus dilakukan secara simultan agar kita mendapatkan informasi yang utuh. Masalahnya, kebanyakan orang hanya kuat atau terbiasa menggunakan salah satu cara pandang saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Coba perhatikan teman-teman Anda, bukankah ada yang cendrung melihat segala sesuatu pada detilnya saja. Sementara ada juga orang yang suka melihat masalah pada gambaran besarnya saja. Bagaimana dengan Anda, termasuk yang manakah Anda? Saya sendiri dulu lebih sering berpikir dengan cara melihat gambaran besarnya saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berpikir keduanya, zoom in dan zoom out adalah cara terbaik. Mulai sekarang, saat kita melihat suatu masalah kita harus bisa melihat secara gambaran utuh dan juga fokus pada detail tertentu. Seperti seorang designer, dia lihat gambaran utuh (zoom out), kemudian melihat detil (zoom in) untuk melakukan perbaikan. Setelah itu melihat zoom out lagi, kemudian zoom in lagi dan seterusnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika kita fokus pada detail, akan banyak hal yang luput dari pandangan kita sebab kita tidak bisa melihat keseluruhan masalah yang kita hadapi. Lebih bahaya lagi jika kita melihat satu bagian saja terus-menerus atau berulang-ulang maka sadar tidak sadar kita akan menganggap bahwa bagian itu mewakili semuanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika kita fokus pada gambaran besar terus, kita tidak bisa melihat detilnya. Jika kita tidak bisa melihat detil suatu masalah, kita akan luput jika ada suatu tindakan yang diperlukan untuk masalah detail. Sering kali, tindakan atau solusi hanya bisa dihasilkan setelah kita melihat masalah detilnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini adalah rahasia berpikir jenius, gunakan kedua cara berpikir ini. Anda akan memiliki pandangan yang berbeda. Anda melihat masalah lebih utuh dibandingkan kebanyakan orang. Anda akan lebih bijak, lebih kritis, dan lebih cerdas dalam melihat sebuah masalah. Masih ada teknik-teknik lain yang akan menjadikan Anda lebih jenius. Dapatkan di Anda Pun Bisa Jenius.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.motivasi-islami.com/artikel/berpikir-zoom-in-dan-zoom-out/"&gt;* Sumber&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4655265501355691680-4037918047724813628?l=www.pelajarsumedang.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.pelajarsumedang.co.cc/feeds/4037918047724813628/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.pelajarsumedang.co.cc/2009/09/berpikir-zoom-in-dan-zoom-out.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4655265501355691680/posts/default/4037918047724813628'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4655265501355691680/posts/default/4037918047724813628'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.pelajarsumedang.co.cc/2009/09/berpikir-zoom-in-dan-zoom-out.html' title='&lt;blink&gt;.: Berpikir Zoom In dan Zoom Out :.&lt;/blink&gt;'/><author><name>.: PELAJAR :.</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00615348961610885700</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4655265501355691680.post-7330339838632771641</id><published>2009-09-02T20:01:00.000-07:00</published><updated>2010-01-23T23:46:23.639-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Muhasabah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Motivasi'/><title type='text'>.: Renungan Dan Motivasi :.</title><content type='html'>&lt;span class="awal"&gt;S&lt;/span&gt;emakin Anda memahami lebih banyak tentang dunia di sekitar Anda, semakin bergairah dan penasaran terhadap kenyataan hidup dalam hidup Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gairah adalah salah satu elemen pokok yang meringankan upaya dan mengubah kegiatan-kegiatan yang biasa-biasa saja menjadi suatu pekerjaan yang dapat dinikmati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semakin besar “Mengapa” Anda akan semakin besar energi yang mendorong Anda untuk meraih sukses.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mimpi tidak hanya membantu Anda berhadapan dengan kegagalan, tetapi mereka juga memotivasi Anda secara konstan.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Mimpi masa kini adalah kenyataan hari esok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda bisa, jika Anda berpikir bisa, selama akal mengatakan bisa. Batasan apakah sesuatu masuk akal atau tidak, kita lihat saja orang lain, jika orang lain telah melakukannya atau telah mencapai impiannya, maka impian tersebut adalah masuk akal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menuliskan tujuan akan sangat membantu dalam menjaga alasan melakukan sesuatu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah kita bisa untuk mengemban misi kita? Insya Allah kita bisa, karena Allah Mahatahu, Allah tahu sampai dimana potensi dan kemampuan kita. Jika kita tidak merasa mampu berarti kita belum benar-benar mengoptimalkan potensi kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika target obsesi itu baik, maka memiliki obsesi bukan hanya baik, tetapi harus. Karena motivasi dari sebuah obsesi sangat kuat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk menjadi sukses, Anda harus memutuskan dengan tepat apa yang Anda inginkan, tuliskan dan kemudian buatlah sebuah rencana untuk mencapainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bisakah kita meraih sukses yang lebih besar lagi?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Merumuskan Visi dan Misi adalah salah satu bentuk dalam mengambil keputusan, bahkan pengambilan keputusan yang cukup fundamental. Visi dan Misi Anda akan menjiwai segala&lt;br /&gt;gerak dan tindakan di masa datang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan takut dengan gagalnya meraih visi, kegagalan meraih visi sebenarnya bukan suatu kegagalan, tetapi merupakan keberhasilan yang Anda tempuh meski tidak sepenuhnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Visi itulah yang akan menuntun perjalanan hidup Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menciptakan kebiasaan baru adalah salah satu dari kunci sukses. Jika anda ingin sukses Anda harus mulai menciptakan kebiasaan-kebiasaan yang akan membawa Anda kepada kesuksesan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika Anda ingin menang— dalam bisnis, karir, pendidikan, olah raga, dsb— maka Anda harus memiliki kebiasaan-kebiasaan seorang pemenang pula.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika Anda ingin suatu kehidupan yang berbeda, buatlah keputusan yang berbeda juga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tengoklah kembali perjalanan Anda saat ini, akan menuju kemana? Apakah ke arah yang lebih baik, atau ke arah yang lebih buruk, atau tetap saja seperti saat ini? Tetapkanlah sebuah putusan dan jalanilah menuju konsekuensinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Potensial pilihan Anda begitu melimpah, keputusan Anda dapat saja merubah hidup Anda secara dramatis dalam waktu singkat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hanya satu motivasi yang ada, yaitu Allah. Adapun motivasi lainnya harus dalam rangka “karena dan/atau untuk” Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&gt;&gt; Sudahkah hari ini anda bermuhasabah ?&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4655265501355691680-7330339838632771641?l=www.pelajarsumedang.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.pelajarsumedang.co.cc/feeds/7330339838632771641/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.pelajarsumedang.co.cc/2009/09/renungan-dan-motivasi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4655265501355691680/posts/default/7330339838632771641'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4655265501355691680/posts/default/7330339838632771641'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.pelajarsumedang.co.cc/2009/09/renungan-dan-motivasi.html' title='&lt;blink&gt;.: Renungan Dan Motivasi :.&lt;/blink&gt;'/><author><name>.: PELAJAR :.</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00615348961610885700</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4655265501355691680.post-6813062394416273411</id><published>2009-08-18T06:47:00.000-07:00</published><updated>2009-09-02T20:10:01.189-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Muhasabah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Motivasi'/><title type='text'>Isi Waktu Luang dengan Berbuat !</title><content type='html'>&lt;span class="awal"&gt;T&lt;/span&gt;iap kita pasti ingin selalu mempunyai waktu luang, entah untuk istirahat, berlibur atau melakukan kegiatan selain aktivitas keseharian. Tapi sungguh! bahwa seorang hamba yang berakal tahu manfaat dari waktu luangnya..tak ada satu detikpun waktu yang berlalu tanpa dia berbuat dan mendapat manfaat. Kenapa? karena berdiam artinya menghilangkan separuh hidup kita...renungkanlah!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang-orang yang banyak menganggur dalam hidup ini, biasanya akan menjadi penebar isu dan desas desus yang tak bermanfaat. Itu karena akal pikiran mereka selalu melayangdayang tak tahu arah. Dan,{Mereka rela berada bersama orang-orang yang tidak pergi berperang.}&lt;br /&gt;(QS. At-Taubah: 87)&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Saat paling berbahaya bagi akal adalah manakala pemiliknya menganggur dan tak berbuat apa-apa. Orang seperti itu, ibarat mobil yang berjalan dengan kecepatan tinggi tanpa sopir, akan mudah oleng ke kanan dan ke kiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila pada suatu hari Anda mendapatkan diri Anda menganggur tanpa kegiatan, bersiaplah untuk bersedih, gundah, dan cemas! Sebab, dalam keadaan kosong itulah pikiran Anda akan menerawang ke mana-mana;mulai dari mengingat kegelapan masa lalu, menyesali kesialan masa kini,hingga mencemaskan kelamnya masa depan yang belum tentu Anda alami.Dan itu, membuat akal pikiran Anda tak terkendali dan mudah lepas kontrol.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka dari itu, saya nasehatkan kepada Anda dan diriku sendiri bahwa mengerjakan amalan-amalan yang bermanfaat adalah lebih baik daripadaterlarut dalam kekosongan yang membinasakan. Singkatnya, membiarkan diri dalam kekosongan itu sama halnya dengan bunuh diri dan merusak tubuh dengan narkoba.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu kosong itu tak ubahnya dengan siksaan halus ala penjara Cina;meletakkan si narapidana di bawah pipa air yang hanya dapat meneteskan air satu tetes setiap menit selama bertahun-tahun. Dan dalam masa penantian yang panjang itulah, biasanya seorang napi akan menjadi stres dan gila.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berhenti dari kesibukan itu kelengahan, dan waktu kosong adalah pencuri yang culas. Adapun akal Anda, tak lain merupakan mangsa empuk yang siap dicabik-cabik oleh ganasnya terkaman kedua hal tadi; kelengahan dan si "pencuri".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena itu bangkitlah sekarang juga. Kerjakan shalat, baca buku,bertasbih, mengkaji, menulis, merapikan meja kerja, merapikan kamar, atau berbuatlah sesuatu yang bermanfaat bagi orang lain untuk mengusir kekosongan itu! Ini, karena aku ingin mengingatkan Anda agar tidak berhenti sejenak pun dari melakukan sesuatu yang bermanfaat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bunuhlah setiap waktu kosong dengan 'pisau' kesibukan! Dengan cara itu, dokter-dokter dunia akan berani menjamin bahwa Anda telah mencapai 50% dari kebahagiaan. Lihatlah para petani, nelayan, dan para kuli bangunan! Mereka dengan ceria mendendangkan lagu-lagu seperti burung-burung di alam bebas. Mereka tidak seperti Anda yang tidur di atas ranjang empuk, tetapi selalu gelisah dan menyeka air mata&lt;br /&gt;kesedihan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.facebook.com/note.php?note_id=117640708596&amp;amp;ref=nf"&gt;Sumber&lt;/a&gt; : La Tahzan ( A'idh al Qarni )&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4655265501355691680-6813062394416273411?l=www.pelajarsumedang.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.pelajarsumedang.co.cc/feeds/6813062394416273411/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.pelajarsumedang.co.cc/2009/08/isi-waktu-luang-dengan-berbuat.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4655265501355691680/posts/default/6813062394416273411'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4655265501355691680/posts/default/6813062394416273411'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.pelajarsumedang.co.cc/2009/08/isi-waktu-luang-dengan-berbuat.html' title='Isi Waktu Luang dengan Berbuat !'/><author><name>.: PELAJAR :.</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00615348961610885700</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4655265501355691680.post-3441050374469791092</id><published>2009-07-28T16:37:00.000-07:00</published><updated>2009-08-18T06:48:13.054-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hikmah'/><title type='text'>Jadilah Diri Anda Sendiri, Maka Anda Akan Bahagia</title><content type='html'>&lt;span class="awal"&gt;S&lt;/span&gt;ahabatku…&lt;br /&gt;Sesungguhnya salah satu pintu masuk menuju kebahagiaan adalah, ketika kita menjadi diri kita sendiri. Keyakinan kita dengan potensi, bakat, kekuatan dan karakteristik yang ada pada diri kita, membuat kita merasakan keistimewaan dan keunikan yang kita miliki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Janganlah ragu wahai sahabat, bila kita sudah menemukan bakat kita, sekalipun menurut orang lain adalah sesuatu yang “remeh”. Ketika kita menjadi diri kita sendiri, maka kita akan menjadi orang yang paling bahagia di dunia.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Jika Anda berkumpul dengan orang-orang yang pintar pada satu bidang, yang mana bidang itu bukan keahlian Anda, jangan Anda katakan pada mereka bahwa keahlian yang mereka miliki juga Anda miliki. Keinginan Anda hidup dibawah bayang-bayang mereka justru akan melemahkan kedudukan Anda. Mengapa? Karena hal itu jelas akan menghilangkan kelebihan yang ada dalam diri Anda. Anda hanya berkutat pada kekurangan yang ada pada diri Anda. Dan jelas pada akhirnya akan melemahkan Anda, membuat Anda tidak bisa melangkah lebih jauh, dunia ini terasa sangat sempit. Jack Trout dalam bukunya yang cukup mencerahkan, Differentiatie or Die, berkata tentang hal ini: “Jika Anda mengabaikan keunikan Anda dan mencoba untuk memenuhi kebutuhan semua orang, Anda langsung melemahkan apa yang membuat Anda ‘berbeda’.”  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jujurlah dan katakan pada mereka, “Maaf, ini bukan bidang saya. Saya bodoh pada masalah yang kini sedang kalian bicarakan. Saya tidak tahu, apakah keahlian saya dapat digunakan untuk membantu kalian atau tidak.” Ketika Anda memberitahukan kepada mereka bahwa keahlian Anda di bidang B bukan A, mereka akan lebih antusias kepada Anda. Mereka akan lebih percaya, salut dan bangga berteman dengan Anda. Percayalah kepadaku tentang hal ini. “Anda adalah sesuatu yang berbeda dengan lainnya. Tidak pernah ada sejarah yang mencatat orang seperti Anda sebelumnya dan tidak akan ada orang seperti Anda di dunia ini pada masa yang akan datang.” (Dr. Aidh Abdullah Al Qarni dalam bukunya, La Tahzan) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wahai sahabatku…&lt;br /&gt;Tidak ingin menjadi diri kita sendiri disebabkan oleh keinginan kita untuk mendapatkan pujian manusia. Kita ingin menjadi populer di mata masyarakat. Sebuah hasil penelitian psikologi menyebutkan: orang-orang yang ingin menjadi populer seringkali tidak jujur. “Dan mereka sendiri senang dipuji dengan amal yang mereka sendiri tidak mengerjakannya.” (QS. 3: 188).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Membuat diri terkenal, itu bukan tujuan hidup kita. Kita hanya disuruh berbuat sebaik mungkin. Jika niat kita sudah salah, maka hasilnya pun akan tidak maksimal. Jika niat kita ingin terkenal tidak segera terwujud, kita hanya bisa larut dalam kesedihan karena tujuan hidup kita sudah terkandaskan. Sedangkan tujuan itu sendiri adalah final kehidupan. Tidak ada lagi kehidupan sesudah gagal mencapai titik final. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbeda dengan orang yang menyesuaikan tujuan hidupnya hanya untuk beribadah kepada Allah; kegagalan dalam menghadapi sebuah episode kehidupan dunia ini bukan berarti kegagalan segala-galanya. “Jangan berambisi mencari popularitas, karena tabiat tersebut adalah indikasi dari kekeruhan jiwa, kegelisahan, dan keresahan.” (Dr. Aidh Al Qarni).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seburuk apapun karya kita dan sekecil apa pun prestasi kita, hargailah itu! Semua itu kita peroleh dari hasil kerja keras kita, hasil kejeniusan otak kita, dan hasil kreativitas kita. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungguh, alangkah berbahagianya orang yang mencari ridha hanya kepada Allah semata. Dia tidak ingin menjadi populer di mata masyarakat. Jika masyarakat tidak menghargai karyanya, itu hal biasa baginya. Karena Allah sendiri telah berfirman: “Kebanyakan manusia tiada mengetahui.” Artinya hanya sedikit saja manusia yang dapat memahami kebenaran. Namun, bukan berarti bahwa dirinya lebih hebat dan lebih suci dari orang lain. Dia telah mendengar firman Allah yang berbunyi: “Janganlah kalian mengklaim diri kalian suci. Dialah yang paling mengetahui siapa yang bertakwa.” (QS. 53: 32).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika masyarakat menghargai karyanya, sekali-kali tidaklah ia menyombongkan diri. “Dan janganlah kalian (orang-orang beriman) berperilaku seperti orang-orang (kafir) yang keluar dari kampung halaman mereka dengan rasa angkuh dan bersikap riya kepada manusia.” (QS. 8: 47).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebuah kisah menyebutkan, seorang muslim yang fakir bernama Julaibib gugur dalam sebuah pertempuran melawan pasukan kafirin. Lantas Rasulullah SAW pun memeriksa orang-orang yang gugur dan para sahabat memberitahukan kepada beliau nama-nama mereka. Akan tetapi, mereka lupa kepada Julaibib hingga namanya tidak disebutkan, karena Julaibib bukan seorang yang terpandang dan bukan pula orang yang terkenal. Sebaliknya, Rasulullah ingat Julaibib dan tidak melupakannya; namanya masih tetap diingat oleh beliau di antara nama-nama lainnya yang disebut-sebut. Beliau sama sekali tidak lupa kepadanya, lalu beliau bersabda: “tetapi aku merasa kehilangan Julaibib!” Akhirnya, beliau menemukan jenazahnya dalam keadaan tertutup pasir, lalu beliau membersihkan pasir dari wajahnya seraya bersabda sambil meneteskan airmata: “Ternyata engkau telah membunuh tujuh orang musuh, kemudian engkau sendiri terbunuh. Engkau termasuk golonganku dan aku termasuk golonganmu; Engkau termasuk golonganku dan aku termasuk golonganmu; Engkau termasuk golonganku dan aku termasuk golonganmu.” Cukuplah bagi Julaibib dengan medali nabawi ini sebagai hadiah, kehormatan, dan anugerah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wahai sahabat…&lt;br /&gt;Seperti Julaibib, tidak ingin menjadi orang terkenal dan terpandang. Seperti Julaibib, hidup menjadi dirinya sendiri. Seperti Julaibib, mengakhiri hidupnya dengan penuh kedamaian dan kebahagiaan. Tidakkah kita ingin mendapatkan apa yang telah didapatkan Julaibib? (Imam Syamil) &lt;br /&gt;&lt;a href="http://uswah.org/index.php?option=com_content&amp;task=view&amp;id=70&amp;Itemid=28"&gt;&lt;br /&gt;*Marja'&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4655265501355691680-3441050374469791092?l=www.pelajarsumedang.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.pelajarsumedang.co.cc/feeds/3441050374469791092/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.pelajarsumedang.co.cc/2009/07/jadilah-diri-anda-sendiri-maka-anda.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4655265501355691680/posts/default/3441050374469791092'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4655265501355691680/posts/default/3441050374469791092'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.pelajarsumedang.co.cc/2009/07/jadilah-diri-anda-sendiri-maka-anda.html' title='Jadilah Diri Anda Sendiri, Maka Anda Akan Bahagia'/><author><name>.: PELAJAR :.</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00615348961610885700</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4655265501355691680.post-9175086154932227993</id><published>2009-07-28T15:43:00.000-07:00</published><updated>2009-08-18T06:48:54.230-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Refres'/><title type='text'>Profil Surah An-Nur</title><content type='html'>&lt;span class="awal"&gt;D&lt;/span&gt;engan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang&lt;br /&gt;HUKUM-HUKUM PERZINAAN DAN HUKUM-HUKUM PERGAULAN&lt;br /&gt;Surat yang ke- : 24&lt;br /&gt;Banyak ayatnya : 64&lt;br /&gt;Kategori Surah : Madaniyah &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hukum perzinaan Ayat 1-3&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1(Ini adalah) satu surah yang Kami turunkan dan Kami wajibkan (menjalankan hukum-hukum yang ada di dalam)nya, dan Kami turunkan di dalamnya ayat-ayat yang jelas, agar kamu selalu mengingatinya. 2(Perempuan yang berzina dan laki-laki yang berzina, maka deralah tiap-tiap seorang dari keduanya seratus kali dera, dan janganlah belas kasihan kepada keduanya mencegah kamu untuk (menjalankan) agama Allah, jika kamu beriman kepada Allah, dan hari akhirat, dan hendaklah (pelaksanaan) hukuman mereka disaksikan oleh sekumpulan dari orang-orang yang beriman. 3(Laki-laki yang berzina tidak mengawini melainkan perempuan yang berzina, atau perempuan yang musyrik; dan perempuan yang berzina tidak dikawini melainkan oleh laki-laki yang berzina atau laki-laki musyrik, dan yang demikian itu diharamkan atas orang-orang yang mukmin.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Hukum menuduh wanita yang baik-baik berzina Ayat 4-5&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4(Dan orang-orang yang menuduh wanita-wanita yang baik-baik (berbuat zina) dan mereka tidak mendatangkan empat orang saksi, maka deralah mereka (yang menuduh itu) delapan puluh kali dera, dan janganlah kamu terima kesaksian mereka buat selama-lamanya. Dan mereka itulah orang-orang yang fasik. 5(kecuali orang-orang yang bertobat sesudah itu dan memperbaiki (dirinya), maka sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hukum Li'an Ayat 6-10&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6(Dan orang-orang yang menuduh istrinya (berzina), padahal mereka tidak ada mempunyai saksi-saksi selain diri mereka sendiri, maka persaksian orang itu ialah empat kali bersumpah dengan nama Allah, sesungguhnya dia adalah termasuk orang-orang yang benar. 7(Dan (sumpah) yang kelima, bahwa laknat Allah atasnya, jika dia termasuk orang-orang yang berdusta. 8(Istrinya itu dihindarkan dari hukuman oleh sumpahnya empat kali atas nama Allah sesungguhnya suaminya itu benar-benar termasuk orang-orang yang dusta, 9(dan (sumpah) yang kelima, bahwa laknat Allah atasnya jika suaminya itu termasuk orang-orang yang benar. 10(Dan andai kata tidak ada karunia Allah dan rahmat-Nya atas dirimu dan (andai kata) Allah bukan Penerima Tobat lagi Maha Bijaksana, (niscaya kamu akan mengalami kesulitan-kesulitan).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuduhan yang bohong terhadap Aisyah Ummul Mu'minin Ayat 11-26&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;11(Sesungguhnya orang-orang yang membawa berita bohong itu adalah dari golongan kamu juga. Janganlah kamu kira bahwa berita bohong itu buruk bagi kamu bahkan ia adalah baik bagi kamu. Tiap-tiap seseorang dari mereka mendapat balasan dari dosa yang dikerjakannya. Dan siapa di antara mereka yang mengambil bahagian yang terbesar dalam penyiaran berita bohong itu baginya azab yang besar. 12(Mengapa di waktu kamu mendengar berita bohong itu orang-orang mukminin dan mukminat tidak bersangka baik terhadap diri mereka sendiri, dan (mengapa tidak) berkata, "Ini adalah suatu berita bohong yang nyata." 13(Mengapa mereka (yang menuduh itu) tidak mendatangkan empat orang saksi atas berita bohong itu? Oleh karena mereka tidak mendatangkan saksi-saksi maka mereka itulah pada sisi Allah orang-orang yang dusta. 14(Sekiranya tidak ada karunia Allah dan rahmat-Nya kepada kamu semua di dunia dan di akhirat, niscaya kamu ditimpa azab yang besar, karena pembicaraan kamu tentang berita bohong itu. 15((Ingatlah) di waktu kamu menerima berita bohong itu dari mulut ke mulut dan kamu katakan dengan mulutmu apa yang tidak kamu ketahui sedikit juga, dan kamu menganggapnya suatu yang ringan saja. Padahal dia pada sisi Allah adalah besar. 16(Dan mengapa kamu tidak berkata, di waktu mendengar berita bohong itu, "Sekali-kali tidaklah pantas bagi kita memperkatakan ini. Maha Suci Engkau (Ya Tuhan kami), ini adalah dusta yang besar." 17(Allah memperingatkan kamu agar (jangan) kembali memperbuat yang seperti itu selama-lamanya, jika kamu orang-orang yang beriman, 18(dan Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepada kamu. Dan Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana. 19(Sesungguhnya orang-orang yang ingin agar (berita) perbuatan yang amat keji itu tersiar di kalangan orang-orang yang beriman, bagi mereka azab yang pedih di dunia dan di akhirat. Dan Allah mengetahui, sedang, kamu tidak mengetahui. 20(Dan sekiranya tidaklah karena karunia Allah dan rahmat-Nya kepada kamu semua, dan Allah Maha Penyantun dan Maha Penyayang, (niscaya kamu akan ditimpa azab yang besar). 21(Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengikuti langkah-langkah setan. Barang siapa yang mengikuti langkah-langkah setan, maka sesungguhnya setan itu menyuruh mengerjakan perbuatan yang keji dan yang mungkar. Sekiranya tidaklah karena karunia Allah dan rahmat-Nya kepada kamu sekalian, niscaya tidak seorang pun dari kamu bersih (dari perbuatan-perbuatan keji dan mungkar itu) selama-lamanya, tetapi Allah membersihkan siapa yang dikehendaki-Nya. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. 22(Dan janganlah orang-orang yang mempunyai kelebihan dan kelapangan di antara kamu bersumpah bahwa mereka (tidak) akan memberi (bantuan) kepada kaum kerabat (nya), orang-orang yang miskin dan orang-orang yang berhijrah pada jalan Allah, dan hendaklah mereka memaafkan dan berlapang dada. Apakah kamu tidak ingin bahwa Allah mengampunimu? Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. 23(Sesungguhnya orang-orang yang menuduh wanita-wanita yang baik-baik, yang lengah lagi beriman (berbuat zina), mereka kena laknat di dunia dan akhirat, dan bagi mereka azab yang besar, 24(pada hari (ketika), lidah, tangan dan kaki mereka menjadi saksi atas mereka terhadap apa yang dahulu mereka kerjakan. 25(Di hari itu, Allah akan memberi mereka balasan yang setimpal menurut semestinya, dan tahulah mereka bahwa Allahlah Yang Benar, lagi Yang menjelaskan (segala sesuatu menurut hakikat yang sebenarnya). 26(Wanita-wanita yang keji adalah untuk laki-laki yang keji, dan laki-laki yang keji adalah buat wanita-wanita yang keji (pula), dan wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik dan laki-laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik (pula). Mereka (yang dituduh) itu bersih dari apa yang dituduhkan oleh mereka (yang menuduh itu). Bagi mereka ampunan dan rezeki yang mulia (surga).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pedoman-pedoman untuk memasuki rumah orang lain Ayat 27-29&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;27(Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu memasuki rumah yang bukan rumahmu sebelum meminta izin dan memberi salam kepada penghuninya. Yang demikian itu lebih baik bagimu, agar kamu (selalu) ingat. 28(Jika kamu tidak menemui seorang pun di dalamnya, maka janganlah kamu masuk sebelum kamu mendapat izin. Dan jika dikatakan kepadamu, "Kembali (saja) lah", maka hendaklah kamu kembali. Itu lebih bersih bagimu dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan. 29(Tidak ada dosa atasmu memasuki rumah yang tidak disediakan untuk didiami, yang di dalamnya ada keperluanmu, dan Allah mengetahui apa yang kamu nyatakan dan apa yang kamu sembunyikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pedoman pergaulan antara laki-laki dan wanita yang bukan mahram Ayat 30-31&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;30(Katakanlah kepada orang laki-laki yang beriman, "Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan memelihara kemaluannya; yang demikian itu adalah lebih suci bagi mereka, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat." 31(Katakanlah kepada wanita yang beriman, "Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan memelihara kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak daripadanya. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung ke dadanya, dan janganlah menampakkan perhiasannya, kecuali kepada suami mereka, atau ayah mereka, atau ayah suami mereka, atau putra-putra mereka, atau putra-putra suami mereka, atau saudara-saudara laki-laki mereka, atau putra-putra saudara laki-laki mereka, atau putra-putra saudara perempuan mereka, atau wanita-wanita Islam, atau budak-budak yang mereka miliki, atau pelayan-pelayan laki-laki yang tidak mempunyai keinginan (terhadap wanita) atau anak-anak yang belum mengerti tentang aurat wanita. Dan janganlah mereka memukulkan kakinya agar diketahui perhiasan yang mereka sembunyikan. Dan bertobatlah kamu sekalian kepada Allah, hai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anjuran berkawin Ayat 32-33&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;32(Dan kawinkanlah orang-orang yang sendirian di antara kamu, dan orang-orang yang layak (berkawin) dari hamba-hamba sahayamu yang lelaki dan hamba-hamba sahayamu yang perempuan. Jika mereka miskin Allah akan memampukan mereka dengan kurnia-Nya. Dan Allah Maha luas (pemberian-Nya) lagi Maha Mengetahui. 33(Dan orang-orang yang tidak mampu kawin hendaklah menjaga kesucian (diri) nya, sehingga Allah memampukan mereka dengan karunia-Nya. Dan budak-budak yang kamu miliki yang menginginkan perjanjian, hendaklah kamu buat perjanjian dengan mereka, jika kamu mengetahui ada kebaikan pada mereka, dan berikanlah kepada mereka sebahagian dari harta Allah yang dikaruniakan-Nya kepadamu. Dan janganlah kamu paksa budak-budak wanitamu untuk melakukan pelacuran, sedang mereka sendiri mengingini kesucian, karena kamu hendak mencari keuntungan duniawi. Dan barang siapa yang memaksa mereka, maka sesungguhnya Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang (kepada mereka) sesudah mereka dipaksa (itu).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pencerminan ayat-ayat al-Qur'an sebagai nur Ilahi pada langit dan bumi Ayat 34-35&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;34(Dan sesungguhnya Kami telah menurunkan kepada kamu ayat-ayat yang memberi penerangan, dan contoh-contoh dari orang-orang yang terdahulu sebelum kamu dan pelajaran bagi orang-orang yang bertakwa. 35(Allah (Pemberi) cahaya (kepada) langit dan bumi. Perumpamaan cahaya Allah, adalah seperti sebuah lubang yang tak tembus, yang di dalamnya ada pelita besar. Pelita itu di dalam kaca (dan) kaca itu seakan-akan bintang (yang bercahaya) seperti mutiara, yang dinyalakan dengan minyak dari pohon yang banyak berkahnya, (yaitu) pohon zaitun yang tumbuh tidak di sebelah timur (sesuatu) dan tidak pula di sebelah barat (nya), yang minyaknya (saja) hampir-hampir menerangi, walaupun tidak disentuh api. Cahaya di atas cahaya (berlapis-lapis), Allah membimbing kepada cahaya-Nya siapa yang Dia kehendaki, dan Allah memperbuat perumpamaan-perumpamaan bagi manusia, dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka yang mendapat pancaran nur Ilahi Ayat 36-38&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;36(Bertasbih kepada Allah di mesjid-mesjid yang telah diperintahkan untuk dimuliakan dan disebut nama-Nya di dalamnya, pada waktu pagi dan waktu petang, 37(laki-laki yang tidak dilalaikan oleh perniagaan dan tidak (pula) oleh jual beli dari mengingat Allah, dan (dari) mendirikan sembahyang, dan (dari) membayarkan zakat. Mereka takut kepada suatu hari yang (di hari itu) hati dan penglihatan menjadi guncang. 38((Mereka mengerjakan yang demikian itu) supaya Allah memberi balasan kepada mereka (dengan balasan) yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan, dan supaya Allah menambah karunia-Nya kepada mereka. Dan Allah memberi rezeki kepada siapa yang dikehendaki-Nya tanpa batas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka yang tidak mendapatkan pancaran nur Ilahi Ayat 39-40&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;39(Dan orang-orang yang kafir amal-amal mereka adalah laksana fatamorgana di tanah yang datar, yang disangka air oleh orang-orang yang dahaga, tetapi bila didatanginya air itu dia tidak mendapatinya sesuatu apa pun. Dan di dapatinya (ketetapan) Allah di sisinya, lalu Allah memberikan kepadanya perhitungan amal-amal dengan cukup dan Allah adalah sangat cepat perhitungan-Nya. 40(Atau seperti gelap gulita di lautan yang dalam, yang diliputi oleh ombak, yang di atasnya ombak (pula), di atasnya (lagi) awan; gelap gulita yang tindih-bertindih, apabila dia mengeluarkan tangannya, tiadalah dia dapat melihatnya, (dan) barang siapa yang tiada diberi cahaya (petunjuk) oleh Allah tiadalah dia mempunyai cahaya sedikit pun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pencerminan kekuasaan Allah SWT Ayat 41-46&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;41(Tidakkah kamu tahu bahwasanya Allah, kepada-Nya bertasbih apa yang di langit dan di bumi dan (juga) burung dengan mengembangkan sayapnya. Masing-masing telah mengetahui (cara) sembahyang dan tasbihnya, dan Allah Maha Mengetahui apa yang mereka kerjakan. 42(Dan kepunyaan Allah-lah kerajaan langit dan bumi dan kepada Allah-lah kembali (semua makhluk). 43(Tidakkah kamu melihat bahwa Allah mengarak awan, kemudian mengumpulkan antara (bagian-bagian) nya, kemudian menjadikannya bertindih-tindih, maka kelihatanlah olehmu hujan keluar dari celah-celahnya dan Allah (juga) menurunkan (butiran-butiran) es dari langit, (yaitu) dari (gumpalan-gumpalan awan seperti) gunung-gunung, maka ditimpakan-Nya (butiran-butiran) es itu kepada siapa yang dikehendaki-Nya dan dipalingkan-Nya dari siapa yang dikehendaki-Nya. Kilauan kilat awan itu hampir-hampir menghilangkan penglihatan. 44(Allah mempergantikan malam dan siang. Sesungguhnya pada yang demikian itu, terdapat pelajaran yang besar bagi orang-orang yang mempunyai penglihatan. 45(Dan Allah telah menciptakan semua jenis hewan dari air, maka sebagian dari hewan itu ada yang berjalan di atas perutnya dan sebagian berjalan dengan dua kaki, sedang sebagian (yang lain) berjalan dengan empat kaki. Allah menciptakan apa yang dikehendaki-Nya, sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu. 46(Sesungguhnya Kami telah menurunkan ayat-ayat yang menjelaskan. Dan Allah memimpin siapa yang dikehendaki-Nya kepada jalan yang lurus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perbedaan sikap orang-orang munafik dan orang-orang yang mukmin dalam bertahkim kepada rasul Ayat 47-53&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;47(Dan mereka berkata, "Kami telah beriman kepada Allah dan rasul, dan kami menaati (keduanya)." Kemudian sebagian dari mereka berpaling sesudah itu, sekali-kali mereka itu bukanlah orang-orang yang beriman. 48(Dan apabila mereka dipanggil kepada Allah dan rasul-Nya, agar rasul menghukum (mengadili) di antara mereka, tiba-tiba sebagian dari mereka menolak untuk datang. 49(Tetapi jika keputusan itu untuk (kemaslahatan) mereka, mereka datang kepada rasul dengan patuh. 50(Apakah (ketidak datangan mereka itu karena) dalam hati mereka ada penyakit, atau (karena) mereka ragu-ragu ataukah (karena) takut kalau-kalau Allah dan rasul-Nya berlaku lalim kepada mereka? Sebenarnya, mereka itulah orang-orang yang lalim. 51(Sesungguhnya jawaban orang-orang mukmin, bila mereka dipanggil kepada Allah dan rasul-Nya agar rasul menghukum (mengadili) di antara mereka ialah ucapan." "Kami mendengar dan kami patuh." Dan mereka itulah orang-orang yang beruntung. 52(Dan barang siapa yang taat kepada Allah dan rasul-Nya dan takut kepada Allah dan bertakwa kepada-Nya, maka mereka adalah orang-orang yang mendapat kemenangan. 53(Dan mereka bersumpah dengan nama Allah sekuat-kuat sumpah, jika kamu suruh mereka berperang, pastilah mereka akan pergi. Katakanlah, "Janganlah kamu bersumpah, (karena ketaatan yang diminta ialah) ketaatan yang sudah dikenal. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kekuasaan yang dijanjikan Allah kepada orang yang taat dan mengerjakan amal saleh Ayat 54-57&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;54(Katakanlah, "Taatlah kepada Allah dan taatlah kepada rasul; dan jika kamu berpaling maka sesungguhnya kewajiban rasul itu adalah apa yang dibebankan kepadanya, dan kewajiban kamu sekalian adalah semata-mata apa yang dibebankan kepadamu. Dan jika kamu taat kepadanya, niscaya kamu mendapat petunjuk. Dan tidak lain kewajiban rasul itu melainkan menyampaikan (amanat Allah) dengan terang." 55(Dan Allah telah berjanji kepada orang-orang yang beriman di antara kamu dan mengerjakan amal-amal yang saleh bahwa Dia sungguh-sungguh akan menjadikan mereka berkuasa di bumi, sebagaimana Dia telah menjadikan orang-orang yang sebelum mereka berkuasa, dan sungguh Dia akan meneguhkan bagi mereka agama yang telah diridai-Nya untuk mereka, dan Dia benar-benar akan menukar (keadaan) mereka, sesudah mereka berada dalam ketakutan menjadi aman sentosa. Mereka tetap menyembah-Ku dengan tiada mempersekutukan sesuatu apa pun dengan Aku. Dan barang siapa yang (tetap) kafir sesudah (janji) itu, maka mereka itulah orang-orang yang fasik. 56(Dan dirikanlah sembahyang, tunaikanlah zakat, dan taatlah kepada rasul, supaya kamu diberi rahmat. 57(Janganlah kamu kira bahwa orang-orang yang kafir itu dapat melemahkan (Allah dari mengazab mereka) di bumi ini, sedang tempat tinggal mereka (di akhirat) adalah neraka. Dan sungguh amat jeleklah tempat kembali itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pedoman pergaulan dalam rumah tangga Ayat 58-61&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;58(Hai orang-orang yang beriman, hendaklah budak-budak (lelaki dan wanita) yang kamu miliki, dan orang-orang yang belum balig di antara kamu, meminta izin kepada kamu tiga kali (dalam satu hari) yaitu, sebelum sembahyang subuh, ketika kamu menanggalkan pakaian (luar) mu di tengah hari dan sesudah sembahyang Isya. (Itulah) tiga 'aurat bagi kamu. Tidak ada dosa atasmu dan tidak (pula) atas mereka selain dari (tiga waktu) itu. Mereka melayani kamu, sebahagian kamu (ada keperluan) kepada sebahagian (yang lain). Demikianlah Allah menjelaskan ayat-ayat bagi kamu. Dan Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana. 59(Dan apabila anak-anakmu telah sampai umur balig, maka hendaklah mereka meminta izin, seperti orang-orang yang sebelum mereka meminta izin. Demikianlah Allah menjelaskan ayat-ayat-Nya. Dan Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana. 60(Dan perempuan-perempuan tua yang telah terhenti (dari haid dan mengandung) yang tiada ingin kawin (lagi), tiadalah atas mereka dosa menanggalkan pakaian mereka dengan tidak (bermaksud) menampakkan perhiasan, dan berlaku sopan adalah lebih baik bagi mereka. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. 61(Tidak ada halangan bagi orang buta, tidak (pula) bagi orang pincang, tidak (pula) bagi orang sakit, dan tidak (pula) bagi dirimu sendiri, makan (bersama-sama mereka) di rumah kamu sendiri atau di rumah bapak-bapakmu, di rumah ibu-ibumu, di rumah saudara-saudaramu yang laki-laki, di rumah saudaramu yang perempuan, di rumah saudara bapakmu yang laki-laki di rumah saudara bapakmu yang perempuan, di rumah saudara ibumu yang laki-laki di rumah saudara ibumu yang perempuan, di rumah yang kamu miliki kuncinya atau di rumah kawan-kawanmu. Tidak ada halangan bagi kamu makan bersama-sama mereka atau sendirian. Maka apabila kamu memasuki (suatu rumah dari) rumah-rumah (ini) hendaklah kamu memberi salam kepada (penghuninya yang berarti memberi salam) kepada dirimu sendiri, salam yang ditetapkan dari sisi Allah, yang diberi berkat lagi baik. Demikianlah Allah menjelaskan ayat-ayat (Nya) bagimu, agar kamu memahaminya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adab pergaulan orang-orang yang mukmin terhadap Rasul SAW Ayat 62-64&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;62(Sesungguhnya yang sebenar-benar orang mukmin ialah orang-orang yang beriman kepada Allah dan Rasul-Nya dan apabila mereka berada bersama-sama Rasulullah dalam sesuatu urusan yang memerlukan pertemuan, mereka tidak meninggalkan (Rasulullah) sebelum meminta izin kepadanya. Sesungguhnya orang-orang yang meminta izin kepadamu (Muhammad) mereka itulah orang-orang yang beriman kepada Allah dan rasul-Nya, maka apabila mereka meminta izin kepadamu karena sesuatu keperluan, berilah izin kepada siapa yang kamu kehendaki di antara mereka, dan mohonkanlah ampunan untuk mereka kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. 63(Janganlah kamu jadikan panggilan Rasul di antara kamu seperti panggilan sebahagian kamu kepada sebahagian (yang lain). Sesungguhnya Allah telah mengetahui orang-orang yang berangsur-angsur pergi di antara kamu dengan berlindung (kepada kawannya), maka hendaklah orang-orang yang menyalahi perintah Rasul takut akan ditimpa cobaan atau ditimpa azab yang pedih. 64(Ketahuilah sesungguhnya kepunyaan Allah lah apa yang di langit dan di bumi. Sesungguhnya Dia mengetahui keadaan yang kamu berada di dalamnya (sekarang). Dan (mengetahui pula) hari (manusia) dikembalikan kepada-Nya, lalu diterangkan-Nya kepada mereka apa yang telah mereka kerjakan. Dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*Marja' :&lt;br /&gt;&gt;&gt; http://id.wikisource.org/&lt;br /&gt;&gt;&gt; http://selaras.web44.net/24.php&lt;br /&gt;&gt;&gt; http://www3.pmo.gov.my/&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4655265501355691680-9175086154932227993?l=www.pelajarsumedang.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.pelajarsumedang.co.cc/feeds/9175086154932227993/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.pelajarsumedang.co.cc/2009/07/profil-surah-nur.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4655265501355691680/posts/default/9175086154932227993'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4655265501355691680/posts/default/9175086154932227993'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.pelajarsumedang.co.cc/2009/07/profil-surah-nur.html' title='Profil Surah An-Nur'/><author><name>.: PELAJAR :.</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00615348961610885700</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4655265501355691680.post-8103237634284742033</id><published>2009-07-28T06:45:00.000-07:00</published><updated>2009-07-28T15:56:37.021-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Renungan'/><title type='text'>Hati-Hati Dengan Rindu...!!!</title><content type='html'>&lt;span class="awal"&gt;J&lt;/span&gt;angan pernah merindukan sesuatu secara berlebihan. Karena, yang demikian itu menyebabkan kegelisahan yang tak pernah padam. Seseorang akan bahagia ketika ia dapat menjauhi keluhan, kesedihan, dan kerinduan. Demikian pula ketika ia dapat mengatasi keterasingan, keterputus_asaan, dan keterpisahan yang senantiasa menyerang suasana hati. Betapapun, yang demikian itu adalah tanda kehampaan hati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Tidakkah kamu melihat orang-orang yang menjadikan hawa nafsunya sebagai Rabb-nya, dan Allah membiarkannya sesat berdasarkan ilmu-Nya, dan Allah telah mengunci mati pendengaran dan hatinya, dan meletakan tutupan atas penglihatannya" (QS. al-Jatsiah:32)&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Seorang penyair berkata: "Akulah yg menarik ujung kematian itu. Siapakah yang akan dituntut, ketika si korban sendiri yang menjadi terdakwa"..&lt;br /&gt;Maksudnya: kita berhak merasakan sakit dan menderita, sebab kita adalah penyebab utama dari semua yg terjadi...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila saja di antara tulang-tulang berhimpun ketakwaan, dzikir, kesadaran rohani, dan Ilahiyah, maka kebenaran akan dicapai. Di samping itu, bukti akan semakin jelas dan kebenaran akan terlihat...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Dan jika kamu ditimpakan suatu godaan setan, maka berlindunglah kepada Allah, Sesungguhnya, Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. Sesungguhnya orang" yang bertakwa bila mereka ditimpa was-was dari syaithan, mereka ingat kepada Allah, maka ketika itu juga, mereka melihat kesalahan-kesalahannya" (QS. al-A'raf:200-201)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Rasa suka yg berlebihan itu memiliki banyak sebab. Diantaranya:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Hati yang tak terisi oleh rasa cinta, rasa syukur, dzikir, dan ibadah kepada Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Membiarkan mata jalang. Mengumbar mata, adalah jalan yang menghantarkan pada kesedihan dan keresahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Katakanlah kepada orang laki-laki yang beriman: Hendaklah mereka menahan pandangannya &amp;amp; memelihara kemaluannya". (QS. an-Nur:30)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah juga bersabda: "Pandangan (mata) itu adalah satu dari sekian banyak anak panah iblis"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Jika kau liarkan matamu kepada semua mata.. maka semua pemandangan akan membuatmu lelah.. Kau lihat pemandangan, tapi tak seluruhnya mampu kau lihat dan kau tatap hingga tuntas..."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Meremehkan ibadah, dzikir, doa, dan shalat nafilah..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Obat dari penyakit di atas adalah:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Berusaha untuk selalu berada di pintu-pintu ibadah dan memohon kesembuhan kepada Yang Maha Agung..&lt;br /&gt;2. Merendahkan/menundukkan pandangan &amp;amp; menjaga kemaluan..&lt;br /&gt;3. Menjauhkan hati dari hal-hal yang bisa mengikat dan berusaha tuk melupakannya..&lt;br /&gt;4. Menyibukkan diri dengan amal sholeh nan berguna..&lt;br /&gt;"Sesungguhnya mereka adalah orang-orang yang bersegera dalam (mengerjakan) perbuatan yang baik dan mereka berdoa kepada Kami dengan harap dan cemas". (QS. al-Anbiya':21)&lt;br /&gt;5. Menikah secara syar'i&lt;br /&gt;"Maka, kawinilah wanita-wanita yang kamu senangi". (QS. an-Nisa':3)&lt;br /&gt;"Dan, di antara tanda-tanda kekuasaannya-Nya ialah Dia menciptakan untukmu istri-istri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tentram kepadanya". (QS. ae-Ruum':21)&lt;br /&gt;Sabda Nabi SAW: "Wahai para pemuda, barangsiapa di antara kalian yang sudah mampu untuk menikah, hendaklah menikah"...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;** Mengapa kau bakar air mata yang telah mengering.......&lt;br /&gt;yang membuat kecemasan selalu mengitari kalbu.......&lt;br /&gt;serahkan kepada Rabb Yang Maha Mulia......&lt;br /&gt;dan setiap kali orang yang tak pernah bersedih mulai tertidur....&lt;br /&gt;terbukalah pintu-pintu itu.....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Baarakallaahu fiikum... wa waffaqakumullaahu fii khairin wa as-sa'aadah..!!&lt;br /&gt;By.-_Man Bakry_-Via FB&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4655265501355691680-8103237634284742033?l=www.pelajarsumedang.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.pelajarsumedang.co.cc/feeds/8103237634284742033/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.pelajarsumedang.co.cc/2009/07/hati-hati-dengan-rindu.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4655265501355691680/posts/default/8103237634284742033'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4655265501355691680/posts/default/8103237634284742033'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.pelajarsumedang.co.cc/2009/07/hati-hati-dengan-rindu.html' title='Hati-Hati Dengan Rindu...!!!'/><author><name>.: PELAJAR :.</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00615348961610885700</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4655265501355691680.post-5240114893549102128</id><published>2009-07-24T07:58:00.000-07:00</published><updated>2009-07-28T06:53:25.429-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Motivasi'/><title type='text'>'Surat Cinta Tuk Calon Istriku yang Sholihah'</title><content type='html'>&lt;span class="awal"&gt;B&lt;/span&gt;ismillah.&lt;br /&gt;Wahai Sahabat...siapapun anda orangnya, sekiranya anda ditaqdirkan oleh Allah untuk membuka pintu gerbang pernikahan, setidaknya pantaslah salahsatu surat yang anda sampaikan untuk para calon istri anda adalah sebagai berikut :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Pertama-tama adalah mesti engkau sadari, bahwa sesungguhnya aku tak akan menilai kecantikan wajahmu dibalik jilbab yang engkau kenakan, serta harta yang kau miliki sebagai daya tarik untuk menikahimu. Tapi kecantikan hati, perilaku, serta ketaatanmu kepada Dienul Islam itu yang utama.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Memang hal ini sangat musykil di zaman yang telah penuh dengan noda-noda hitam akibat perbuatan manusia, sehingga wanita-wanitanya sudah tidak malu lagi untuk menjual kecantikannya dan berlomba-lomba memperlihatkan aurat dengan sebebas-bebasnya demi memuaskan hawa nafsu jahatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun itulah yang diajarkan Rasulullah Sholallohu 'Alaihi Wa Sallam, kepada kita melalui haditsnya :&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;"Janganlah engkau peristrikan wanita karena hartanya, sebab hartanya itu menyebabkan mereka sombong. Dan jangan pula kamu peristrikan wanita karena kecantikannya, karena boleh jadi kecantikannya itu dapat menghinakan dan merendahkan martabat mereka sendiri. Namun peristrikan wanita atas dasar Agamanya. Sesungguhnya budak hitam legam kulitnya tetapi Dienya lebih baik, lebih patut kamu peristrikan“.&lt;/span&gt; (HR. Bukhori)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan Allah pun tak akan melihat kebagusan wajah dan bentuk jasadmu. Tapi Dia menilai hati dan amal yang kau lakukan. Hendaknya engkau yakin bahwa wanita-wanita salafusshaleh adalah panutanmu, yang telah mendapat bimbingan dari nabi Muhammad Sholallhohu 'Alaihi Wa Sallam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contohlah Sang Bunda Khonsa' yang tersenyum gembira mendengar anak-anaknya gugur dalam medan pertempuran. Tentunya engkau heran, mengapa seorang ibu seperti itu ? jawabnya adalah karena ia yakin bahwa &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Jannah&lt;/span&gt; telah menanti anaknya di akhirat, sedangkan engkau tahu, tak seorangpun yang tidak menginginkan akhir hidup di tempat yang penuh kenikmatan itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Katakanlah kepada anak-anakmu kelak :&lt;br /&gt;Janganlah engkau bimbang dan ragu wahai anakku, kalau kamu syahid daripada sibuk mengumpulkan harta dan memburu pangkat. Maka kalau kamu ingin termasuk ke dalam golongan-golongan pejuang ISLAM yang benar-benar memperjuangkan hak Allah dan Rasul-Nya. Serahkan dirimu dan ketaqwaan yang kuat dan tanamkan pula dalam hatimu Iman serta keinginan untuk menemui-Nya secara syahid. Bayangkanlah bahwa &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Jannah&lt;/span&gt; sedang menanti, bersama para bidadari yang sedang berhias menanti kekasih-kekasihnya, yaitu kamu sendiri. Seperti Firman Allah :&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;“Dan didalam Jannah itu ada bidadari-bidadari bermata jeli, laksana mutiara yang tersimpan baik” &lt;/span&gt;(QS 56 : 22-23)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ajarkanlah pada anak-anak kita kelak, bahwa hidup dalam ISLAM tidak berarti mencari kenikmatan semu di dunia ini sehingga mereka bersenang-senang di dalamnya dan lupa akan Akhirat. Padahal Rasulullah mengajarkan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;“Addunya mazra’atul akhiroh” &lt;/span&gt;(Dunia adalah ladangnya akhirat). Jadi dunia bukan tujuan akhir, tapi hanya sekedar jembatan untuk menuju kehidupan akhirat yang lebih baik dan kekal sehingga mereka mengerti bahwa mencari keridhoan Allah berarti pengorbanan yang terus menerus, Seperti Firman-Nya :&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;”Dan diantara manusia ada orang yang mengorbankan dirinya karena mencari keridhoan Allah dan Allah maha penyantun kepada hamba-hambanya”&lt;/span&gt;. QS. Al Baqarah : 207&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya merekapun tahu bahwa jalan yang mereka pilih itu tidak menjanjikan harta di dunia ini yang banyak, rumah mewah, kendaraan yang banyak, atau kasur-kasur yang empuk, pangkat dan wanita, tapi jalan mereka semua adalah jalan yang penuh dengan duri-duri cobaan serta seribu satu macam tantangan. Karena Allah tidak akan memberi &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Jannah&lt;/span&gt; kepada kita dengan harga yang murah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdo’alah kepada-Nya agar engkau lahirkan kelak dari rahimmu seorang anak pewaris perjuangan Nabi-Nabi-Nya yang senantiasa mereka mendo’akan kita. Didiklah mereka agar taat dan berbuat baik kepada kita serta tidak menyekutukan Allah, seperti yang diwasiatkan Luqman kepada anak-anaknya (31:31). Fahamkan mereka bahwa pewaris perjuangan Rasul dan Nabi bukanlah berarti mereka hanya menjadi pejuang di medan jihad, tapi juga seorang abid (zuhud) di malam hari. Anak kita kelak adalah amanah dari-Nya oleh sebab itu Allah akan murka seandainya kita menyia-nyiakannya. Pembentukan pribadi anak itu sangat tergantung kepada kita yang mendidiknya. Apakah ia akan menjadi orang yang beriman atau sebaliknya. Hendaklah engkau perhatikan makanan untuk mereka, pergaulannya serta pilihkan pendidikan yang mereka ikuti.&lt;br /&gt;Jadilah engkau seperti Ibunda Maryam yang dapat mendidik Isa 'Alaihissalam di tengah-tengah cemoohan dan cacian masyarakat.  Atau Asiyah (istri fir’aun) yang dapat memupuk keimanan Musa 'Alihissalam di dalam istana yang penuh dengan kedurhakaan dan kekufuran. Kemudian Masyitoh yang mampu memantapkan hati anak-anaknya walaupun harus menghadapi air yang mendidih demi kebenaran. Atau seperti Khadijah Radhiyallohu 'Anha, Aisyah&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; Radhiyallohu 'Anha&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;, Fatimah &lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Radhiyallohu 'Anha&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila engkau telah memahami tugas terhadap anak-anakmu dalam Islam, maka mudah-mudahan Allah akan memberkahi kita dengan memberikan anak-anak yang sholeh, yang bersedia mengorbankan nyawanya demi mematuhi perintah Allah, seharusnyalah engkau faham juga bahwa dunia ini adalah perhiasan dan sebaik baiknya perhiasan adalah wanita sholehah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan salah satu ciri yang harus engkau miliki jika ingin menjadi wanita sholehah dan bersedia untuk taat terhadap suamimu kelak seperti Firman-Nya dalam surat An-Nisaa :34 bahwa laki-laki adalah pemimpin bagi wanita dan istri yang baik adalah mereka yang setia (taat) kepada suami dan selalu memelihara kehormatannya selama suaminya tidak ada di rumah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hendaklah engkau berbeda dengan wanita-wanita saat ini yang banyak melalaikan suami dan anak-anaknya, mereka lebih sibuk dengan karir, arisan, undangan, atau menyia-nyiakan uang dan waktu dengan hal-hal yang tidak berguna, serta cenderung pamer wajah dan aurat kepada yang bukan muhrimnya. Carilah ridha suami dengan cara-cara yang telah diyariatkan Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadilah engkau perhiasan yang tinggi nilainya di dalam rumah tangga, sumber penyejuk dan kebahagiaan hati suami, berhiaslah engkau untuk menyenangkan suami, jagalah hatinya agar engkau tak menyakiti dia.&lt;br /&gt;Walaupun dengan hal-hal yang kecil. Katakan kepadaku jika akan berangkat mencari nafkah :&lt;br /&gt;"Wahai suamiku carilah rezeki yang halal disisi Allah, janganlah engkau pulang membawa rezeki yang haram untuk kami. Kami rela berlapar dan hidup susah dengan makanan yang halal".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan janganlah engkau cegah,  jika aku hendak meninggalkanmu berhari-hari karena memenuhi panggilan Allah dan Rasul-Nya. Tabahlah seperti tabahnya Hajar dan Ismail yang ditinggalkan Ibrahim 'Alaihissalam ditengah padang pasir yang tandus. Jika aku mengikuti jejak Yasir, maka ikutilah di belakangku sebagai Sumayyah, bila kukatakan kepadamu “Perjuangan itu pahit” maka jawablah olehmu “Jannah itu Manis”&lt;br /&gt;Sudah kiranya yang ingin aku sampaikan padamu, hendaklah engkau pahami dan ikuti seperti yang telah aku tunjukkan kepadamu tapi harus diingat bahwa engkau melakukannya karena Allah bukan karena aku, semoga Allah meridhoi kita, mudah-mudahan suatu saat nanti kita disatukan dalam ikatan suci pernikahan dan semoga Allah Ta'ala memberi kemudahan pada kita dalam mengikuti petunjuknya, amiin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam Hangat,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari ku yang selalu menanti kehadiranmu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wallohu Waliyyu Attaufiq.&lt;br /&gt;Diedit dari :&lt;br /&gt;&lt;a href="http://1st-only.blog.friendster.com/page/3/"&gt;*Sumber&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4655265501355691680-5240114893549102128?l=www.pelajarsumedang.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.pelajarsumedang.co.cc/feeds/5240114893549102128/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.pelajarsumedang.co.cc/2009/07/surat-cinta-tuk-calon-istriku-yang.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4655265501355691680/posts/default/5240114893549102128'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4655265501355691680/posts/default/5240114893549102128'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.pelajarsumedang.co.cc/2009/07/surat-cinta-tuk-calon-istriku-yang.html' title='&apos;Surat Cinta Tuk Calon Istriku yang Sholihah&apos;'/><author><name>.: PELAJAR :.</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00615348961610885700</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4655265501355691680.post-2071061043736279690</id><published>2009-07-20T15:05:00.000-07:00</published><updated>2009-07-24T08:46:51.519-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Muhasabah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Motivasi'/><title type='text'>'Hakikat Kesempurnaan'</title><content type='html'>&lt;span class="awal"&gt;T&lt;/span&gt;o The Poin Aje...&lt;br /&gt;Kalo kamu memancing ikan….&lt;br /&gt;Setelah ikan itu terlekat di mata kail, hendaklah kamu mengambil ikan itu….&lt;br /&gt;Janganlah sesekali kamu LEPASKAN ia semula ke dalam air begitu saja…. karena ia akan SAKIT oleh karena bisanya ketajaman mata kailmu dan mungkin ia akan MENDERITA selagi ia masih hidup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitulah juga ……..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah kamu memberi banyak PENGHARAPAN kepada seseorang… Setelah ia mulai MENYAYANGIMU hendaklah kamu MENJAGA hatinya…. Janganlah sesekali kamu meninggalkannya begitu saja….&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Karena dia akan TERLUKA oleh kenangan bersamamu dan mungkin TIDAK dapat MELUPAKAN segalanya selagi dia mengingatmu. …&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalo kamu menadah air biarlah berpada, jangan terlalu mengharap pada takungannya dan janganlah menganggap ia begitu teguh….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cukuplah sekedar KEPERLUANmu... Apabila sekali ia retak…. tentu sukar untuk kamu menambalnya semula…. Akhirnya ia dibuang…. Sedangkan jika kamu coba memperbaikinya mungkin ia masih dapat dipergunakan lagi….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu juga jika kamu ingin memiliki seseorang,&lt;br /&gt;TERIMALAH seadanya…. Janganlah kamu terlalu mengaguminya dan janganlah kamu menganggapnya begitu ISTIMEWA….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anggaplah dia manusia biasa bukan Malaikat. Apabila sekali dia melakukan KEKHILAPAN bukan mudah bagi kamu untuk menerimanya. … akhirnya kamu KECEWA dan meninggalkannya. Sedangkan jika kamu MEMAAFKANNYA boleh jadi hubungan kamu akan TERUS LANGGENG hingga ke akhirnya….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika kamu telah memiliki sepiring nasi… yang kamu pasti baik untuk dirimu.&lt;br /&gt;Mengenyangkan. Berkhasiat. Mengapa kamu berlengah,&lt;br /&gt;coba mencari makanan yang lain.. Terlalu ingin mengejar kelazatan. Kelak, nasi itu akan basi dan kamu tidak dapat memakannya.&lt;br /&gt;Dan akhirnya kamu akan MENYESAL.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu juga jika kamu telah bertemu dengan seorang insan…..yang pasti membawa KEBAIKAN kepada dirimu.&lt;br /&gt;MENYAYANGIMU. .. MENGASIHIMU. .. Mengapa kamu berlengah,&lt;br /&gt;Coba MEMBANDINGKANNYA dengan yang lain. Terlalu mengejar KESEMPURNAAN. Kelak, kamu akan KEHILANGANNYA apabila dia menjadi milik orang lain..&lt;br /&gt;Kamu juga yang akan MENYESAL…"Kodooong"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.untukku.com/"&gt;*Sumber&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4655265501355691680-2071061043736279690?l=www.pelajarsumedang.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.pelajarsumedang.co.cc/feeds/2071061043736279690/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.pelajarsumedang.co.cc/2009/07/hakikat-kesempurnaan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4655265501355691680/posts/default/2071061043736279690'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4655265501355691680/posts/default/2071061043736279690'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.pelajarsumedang.co.cc/2009/07/hakikat-kesempurnaan.html' title='&apos;Hakikat Kesempurnaan&apos;'/><author><name>.: PELAJAR :.</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00615348961610885700</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4655265501355691680.post-5350548845449825593</id><published>2009-07-20T09:59:00.000-07:00</published><updated>2009-07-20T15:46:20.570-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Motivator'/><title type='text'>"Ibu Adalah Kebahagiaanku"</title><content type='html'>&lt;span style="font-style: italic;" class="awal"&gt;“R&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;idho,&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt; Allah tergantung dari ridho orang tua”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;”Ya Tuhanku, ampunilah aku dan kedua oraangtuaku. Kasihilah keduanya sebagaimana mereka mengasihiku sedari kecil”.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Bahagiakanku dengan tulusmu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Bahagiakanku dengan senyummu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Tentramkan aku dengan zikirmu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Teduhkanlahku dengan restumu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Doakanlahku ibundaku&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;" class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Terima kasihku pada ibunda&lt;br /&gt;Atas segala restu ikhlasmu&lt;br /&gt;Terima kasihku pada ibunda&lt;br /&gt;Atas limpahan kasih sayangmu&lt;br /&gt;Hormat takzimku selalu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ku bersyukur padaMu Rabbi&lt;br /&gt;Bundaku sehat selalu&lt;br /&gt;Dan berharap akan ridhoMu&lt;br /&gt;Dengan ridho ibundaku&lt;br /&gt;Dengan restu ibundaku&lt;br /&gt;Dengan doa ibundaku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;...Ya Robbi bimbinglah daku selalu...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4655265501355691680-5350548845449825593?l=www.pelajarsumedang.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.pelajarsumedang.co.cc/feeds/5350548845449825593/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.pelajarsumedang.co.cc/2009/07/ibu-adalah-kebahagiaanku.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4655265501355691680/posts/default/5350548845449825593'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4655265501355691680/posts/default/5350548845449825593'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.pelajarsumedang.co.cc/2009/07/ibu-adalah-kebahagiaanku.html' title='&quot;Ibu Adalah Kebahagiaanku&quot;'/><author><name>.: PELAJAR :.</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00615348961610885700</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4655265501355691680.post-5645141395440822474</id><published>2009-07-19T15:51:00.000-07:00</published><updated>2009-07-20T10:01:47.924-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Renungan'/><title type='text'>" Saat Menolak... , Saat Ditolak ..."</title><content type='html'>&lt;span class="awal"&gt;A&lt;/span&gt;rtikel ini ana persembahkan untuk IkhwahQ Mustawa-8 yang lagi pada bimbang...Selamat membaca...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menolak dengan Ma’ruf :&lt;br /&gt;1. Agar tak banyak dan bingung dalam bersikap,&lt;br /&gt;tentukanlah kriteria atau calon pasangan sejak&lt;br /&gt;jauh-jauh hari. ingin suami/istri yang seperti apa,&lt;br /&gt;sih?&lt;br /&gt;Umumnya kriteria itu menyangkut aspek ruhiyah,&lt;br /&gt;aqliyah dan jasadiyah(fisik)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Tentukan skala prioritas dari standart yang telah&lt;br /&gt;dibuat, misalnya no.1 masalah agamanya, ke.2&lt;br /&gt;kepribadian, baru masalah keluarga, status&lt;br /&gt;sosial,ekonomi,fisik dan lainnya.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;3. Saat ada proposal masuk, gali data dan informasi&lt;br /&gt;sebanyak mungkin. Caranya? tempuh prosedur ta’aruf&lt;br /&gt;yang benar! bisa bertanya langsung, bisa secara&lt;br /&gt;tertulis, atau bisa lewat pihak ketiga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Sinkronkan data yang ada dengan kriteria yang&lt;br /&gt;telah ditetapkan. Ingat, bukan sekedar mengukur&lt;br /&gt;"Apakah dia cocok buat saya, tapi juga apakah&lt;br /&gt;saya cocok buat dia"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Selain pertimbangan syariah, gunakan juga ukuran&lt;br /&gt;logika umum. Islam tidak melarang logika , justru&lt;br /&gt;mendukung penggunaan logika dan emosi.&lt;br /&gt;Misalnya ternyata si dia jauh di atas, sudahlah&lt;br /&gt;keturunan raja, konglomrat, sementara saya rumahnya&lt;br /&gt;masih dipinggir kali. Sanggupkah kita menghadapi&lt;br /&gt;kesenjangan itu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Jika terlalu jauh meleset, segera putuskan untuk&lt;br /&gt;katakan TIDAK. Jangan memberi harapan-harapan kosong&lt;br /&gt;hanya karena bimbang!.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Jika ada kecocokan, meski tidak seratus persen&lt;br /&gt;sebab ini sangat sulit, minta waktu untuk&lt;br /&gt;mempertimbangkannya. Jangan terlalu lama!.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. Lakukan penolakan sebelum proses khitbah atau&lt;br /&gt;lamaran resmi yang sudah melibatkan keluarga dua&lt;br /&gt;belah pihak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9. Sampaikan penolakan secara jelas termasuk&lt;br /&gt;alasannya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10. Cermati bagaimana kepribadiannya, jika tergolong&lt;br /&gt;sensitif pilih alasan umum yang tidak menyakitkan.&lt;br /&gt;Misalnya , jangan katakan saya tidak bisa menerima&lt;br /&gt;karena fisik Anda kurang oke, atau Anda kurang cerdas.&lt;br /&gt;Katakan saja, setelah sholat istikharah dan&lt;br /&gt;mempertimbangkan baik-baik, mohon maaf, saya tidak&lt;br /&gt;bisa menerima proposal ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ditolak tetap ikhlas:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Sebelum mengajukan proposal pada seseorang,&lt;br /&gt;siapkan mental bahwa ada dua kemungkinan, diterima&lt;br /&gt;atau ditolak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Tetapkan tujuan dengan ikhlas dan berdimensi&lt;br /&gt;kedepan: "saya sedang menjajagi calon ibu atau calon&lt;br /&gt;ayah buat anak-anak saya, bukan cuma mencari&lt;br /&gt;pendamping hidup"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Saat DITOLAK :(, ambil hikmahnya dan berpikir&lt;br /&gt;positiflah, bahwa Allah telah membuka tabir&lt;br /&gt;rahasia-Nya. dia memang bukan yang terbaik buat saya,&lt;br /&gt;dia memang bukan calon ibu atau ayah buat anak-anak&lt;br /&gt;saya kelak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Jauhi pikiran yang mendiskreditkan diri sendiri.&lt;br /&gt;Misalnya , "ah saya memang bukan orang kaya, saya&lt;br /&gt;bukan orang terhormat dan sebagainya".&lt;br /&gt;dikhawatirkan, pikiran-pikiran semacam itu akan&lt;br /&gt;membuat kita menggugat takdir-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Alihkan energi kesedihan, kekecewaan, malu atau&lt;br /&gt;marah, selama dalam batas wajar adalah lumrah dan&lt;br /&gt;manusiawi dengan kegiatan lain yang lebih bermanfaat,&lt;br /&gt;baik buat diri mau pun orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Segera bangkit dan tetap optimis untuk mendapatkan&lt;br /&gt;calon pengganti .&lt;br /&gt;Ingat kita bukan sedang mengejar-ngejar si A or si B&lt;br /&gt;sampe Z, tapi sedang mencari teman perjalanan&lt;br /&gt;menuju gerbang surga!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(dsw/Konsultan ahli :Budi Darmawan, PSi dan Rustika&lt;br /&gt;Thamrin, Psi)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4655265501355691680-5645141395440822474?l=www.pelajarsumedang.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.pelajarsumedang.co.cc/feeds/5645141395440822474/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.pelajarsumedang.co.cc/2009/07/saat-menolak-saat-ditolak.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4655265501355691680/posts/default/5645141395440822474'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4655265501355691680/posts/default/5645141395440822474'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.pelajarsumedang.co.cc/2009/07/saat-menolak-saat-ditolak.html' title='&quot; Saat Menolak... , Saat Ditolak ...&quot;'/><author><name>.: PELAJAR :.</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00615348961610885700</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4655265501355691680.post-121802797511145921</id><published>2009-07-19T00:12:00.000-07:00</published><updated>2009-07-19T16:02:09.276-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Muhasabah'/><title type='text'>Wahai Sahabat Sabarlah Menyongsong Pernikahan...</title><content type='html'>&lt;span class="awal"&gt;S&lt;/span&gt;ikap sabar sangat diperlukan manusia ketika ditimpa ujian, ketika menunggu sesuatu, dan ketika ingin berubah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana dengan urusan menikah ?&lt;br /&gt;Membahas pernikahan berarti membahas masalah taqdir. Dan inilah ujian bagi sang penanti, sabar menanti datangnya jodoh dengan meyakini rahasia ALLAH tentang yang satu ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ujian ini sangat lekat dengan ujian aqidah. Tidak sedikit orang yang berputus asa untuk menjemput taqdir ini, bahkan ada yang sampai bunuh diri. Bahkan syetan yang ingin memperbanyak temannya di neraka menyusup, menggoda manusia untuk mencari peruntungan jodohnya ke dukun. "Cinta ditolak, dukun bertindak.." begitu katanya.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Seorang hamba ALLAH yang sholih tidak seharusnya tunduk kepada kemauan syetan, lantas menyerah dengan ujian ini. Maka, kesabaran sangat diperlukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada tiga kesabaran yang perlu ditanamkan dan diperkuat dalam jiwa sehingga menjadi tembok besar penahan ujian. Sabar dalam ketaatan, sabar dalam menghindari maksiat, dan sabar dalam menghadapi musibah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sabar dalam ketaatan, artinya teguh menjalankan ketaatan-ketaatan yang diperintahkan oleh ALLAH dan RasulNYA. Seorang penanti yang sabar akan selalu teguh dijalan ketaatan, sehingga proses-proses yang dijalani menuju pernikahannya pun dijalankan sesuai ketentuan dan ketetapan ALLAH dan RasulNYA. Mulai proses pencarian, perkenalan, silaturrahiim, khitbah, sampai ijab kabul semuanya berjalan di atas rel ketaatan. Dan niat yang ikhlas karena ALLAH SWT adalah kuncinya. Karena syetan tidak akan berhasil menjerumuskan orang yang ikhlash.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sabar dalam menghindari maksiat, artinya seorang penanti senantiasa teguh menanti dengan menghindari seminimal mungkin godaan-godaan yang melintas di depannya. Kedekatan kepada ALLAH menjadi kuncinya, yaitu melalui ketaatan yang terus menerus. Sesuatu yang diisi dengan kebaikan, maka keburukan akan menjauh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Musibah kapan saja bisa terjadi, termasuk berkaitan dengan persiapan pernikahan. Ada yang calonnya meninggal di waktu-waktu dekat pernikahan. Ada salah satu pihak yang tiba-tiba membatalkan saat undangan sudah menyebar. Inilah ujian yang bisa saja menimpa dengan sekonyong-konyong. Keyakinan kepada ALLAH dan taqdirNYA menjadi penguat langkah untuk tegar mengahdapi musibah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sabar adalah kekuatan seorang mukmin. Tetapi sabar bukanlah pasif yang hanya menunggu tanpa berusaha dan berdoa. Sabar dalam usaha dan doa adalah termasuk sabar dalam ketaatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ALLAH telah berfirman,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sesungguhnya ALLAH tidak akan merubah keadaaan sebuah kaum sehingga ia merubah apa-apa yang ada pada dirinya "( Ar Ra’d : 11).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Mintalah pertolongan dengan sabar dan sholat "(Al Baqarah : 153 )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wallaahu a’lam, semoga kita semua dikaruniai kesabaran dan keikhlasan dalam menempuh jalan ketaatan. Aamiin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4655265501355691680-121802797511145921?l=www.pelajarsumedang.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.pelajarsumedang.co.cc/feeds/121802797511145921/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.pelajarsumedang.co.cc/2009/07/wahai-sahabat-sabarlah-menyongsong.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4655265501355691680/posts/default/121802797511145921'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4655265501355691680/posts/default/121802797511145921'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.pelajarsumedang.co.cc/2009/07/wahai-sahabat-sabarlah-menyongsong.html' title='Wahai Sahabat Sabarlah Menyongsong Pernikahan...'/><author><name>.: PELAJAR :.</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00615348961610885700</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4655265501355691680.post-1702120271903979287</id><published>2009-07-16T23:11:00.000-07:00</published><updated>2009-07-19T00:16:26.768-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kunci'/><title type='text'>Perangkap Riya, Waspadalah..!</title><content type='html'>&lt;span class="awal"&gt;I&lt;/span&gt;KHLAS UNTUK ALLAH TA’ALA [1]&lt;br /&gt;Apa syarat diterimanya amal?&lt;br /&gt;Sebelum anda melangkah satu langkah –wahai saudaraku muslim- hendaklah anda mengetahui jalan untuk merengkuh keselamatanmu. Janganlah anda memberati diri dengan amalan-amalan yang banyak,. Karena, alangkah banyak orang yang memperbanyak amalan, namun hal itu tidak memberikan manfaat kepadanya kecuali rasa capai dan keletihan semata di dunia dan siksaan di akhirat. [2]&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Maka, sebelum memulai semua amalan, hendaklah anda mengetahui syarat diterimanya amal. Yaitu harus terpenuhi dua perkara penting pada setiap amalan. Jika salah satu tidak tercapai, akibatnya amalan seseorang tidak ada harapan untuk diterima. Pertama : Ikhlas karena Allah Subhanahu wa Ta’ala. Kedua : Amalan itu telah diperintahkan Allah Subhanahu wa Ta’ala dalam Al-Qur’an, atau dijelaskan oleh Rasul-Nya Shallallahu ‘alaihi wa sallam dan sunnahnya, dan mengikuti Rasulullah dalam pelaksanaannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika salah satu dari dua syarat ini rusak, perbuatan yang baik tidak masuk kategori amal shalih dan tidak akan diterima oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala. Pernyataan ini ditunjukkan oleh firman Allah Ta’ala.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Barangsiapa mengharap perjumpaan dengan Rabbnya maka hendaklah ia mengerjakan amal yang shalih dan janganlah ia mempersekutukan seorang pun dalam beribadah kepada Rabb-nya” [Al-Kahfi : 110]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam ayat ini, Allah Subhanahu wa Ta’ala memerintahkan agar amal yang dikerjakan ialah amalan shalih, yaitu amal perbuatan yang sesuai dengan aturan syari’at. Selanjutnya, Allah Subhanahu wa Ta’ala memerintahkan orang yang menjalankannya supaya mengikhlaskan amalan itu kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala semata, tidak mencari pahala atau pamrih dari selain-Nya dengan amalan itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Al-Hafiz Ibnu Katsir berkata dalam tafsirnya ; “Dua perkara ini merupakan rukun diterimanya suatu amalan. Yaitu, amalan itu harus murni untuk Allah Subhanahu wa Ta’ala dan benar sesuai dengan petunjuk Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Keterangan serupa juga diriwayatkan Al-Qadhi Iyadh rahimahullah dan lainnya” [Tafsir surah Al-Kahfi].&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PERINTAH IKHLAS, LARANGAN BERBUAT RIYA DAN SYIRIK [3]&lt;br /&gt;Ketahuilah, wahai saudaraku muslim, bahwa semua amalan pasti terjadi dengan niat. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Sesungguhnya semua amalan ini terjadi dengan niat, dan setiap orang mendapatkan apa yang dia niatkan” [4]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan dalam amal itu harus mengikhlaskan niat untuk Allah Ta’ala berdasarkan firman Allah Subhanahu wa Ta’ala.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Padahal mereka tidak disuruh, kecuali supaya menyembah Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya dalam (menjalankan) agama yang lurus, dan supaya mereka mendirikan shalat dan menunaikan zakat ; dan yang demikian itulah agama yang lurus” [Al-Bayyinah : 5]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah Subhanahu wa Ta’ala juga berfirman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Katakanlah : ‘Jika kamu menyembunyikan apa yang ada dalam hatimu atas kamu melahirkannya, pasti Allah mengetahui” [Ali-Imran : 29]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah Subhanahu wa Ta’ala juga telah memperingatkan bahaya dari berbuat riya’, dalam firman-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Jika kamu mempersekutukan (Allah), niscaya akan hapus amalmu” [Az-Zumar : 65]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari Abu Hurairah Radhiyallahu ‘anhu, ia berkata : Aku mendengar Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Allah Ta’ala berfirman ; “Aku sangat tidak membutuhkan sekutu. Barangsiapa beramal dengan suatu amalan, dia mneyekutukan selain Aku bersama-Ku pada amalan itu, Aku tinggalkan dia dan sekutunya” [HR Muslim, no. 2985]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Barangsiapa mempelajari ilmu yang dengannya dicari wajah Allah Azza wa Jalla, namun ia tidak mempelajarinya kecuali untuk meraih kesenangan dunia dengan ilmu itu, ia tidak akan mendapat aroma surga pada hari kiamat” [5]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;RIYA DAN JENIS-JENISNYA [6]&lt;br /&gt;Di antara jenis riya’ ialah sebagi berikut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1). Riya Yang Berkaitan Dengan Badan&lt;br /&gt;Misalnya dengan menampakkan kekurusan dan wajah pucat, agar penampakan ini, orang-orang yang melihatnya menilainya memiliki kesungguhan dan dominannya rasa takut terhadap akhirat. Dan yang mendekati penampilan seperti ini ialah dengan merendahkan suara, menjadikan dua matanya menjadi cekung, menampakkan keloyoan badan, untuk menampakkan bahwa ia rajin berpuasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2). Riya Dari Sisi Pakaian&lt;br /&gt;Misalnya, membiarkan bekas sujud pada wajah, mengenakan pakaian jenis tertentu yang biasa dikenakan oleh sekelompok orang yang masyarakat menilai mereka sebagai ulama, maka dia mengenakan pakaian itu agar dikatakan sebagai orang alim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3). Riya Dengan Perkataan&lt;br /&gt;Umumnya, riya’ seperti ini dilakukan oleh orang-orang yang menjalankan agama. Yaitu dengan memberi nasihat, memberi peringatan, menghafalkan hadits-hadits dan riwayat-riwayat, dengan tujuan untuk berdiskusi dan melakukan perdebatan, menampakkan kelebihan ilmu, berdzikir dengan menggerakkan dua bibir di hadapan orang banyak, menampakkan kemarahan terhadap kemungkaran di hadapan manusia, membaca Al-Qur’an dengan merendahkan dan melembutkan suara. Semua itu untuk menunjukkan rasa takut, sedih, dan khusyu’ (kepada Allah, pent).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4). Riya’ Dengan Perbuatan&lt;br /&gt;Seperti riya’nya seseorang yang shalat dengan berdiri sedemikian lama, memanjangkan ruku, sujud dan menampakkan kekhusyu’an, riya’ dengan memperlihatkan puasa, perang (jihad), haji, shadaqah dan semacamnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5). Riya’ Dengan Kawan-Kawan Dan Tamu-Tamu&lt;br /&gt;Seperti orang yang memberatkan dirinya meminta kunjungan seorang alim (ahli ilmu) atau ‘abid (ahli ibadah), agar dikatakan “sesungguhnya si Fulan telah mengunjungi si Fulan”. Atau juga mengundang orang banyak untuk mengunjunginya, agar dikatakan “sesungguhnya orang-orang baragama sering mendatanginya”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PERKARA YANG DISANGKA RIYA DAN SYIRIK, PADAHAL BUKAN !&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1). Pujian Manusia Untuk Seseorang Terhadap Perbuatan Baiknya&lt;br /&gt;Dari Abu Dzar, dia berkata : Ditanyakan kepada Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam : “Beritakan kepadaku tentang seseorang yang melakukan amalan kebaikan dan orang-orang memujinya padanya!” Beliau bersabda : “itu adalah kabar gembira yang segera bagi seorang mukmin” [HR Muslim, no. 2642, Pent)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2). Giatnya Seorang Hamba Melakukan Ibadah Pada Saat Dilihat Oleh Orang-Orang Yang Beribadah&lt;br /&gt;Al-Maqdisi rahimahullah berkata : Terkadang seseorang bermalam bersama orang-orang yang melaksanakan shalat tahajjud, lalu mereka semua melakukan shalat di sebahagian besar waktu malamnya, sedangkan kebiasaan orang itu melakukan shalat malam satu jam, sehingga ia pun menyesuaikan dengan mereka. Atau mereka berpuasa, lalu ia pun berpuasa. Seandainya bukan karena orang-orang itu, semangat tersebut tidak muncul.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin ada seseorang yang menyangka bahwa (perbuatan) itu merupakan riya’, padahal tidak mutlak demikian. Bahkan padanya terdapat perincian, bahwasanya setiap mukmin menyukai beribadah kepada Allah Ta’ala, tetapi terkadang banyak kendala yang menghalanginya. Dan kelalaian telah menyeretnya, sehingga dengan menyaksikan orang lain itu, maka kemungkinan menjadi faktor yang menyebabkan hilangnya kelalaian tersebut, kemudian ia dapat menguji urusannya itu, dengan cara menggambarkan orang-orang lain itu berada di suatu tempat yang dia dapat melihat mereka, namun mereka tidak dapat melihatnya. Jika dia melihat jiwanya ringan melakukan ibadah, maka itu untuk Allah. Jika jiwanya merasa berat, maka keringanan jiwanya di hadapan orang banyak itu merupakan riya’. Bandingkan (perkara lainnya) dengan ini” [7]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku katakan :&lt;br /&gt;Kemalasan seseorang ketika sendirian datang masuk dalam konteks sabda Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“(Sesungguhnya srigala itu hanyalah memakan kambing yang menyendiri), sedangkan semangatnya masuk ke dalam bab melaksanakan sabda beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“(Hendaklah kamu menetapi jama’ah) [8]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3). Membaguskan Dan Memperindah Pakaian, Sandal Dan Semacamnya&lt;br /&gt;Di dalam Shahih Muslim, dari Abdullah bin Mas’ud Radhiyallahu ‘anhu, dari Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau bersabda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Tidak akan masuk surga orang yang di dalam hatinya ada kesombongan seberat biji sawi”. Seorang laki-laki bertanya : “Ada seseorang suka bajunya bagus dan sandalnya bagus (apakah termasuk kesombongan?)”. Beliau menjawab : “Sesungguhnya Allah Maha Indah dan menyukai keindahan kesombongan adalah menolak kebenaran dan merendahkan manusia” [HR Muslim no. 2749, Pent]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4). Tidak Menceritakan Dosa-Dosanya Dan Menyembunyikan&lt;br /&gt;Ini merupakan kewajiban menurut syari’at atas setiap muslim, tidak boleh menceritakan kemaksiatan-kemaksiatan berdasarkan sabda Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Semua umatku akan diampuni (atau : tidak boleh dighibah) kecuali orang yang melakukan kemaksiatan dengan terang-terangan. Dan sesungguhnya termasuk melakukan kemaksiatan dengan terang-terangan, yaitu seseorang yang melakukan perbuatan (kemaksiatan) pada waktu malam dan Allah telah menutupinya (yakni, tidak ada orang yang mengetahuinya, Pent), lalu ketika pagi dia mengatakan : “Hai Fulan, kemarin aku melakukan ini dan itu”, padahal pada waktu malam Allah telah menutupinya, namun ketika masuk waktu pagi dia membuka tirai Allah terhadapnya” [HR Al-Bukhari, no. 6069, Muslim no. 2990, Pent]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menceritakan dosa-dosa memiliki banyak kerusakan, (dan) bukan di sini perinciannya. Di antaranya, mendorong seseorang untuk berbuat maksiat di tengah-tengah hamba dan menyepelekan perintah-perintah Allah Ta’ala. Barangsiapa menyangka bahwa menyembunyikan dosa-dosa merupakan riya’ dan menceritakan dosa-dosa merupakan keikhlasan, maka orang itu telah dirancukan oleh setan. Kita berlindung kepada Allah darinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5). Seorang Hamba Yang Meraih Ketenaran Dengan Tanpa Mencarinya&lt;br /&gt;Al-Maqdisi berkata : “Yang tercela, ialah seseorang mencari ketenaran. Adapaun adanya ketenaran dari sisi Allah Ta’ala tanpa usaha menusia untuk mencarinya, maka demikian itu tidak tercela. Namun adanya ketenaran itu merupakan cobaan bagi orang-orang yang lemah (imannya, Pent)” [9]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian, beberapa penjelasan berkaitan dengan riya’. Semoga Allah Azza wa Jalla menjauhkan kita semua dari sifat buruk ini, baik dalam perkataan maupun perbuatan, serta semoga menjadikan kita termasuk orang-orang yang ikhlas dalam beramal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Washallallahu ‘ala nabiyyna Muhammad wa ‘ala alihi washahbihi ajma’in.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[Disalin dari Majalah As-Sunnah Edisi 01/Tahun XII/1429H/2008M. Penerbit Yayasan Lajnah Istiqomah Surakarta, Almat Jl. Solo – Purwodadi Km. 8 Selokaton Gondangrejo Solo 57183. telp. 0271-5891016]&lt;br /&gt;__________&lt;br /&gt;Footnotes&lt;br /&gt;[1]. Diasadur dari Kitab Al-Ikhlas, Syaih Husain bin Audah Al-Awaisyah, Maktabah Islamiyyah, cetakan VII, Tahun 1413H-1992M halaman 9-10&lt;br /&gt;[2]. Contoh dalam masalah ini adalah sabda Nabi Shallallahu ‘alaihi wa slam ; “Alangkah banyak orang yang berpuasa, namun ia tidak mendapatkan bagian dari puasanya kecuali lapar. Dan alangkah banyak orang yang shalat malam, namun ia tidak mendapatkan bagian dari shalat malamnya kecuali begadang” [HR Ibnu Majah, dari Abu Hurairah Radhiyallahu ‘anhu, dan dishahihkan oleh guru kami Syaikh Al-Albani dalam Shahihul-Jami, no. 3482]&lt;br /&gt;[3]. Lihat kitab Al-Ikhlas, halaman 11-13&lt;br /&gt;[4]. Bagian dari sebuah hadits di dalam dua kitab shahih&lt;br /&gt;[5]. HR Abu Dawud dengan sanad yang shahih&lt;br /&gt;[6]. Kitab Al-Ikhlas, halaman 63-67&lt;br /&gt;[7]. Mukhtashar Minhajul Qashidin, halaman 234&lt;br /&gt;[8]. Nash haditsnya ialah : “Tidaklah tiga orang tinggal di sebuah desa atau padang pasir, shalat (jama’ah) tidak ditegakkan pada diri mereka kecuali mereka akan dikuasai oleh setan. Maka hendaklah kamu menetapi jama’ah, karena sesungguhnya srigala itu hanyalah memakan kambing yang menyendiri” [HR Abu Dawud, dihasankan Syaikh Al-Albani, Pent]&lt;br /&gt;[9]. Mukhtashar Minhajul Qashidin, halaman 218 &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.almanhaj.or.id/"&gt;*Sumber&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4655265501355691680-1702120271903979287?l=www.pelajarsumedang.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.pelajarsumedang.co.cc/feeds/1702120271903979287/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.pelajarsumedang.co.cc/2009/07/waspadalah-perangkap-riya.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4655265501355691680/posts/default/1702120271903979287'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4655265501355691680/posts/default/1702120271903979287'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.pelajarsumedang.co.cc/2009/07/waspadalah-perangkap-riya.html' title='Perangkap Riya, Waspadalah..!'/><author><name>.: PELAJAR :.</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00615348961610885700</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4655265501355691680.post-4718458736613513723</id><published>2009-07-15T22:36:00.000-07:00</published><updated>2009-07-16T23:17:39.067-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Mutiara'/><title type='text'>Apakah Rahasia di Balik Sakit ?</title><content type='html'>&lt;span class="awal"&gt;H&lt;/span&gt;idup ini tidak lepas dari cobaan dan ujian, bahkan cobaan dan ujian merupakan sunatullah dalam kehidupan. Manusia akan diuji dalam kehidupannya baik dengan perkara yang tidak disukainya atau bisa pula pada perkara yang menyenangkannya. Allah ta’ala berfirman yang artinya, “Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Kami akan mengujimu dengan keburukan dan kebaikan sebagai cobaan (yang sebenar-benarnya). Dan hanya kepada Kami-lah kamu dikembalikan.” (QS. al-Anbiyaa’: 35).&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Sahabat Ibnu ‘Abbas -yang diberi keluasan ilmu dalam tafsir al-Qur’an- menafsirkan ayat ini: “Kami akan menguji kalian dengan kesulitan dan kesenangan, kesehatan dan penyakit, kekayaan dan kefakiran, halal dan haram, ketaatan dan kemaksiatan, petunjuk dan kesesatan.” (Tafsir Ibnu Jarir). Dari ayat ini, kita tahu bahwa berbagai macam penyakit juga merupakan bagian dari cobaan Allah yang diberikan kepada hamba-Nya. Namun di balik cobaan ini, terdapat berbagai rahasia/hikmah yang tidak dapat di nalar oleh akal manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sakit menjadi kebaikan bagi seorang muslim jika dia bersabar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda yang artinya, “Sungguh menakjubkan perkara seorang mukmin, sesungguhnya semua urusannya merupakan kebaikan, dan hal ini tidak terjadi kecuali bagi orang mukmin. Jika dia mendapat kegembiraan, maka dia bersyukur dan itu merupakan kebaikan baginya, dan jika mendapat kesusahan, maka dia bersabar dan ini merupakan kebaikan baginya. (HR. Muslim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sakit akan menghapuskan dosa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketahuilah wahai saudaraku, penyakit merupakan sebab pengampunan atas kesalahan-kesalahan yang pernah engkau lakukan dengan hati, pendengaran, penglihatan, lisan dan dengan seluruh anggota tubuhmu. Terkadang penyakit itu juga merupakan hukuman dari dosa yang pernah dilakukan. Sebagaimana firman Allah ta’ala, “Dan apa saja musibah yang menimpamu maka adalah disebabkan oleh perbuatan tanganmu sendiri, dan Allah memaafkan sebagian besar (dari kesalahan-kesalahanmu).” (QS. asy-Syuura: 30). Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,”Tidaklah menimpa seorang mukmin rasa sakit yang terus menerus, kepayahan, penyakit, dan juga kesedihan, bahkan sampai kesusahan yang menyusahkannya, melainkan akan dihapuskan dengannya dosa-dosanya. (HR. Muslim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sakit akan Membawa Keselamatan dari api neraka&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda yang artinya,” Janganlah kamu mencaci maki penyakit demam, karena sesungguhnya (dengan penyakit itu) Allah akan mengahapuskan dosa-dosa anak Adam sebagaimana tungku api menghilangkan kotoran-kotoran besi. (HR. Muslim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh karena itu, tidak boleh bagi seorang mukmin mencaci maki penyakit yang dideritanya, menggerutu, apalagi sampai berburuk sangka pada Allah dengan musibah sakit yang dideritanya. Bergembiralah wahai saudaraku, sesungguhnya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Sakit demam itu menjauhkan setiap orang mukmin dari api Neraka.” (HR. Al Bazzar, shohih)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sakit akan mengingatkan hamba atas kelalaiannya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wahai saudaraku, sesungguhnya di balik penyakit dan musibah akan mengembalikan seorang hamba yang tadinya jauh dari mengingat Allah agar kembali kepada-Nya. Biasanya seseorang yang dalam keadaan sehat wal ‘afiat suka tenggelam dalam perbuatan maksiat dan mengikuti hawa nafsunya, dia sibuk dengan urusan dunia dan melalaikan Rabb-nya. Oleh karena itu, jika Allah mencobanya dengan suatu penyakit atau musibah, dia baru merasakan kelemahan, kehinaan, dan ketidakmampuan di hadapan Rabb-Nya. Dia menjadi ingat atas kelalaiannya selama ini, sehingga ia kembali pada Allah dengan penyesalan dan kepasrahan diri. Allah ta’ala berfirman yang artinya, “Dan sesungguhnya Kami telah mengutus (para rasul) kepada umat-umat sebelummu, kemudian Kami siksa mereka dengan (menimpakan) kesengsaraan dan kemelaratan, supaya mereka memohon (kepada Allah) dengan tunduk merendahkan diri. (QS. al-An’am: 42) yaitu supaya mereka mau tunduk kepada-Ku, memurnikan ibadah kepada-Ku, dan hanya mencintai-Ku, bukan mencintai selain-Ku, dengan cara taat dan pasrah kepada-Ku. (Tafsir Ibnu Jarir)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terdapat hikmah yang banyak di balik berbagai musibah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wahai saudaraku, ketahuilah di balik cobaan berupa penyakit berbagai kesulitan lainnya, sesungguhnya di balik itu semua terdapat hikmah yang sangat banyak. Maka perhatikanlah saudaraku nasehat Ibnul Qoyyim rahimahullah berikut ini: “Andaikata kita bisa menggali hikmah Allah yang terkandung dalam ciptaan dan urusan-Nya, maka tidak kurang dari ribuan hikmah (yang dapat kita gali, -ed). Namun akal kita sangatlah terbatas, pengetahuan kita terlalu sedikit dan ilmu semua makhluk akan sia-sia jika dibandingkan dengan ilmu Allah, sebagaimana sinar lampu yang sia-sia di bawah sinar matahari.” (Lihat Do’a dan Wirid, Yazid bin Abdul Qodir Jawas)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ingatlah saudaraku, cobaan dan penyakit merupakan tanda kecintaan Allah kepada hamba-Nya. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Sesungguhnya Allah ta’ala jika mencintai suatu kaum, maka Dia akan memberi mereka cobaan.” (HR. Tirmidzi, shohih). Ya Allah, anugerahkanlah kepada kami keyakinan dan kesabaran yang akan meringankan segala musibah dunia ini. Amin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://forantum.blogspot.com/"&gt;*Sumber&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4655265501355691680-4718458736613513723?l=www.pelajarsumedang.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.pelajarsumedang.co.cc/feeds/4718458736613513723/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.pelajarsumedang.co.cc/2009/07/apakah-rahasia-di-balik-sakit.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4655265501355691680/posts/default/4718458736613513723'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4655265501355691680/posts/default/4718458736613513723'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.pelajarsumedang.co.cc/2009/07/apakah-rahasia-di-balik-sakit.html' title='Apakah Rahasia di Balik Sakit ?'/><author><name>.: PELAJAR :.</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00615348961610885700</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4655265501355691680.post-3555611320887710170</id><published>2009-07-15T09:16:00.000-07:00</published><updated>2009-07-15T22:41:45.590-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Celoteh Ga Karuan'/><title type='text'>Makassar, Aku Kembali !</title><content type='html'>&lt;span class="awal"&gt;B&lt;/span&gt;ismillah...&lt;br /&gt;Huah…akhirnya sampai juga setelah perjalanan kurang lebih 5 jam dari Enrekang pukul 20.00 dan sampai Makassar  pukul 04.00, ketemu lagi dengan kamar berantakan bin amburadul…ups ‘rahasia’ ya...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari Enrekang ke Puncak &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Gunung_Latimojong"&gt;Gunung Latimojong&lt;/a&gt; kurang lebih 5 hari 4 malam dengan sejuta cerita dan hikmah, tapi sayang sekali 999.999 nya kok pada lupa ya ? hahaha…jadi tinggal 1 cerita diatas hehehe…&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Ah,... akhirnya aku harus kembali ke kesibukan seperti biasanya..., Alhamdulillah.&lt;br /&gt;Makassar, here i am….atawa i am here...or I’m back.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekedar info aja, aku dah buat web bagi “New Latimojong Climber”...nih URLnya : &lt;a href="http://jays-muhammad.blogspot.com/"&gt;http://jays-muhammad.blogspot.com/&lt;/a&gt;...., jangan lupa tengok plus saran and komentar ya kawan...or...bisa juga dialamatkan ke : cyber.latimojong@gmail.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam ngeblog buat teman-teman semua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keep Istiqomah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;"Kejutan-kejutan dan agenda-agenda besar dalam hidup kita sudah di depan mata, saatnya kita mendayung dengan dayung kebijaksanaan dan kedewasaan".&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4655265501355691680-3555611320887710170?l=www.pelajarsumedang.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.pelajarsumedang.co.cc/feeds/3555611320887710170/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.pelajarsumedang.co.cc/2009/07/makassar-aku-kembali.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4655265501355691680/posts/default/3555611320887710170'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4655265501355691680/posts/default/3555611320887710170'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.pelajarsumedang.co.cc/2009/07/makassar-aku-kembali.html' title='Makassar, Aku Kembali !'/><author><name>.: PELAJAR :.</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00615348961610885700</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4655265501355691680.post-2917213799835030773</id><published>2009-07-09T02:53:00.000-07:00</published><updated>2009-07-15T09:23:41.025-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Muhasabah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Motivasi'/><title type='text'>Mau Menjadi Sebaik-Baik Manusia ???</title><content type='html'>&lt;span class="awal"&gt;"S&lt;/span&gt;esungguhnya orang-orang yang beriman dan beramal shalih merekalah sebaik-baik manusia". (Al Bayyinah : 7)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Sesungguhnya, diantara kamu yang paling saya sukai, dan yang paling dekat tempatnya denganku (Nabi Sholallohu 'Alaihi Wa Sallam) pada hari kiamat nanti, adalah mereka yang paling baik akhlaknya.” (H.R. Ahmad, Tabrani, Ibn Habban). "Orang Mukmin yang paling sempurna imannya, ialah yang paling baik akhlaknya."(H.R.Ahmad)&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;"Sebaik-baik manusia di antaramu adalah yang paling banyak manfaatnya bagi orang lain." (HR. Bukhari dan Muslim)&lt;br /&gt;"Sebaik-baik kalian adalah yang paling baik terhadap keluarganya (istrinya) dan aku (Nabi SAW) adalah sebaik-baik kalian bagi keluargaku" (H.R. Tirmidzi dan Ibnu Majah)&lt;br /&gt;“Sebaik-baik kalian yaitu orang yang mempelajari Al Quran dan mengajarkannya.” (H.R Bukhari)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari Abdullah bin Mas'ud ra, beliau berkata: "Aku bertanya kepada Rasulullah saw, amal apakah yang paling utama?&lt;br /&gt;Nabi menjawab: "Shalat tepat pada waktunya.?&lt;br /&gt;Aku bertanya lagi, lalu apa?&lt;br /&gt;Nabi menjawab: "Berbuat baik terhadap kedua orangtua."&lt;br /&gt;Aku bertanya lagi, kemudian apa?&lt;br /&gt;Nabi menjawab: "Jihad fi sabilillah." (HR Bukhari dan Muslim).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abu Hurairah ra meriwayatkan, ada seseorang bertanya kepada Rasulullah saw: “Amal apakah yang paling utama?&lt;br /&gt;Nabi menjawab: "Iman kepada Allah dan Rasul-Nya."&lt;br /&gt;Ditanyakan lagi, lalu apa?&lt;br /&gt;Nabi menjawab: "Jihad di jalan Allah."&lt;br /&gt;Ditanyakan lagi, lalu apa lagi?&lt;br /&gt;Nabi menjawab: "Haji mabrur." (HR Bukhari dan Muslim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Puasa (sunnah) yang paling utama adalah puasa nabi Daud, yaitu berpuasa satu hari dan berbuka satu hari".(Tirmidzi dan An Nasai)&lt;br /&gt;"Shadaqah yang paling utama adalah shadaqah bagi sanak keluarga yang membenci kita." ( Ahmad dan Thabrani)&lt;br /&gt;"Syuhada yang paling utama adalah yang darahnya ditumpahkan musuh, dan kendaraannya dirusak musuh"(Thabrani).&lt;br /&gt;"Dzikir yang paling utama adalah: la ilaha illah Allah, dan doanya yang paling utama adalah: alhamdulillah." (Tirmidzi, An Nasai, dan Ibnu Majah)&lt;br /&gt;"Jihad yang paling utama adalah membela kebenaran di hadapan penguasa yang lalim." (Ibnu Majah, Ahmad dan Thabrani)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lainnya.”(HR. Tirmidzi)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Perumpamaan mukmin itu seperti lebah. Ia hinggap di tempat yang baik dan memakan yang baik, tetapi tidak merusak.” (HR. Thabrany)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Perumpamaan seorang mukmin adalah seperti sebatang pohon kurma. Apapun yang kamu ambil darinya akan memberikan manfaat kepadamu.” (HR. Ath-Thabrani)&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;br /&gt;Nasalulloha Annakunaa Minhum.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.geocities.com/risanuri/agama/sebaikbaikmanusia.html"&gt;*Sumber&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4655265501355691680-2917213799835030773?l=www.pelajarsumedang.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.pelajarsumedang.co.cc/feeds/2917213799835030773/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.pelajarsumedang.co.cc/2009/07/blog-post.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4655265501355691680/posts/default/2917213799835030773'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4655265501355691680/posts/default/2917213799835030773'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.pelajarsumedang.co.cc/2009/07/blog-post.html' title='Mau Menjadi Sebaik-Baik Manusia ???'/><author><name>.: PELAJAR :.</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00615348961610885700</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4655265501355691680.post-3727095421599136034</id><published>2009-07-08T16:31:00.000-07:00</published><updated>2009-07-09T03:06:13.617-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Muhasabah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Motivasi'/><title type='text'>Nikah?? Berani??</title><content type='html'>&lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;span class="awal"&gt;C&lt;/span&gt;inta dan menikah memang bahasan yang sangat menarik. Jangankan anak muda, yang telah tua pun masih berminat. Acara seminar dan semacamnya akan dipadati pengunjung manakala temanya tidak jauh dari dua hal tadi.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah yang terjadi pada tataran teori, hampir semua orang begitu tertarik dengan masalah cinta dan menikah. Siapa tidak ingin menikah? Hampir tidak ada yang tidak ingin menikah. Tapi…faktanya banyak lelaki berumur yang belum juga menikah. Ah, teori! Teori?&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Belum siap menikah? Inilah salah satu alasan seseorang menunda kemudian menunda dan menunda lagi untuk menikah. Ada banyak alasan yang dikemukakan oleh para pelajang. Satu yang mungkin sulit diungkap yakni rasa takut. Hampir tidak ada yang memberi alasan menunda nikah karena takut, walau kadang tampak dalam sikap dan perilaku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak pas rasanya kalau sekadar menyalahkan orang-orang yang takut menikah, toh mereka mungkin punya alasan pendukung lainnya. Hanya perlu kita kemukakan sebuah pertanyaan, mengapa harus takut menikah? Bukankah menikah sebuah keutamaan, sebuah ibadah yang begitu agung?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan Lupa Keutamaan Menikah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara fitrah manusia punya ketertarikan dan cinta dengan lawan jenis. Lelaki tertarik dengan perempuan dan wanita mencintai pria adalah wajar dan sah-sah saja. Kecenderungan tersebut disitir Allah dalam Al-Quran,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dijadikan indah pada (pandangan) manusia kecintaan kepada apa-apa yang diingini, yaitu: wanita-wanita, anak-anak,…” (Ali ‘Imran:14)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena itulah dalam Islam tidak disyariatkan perilaku rahbaniyah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mau Mati Bujang???&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yuk, Berani &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Sekarang!!!&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;br /&gt;NB : Spesial Untuk IkhwahQ Mustawa-8&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Ista'in Billah Wa Laa Ta'jiz&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://wahdahkendari.0fees.net/muslimah/69-nikah.html"&gt;&lt;br /&gt;*Sumber&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4655265501355691680-3727095421599136034?l=www.pelajarsumedang.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.pelajarsumedang.co.cc/feeds/3727095421599136034/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.pelajarsumedang.co.cc/2009/07/nikah-berani.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4655265501355691680/posts/default/3727095421599136034'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4655265501355691680/posts/default/3727095421599136034'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.pelajarsumedang.co.cc/2009/07/nikah-berani.html' title='Nikah?? Berani??'/><author><name>.: PELAJAR :.</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00615348961610885700</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4655265501355691680.post-2154818723843687471</id><published>2009-07-07T23:20:00.000-07:00</published><updated>2009-07-08T16:36:12.889-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Adab'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tifs Islamy'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Fiqh'/><title type='text'>20 Cara Membahagiakan Suami</title><content type='html'>&lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;span class="awal"&gt;T&lt;/span&gt;idak lengkap rasanya jika ada 20 cara membahagiakan istri Anda, tidak ada 20 cara membahagiakan suami Anda. Berikut masih dalam buku yang sama, "Nasihat Indah Untuk Suami Istri", karya Syekh Umar Bakri Muhammad, bagaimana para istri memikat suami mereka. Semoga bermanfaat!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;1.Anda adalah sekuntum mawar yang sedang bersinar di rumah Anda. Buatlah disaat suami Anda  masuk ke rumah, dia merasa bahwa kecantikan dan keharuman mawar tersebut, tidak bukan dan tidak lain hanyalah untuknya seorang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.Bagaimana caranya agar suami Anda itu bisa merasa damai dan nyaman, baik dengan perbuatan ataupun dengan kata-kata ? Hal itulah yang secara terus menerus Anda selalu usahakan untuk suami Anda. Untuk kesempurnaannya, lakukan itu dengan sepenuh jiwa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.Sopan dan penuh perhatianlah Anda ketika berbincang-bincang  dan berdiskusi, jauhkanlah perdebatan dan sikap keras kepala untuk mengemukakan pendapat Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4.Pahami  kebenaran dan keindahan prinsip-prinsip Islam di balik kelebihan sang suami terhadap Anda selaku istri, yang memang terkait dengan kodrat seorang wanita, dan janganlah hal ini dianggap sebagai sesuatu yang dzolim (penindasan).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5.Lembutkanlah suara Anda ketika berbicara dengan sang suami dan pastikan suara Anda tidak meninggi pada saat dia bersama Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6.Pastikan Anda bangun pada malam hari untuk melakukan sholat malam secara rutin, hal ini akan membawa kecerahan dan kebahagiaan pada perkawinan Anda, sungguh mengingat Allah SWT akan membawa ketenangan pada hati Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7.Bersikaplah diam ketika suami Anda sedang marah dan jangan tidur kecuali dia mengijinkannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8.Berdirilah dekat suami Anda ketika dia sedang memakai baju dan sepatunya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9.Buatlah suami Anda merasa bahwa Anda menginginkan sang suami untuk mengenakan baju yang Anda pilih buat dia, pilihlah pakaian itu oleh Anda sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10.Anda harus sensitif dan memahami kebutuhan suami Anda, untuk menjadikan pernikahan Anda menjadi yang terbaik tanpa menghabiskan waktu Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;11.Ketika ada perselisihan pendapat, hendaknya Anda tidak menunggu agar sang suami meminta ma’af kepada Anda (jangan jadikan hal ini sebagai prioritas utama harapan Anda) kecuali kalau suami Anda secara sadar mengakuinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;12.Rawatlah penampilan dan pakaian suami Anda, biarpun kelihatannya suami Anda malas untuk merawat dan memakainya, tapi yakinlah bahwa dia akan menyukainya sebagaimana teman-temannya juga akan menyukainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;13.Hendaknya Anda tidak selalu mengandalkan suami Anda untuk berkeinginan melakukan hubungan badan,  sekali-kali Anda mulailah lebih dulu, tentu pada saat  yang tepat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;14.Di malam hari, jadilah seperti pengantin baru buat suami Anda, janganlah Anda beranjak tidur lebih dulu dari sang suami, kecuali kalau dirasa sangat perlu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;15.Janganlah menunggu atau mengharapkan balasan dari semua perbuatan dan kebiasaan baik Anda,  banyak suami karena kesibukan kerjanya, gampang melupakan untuk melakukan hal tersebut,  atau secara tidak sengaja lupa untuk menyampaikan penghargaan yang semestinya kepada Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;16.Hendaknya berbuat sesuai dengan keadaan dan kemampuan keuangan yang ada, dan jangan meminta sesuatu yang berlebihan dan mahal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;17.Ketika suami Anda baru pulang dari perjalanan yang lama ataupun bepergian dari tempat yang jauh, sambutlah dia dengan wajah yang ceria dan tunjukkanlah bahwa Anda sangat merindukan kedatangannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;18.Ingatlah selalu bahwa keberadaan sang suami adalah salah satu sarana mendekatkan diri Anda kepada Allah SWT.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;19.Pastikan Anda untuk selalu memperbaharui dan merubah bentuk penampilan Anda, sebagai tanda dan ungkapan  kasih Anda menyambut suami tercinta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;20.Ketika sang suami meminta sesuatu untuk melakukan hal-hal tertentu, maka pastikan Anda melakukannya dengan sigap dan sepenuh hati,  jangan sampai Anda merasa enggan dan lamban.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.arrahmah.com/"&gt;*Sumber&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4655265501355691680-2154818723843687471?l=www.pelajarsumedang.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.pelajarsumedang.co.cc/feeds/2154818723843687471/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.pelajarsumedang.co.cc/2009/07/20-cara-membahagiakan-suami.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4655265501355691680/posts/default/2154818723843687471'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4655265501355691680/posts/default/2154818723843687471'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.pelajarsumedang.co.cc/2009/07/20-cara-membahagiakan-suami.html' title='20 Cara Membahagiakan Suami'/><author><name>.: PELAJAR :.</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00615348961610885700</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4655265501355691680.post-3985144100954882464</id><published>2009-07-07T23:17:00.000-07:00</published><updated>2009-07-08T16:34:00.180-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Adab'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tifs Islamy'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Fiqh'/><title type='text'>20 Cara Membahagiakan Istri</title><content type='html'>&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;span class="awal"&gt;R&lt;/span&gt;umahku Surgaku. Itulah harapan sebuah pernikahan. Memang, tidak mudah untuk mewujudkan harapan tersebut, bisa-bisa rumahku menjadi nerakaku. Dibutuhkan kerjasama yang harmonis diantara suami dan istri ketika mengarungi bahtera pernikahan. Selain itu, dibutuhkan pemahaman mengenai cara memelihara pernikahan agar tetap harmonis dan tahan terhadap badai ujian.  Berikut penjelasan praktis dan padat karya Syekh Umar Bakri Muhammad "Nasihat Indah Untuk Suami Istri" yang diterbitkan oleh Cakrawala Publishing.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah SAW bersabda :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ Yang terbaik di antara kalian adalah yang paling baik (perlakuannya) terhadap istri-istrinya dan aku adalah yang terbaik di antara kalian terhadap istri-istriku.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasullullah SAW juga bersabda :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ Tidak ada yang memuliakan wanita dengan sejati kecuali laki-laki yang pemurah (dermawan) dan tak seorangpun yang menghina mereka (wanita) kecuali laki-laki yang kasar.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tugas-tugas seorang suami kepada istrinya :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.Hendaklah Anda selalu memperlihatkanlah wajah yang menyenangkan ketika masuk ke rumah, ucapkan salam Islam “assalaamu’alaikum” dengan senyuman yang manis, raih tangannya dan peluklah istri Anda dengan mesra.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.Ketika berbicara, untaikan kalimat yang manis serta memikat istri Anda. Usahakan istri Anda merasa benar-benar diperhatikan dan menjadikannya wanita paling khusus untuk Anda. Untaian kalimat  yang disampaikan kepadanya hendaknya jelas (ulangi jika perlu) dan panggillah istri Anda dengan sebutan yang dia sukai seperti ; manisku, sayangku, cintaku dan lain sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.Meskipun Anda mempunyai beban kerja yang banyak, luangkanlah waktu untuk beramah tamah dan bercengkerama dengan istri Anda. Hal ini juga  dilakukan oleh Rasulullah SAW dimana beliau juga beramah tamah dan menghabiskan waktu bersama para istri beliau, meskipun pada saat itu beliau juga penuh dengan pekerjaan serta beban tanggung jawab yang sangat besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4.Mainkanlah suatu permainan ataupun selingan yang menggembirakan bersama istri Anda. Hal ini dinyatakan dalam suatu hadist bahwa Rasullah SAW bersabda :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ Semua hal yang  di dalamnya tidak menyebut nama Allah SWT, adalah suatu kesia-siaan, kecuali dalam empat hal : seorang laki-laki yang sedang bermain dengan istrinya, melatih kuda, membidik di antara dua sasaran, serta mengajarkan berenang.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5.Membantu pekerjaan sehari-hari rumah tangga.  Usahakan Anda membantu dan menolong istri Anda dengan tugas-tugas keseharian rumah tangga Anda, seperti membeli makanan, mempersiapkan makanan,  membersihkan serta mengatur rumah, dan lain sebagainya. Hal-hal seperti ini akan membawa kebahagiaan tersendiri pada diri istri Anda dan tentu saja akan semakin memperkuat cinta Anda dan hubungan Anda bersama sang Istri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6.Usahakan musyawarah selalu menghiasi rumah tangga Anda. Bermusyawarahlah dengan istri Anda, dalam setiap permasalahan. Pendapat yang di sampaikan Ummu Salamah kepada Rasulullah SAW pada saat perjanjian Hudaibiyyah adalah suatu kejadian yang sangat terkenal. Hal ini merupakan cara yang dicontohkan oleh Rasulullah SAW untuk bermusyawarah dengan para istri dan para sahabat beliau.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7.Ketika Istri Anda sedang berkunjung ke tempat saudaranya, teman-temannya, serta orang-orang saleh, maka temanilah istri Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8.Tata cara melakukan perjalanan dan meninggalkan istri di rumah. Jika Anda tidak bisa membawa serta istri Anda dalam perjalanan, maka ucapkanlah selamat tinggal dengan penuh rasa sayang, bekalilah istri Anda dengan persediaan kebutuhan sehari-hari dan uang secukupnya, mintalah istri Anda untuk mendo’akan Anda, sering-seringlah untuk menghubungi istri Anda. Jangan lupa untuk meminta pertolongan kepada orang yang Anda percayai untuk menjaga keluarga Anda selama Anda bepergian. Persingkat perjalanan Anda jika dirasa sudah tidak penting lagi dan pulanglah dengan membawa oleh-oleh. Hindari untuk pulang pada malam hari atau pada saat-saat yang tidak diharapkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9.Dukungan keuangan. Tumbuhkanlah sikap dermawan pada diri Anda (tidak pelit) dalam urusan pengeluaran rumah tangga Anda, tentunya harus sesuai dengan kemampuan keuangan Anda. Dukungan keuangan yang baik  (tidak boros tentunya) akan sangat berguna untuk memelihara kestabilan perkawinan Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10.Buatlah diri Anda agar selalu berbau harum dan perindah penampilan Anda . Allah SWT itu indah dan Dia menyukai keindahan. Maka selalu bersihlah Anda, rapi, dan pakailah parfum. Ibnu Abbas r.a. berkata :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ saya menyukai keindahan diri saya sendiri untuk istri saya, seperti halnya saya menyukai keindahan istri saya untuk saya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;11.Tentang hubungan seksual. Merupakan tugas dari suami untuk mencukupi kebutuhan serta hasrat seksual sang istri. Bisa jadi sekali waktu istri Anda sedang berada dalam masa yang sangat prima berkenaan dengan kesehatan fisik dan psikologisnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;12.Penuh perhatian. Seorang suami muslim harus sangat perhatian dan penuh perasaan terhadap istrinya. Istri Anda pasti mengalami dan melewati bermacam-macam perubahan baik secara fisik dan psikologis. Pada saat-saat seperti itu, istri Anda sangat memerlukan suatu perlakuan yang mesra dan penuh perhatian, agar istri Anda bisa menghapus kesusahan dan kesedihan yang sedang dialaminya, serta menenangkan perasaannya yang mudah tersentuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;13.Jagalah kerahasiaan perkawinan Anda. Diriwayatkan dalam sebuah hadist oleh Abu Sa’id Al-Khudry bahwa Rasulullah SAW bersabda :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ Sungguh di antara orang yang paling buruk di hadapan Allah SWT pada saat hari kebangkitan adalah laki-laki yang mendatangi istrinya untuk melakukan hubungan badan, dan dia membeberkan rahasia itu (tentang hubungan badan) kepada yang lain.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;14.Bekerja sama dalam melakukan ibadah kepada Allah SWT, sholat berjama’ah dan selalu tingkatkan aktifitas Anda dalam beribadah kepada Allah SWT, seperti bersedekah, dzikir (mengingat Allah SWT), dan sholat pada malam hari (qiyamul lail). Rasulullah SAW bersabda :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ Semoga rahmat Allah SWT dilimpahkan kepada laki-laki yang bangun pada malam hari dan membangunkan istrinya untuk sholat bersamanya, dan jika dia menolak maka percikkan air ke wajahnya”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;15.Selalu menunjukkan rasa hormat kepada keluarga dan teman istri Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;16.Usahakan untuk mendidik istri Anda tentang islam dan berilah istri Anda nasehat-nasehat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;17.Cemburu yang sewajarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;18.Bersabar dan berlaku lembutlah kepada istri Anda. Kendalikan amarah Anda dan buatlah sang istri untuk menghilangkan keragu-raguannya terhadap Anda, dan nasehatilah dia ketika melakukan suatu kesalahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;19.Jadilah pema’af  dan tegurlah istri Anda dengan cara yang baik dan sampaikan pada saat yang benar-benar tepat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;20.Jadilah seorang suami muslim yang sejati, dan terapkan semua yang pernah dibaca dan dipahami tentang Islam,  dengan arif dan bijaksana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.arrahmah.com/"&gt;*Sumber&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4655265501355691680-3985144100954882464?l=www.pelajarsumedang.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.pelajarsumedang.co.cc/feeds/3985144100954882464/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.pelajarsumedang.co.cc/2009/07/20-cara-membahagiakan-istri.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4655265501355691680/posts/default/3985144100954882464'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4655265501355691680/posts/default/3985144100954882464'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.pelajarsumedang.co.cc/2009/07/20-cara-membahagiakan-istri.html' title='20 Cara Membahagiakan Istri'/><author><name>.: PELAJAR :.</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00615348961610885700</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4655265501355691680.post-1975806684979289315</id><published>2009-07-04T17:24:00.000-07:00</published><updated>2009-07-07T23:21:52.314-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Rehat'/><title type='text'>Apakah "LATAH" adalah Budaya Kita?</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight: bold;" class="awal"&gt;S&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;ekitar Latah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;A. Pengertian Latah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Menurut KBBI edisi ketiga, latah mempunyai arti ;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Menderita sakit saraf dengan suka meniru-niru perbuatan atau ucapan orang lain.&lt;br /&gt;* Berkelakuan seperti orang gila, misalnya; karena kehilangan orang yang dicintai&lt;br /&gt;* Meniru-niru sikap, perbuatan, atau kebiasaan orang atau bangsa lain&lt;br /&gt;* Mengeluarkan kata-kata yang tidak senonoh.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;2. Menurut Dr. Rinrin R. Kaltarina, Psi.,M.Si., Latah adalah ucapan atau perbuatan yang terungkap secara tak terkendali setelah terjadinya reaksi kaget.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Latah adalah ucapan atau perbuatan yang terungkap atau tidak terkendali, pascareaksi kaget (starled reaction). Saat latah muncul yang berkuasa alam bawah sadar (subconcious).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;B. Penyebab Latah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;Ada beberapa teori yang menyebabkan timbulnya gangguan latah, yaitu;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Teori Pemberontakan. Dalam kondisi latah, seseorang bisa mengucapkan hal-hal yang dilarang tanpa merasa bersalah. Gejala ini semacam gangguan tingkah laku. Lebih kearah obsesif karena ada dorongan yang tidak terkendali untuk mengatakan atau melakukan sesuatu.&lt;br /&gt;* Teori Kecemasan. Gejala latah muncul karena yang bersangkutan memiliki kecemasan terhadap sesuatu tanpa ia sadari. Rata-rata, dalam kehidupan pengidap latah selalu terdapat tokoh otoriter, entah ayah atau ibu. Bisa jadi, latah merupakan jalan pemberontakannya terhadap dominan orang tua yang sangat menekan. Walau demikian tokoh otoriter tidak harus berasal dari lingkungan keluarga.&lt;br /&gt;* Teori Pengondisian. Inilah yang disebut latah gara-gara ketularan. Seseorang mengidap latah karena dikondisikan oleh lingkungannya, misalnya gara-gara latah, seseorang merasa diperhatikan dan diperhatikan oleh lingkungan. Dengan begitu, latah juga merupakan upaya mencari perhatian. Latah semacam ini disebut ”latah gaul”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Penyebab utama latah adalah kecemasan atau tertekan gara-gara stres.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;C. Macam – Macam Latah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;Menurut Dr. Rinrin R. Kaltarina, Psi.,M.Si. Ada empat macam latah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Ekolalia: mengulangi perkataan orang lain&lt;br /&gt;2. Ekopraksia: meniru gerakan orang lain&lt;br /&gt;3. Koprolalia: mengucapkan kata-kata yang dianggap tabu/kotor&lt;br /&gt;4. Automatic obedience: melaksanakan perintah secara spontan pada saat terkejut, misalnya; ketika penderita dikejutkan dengan seruan perintah seperti ”sujud” atau ”peluk”, ia akan segera melakukan perintah itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;D. Bahaya Latah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Mengekang Kreatifitas. Karena kita sudah terbiasa untuk meniru orang lain, berbuat seperti orang lain bertingkah laku. akhirnya kita kehilangan daya untuk ‘mencipta’ hal-hal yang baru, yang lebih segar dan kita akan mapan dengan kejumudan. “be a leader dont be a follower”&lt;br /&gt;* Mengikis keberagaman. Jangan harap menemukan hal-hal ‘baru’ jika budaya ini terlanjur menjadi akut. semua orang akan memilih untuk seragam ketimbang bersusah payah membuat hal yang sama sekali lain. Bisa-bisa slogan kita akan berubah dari “walaupun berbeda namun tetap satu jua” menjadi “walaupun satu asalkan berbeda-beda”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Baik Buruknya Tergantung Peniruan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Evi Elviati, Psi., psikolog dari Essa Consulting Group, baik buruknya anak bersikap latah terhadap sang teman tergantung apa yang ditirunya. Jika sifatnya negatif, maka orang tua harus segera menghentikan dengan memberinya penjelasan kepada anak. Sebaliknya, jika yang dicontoh adalah hal-hal positif, maka orang tua justru harus memberikan dukungan agar anak terus melakukan hal itu.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;E. Penanganan / Penyembuhan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;Syarat munculnya latah adalah adanya keterkejutan. Untuk mengurangi dan menyembuhkan latah, ia harus bisa menemukan ketenangan hidup. Misalnya, keluar dari rumah kalau orang tuanya kerap melakukan tekanan atau berganti bidang pekerjaan jika pekerjaannya itu membuatnya stres.&lt;br /&gt;Untuk menyembuhkan si latah, lingkungan memang harus berempati. Ada penderita latah yang sembuh sendiri setelah berkeluarga dan hidup tenang. Selebihnya, penderita dianjurkan melakukan latihan relaksasi, meditasi, dan konsentrasi secara rutin. Kegiatan ini akan membantu penderita menuju kesembuhan. Dan, sering-seringlah melakukan aktivitas menyenangkan yang tidak membuat stres (Dr. Rinrin R. Khaltarina, Psi., M.Si.).&lt;br /&gt;Terapi puasa cukup populer di Eropa maupun AS. Kabar gembira lain, hasil riset terakhir membuktikan puasa yang dijalankan secata tepat dan benar, bisa berfungsi sebagai terapi bagi penderita latah. Ini bersumber kepada fakta bakti bahwa pausa dapat membuat seseorang lebih mampu menguasai dan mengendalikan diri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;* Referensi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;from http://www.pikiran-rakyat.com/cetak/0603/08/1001.htm&lt;br /&gt;from http://www.pikiran-rakyat.com/cetak/2006/102006/05/syiar06.htm&lt;br /&gt;from http://kafka.web.id/depan_130.html&lt;br /&gt;from http://andalasdejava.wordpress.com/2007/09/05/mental-latah-kita/&lt;br /&gt;from http://blog.dakota23.com/archives/2005/04/12/latah/&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4655265501355691680-1975806684979289315?l=www.pelajarsumedang.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.pelajarsumedang.co.cc/feeds/1975806684979289315/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.pelajarsumedang.co.cc/2009/07/apakah-latah-adalah-budaya-kita.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4655265501355691680/posts/default/1975806684979289315'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4655265501355691680/posts/default/1975806684979289315'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.pelajarsumedang.co.cc/2009/07/apakah-latah-adalah-budaya-kita.html' title='Apakah &quot;LATAH&quot; adalah Budaya Kita?'/><author><name>.: PELAJAR :.</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00615348961610885700</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4655265501355691680.post-7174497748801872280</id><published>2009-07-04T01:59:00.001-07:00</published><updated>2009-07-04T17:26:54.167-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cyber Jihad'/><title type='text'>Irhabi 007 (Younus At Tsouly) : Sang Legenda Cyber Jihad</title><content type='html'>&lt;span class="awal"&gt;F&lt;/span&gt;orum Al Ansar Al Islami, Agustus, tahun 2004. Seseorang dari forum jihad yang memiliki ribuan anggota tersebut mengirimkan sebuah pesan kehormatan dan pujian kepada Irhabi 007. Berikut pesannya :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;‘” Kepada saudara kami Irhabi 007. Saudara kami Irhabi 007, Anda telah menunjukkan kemampuan yang sangat bagus dalam menyediakan pelayanan message board  ini, sebagaimana yang saya lihat, dan juga dalam melayani hal-hal yang berkenaan dengan jihad, masya Allah.  Demi Tuhan, kami tidak suka mendengar ada yang menyakiti Anda, jadi kami mohonkan kepada Allah, agar Anda selalu berada dalam perlindunganNya.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Anda adalah salah satu dari orang-orang top yang begitu peduli melayani saudara Anda. Semoga Allah menambahkan semua di samping kerja Anda yang bagus, dan semoga Anda selalu berhati-hati dan sukses.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami ucapkan lanjutkan kerja Anda dengan berkah dari Allah. Lanjutkan, semoga Allah melindungi Anda. Lanjutkan melayani hal-hal yang berkaitan dengan jihad dan para pendukungnya. Dan saya mohonkan kepada Allah Yang Maha Perkasa, Maha Mulia dan Maha Pemberi Ampunan untuk menjaga semua orang yang ingin membantu agamaNya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Amin.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penghormatan dan pujian kepada Irhabi 007 di atas memang tidak berlebihan. Seseorang yang kemudian dikenal sebagai Irhabi 007 layak mendapatkannya. Nama Irhabi 007 telah begitu melegenda dalam dunia Cyber Jihad. Keahlian dan aktivitas Irhabi 007 telah begitu dikenal di dunia maya, baik oleh kawan maupun lawan. Banyak pengguna internet, terutama forum-forum jihad manca negara yang mengharapkan bisa berjumpa, bertegur sapa dengannya, meski hanya sejenak Dialah Sang Legenda Cyber Jihad, Irhabi 007.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Awal Kemunculan Irhabi 007&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siapakah Irhabi 007 ? Apa saja yang telah dia lakukan sehingga namanya menjadi legenda ? Mengapa dia melakukan semua hal yang bisa dikatakan penuh resiko tersebut ? Sejak kapan identitasnya diketahui secara umum ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada awalnya, nama Irhabi 007 hanya dikenal di dunia maya. Irhaby berarti teroris dan 007 adalah angka terkenal bagi agen rahasia kerajaan Inggris (dalam film) yang bernama James Bond. Namun Irhabi 007 yang ini tidak membela Ratu (Inggris) melainkan memeranginya. Tidak ada seseorang pun yang mengetahui siapa dia sebenarnya dan dimana dia berada. Irhabi 007 hanya dikenal sebagai seorang yang sangat aktif dalam dunia maya, khususnya dalam cyber jihad. Irhabi 007 bisa dikatakan selalu dalam kondisi on line, 24 jam penuh. Irhabi 007 dikenal sebagai seorang simpatisan Al Qaeda yang juga seorang ahli komputer dan dunia cyber. Setiap harinya Irhabi 007 melakukan aktivitas dengan internet, seperti meng-convert video, termasuk video-video jihad, aksi syahid dan eksekusi murtadin di Iraq ke dalam format yang bisa ditampilkan di situs. Kelihatan sekali kalau Irhabi 007 ini banyak menguasai masalah-masalah tehnologi informasi.  Salah satu aktivitasnya yang paling menonjol adalah membuat sebuah situs dengan nama youbomit dan menjadi administrator Forum Al Ansar Al Islami yang sangat bergengsi karena melibatkan sekitar 4500 member yang kebanyakan adalah Mujahidin. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak ada yang tahu kapan persisnya nama Irhabi 007 mulai malang melintang di jagat Cyber Jihad. Kemunculan namanya pun tidak serta merta bisa memastikan dimana keberadaannya. Ini juga merupakan salah satu keahlian Irhabi 007.  Hanya saja, aktivitas Irhabi 007 mulai bisa dideteksi di tahun 2001. Aktivitas Irhabi 007 meningkat bersamaan dengan dimulainya invasi Amerika ke Iraq, tahun 2003. Saat itu, Irhabi 007 mulai aktif mengupload gambar-gambar perang Iraq di internet. Di tahun itu pula dia mulai mempublikasikan materi-materinya termasuk bagaimana menghack komputer. Bahkan dia juga sudah menulis metodenya tersebut ke dalam sebuah buku. Aktivis dan Mujahidin yang aktif di forum-forum Islam mulai mengenal dan terkagum-kagum pada keahlian dan keberanian Irhabi 007. Pihak musuh, Amerika dan sekutu-sekutunya pun mulai menyadari keberadaan Irhabi 007, yang dari namanya saja sudah cukup menyakitkan hati mereka. Maka perburuan kepada Irhabi 007 pun dimulai!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;High Tech Dari Sebuah Kamar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hampir selama dua tahun, dinas intelijen dari seluruh dunia mencoba mengungkapkan identitas Irhabi 007. Musuh-musuh Islam telah mengetahui bahwa Irhabi 007 adalah pendukung dan simpatisan Al Qaeda. Bahkan keberadaannya diyakini sebagai kunci penghubung Al Qaeda. Mereka kerapkali melihat Irhabi 007 mempropagandakan mujahidin Iraq pimpinan Syekh Abu Musab Az Zarqawi dan mengajarkan secara on line kepada mujahidin bagaimana menggunakan komputer untuk tujuan tersebut. Irhabi 007 bahkan pernah menghack komputer universitas di Amerika. Irhabi 007 memang ahlinya. Dia mampu membuat sebuah terobosan baru tentang kegunaan internet. Tidak terhitung banyaknya situs dan forum-forum Islami dengan password tertentu  bermunculan. Para mujahidin yang berkumpul dalam komunitas dunia maya dengan cepat mempunyai keahlian dalam menghack, membuat program, membuat serangan on line  serta menguasai desain digital dan media, dan Irhabi 007 merupakan seorang ahli dalam semua bidang ini sekaligus menjadi instrukturnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Irhabi 007 dengan keahlian dan keikhlasannya telah menggerakkan para mujahid menuju serangan abad 21 melalui kemampuannya secara tersembunyi dan terlindungi dengan menyebarkan buku pedoman persenjataan, video yang memuat aksi mujahidin, seperti eksekusi murtadin, dan materi lain yang bersifat propaganda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesuksesan Irhabi 007 berasal dari kombinasi antara keahlian dan pemilihan waktu. Di awal tahun 2004, Irhabi 007  bergabung dengan forum dengan pesan yang terlindungi oleh password, yang dikenal sebagai Muntada atau Forum al-Ansar al-Islami, dan tidak lama sesudahnya dengan Forum al-Ekhlas, dua dari forum yang terlindungi password dengan ribuan anggota yang telah digunakan oleh Al-Qaeda untuk instruksi militer, propaganda, dan perekrutan. Pada saat yang sama, Syekh Zarqawi, r.h. mulai menggunakan internet sebagai alat utamanya untuk menyebarkan propaganda mengenai perjuangan mujahidin di Iraq. Syekh Zarqawi memerlukan rekan-rekan yang cerdas di bidang komputer, dan Irhabi 007 terbukti menonjol diantara pendukung lainnya, yang kebanyakan berada di Eropa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peranan utama Irhabi 007 mulai menjadi pembicaraan di jagat Cyber Jihad di bulan April pada tahun yang sama, ketika mujahidin di bawah kendali Syekh Zarqawi mengubah nama mereka menjadi Tandzim Al Qaeda di Iraq dan mulai mengeluarkan pernyataan resmi melalui juru bicaranya, Syekh Abu Maysara al-Iraqi, di Forum Al Ansar Al Islami. Pada pemunculan pertamanya, al-Iraqi menuliskan dengan bahasa Arab mengenai kabar baik yaitu sebuah kelompok yang terdiri dari orang-orang yang berani dan membanggakan yang diharapkan bisa menyerang kepentingan ekonomi agresor kuffar Amerika dan memenangkan pertarungan tersebut demi kebangkitan Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada waktu itu, beberapa orang meragukan keautentikan pemunculan tersebut, namun Irhabi 007 menjadi orang pertama yang memberikan respon, menawarkan kata-kata dukungan. Tidak lama al-Iraqi menjawab tawaran tersebut dan mengukuhkan kerjasama mereka, atas peranan utama Irhabi 007.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melewati satu setengah tahun berikutnya, Irhabi 007 membuktikan dirinya sebagai mujahidin yang dapat diandalkan yang memiliki keahlian dalam berbagai bidang berkaitan dengan internet. Irhabi 007 menjadi seorang anggota yang sangat aktif di forum-forum jihad dengan bahasa Inggris dan Arab. Dia bekerja melindungi dan memikirkan keamanan on line, membuat jaringan multimedia, dan menyelenggarakan seminar secara on line mengenai kegunaan internet. Irhabi 007 terlihat on line siang dan malam, siap menjawab pertanyaan-pertanyaan tentang bagaimana cara mengirimkan video, bahkan ia seringkali bersedia mengambil alih serta melakukan pengiriman itu sendiri. Irhabi juga memiliki kemampuan menghack situs serta berkonsentrasi mengajarkannya kepada para surfer internet secara rahasia dengan browsing tanpa nama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu ketika, Irhabi 007 pernah mengirimkan pesan sebanyak 20 halaman berjudul “ Seminar Hacker Website “, kepada forum Al-Ekhlas. Pesan-pesan tersebut berisi informasi mendetail  tentang seni hacker, lusinan daftar website yang mudah diserang, website yang dapat di upload . Irhabi 007 menggunakan sendiri strategi ini, meng up load data ke web site yang dijalankan oleh negara bagian Arkansas, kemudian Irhabi 007 juga meng up load data ke web site yang dijalankan oleh Universitas George Washington. Keahliannya tersebut membuat pihak musuh meyakini bahwa Irhabi 007 bedomisili di Amerika Serikat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Irhabi 007 juga menggunakan website-website lain yang tidak terhitung jumlahnya untuk memberikan panduan secara gratis mengenai bahan-bahan yang diperlukan oleh para mujahid untuk di up load dan share. Sebagai tambahan dari situs-situs tersebut, Irhabi 007 menyediakan cara-cara untuk menemukan server yang mudah diserang, sekaligus juga saran untuk mengamankan situs tersebut. Dengan cara ini, para mujahid dapat menggunakan bantuan pihak ketiga untuk menyebarkan propaganda mereka, sehingga mereka tidak perlu beresiko menggunakan ruang web mereka sendiri dan yang terpenting mereka tidak menggunakan uang mereka sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemampuan Irhabi 007 dalam Cyber Jihad bermanfaat tidak hanya dalam pertukaran media, tetapi juga dalam pendistribusian dalam skala besar semua produksi Al Qaeda. Dalam suatu kejadian, Irhaby membuat sebuah page untuk menyebarluaskan sebuah film yang diproduksi oleh Al-Qaeda, khususnya Syekh Zarqawi yang berjudul “ Semua Demi Agama Allah “. Alamat page tersebut adalah  http://www.alaflam.net/wdkl.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jaringan itu, di up load  di bulan Juni 2005, menyediakan berbagai outlet dimana para pengunjung dapat menemukan video tersebut. Bila ada sebuah kejadian yang menyebabkan salah satu situs tidak dapat digunakan, maka ada banyak sumber lain yang tersedia sebagai pendukung. Beberapa di antaranya berada pada domain seperti http://www.irhabi007.ca atau http://www.irhabi007.tv , menunjukkan keterlibatan Irhaby yang sangat kuat. Film tersebut, yang dikeluarkan secara khusus oleh Al Qaeda di Iraq, menampilkan ceramah dan nasihat dari Syekh Usama bin Laden yang sangat bermanfaat bagi para mujahidin, uraian mengenai penjara Abu Ghraib, dan pernyataan politik mengenai aturan Perdana Menteri Murtadin Iraq Ayad Allawi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siapa sangka, kecanggihan dunia maya dalam Cyber Jihad ini dilakukan oleh Irhabi 007 melalui kamar tidurnya yang berantakan. Semua itu tidak menghalangi Irhabi 007 yang kemudian dikenali sebagai seorang pemuda muslim berusia 23 tahun, mahasiswa TI di sebuah universitas di London. Dialah Younus At Tsouly, alias Irhabi 007.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keahlian-Keahlian Irhabi 007&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika dikumpulkan, keahlian-keahlian dan sepak terjang Irhabi 007 dalam dunia Cyber Jihad meliputi ; keahlian di bidang hacking (membobol ke dalam sistem komputer) dan cracking (dapat melewati penjagaan keamaanan software). Beliau juga mengajarkan kaum muslimin bagaimana cara untuk menyembunyikan diri mereka sendiri dari deteksi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Komputer yang digunakan Irhabi 007 juga memiliki kemampuan membobol ke dalam server-server web yang tidak terproteksi dan menggunakan File Transfer Protocol (FTP), sebuah mekanisme untuk tukar-menukar file melalui Internet, untuk memposting file yang berhubungan dengan jihad. Teknik ini memungkinkan yang lainnya untuk mengakses secara cepat sejumlah besar file yang beliau posting ke server-server yang di hack. Di antara file-file Irhabi 007 yang disebarkan melalui metode ini adalah file klip-klip audio dan video pimpinan Al Qaeda, termasuk Syekh Usama bin Laden, Syekh Ayman al Zawahiri dan Syekh Abu Musab al Zarqawi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Irhabi 007 juga berkemampuan menggunakan jasa web hosting gratis, beberapa diantaranya berlokasi di Amerika Serikat, untuk membuat situs-situs web baru. Dalam kaitannya dengan bandwidth yang terbatas (jumlah dan kecepatan data yang dikirimkan) yang biasanya ditawarkan oleh jasa hosting gratis, jasa ini merupakan jasa paling utama yang digunakan beliau untuk memasang link kepada materi yang berlokasi di server-server lainnya, termasuk bermacam-macam situs FTP yang kendalinya telah dia ambil alih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa alamat Web yang dibuatnya merupakan variasi dari nicknamenya (nama panggilan, pent) saat online, seperti "erhabi", "007irhabi," dan "irhaby007;" dia menamakan dua dari situsnya yang lain "alqa3edah" (seperti Al Qaeda) dan "deadzionists" (matilah para zionis, pent). Para pengunjung situs ini bisa mengakses link-link untuk buku pedoman penggunaan senjata dan klip-klip audio dan video yang mendukung usaha-usaha Al Qaeda di Iraq dan Eropa, termasuk video-video pasukan Amerika yang dipenggal di Iraq.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam rangka untuk mengambil manfaat dari jasa web hosting yang lebih baik, yang tersedia bagi pelanggan yang membayar, Irhabi 007 menggunakan informasi kartu kredit dan kartu identitas pada musim panas 2005. Salah satu situs yang beliau buat dengan memanfaatkan informasi dikenal sebagai "alerhaab." Beliau menyatakan bahwa "alerhaab" digunakan oleh kelompok jihad sesungguhnya untuk mengirim materi-materi jihadi, tetapi informasi registrasi situs tersebut terdaftar atas nama seorang wanita Inggris yang tinggal di daerah London. Situs ini dapat menelusur balik kepada Irhabi 007 karena alamat email yang terdaftar di registrasi bukan atas nama wanita Inggris, tetapi benar-benar alamat yang digunakan oleh Irhabi 007. Beliau  mengulangi kecakapannya untuk mendaftarkan situs-situs web dengan informasi yang telah dimanfaatkannya secara cepat beberapa kali.  Sebagai contoh, situs "irhaab007" yang didaftarkan atas nama anggota pasukan Khusus Angkatan Darat Amerika Serikat yang tinggal di Pennsylvania.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada bulan Juli 2004, Irhabi 007 melakukan tindakan yang luar biasa berani menyita perhatian FBI ketika dia membajak server FTP yang dioperasikan oleh Departemen Jalan Raya Arkansas dan Transportasi menjelmakannya menjadi papan pesan Al Qaeda. Beliau memposting lusinan file audio dan video jihadi sehingga yang lainnya dapat dengan bebas mendownloadnya. File-file ini termasuk video-video yang dibuat oleh kelompok gabungan Al Qaeda di Saudi Arabia yang bertanggung jawab terhadap serangan atas perumahan yang didiami para karyawan luar negeri di Kerajaan pada bulan November 2003.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada bulan Agustus 2004 Irhabi 007 kembali menarik perhatian pelaksana hukum Austria karena memposting peta garasi bawah tanah di Vienna. Dalam kisaran waktu tersebut, pemerintah di Amerika Serikat dan Kerajaan Inggris, seperti halnya ahli-ahli di luar pemerintahan, dibuat kebingungan dengan sepak terjang Irhabi 007 di dunia maya. Mereka pun dengan serius berusaha melacak lokasi Irhaby 007 dengan dengan menggunakan beragam metode pelacakan.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang Legenda Cyber Jihad Yang Terus Hidup&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Takdir Allah pasti terjadi pada setiap hambaNya. Di bulan Oktober 2005, Irhabi 007 menghilang dari message boards. Nick Name Irhabi 007 tidak terlihat lagi on line di forum-forum jihad. Sebagian anggota pun mulai bertanya-tanya, apa yang terjadi dengan ‘pahlawan’ mereka. Teryata, pihak kepolisan Skotland Yard, Inggris, berhasil menahan seorang pemuda berusia 23 tahun yang berasal dari London Barat, bernama Younus At Tsouli. Penangkapan ini lebih banyak karena faktor keberuntungan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Awalnya, di bulan Oktober 2005, polisi Bosnia menahan beberapa orang pemuda di Sarajevo atas tuduhan terorisme. Selama penggeledahan apartemen mereka, pihak kepolisian juga membongkar dan mengacak-acak rekaman telepon dan email mereka. Dari sinilah penyelidikan juga mengarahkan polisi Inggris untuk menangkap Younus Tsouli, Waseem Mughal, dan Tariq Al-Daour, dengan dakwaan di bawah Undang-undang Terorisme Kerajaan Inggris. Tsouli dan Mughal didakwa dengan 10 pelanggaran, termasuk konspirasi pembunuhan, konspirasi untuk melakukan peledakan, konspirasi untuk memperoleh uang dengan melakukan penipuan, pengembangan dana dan memiliki artikel-artikel untuk tujuan terorisme. Sebelumnya, pihak kepolisian Inggris tidak mengetahui siapa Tsouli yang telah ditangkapnya itu. Tapi, bagaikan mendapat durian runtuh, Tim investigator Inggris akhirnya dengan gembira menyatakan mereka yakin bahwa Younus At Tsouli adalah Irhabi 007. Anehnya, sejauh ini tidak ada dakwaan yang secara langsung berkaitan dengan aktifitasnya sebagai Irhabi 007 di internet, tetapi dakwaan yang diberikan pada Tsouli sudah banyak sekali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang, sebagian orang akan beranggapan bahwa butuh waktu yang sangat lama bagi Younus At Tsouli alias Irhabi 007 untuk dapat on line kembali. Namun, pada kenyataannya, meski pun dia telah ditangkap, diadili, dan saat ini telah dijatuhi hukuman penjara oleh pemerintahan Inggris, namun nama Irhabi 007 sudah terlanjur menjadi legenda bagi dunia Cyber Jihad. Dalam forum-forum jihad Islam, bermunculan Copy Cat yang menggunakan nick name serupa atau paling tidak hampir sama dengan nick name beliau, misalnya Teroris 007, Mujahid 007, atau Terrorist. Juga situs-situs dengan nama Irhaby. Hal ini menunjukkan bahwa di dunia maya banyak yang mengagumi Irhaby 007.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebuah lembaga kontra terorisme bernama Institut SITE bahkan secara khusus membuat sebuah studi kasus tentang sepak terjang Irhabi 007 dengan cara memonitor dan kemudian menggabungkan antara forum yang terlindungi password dan berkomunikasi dengan komunitas jihad online.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebuah stasiun televisi juga telah membuat laporan tentang Irhabi 007, berbahasa Inggris, lengkap dengan analisa dan perspektif dari para pakar IT, pihak kepolisian, hingga kalangan awam. Semua ini menggambarkan pengaruh yang sangat luar biasa dalam bidang Cyber Jihad dari seorang Irhabi 007.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Irhaby 007 pun sudah membuat sebuah buku berjudul Panduan Menjadi Hacker Muslim yang ditulisnya sendiri dan telah tersebar di hampir seluruh forum-forum Islam. Bahkan, dengan sangat canggih Irhabi 007 telah mengantisipasi ketidakmunculannya (seakan tahu bahwa aktivitasnya beresiko terhadap penahanan dirinya). Beberapa bulan sebelumnya, Irhabi 007 mengeluarkan surat wasiatnya di internet. Di dalamnya ia menyediakan jaringan yang membantu keamanan internet dari para pengunjung dan keahlian menghack di tengah ketidakhadirannya, yakni sebuah rubrik bagi para mujahid mencari cara untuk melanjutkan pelayanan untuk tindakan berani mereka. Irhabi 007 mungkin telah ditangkap, tetapi warisan on linenya akan menghasilkan ribuan Irhabi 007 yang baru. Sungguh, nama Younus At Tsouli alias Irhabi 007 telah menjadi legenda bagi para mujahidin dalam dunia Cyber Jihad. Wallahu’alam bis showab!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Source:&lt;br /&gt;Jihad Magazine edisi II&lt;br /&gt;Rubrik Support Jihad Media&lt;br /&gt;Ar Rahmah Media Network&lt;br /&gt;http://ww.arrahmah.com&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4655265501355691680-7174497748801872280?l=www.pelajarsumedang.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.pelajarsumedang.co.cc/feeds/7174497748801872280/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.pelajarsumedang.co.cc/2009/07/irhabi-007-younus-at-tsouly-sang.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4655265501355691680/posts/default/7174497748801872280'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4655265501355691680/posts/default/7174497748801872280'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.pelajarsumedang.co.cc/2009/07/irhabi-007-younus-at-tsouly-sang.html' title='Irhabi 007 (Younus At Tsouly) : Sang Legenda Cyber Jihad'/><author><name>.: PELAJAR :.</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00615348961610885700</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4655265501355691680.post-7608172487936798268</id><published>2009-07-03T06:08:00.000-07:00</published><updated>2009-07-04T02:00:36.971-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Motivasi'/><title type='text'>Adakah Virus Merah Jambu ?</title><content type='html'>&lt;span class="awal"&gt;"H&lt;/span&gt;ati-hati dengan VMJ alias Virus Merah Jambu yang dapat merusak kekokohan jamaah." Demikianlah yang sering didengungkan di kalangan aktivis dakwah. Cinta dianggap sebagai virus. Cinta yang tumbuh sebelum menikah, dianggap kotor dan lebih ekstrim lagi harus dimatikan. Padahal manusia mana yang dapat mengendalikan datangnya cinta karena setiap hati ada dalam genggaman Allah. Cinta yang ada dalam diri setiap manusia adalah fitrah. Bahkan Allah yang menciptakan manusia berfirman tentang kecenderungan itu :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Dijadikan indah pada (pandangan) manusia kecintaan pada apa-apa yang diingini, yakni wanita wnita, anak-anak, harta yang bnyak dari jenis emas, perak, kuda pilihan dan sawah ladang ..." (QS. Ali Imran : 14)&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;"Dan diantara tanda-tanda kekuasaan-Nya adalah Dia&lt;br /&gt;menciptakan untukmu istri-istri dari jenismu sendiri ,&lt;br /&gt;supaya kamu cenderung dan merasa tentram kepadanya ,&lt;br /&gt;dan dijadikan-Nya diantara kamu rasa kasih sayang.&lt;br /&gt;Sesungguhnya pada yang demikian itu benar- benar&lt;br /&gt;terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berfikir. &lt;br /&gt;(Ar Rum ayat 21)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Islam tidak mengingkari perasaan cinta yang tumbuh pada diri manusia. Akan tetapi di dalam Islam cinta itu harus dijaga dan dilindungi dari kehinaan dan kekotoran. Cinta pada dasarnya adalah suci ,bukan sesuatu yang kotor. Dan pernikahan adalah bingkai yang dapat menjaga kesucian itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cinta tidak haram selama tidak menimbulkan kemaksiatan kepada-Nya. Inilah yang harus di garis bawahi karena seringkali dengan dalih cinta namun menghalalkan apa-apa yang Allah haramkan. Bermujahadahlah untuk menikahi. Karena seorang laki-laki yang shaleh itu, manakala ia memiliki kecenderungan kepada seorang wanita maka ia akan berusaha untuk menikahinya. Bukankah Allah menghalalkan jual beli, mengharamkan riba. Dan menghalalkan pernikahan,mengharamkan perzinaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siti Fatimah pernah berkata kepada Ali bin Abi Thalib, Wahai Ali sesungguhnya sebelum menikah,ada laki-laki di kota Mekkah ini yang sangat aku kagumi. &lt;br /&gt;Jadi engkau menyesal menikah denganku ? ujar Ali&lt;br /&gt;Tentu tidak,karena laki-laki itu adalah engkau.. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mari kita lihat pula kisah cinta spektakuler nan menggemparkan yang tercantum di dalam Al Qur'an,yaitu kisah Zulaikha dan Yusuf. Tidak tanggung-tanggung,laki-laki yang dicintai Zulaikha adalah seorang nabi ,nabi yang paling tampan! Dan kisah cinta itu bermuara dengan kesucian yang tetap terjaga yaitu dalam bingkai pernikahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibnu Qayyim Al Jauziyah mengatakan bahwa cinta yang kita bicarakan di sini adalah tentang cinta yang suci, dari seorang lelaki yang suci, yang tidak menginginkan agama dan kesucian dirinya serta pribadinya menjadi rusak, hubungan antara dirinya dengan Allah menjadi renggang. Inilah cinta orang-orang salaf yang mulia dan para imam yang terhormat. Inilah Ubaidillah bin Abdullah bin Utbah bin Mas'ud, salah seorang dari tujuh fuqaha yang jatuh cinta dan dia tidak mengingkarinya. Dia menganggap orang yang mencela cinta adalah orang yang zhalim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan Nabi saw, Abu Bakar,Utsman bin Affan dan Ali bin Abi Thalib juga biasa memberi pertolongan kepada orang-orang yang sedang dimabuk cinta agar dapat menikah dengan orang yang dicintainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang perlu diingat, janganlah kita terlalu bergantung kepada cinta manusia. Cinta tertinggi hanyalah kepada Allah. Lihatlah Bilal yang ketika melamar seorang wanita dan ditolak namun tak ada yang dikatakannya selain tetap bertakbir,memuji kebesaran Allah. Allahu Akbar. !&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak bisa dinafikkan bahwa manusia mencintai keindahan,namun hendaknya yang dicintai itu bukan sekedar keindahan fisik yang hakekatnya adalah hal semu yang dapat hilang ditelan masa. Keindahan utama yang patut dicintai adalah keindahan akhlak. Dan Islam sangat memuliakan manusia yang berakhlak baik. Bukankah Siti Khadijah memiliki kecenderungan kepada Rasulullah saw karena terpesona dengan kemuliaan akhlak beliau.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ungkapan seorang akh yang mencintai seorang akhwat, Sesungguhnya ana mencintainya karena Allah dan ana ingin agar cinta ini menjadi cinta yang benar di hadapan Allah. Lalu sang ikhwan bermujahadah untuk menikahinya ,dengan cara-cara yang Allah ridhai. Cinta sang ikhwan ini tidak layak kita cela ,justru harus kita hargai dan hormati karena bukankah ia tidak mengajak sang akhwat untuk berpacaran tetapi untuk menikah. Sebuah jalan yang suci yang didalamnya cinta bermuara ,ada tanggungjawab besar yang akan dipikul dan ada perjanjian yang kokoh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya, sesungguhnya cinta adalah fitrah. Cinta bukanlah sesuatu yang kotor atau memalukan. Dan jangan pernah menyebut cinta adalah virus. Tetapi katakanlah, cinta adalah karunia-Nya. Dan bermujahadahlah untuk menikahi orang yang kita cintai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(&lt;a href="http://www.hudzaifah.org/"&gt;sumber&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4655265501355691680-7608172487936798268?l=www.pelajarsumedang.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.pelajarsumedang.co.cc/feeds/7608172487936798268/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.pelajarsumedang.co.cc/2009/07/virus-merah-jambu.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4655265501355691680/posts/default/7608172487936798268'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4655265501355691680/posts/default/7608172487936798268'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.pelajarsumedang.co.cc/2009/07/virus-merah-jambu.html' title='Adakah Virus Merah Jambu ?'/><author><name>.: PELAJAR :.</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00615348961610885700</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4655265501355691680.post-6781404463026354797</id><published>2009-07-02T05:24:00.000-07:00</published><updated>2009-07-03T06:11:52.243-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Muhasabah'/><title type='text'>Sesungguhnya Cinta Itu (Tidak) Kontroversial</title><content type='html'>&lt;span class="awal"&gt;N&lt;/span&gt;ice Artikel dari : http://hari.000webhost.info&lt;br /&gt;Ingatkah saat Anda dulu jatuh cinta? Atau mungkin saat ini Anda tengah mengalaminya? Itulah yang sedang terjadi pada salah seorang sahabat saya. Akhir-akhir ini tingkah lakunya berubah drastis. Ia jadi suka termenung dan matanya sering menerawang jauh. Jemari tangannya sibuk ketak-ketik di atas tombol telpon genggamnya, sambil sesekali tertawa renyah, berbalas pesan dengan pujaan hatinya. Di lain waktu dia uring-uringan, namun begitu mendengar nada panggil polyphonic dari alat komunikasi kecil andalannya itu, wajahnya seketika merona. Lagu-lagu romantis menjadi akrab di telinganya. Penampilannya pun kini rapi, sesuatu yang dulu luput dari perhatiannya. Bahkan menurutnya nuansa mimpi pun sekarang lebih berbunga-bunga. Baginya semuanya jadi tampak indah, warna-warni, dan wangi semerbak.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Lebih mencengangkan lagi, di apartemennya bertebaran buku-buku karya Kahlil Gibran, pujangga Libanon yang banyak menghasilkan masterpiece bertema cinta. Tak cuma menghayati, kini dia pun menjadi penyair yang mampu menggubah puisi cinta. Sesekali dilantunkannya bait-bait syair. "Cinta adalah kejujuran dan kepasrahan yang total. Cinta mengarus lembut, mesra, sangat dalam dan sekaligus intelek. Cinta ibarat mata air abadi yang senantiasa mengalirkan kesegaran bagi jiwa-jiwa dahaga."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya tercenung melihat cintanya yang begitu mendalam. Namun, tak urung menyeruak juga sebersit kontradiksi yang mengusik lubuk hati. Sebagai manusia, wajar jika saya ingin merasakan totalitas mencintai dan dicintai seseorang seperti dia. Tapi bukankah kita diwajibkan untuk mencintai Allah lebih dari mencintai makhluk dan segala ciptaan-Nya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lantas apakah kita tidak boleh mencintai seseorang seperti sahabat saya itu? Bagaimana menyikapi cinta pada seseorang yang tumbuh dari lubuk hati? Apakah cinta itu adalah karunia sehingga boleh dinikmati dan disyukuri ataukah berupa godaan sehingga harus dibelenggu? Bagaimana sebenarnya Islam menuntun umatnya dalam mengapresiasi cinta? Tak mudah rasanya menemukan jawaban dari kontroversi cinta ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alhamdulillah, suatu hari ada pencerahan dari tausyiah dalam sebuah majelis taklim bulanan. Islam mengajarkan bahwa seluruh energi cinta manusia seyogyanya digiring mengarah pada Sang Khalik, sehingga cinta kepada-Nya jauh melebihi cinta pada sesama makhluk. Justru, cinta pada sesama makhluk dicurahkan semata-mata karena mencintai-Nya. Dasarnya adalah firman Allah SWT dalam QS Al Baqarah 165, "Dan di antara manusia ada orang-orang yang menyembah tandingan-tandingan selain Allah; mereka mencintainya sebagaimana mereka mencintai Allah. Adapun orang-orang yang beriman amat sangat cintanya kepada Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi Allah SWT telah menyampaikan pesan gamblang mengenai perbedaan dan garis pemisah antara orang-orang yang beriman dengan yang tidak beriman melalui indikator perasaan cintanya. Orang yang beriman akan memberikan porsi, intensitas, dan kedalaman cintanya yang jauh lebih besar pada Allah. Sedangkan orang yang tidak beriman akan memberikannya justru kepada selain Allah, yaitu pada makhluk, harta, atau kekuasaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Islam menyajikan pelajaran yang berharga tentang manajemen cinta; tentang bagaimana manusia seharusnya menyusun skala prioritas cintanya. Urutan tertinggi perasaan cinta adalah kepada Allah SWT, kemudian kepada Rasul-Nya (QS 33: 71). Cinta pada sesama makhluk diurutkan sesuai dengan firman-Nya (QS 4: 36), yaitu kedua orang ibu-bapa, karib-kerabat (yang mahram), anak-anak yatim, orang-orang miskin, tetangga yang dekat dan tetangga yang jauh, teman sejawat, ibnu sabil dan hamba sahaya. Sedangkan harta, tempat tinggal, dan kekuasaan juga mendapat porsi untuk dicintai pada tataran yang lebih rendah (QS 9: 24).&lt;br /&gt;Subhanallah!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perasaan cinta adalah abstrak. Namun perasaan cinta bisa diwujudkan sebagai perilaku yang tampak oleh mata. Di antara tanda-tanda cinta seseorang kepada Allah SWT adalah banyak bermunajat, sholat sunnah, membaca Al Qur’an dan berdzikir karena dia ingin selalu bercengkerama dan mencurahkan semua perasaan hanya kepada-Nya. Bila Sang Khaliq memanggilnya melalui suara adzan maka dia bersegera menuju ke tempat sholat agar bisa berjumpa dengan-Nya. Bahkan bila malam tiba, dia ikhlas bangun tidur untuk berduaan (ber-khalwat) dengan Rabb kekasihnya melalui shalat tahajjud. Betapa indahnya jalinan cinta itu!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak hanya itu. Apa yang difirmankan oleh Sang Khaliq senantiasa didengar, dibenarkan, tidak dibantah, dan ditaatinya. Kali ini saya baru mengerti mengapa iman itu diartikan sebagai mentaati segala perintah-Nya dan menjauhi segala larangan-Nya. Seluruh ayat-Nya dianggap sebagai sesuatu yang luar biasa sehingga seseorang yang mencintai-Nya merasa sanggup berkorban dengan jiwa, raga, dan harta benda demi membela agama-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Totalitas rasa cinta kepada Allah SWT juga merasuk hingga sekujur roh dan tubuhnya. Dia selalu mengharapkan rahmat, ampunan, dan ridha-Nya pada setiap tindak-tanduk dan tutur katanya. Rasa takut atau cemas selalu timbul kalau-kalau Dia menjauhinya, bahkan hatinya merana tatkala membayangkan azab Rabb-nya akibat kealpaannya. Yang lebih dahsyat lagi, qalbunya selalu bergetar manakala mendengar nama-Nya disebut. Singkatnya, hatinya tenang bila selalu mengingat-Nya. Benar-benar sebuah cinta yang sempurna.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Puji syukur ya Allah, saya menjadi lebih paham sekarang! Cinta memang anugerah yang terindah dari Maha Pencipta. Tapi banyak manusia keliru menafsirkan dan menggunakannya. Islam tidak menghendaki cinta dikekang, namun Islam juga tidak ingin cinta diumbar mengikuti hawa nafsu seperti kasus sahabat saya tadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika saja dia mencintai Allah SWT melebihi rasa sayang pada kekasihnya. Bila saja pujaan hatinya itu adalah sosok mukmin yang diridhai oleh-Nya. Dan andai saja gelora cintanya itu diungkapkan dengan mengikuti syariat-Nya yaitu bersegera membentuk keluarga sakinah, mawaddah, penuh rahmah dan amanah... Ah, betapa bahagianya dia di dunia dan akhirat...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alangkah indahnya Islam! Di dalamnya ada syariat yang mengatur bagaimana seharusnya manusia mengelola perasaan cintanya, sehingga menghasilkan cinta yang lebih dalam, lebih murni, dan lebih abadi. Cinta seperti ini diilustrasikan dalam sebuah syair karya Ibnu Hasym, seorang ulama sekaligus pujangga dan ahli hukum dari Andalusia Spanyol dalam bukunya Kalung Burung Merpati (Thauqul Hamamah), "Cinta itu bagaikan pohon, akarnya menghujam ke tanah dan pucuknya banyak buah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;"Robbanaa Hablanaa Min Azwajinaa Wa Dzurriyaatinaa Qurrota A'yaun Waj'alnaa Lilmuttaqiina Imama"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4655265501355691680-6781404463026354797?l=www.pelajarsumedang.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.pelajarsumedang.co.cc/feeds/6781404463026354797/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.pelajarsumedang.co.cc/2009/07/afwan-ana-stop-posting-dulu.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4655265501355691680/posts/default/6781404463026354797'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4655265501355691680/posts/default/6781404463026354797'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.pelajarsumedang.co.cc/2009/07/afwan-ana-stop-posting-dulu.html' title='Sesungguhnya Cinta Itu (Tidak) Kontroversial'/><author><name>.: PELAJAR :.</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00615348961610885700</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4655265501355691680.post-1197133419245256629</id><published>2009-06-29T23:09:00.000-07:00</published><updated>2009-07-02T09:26:29.411-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Studi'/><title type='text'>Beasiswa Pendidikan</title><content type='html'>&lt;span class="awal"&gt;N&lt;/span&gt;ew...!&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;ISLAMIC ICT SCHOOL&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Fullday and Boarding System&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Selayang Pandang SMK Nur Madinah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;TUJUAN INSTUTISIONAL&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bismillahirrahmanirrahim.&lt;br /&gt;Abad 21 adalah era globalisasi. Masyarakat, khususnya kaum muslimin sedang dihadapkan pada perubahan-perubahan cepat yang tak menentu sebagai akibat dari pembauran budaya melalui derasnya arus informasi yang didukung semakin canggihnya teknologi informasi dan komunikasi.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Kekhawatiran terhadap tergerusnya aqidah dan akhlaq kaum muslimin semakin menguat ketika pada saat yang sama pembauran dalam pasar bebas mendorong persaingan yang sangat ketat dalam lapangan kerja. Siapa yang tak berkualitas akan tersisih dan menjadi ’sampah-sampah’ dalam arus deras globalisasi.&lt;br /&gt;Upaya untuk menghubungkan secara linear antara pendidikan Islami yang tangguh dengan realitas kehidupan yang penuh ancaman terhadap aqidah dan akhlaq generasi muda kaum muslimin  menjadi mutlak untuk segera diwujudkan. Tujuannya jelas, yaitu menyiapkan generasi muslim yang beraqidah lurus, beribadah benar, berakhlaq mulia, dan memahami teknologi informasi dan komunikasi secara komprehensif serta dapat mengaplikasikannya untuk kemaslahatan umat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;PROGRAM INTI DAN KURIKULUM&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Program inti yang dikembangkan adalah sekolah menengah kejuruan (vocatioanal high school) dalam bidang keahlian teknologi informasi dan komunikasi. Sedangkan program keahlian yang baru dibuka adalah  REKAYASA PERANGKAT LUNAK dan TEKNIK KOMPUTER DAN JARINGAN.&lt;br /&gt;Kurikulum yang dikembangkan merupakan hasil pemaduan (integrated) antara KTSP SMK Bidang Keahlian Teknologi Informasi dan Komunikasi dengan Kurikulum Berbasis Ilmu-ilmu Keislaman, seperti: Al-Quran dan Al-Hadits dengan disiplin keilmuannya, Aqidah, Fiqh, Siroh Nabawiyah, dan lain-lain.&lt;br /&gt;Selain itu, untuk menghadapi era globalisasi, peserta didik diberikan penguatan dalam penguasaan bahasa internasional, terutama bahasa Arab dan Inggris.&lt;br /&gt;Adapun untuk mendukung penguasaan basic knowledge and technology, proses pembelajaran akan dikembangkan melalui interrelasi efektif guru-siswa yang disesuaikan dengan tujuan pembelajaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Bidang Keahlian Teknik Informasi dan Komunikasi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mampu mengoperasikan PC (Personal Computer).&lt;br /&gt;Mampu mengoperasikan sistem operasi  soft ware.&lt;br /&gt;Mampu menggunakan teknologi komputer untuk mengolah data, keperluan sehari-hari serta keperluan yang terkait dengan kebutuhan dunia kerja.&lt;br /&gt;Mampu merancang dan mendesign  web.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Bidang Keahlian Ilmu-ilmu Keislaman&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memiliki aqidah yang benar (shahihah) dan berakhlaqul karimah berdasarkan nilai-nilai Al-Quran dan As-Sunnah.&lt;br /&gt;Memiliki semangat keilmuan keislaman yang tinggi, ikhlas, dan qona’ah.&lt;br /&gt;Mampu membaca Al-Quran secara tartil dan menghafalnya minimal 5 juz.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Bidang Kebahasaan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aktif berbahasa Arab.&lt;br /&gt;Menguasai Bahasa Inggris minimal 450 kosa-kata&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;Beasiswa Pendidikan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SMK Nur Madinah memberikan fasilitas bea siswa pendidikan bagi siswa yang memenuhi salah satu kategori  sebagai berikut:&lt;br /&gt;1.     Memiliki nilai rata-rata Rapor SMP minimal 7,00 pada setiap tingkatannya&lt;br /&gt;2.    Memiliki hapalan minimal 2 Juz pada tahun pertama pembelajaran.&lt;br /&gt;2.    Mampu meningkatkan hapalan minimal 1 Juz pada setiap tahun pembelajaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beasiswa berupa BEASISWA UANG PANGKAL dan BEASISWA PENUH&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*Informasi beasiswa dapat ditanyakan pada saat pendaftaran&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Penerimaan Siswa Baru 2009-2010&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;KETENTUAN UMUM&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Laki-laki muslim&lt;br /&gt;2. Usia maksimal 18 tahun&lt;br /&gt;3. Mendapat persetujuan orang tua atau wali&lt;br /&gt;4. Membayar uang pendaftaran (Rp. 100.000,-)&lt;br /&gt;5. Mengisi formulir pendaftaran&lt;br /&gt;6. Mengikuti penelusuran bakat dan minat melalui wawancara&lt;br /&gt;7. Mengikuti penelurusan pencapaian tugas perkembangan melalui pengisian Instrumen Tugas Perkembangan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;KELENGKAPAN BERKAS PENDAFTARAN&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Fotokopi rapor kelas VII – IX SMP&lt;br /&gt;2. Bukti kesehatan dari puskesmas atau dokter setempat&lt;br /&gt;3. Fotokopi Akta Kelahiran (2 lembar)&lt;br /&gt;4. Fotokopi Ijazah SMP (legalisir)&lt;br /&gt;5. Pasfoto hitam putih ukuran  : 3 x 4  (4 lembar)  2 x 3  (4 lembar)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;WAKTU DAN TEMPAT PENDAFTARAN&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;29 Juni – 10 Juli 2009&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari Senin – Jum’at Pukul. 09.00 – 15.00 WIB&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kampus Nur Madinah Islamic ICT School&lt;br /&gt;Jl. Asri Ciparungpung  RT 07/07 No. 2&lt;br /&gt;Padasuka, Bandung&lt;br /&gt;Telp. (022) 92899396 (Rahmat Tena)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Kunjungi : [&lt;a href="http://nurmadinah.sch.id/"&gt;Klik&lt;/a&gt;]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4655265501355691680-1197133419245256629?l=www.pelajarsumedang.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.pelajarsumedang.co.cc/feeds/1197133419245256629/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.pelajarsumedang.co.cc/2009/06/penerimaan-siswa-baru-2009-2010.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4655265501355691680/posts/default/1197133419245256629'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4655265501355691680/posts/default/1197133419245256629'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.pelajarsumedang.co.cc/2009/06/penerimaan-siswa-baru-2009-2010.html' title='Beasiswa Pendidikan'/><author><name>.: PELAJAR :.</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00615348961610885700</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4655265501355691680.post-3490016222452053289</id><published>2009-06-27T06:11:00.000-07:00</published><updated>2009-06-29T23:15:25.106-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kisah'/><title type='text'>Sang Penjagal Manusia Masuk Surga</title><content type='html'>&lt;span class="awal"&gt;K&lt;/span&gt;isah yang bertabur Hikmah. ..Mari kita simak bersama,&lt;br /&gt;...............                                           &lt;br /&gt;Hadist Riwayat Bukhari &amp;amp; muslim...&lt;br /&gt;" Dahulu di kalangan orang-orang yang sebelum kalian (yakni kaum Bani Israil) ada seorang lelaki yang telah membunuh 99 orang. Lelaki ini telah berlumuran darah.&lt;br /&gt;Jari-jemarinya, pakaiannya, tangan, dan pedangnya, semuanya basah oleh darah, karena telah membunuh 99 orang dari kalangan orang-orang yang jiwanya terpelihara. Padahal seandainya semua penduduk bumi dan penduduk langit bersatu-padu untuk membunuh seorang lelaki muslim, tentulah Allah akan mencampakkan mereka semuanya dengan muka di bawah ke dalam neraka.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Maka terlebih lagi dengan seseorang yang datang dengan pedang yang terhunus, sikap yang kejam, jahat, lagi emosi, akhirnya dia membunuh 99 orang.&lt;br /&gt;Lelaki pelaku kejahatan ini telah melumuri dirinya dengan darah banyak orang dan membinasakan banyak jiwa yang diharamkan oleh Allah membunuhnya serta mencabut nyawa mereka. Sesudah dirinya berlumuran dengan kejahatan dan dosa besar ini, ia menyadari kesalahannya terhadap Allah. Ia pun ber­pikir tentang hari pertemuannya dengan Allah nanti, teringat saat hari kedatangannya kepada Allah untuk mempertanggungjawab­kan semua dosanya. Dia meyakini bahwa tiada yang mengampuni dosa, yang menghukumnya, yang menghisabnya, dan yang membenci seorang hamba karena dosa, kecuali hanya Allah Subhanahu wa Ta’ala.&lt;br /&gt;Selanjutnya, ia berpikir untuk kembali dan bertaubat kepadaNya agar Dia membebaskannya dari neraka.                                         &lt;br /&gt;" Sesungguhnya para raja pun&lt;br /&gt;bila budak-budaknya telah beruban dalam perbudakannya mereka pasti akan memerdekakannya&lt;br /&gt;dengan pembebasan yang baik&lt;br /&gt;Dan Engkau, wahai penciptaku, jauh lebih murah daripada itu&lt;br /&gt;Sekarang sungguh aku telah beruban dalam penghambaan diri maka bebaskanlah diriku dari neraka "&lt;br /&gt;Maka keluarlah ia dengan pakaian yang berlumuran darah, sedang pedangnya masih meneteskan darah segar dan jari­jemarinya berbelepotan darah. Ia datang bagaikan seorang yang mabuk, terkejut, lagi ketakutan seraya bertanya-tanya kepada semua orang: “Apakah aku masih bisa diampuni?”&lt;br /&gt;Orang-orang berkata kepadanya: “Kami akan menunjukkanmu kepada seorang rahib yang tinggal di kuilnya, maka sebaiknya kamu pergi ke sana dan tanyakanlah kepadanya apakah dirimu masih bisa diampuni.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia menyadari bahwa tiada yang dapat memberi fatwa dalam masalah ini, kecuali hanya orang-orang yang ahli dalam hukum Allah. Ia pun pergi ke sana, ke tempat rahib itu, seorang ahli ibadah dari kalangan kaum Bani Israil yang belum pernah merasakan manisnya ilmu dan tidak pernah membekali dirinya dengan pengetahuan, penelitian, dan penguasaan terhadap masalah­masalah agama. Dia hanya melakukan ibadahnya menurut tata cara yang dibuat-buatnya sendiri tanpa ada dalil, baik dari syari’at maupun agama.&lt;br /&gt;"Dan mereka mengada-adakan kerahiban, padahal kami tidak mewajibkannya kepada mereka, tetapi (mereka sendirilah yang mengada­adakannya) untuk mencari keridhaan Allah, lalu mereka tidak meme­liharanya dengan pemeliharaan yang semestinya”. (QS. AL-HADIID (57): 27)&lt;br /&gt;Sesungguhnya agama itu bila tidak dibarengi dengan cahaya hidayah dan ilmu, sama dengan kesesatan dan bid’ah yang bertumpang-tindih antara yang satu dan yang lainnya.&lt;br /&gt;Ia pun pergi dengan langkah yang cepat dengan penuh penyesalan karena dosa-dosa yang telah dilakukannya, lalu ia mengetuk pintu kuil si rahib tersebut.&lt;br /&gt;Rahib tersebut mengharamkan kepada dirinya sendiri : daging, makanan yang baik, pakaian yang baik, dan kawin, padahal Allah tidak mengharamkan semuanya itu atas dirinya. Dia lakukan hal tersebut karena kejahilannya tentang maksud Allah Subhanahu wa Ta’ala. Ia pun keluar menyambutnya.&lt;br /&gt;Lelaki penjahat ini masuk dan ternyata pakaiannya masih berlumuran darah segar, membuat si rahib kaget dan terkejut bukan kepalang. Si rahib berkata : “Aku berlindung kepada Allah dari kejahatanmu.”&lt;br /&gt;Sambutan ini jelas bukan tata cara yang biasa digunakan oleh para ulama dan para da’i yang menghendaki hidayah bagi manusia, karena pintu Allah selalu terbuka ; pemberiannya senantiasa datang dan pergib; pahala-Nya dianugerahkan ; tangan kekuasaan­Nya senantiasa terbuka pada malam hari untuk menerima taubat orang-orang yang berdosa pada siang harinya, dan senantiasa terbuka pada siang hari untuk menerima taubat orang-orang yang berdo’a pada malam harinya, hingga matahari terbit dari arah tenggelamnya (hari Kiamat).&lt;br /&gt;Si penjahat bertanya: “Wahai rahib ahli ibadah, aku telah mem­bunuh 99 orang, maka masih adakah jalan bagiku untuk bertaubat?”&lt;br /&gt;Rahib yang jahil itu spontan menjawab: “Tiada taubat bagimu!”&lt;br /&gt;Mahasuci Allah, apakah engkau menutup pintu yang selalu dibuka oleh Allah? Apakah engkau memutuskan tali yang telah dijulurkan oleh Allah? Apakah engkau mencegah hujan yang telah diturunkan oleh Allah? Apakah engkau menutup jalan masuk yang telah dibuat oleh Allah?&lt;br /&gt;Padahal Allahlah yang menciptakan ; Allahlah yang telah menetapkan ; Allahlah yang memberikan ampunan ; Allahlah yang menghisab ; dan Allahlah yang berbisik kepada seorang hamba pada hari yang tiada bermanfaat lagi harta benda dan anak-anak, kecuali orang yang menghadap kepada Allah dengan hati yang bersih, lalu Allah menyuruhnya mengakui dosa-dosanya, kemudian Allah mengampuninya jika Dia menghendaki. Maka apakah urusanmu, hai rahib, sehingga engkau ikut campur dalam urusan antara para hamba dan Tuhannya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah engkau memang seorang yang ahli untuk memberi fatwa dalam masalah ini? Bukan, engkau bukanlah seorang yang ahli dalam bidang ini. Hal ini hanya bisa ditangani oleh para ulama yang mengamalkan ilmunya lagi mengetahui tujuan syari’at-Nya.&lt;br /&gt;Akhirnya, si penjahat ini putus asa memandang kehidupan ini. Di matanya dunia ini terasa gelap ; kehendak dan tekadnya melemah ; dan keindahan yang terlihat di wajahnya menjadi buruk. Ia pun mengangkat pedangnya dan membunuh rahib ini sebagai balasan yang setimpal untuknya guna menggenapkan 100 orang manusia yang telah dibunuhnya.&lt;br /&gt;Selanjutnya, ia keluar menemui orang-orang guna menanyakan kembali kepada mereka, bukan karena alasan apa pun, melainkan karena jiwanya sangat menginginkan untuk taubat dan kembali ke jalan Tuhannya serta menghadap kepada-Nya.&lt;br /&gt;Ia bertanya kepada mereka: “Masih adakah jalan untuk ber­taubat bagiku?”&lt;br /&gt;Mereka menjawab: “Kami akan menunjukkanmu kepada Fulan bin Fulan, seorang ulama, bukan seorang rahib, yang ahli tentang hukum Tuhan.”&lt;br /&gt;Si penjahat itu pergi menemui orang alim itu yang saat itu berada di majelisnya sedang mengajari generasi dan mendidik umat.&lt;br /&gt;Orang alim itu pun tersenyum menyambut kedatangannya.&lt;br /&gt;Begitu melihatnya, ia langsung menyambutnya dengan hangat dan mendudukkannya di sebelahnya setelah memeluk dan menghormatinya. Ia bertanya: “Apakah keperluanmu datang kemari?”&lt;br /&gt;Ia menjawab: “Aku telah membunuh 100 orang yang terpelihara darahnya, maka masih adakah jalan taubat bagiku?”&lt;br /&gt;Orang alim itu balik bertanya: “Lalu siapakah yang menghalang-halangi antara kamu dengan taubat dan siapakah yang mencegahmu dari melakukan taubat? Pintu Allah terbuka lebar bagimu, maka bergembiralah dengan ampunan ; bergembiralah dengan perkenan dari-Nya ; dan bergembiralah dengan taubat yang mulus.”&lt;br /&gt;Ia berkata: “Aku mau bertaubat dan memohon ampun kepada Allah.”&lt;br /&gt;Orang alim berkata: “Aku memohon kepada Allah semoga Dia menerima taubatmu.”&lt;br /&gt;Selanjutnya, orang alim itu berkata kepadanya: “Sesungguhnya engkau tinggal di kampung yang jahat, karena sebagian kampung dan sebagian kota itu adakalanya memberikan pengaruh untuk berbuat kedurhakaan dan kejahatan bagi para penghuninya. Barang siapa yang lemah imannya di tempat seperti ini, maka ia akan mudah berbuat durhaka dan akan terasa ringanlah baginya semua dosa, serta menggampangkannya untuk melakukan tindakan menentang Tuhannya, sehingga akhirnya ia terjerumus ke dalam kegelapan lembah dan jurang kesesatan. Akan tetapi, apabila suatu masyarakat yang di dalamnya ditegakkan amar ma’ruf dan nahi mungkar, maka akan tertutuplah semua pintu kejahatan bagi para hamba.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Oleh karena itu, keluarlah kamu dari kampung yang jahat itu menuju ke kampung yang baik. Gantikanlah tempat tinggalmu yang lalu dengan kampung yang baik dan bergaullah kamu dengan para pemuda yang shalih yang akan menolong dan membantumu untuk bertaubat.”&lt;br /&gt;Si pembunuh itu pun pergi dengan langkah yang cepat dan hati yang gembira dengan berita dan pengharapan ini. Ketika ia telah berada di tengah jalan, ia jatuh sakit dan sekaratul maut datang menjemputnya.&lt;br /&gt;“Dan datanglah sakaratul maut yang sebenar-benarnya. Itulah yang kamu selalu lari darinya.” (QS. QAAF (50): 19)&lt;br /&gt;Selanjutnya, dia mengucapkan kalimat Laa ilaaha illallah... lalu meninggal dunia. Dia belum pernah shalat, belum pernah puasa, belum pernah bershadaqah, belum pernah zakat, dan belum pernah mengerjakan kebaikan sama sekali, tetapi dia kembali kepada Allah dengan bertaubat, menyesal, berharap, dan takut kepada-Nya.&lt;br /&gt;Maka datanglah malaikat rahmat dan malaikat adzab untuk mengambil dan menerima nyawanya dari malaikat maut yang mencabutnya. Mereka terlibat perselisihan yang sengit dalam memperebutkannya. Malaikat rahmat berkata: “Sesungguhnya dia datang untuk bertaubat dan menghadap kepada Allah menuju kepada kehidupan yang taat, kembali kepada Allah, dan dilahirkan kembali melalui taubatnya itu. Oleh karena itu, dia adalah bagian kami.”&lt;br /&gt;Malaikat adzab berkata: “Sesungguhnya dia belum pernah melakukan suatu kebaikan pun. Dia tidak pernah sujud, Tidak pernah shalat, tidak pernah zakat, dan tidak pernah bershadaqah, maka dengan alasan apakah dia berhak mendapatkan rahmat? Bahkan dia termasuk bagian kami.”&lt;br /&gt;Allah pun mengirimkan malaikat lain dari langit untuk melerai persengketaan mereka. Selanjutnya, malaikat yang baru diutus itu pun datang kepada mereka yang telah menjadi dua golongan yang bertengkar.&lt;br /&gt;Malaikat yang baru berkata kepada mereka: ”Tahanlah oleh kalian. Sesungguhnya solusinya menurutku ialah hendaklah kalian sama-sama mengukur jarak antara lelaki ini dan tanah yang ia tinggalkan, yaitu kampung yang jahat, dan jarak antara dia dan kampung yang ditujunya, yaitu kampung yang baik.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika mereka sedang sama-sama mengukur, Allah memerintahkan kepada kampung yang jahat untuk menjauh dan kepada kampung yang baik untuk mendekat.&lt;br /&gt;Menurut riwayat lain disebutkan bahwa sesungguhnya lelaki pembunuh 100 orang ini menonjolkan dadanya ke arah kampung yang baik. Akhirnya, mereka menjumpai mayat lelaki jahat ini lebih dekat kepada penduduk kampung yang baik dan mereka memutuskan bahwa lelaki ini adalah bagian untuk malaikat rahmat. Malaikat rahmat pun mengambilnya untuk dimasukkan ke dalam surga.&lt;br /&gt;SubhanaAllah...!   Allah Maha Pengampun...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(KISAH LELAKI INI DISEBUTKAN DALAM SHAHIH BUKHARI NO. 3395, SHAHIH MUSLIM NO. 6957, DAN AHMAD NO.10924)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4655265501355691680-3490016222452053289?l=www.pelajarsumedang.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.pelajarsumedang.co.cc/feeds/3490016222452053289/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.pelajarsumedang.co.cc/2009/06/kisah-si-pembunuh-99-orang.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4655265501355691680/posts/default/3490016222452053289'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4655265501355691680/posts/default/3490016222452053289'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.pelajarsumedang.co.cc/2009/06/kisah-si-pembunuh-99-orang.html' title='Sang Penjagal Manusia Masuk Surga'/><author><name>.: PELAJAR :.</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00615348961610885700</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4655265501355691680.post-8851776912056410740</id><published>2009-06-21T23:26:00.000-07:00</published><updated>2009-06-27T06:14:04.646-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Spesial'/><title type='text'>Persahabatan (Sahabat Sejati)</title><content type='html'>&lt;span class="awal"&gt;A&lt;/span&gt;pa yang kita alami demi teman kadang-kadang melelahkan&lt;br /&gt;dan menjengkelkan, tetapi itulah yang membuat persahabatan&lt;br /&gt;mempunyai nilai yang indah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Persahabatan sering menyuguhkan beberapa cobaan, tetapi&lt;br /&gt;persahabatan sejati bisa mengatasi cobaan itu bahkan&lt;br /&gt;bertumbuh bersama karenanya…&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Persahabatan tidak terjalin secara otomatis tetapi&lt;br /&gt;membutuhkan proses yang panjang seperti besi menajamkanbesi,&lt;br /&gt;demikianlah sahabat menajamkan sahabatnya. Persahabatan&lt;br /&gt;diwarnai dengan berbagai pengalaman suka dan duka, dihibur-disakiti,&lt;br /&gt;diperhatikan-dikecewakan, didengar-diabaikan, dibantu-ditolak,&lt;br /&gt;namun semua ini tidak pernah sengaja dilakukan&lt;br /&gt;dengan tujuan kebencian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang sahabat tidak akan menyembunyikan kesalahan&lt;br /&gt;untuk menghindari perselisihan, justru karena kasihnya&lt;br /&gt;ia memberanikan diri menegur apa adanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sahabat tidak pernah membungkus pukulan dengan ciuman,&lt;br /&gt;tetapi menyatakan apa yang amat menyakitkan&lt;br /&gt;dengan tujuan sahabatnya mau berubah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Proses dari teman menjadi sahabat membutuhkan usaha&lt;br /&gt;pemeliharaan dari kesetiaan, tetapi bukan pada saat kita&lt;br /&gt;membutuhkan bantuan barulah kita memiliki motivasi&lt;br /&gt;mencari perhatian, pertolongan dan pernyataaan kasih&lt;br /&gt;dari orang lain, tetapi justru ia beriinisiatif memberikan&lt;br /&gt;dan mewujudkan apa yang dibutuhkan oleh sahabatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kerinduannya adalah menjadi bagian dari kehidupan sahabatnya,&lt;br /&gt;karena tidak ada persahabatan yang diawali dengan sikap egoistis.&lt;br /&gt;Semua orang pasti membutuhkan sahabat sejati,&lt;br /&gt;namun tidak semua orang berhasil mendapatkannya.&lt;br /&gt;Banyak pula orang yang telah menikmati indahnya persahabatan, namun&lt;br /&gt;ada juga yang begitu hancur karena dikhianati sahabatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa hal seringkali menjadi penghancur&lt;br /&gt;persahabatan antara lain :&lt;br /&gt;1. Masalah bisnis UUD (Ujung-Ujungnya Duit)&lt;br /&gt;2. Ketidakterbukaan&lt;br /&gt;3. Kehilangan kepercayaan&lt;br /&gt;4. Perubahan perasaan antar lawan jenis&lt;br /&gt;5. Ketidaksetiaan.&lt;br /&gt;Tetapi penghancur persahabatan ini telah berhasil dipatahkan&lt;br /&gt;oleh sahabat-sahabat yang teruji kesejatian motivasinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Renungkan :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;**Mempunyai satu sahabat sejati lebih berharga dari seribu teman yang mementingkan diri sendiri&lt;br /&gt;“Dalam masa kejayaan, teman2 mengenal kita. Dalam kesengsaraan, kita mengenal teman2 kita.”**&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Tambahan :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Siapakah Sahabat Sejati?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sahabat sejati adalh ia yang mengetahui kelemahanmu&lt;br /&gt;lalu memberimu kekuatan&lt;br /&gt;Sahabat sejati dalah ia yang mengetahui kelebihanmu&lt;br /&gt;lalu memberimu dukungan&lt;br /&gt;Sahabat sejati adalah ia yang mengetahui masalahmu&lt;br /&gt;lalu memberimu bantuan dan pengertian&lt;br /&gt;Sahabat sejati adalah ia yang mengetahui kesedihanmu&lt;br /&gt;lalu memberimu kegembiraan&lt;br /&gt;Sahabat sejati adalah ia yang mengetahui cita-citamu&lt;br /&gt;lalu memberimu semangat dan dorongan&lt;br /&gt;Sahabat sejati adalah ia yang mengetahui kebodohanmu&lt;br /&gt;lalu memberimu pengetahuan&lt;br /&gt;Sahabat sejati adalah i yang mengetahui kealpaanmu&lt;br /&gt;lalu memberimu peringatan dan petunjuk&lt;br /&gt;Sahabat sejati adalah ia yang ADA SAAT KAU BAHAGIA DAN TETAP BERSAMA SAAT KAU BERDUKA.....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Wallohu Waliyyuttaufiq.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;*Diedit dari berbagai sumber.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4655265501355691680-8851776912056410740?l=www.pelajarsumedang.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.pelajarsumedang.co.cc/feeds/8851776912056410740/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.pelajarsumedang.co.cc/2009/06/persahabatan-sahabat-sejati.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4655265501355691680/posts/default/8851776912056410740'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4655265501355691680/posts/default/8851776912056410740'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.pelajarsumedang.co.cc/2009/06/persahabatan-sahabat-sejati.html' title='Persahabatan (Sahabat Sejati)'/><author><name>.: PELAJAR :.</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00615348961610885700</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4655265501355691680.post-4177973061441045571</id><published>2009-06-18T05:48:00.000-07:00</published><updated>2009-06-21T23:25:59.202-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Muhasabah'/><title type='text'>Dakwah Ini Tidak Akan Pernah Dapat Dipikul Oleh Orang-Orang Yang Manja</title><content type='html'>&lt;span class="awal"&gt;W&lt;/span&gt;ahai Saudaraku yang dikasihi Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perjalanan dakwah yang kita lalui ini bukanlah perjalanan yang banyak ditaburi kegemerlapan dan kesenangan. Ia merupakan perjalanan panjang yang penuh tantangan dan rintangan berat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Telah banyak sejarah orang-orang terdahulu sebelum kita yang merasakan manis getirnya perjalanan dakwah ini. Ada yang disiksa, ada pula yang harus berpisah kaum kerabatnya. Ada pula yang diusir dari kampung halamannya. Dan sederetan kisah perjuangan lainnya yang telah mengukir bukti dari pengorbanannya dalam jalan dakwah ini. Mereka telah merasakan dan sekaligus membuktikan cinta dan kesetiaan terhadap dakwah.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cobalah kita tengok kisah Dzatur Riqa’ yang dialami sahabat Abu Musa Al Asy’ari dan para sahabat lainnya –semoga Allah swt. meridhai mereka. Mereka telah merasakannya hingga kaki-kaki mereka robek dan kuku tercopot. Namun mereka tetap mengarungi perjalanan itu tanpa mengeluh sedikitpun. Bahkan, mereka malu untuk menceritakannya karena keikhlasan dalam perjuangan ini. Keikhlasan membuat mereka gigih dalam pengorbanan dan menjadi tinta emas sejarah umat dakwah ini. Buat selamanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengorbanan yang telah mereka berikan dalam perjalanan dakwah ini menjadi suri teladan bagi kita sekalian. Karena kontribusi yang telah mereka sumbangkan untuk dakwah ini tumbuh bersemi. Dan, kita pun dapat memanen hasilnya dengan gemilang. Kawasan Islam telah tersebar ke seluruh pelosok dunia. Umat Islam telah mengalami populasi dalam jumlah besar. Semua itu karunia yang Allah swt. berikan melalui kesungguhan dan kesetiaan para pendahulu dakwah ini. Semoga Allah meridhai mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Duhai saudaraku yang dirahmati Allah swt.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Renungkanlah pengalaman mereka sebagaimana yang difirmankan Allah swt. dalam surat At-Taubah: 42.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau yang kamu serukan kepada mereka itu keuntungan yang mudah diperoleh dan perjalanan yang tidak berapa jauh, pastilah mereka mengikutimu. Tetapi tempat yang dituju itu amat jauh terasa oleh mereka, mereka akan bersumpah dengan (nama) Allah, “Jika kami sanggup tentulah kami berangkat bersama-samamu.” Mereka membinasakan diri mereka sendiri dan Allah mengetahui bahwa sesungguhnya mereka benar-benar orang-orang yang berdusta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka juga telah melihat siapa-siapa yang dapat bertahan dalam mengarungi perjalanan yang berat itu. Hanya kesetiaanlah yang dapat mengokohkan perjalanan dakwah ini. Kesetiaan yang menjadikan pemiliknya sabar dalam menghadapi cobaan dan ujian. Menjadikan mereka optimis menghadapi kesulitan dan siap berkorban untuk meraih kesuksesan. Kesetiaan yang menghantarkan jiwa-jiwa patriotik untuk berada pada barisan terdepan dalam perjuangan ini. Kesetiaan yang membuat pelakunya berbahagia dan sangat menikmati beban hidupnya. Setia dalam kesempitan dan kesukaran. Demikian pula setia dalam kelapangan dan kemudahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saudaraku seperjuangan yang dikasihi Allah swt.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebaliknya orang-orang yang rentan jiwanya dalam perjuangan ini tidak akan dapat bertahan lama. Mereka mengeluh atas beratnya perjalanan yang mereka tempuh. Mereka pun menolak untuk menunaikannya dengan berbagai macam alasan agar mereka diizinkan untuk tidak ikut. Mereka pun berat hati berada dalam perjuangan ini dan akhirnya berguguran satu per satu sebelum mereka sampai pada tujuan perjuangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penyakit wahan telah menyerang mental mereka yang rapuh sehingga mereka tidak dapat menerima kenyataan pahit sebagai risiko dan sunnah dakwah ini. Malah mereka menggugatnya lantaran anggapan mereka bahwa perjuangan dakwah tidaklah harus mengalami kesulitan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesungguhnya yang akan meminta izin kepadamu, hanyalah orang-orang yang tidak beriman kepada Allah dan hari kemudian, dan hati mereka ragu-ragu, karena itu mereka selalu bimbang dalam keragu-raguannya. Dan jika mereka mau berangkat, tentulah mereka menyiapkan persiapan untuk keberangkatan itu, tetapi Allah tidak menyukai keberangkatan mereka, maka Allah melemahkan keinginan mereka, dan dikatakan kepada mereka: “Tinggallah kamu bersama orang-orang yang tinggal itu.” (At-Taubah: 45-46)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesetiaan yang ada pada mereka merupakan indikasi kuat daya tahannya yang tangguh dalam dakwah ini. Sikap ini membuat mereka stand by menjalankan tugas yang terpikul di pundaknya. Mereka pun dapat menunaikan tugas dengan sebaik-baiknya. Bila ditugaskan sebagai prajurit terdepan dengan segala akibat yang akan dihadapinya, ia senantiasa berada pada posnya tanpa ingin meninggalkannya sekejap pun. Atau bila ditempatkan pada bagian belakang, ia akan berada pada tempatnya tanpa berpindah-pindah. Sebagaimana yang disebutkan Rasulullah saw. dalam beberapa riwayat tentang prajurit yang baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wahai Saudaraku yang dirahmati Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Marilah kita telusuri perjalanan dakwah Abdul Fattah Abu Ismail, salah seorang murid Imam Hasan Al Banna yang selalu menjalankan tugas dakwahnya tanpa keluhan sedikitpun. Dialah yang disebutkan Hasan Al Banna orang yang sepulang dari tempatnya bekerja sudah berada di kota lain untuk memberikan ceramah kemudian berpindah tempat lagi untuk mengisi pengajian dari waktu ke waktu secara maraton. Ia selalu berpindah-pindah dari satu kota ke kota lain untuk menunaikan amanah dakwah. Sesudah menunaikan tugas dengan sebaik-baiknya, ia merupakan orang yang pertama kali datang ke tempatnya bekerja. Malah, ia yang membukakan pintu gerbangnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pernah ia mengalami keletihan hingga tertidur di sofa rumah Zainab Al-Ghazali. Melihat kondisi tubuhnya yang lelah dan penat itu, tuan rumah membiarkan tamunya tertidur sampai bangun. Setelah menyampaikan amanah untuk Zainab Al Ghazali, Abdul Fattah Abu Ismail pamit untuk ke kota lainnya. Karena keletihan yang dialaminya, Zainab Al Ghazali memberikan ongkos untuk naik taksi. Abdul Fattah Abu Ismail mengembalikannya sambil mengatakan, “Dakwah ini tidak akan dapat dipikul oleh orang-orang yang manja.” Zainab pun menjawab, “Saya sering ke mana-mana dengan taksi dan mobil-mobil mewah, tapi saya tetap dapat memikul dakwah ini dan saya pun tidak menjadi orang yang manja terhadap dakwah. Karena itu, pakailah ongkos ini, tubuhmu letih dan engkau memerlukan istirahat sejenak.” Ia pun menjawab, “Berbahagialah ibu. Ibu telah berhasil menghadapi ujian Allah swt. berupa kenikmatan-kenikmatan itu. Namun, saya khawatir saya tidak dapat menghadapinya sebagaimana sikap ibu. Terima kasih atas kebaikan ibu. Biarlah saya naik kendaraan umum saja.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Duhai saudaraku yang dimuliakan Allah swt.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah contoh orang yang telah membuktikan kesetiaannya pada dakwah lantaran keyakinannya terhadap janji-janji Allah swt. Janji yang tidak akan pernah dipungkiri sedikit pun. Allah swt. telah banyak memberikan janji-Nya pada orang-orang yang beriman yang setia pada jalan dakwah berupa berbagai anugerah-Nya. Sebagaimana yang terdapat dalam Al-Qur’an.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hai orang-orang yang beriman, jika kamu bertakwa kepada Allah, niscaya Dia akan memberikan kepadamu furqan dan menghapuskan segala kesalahan-kesalahanmu dan mengampuni (dosa-dosa)- mu. Dan Allah mempunyai karunia yang besar.” (Al-Anfal: 29)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan janji Allah swt. tersebut, orang-orang beriman tetap bertahan mengarungi jalan dakwah ini. Dan mereka pun tahu bahwa perjuangan yang berat itu sebagai kunci untuk mendapatkannya. Semakin berat perjuangan ini semakin besar janji yang diberikan Allah swt. kepadanya. Kesetiaan yang bersemayam dalam diri mereka itulah yang membuat mereka tidak akan pernah menyalahi janji-Nya. Dan, mereka pun tidak akan pernah mau merubah janji kepada-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di antara orang-orang mukmin itu ada orang-orang yang menepati apa yang telah mereka janjikan kepada Allah; maka di antara mereka ada yang gugur. Dan di antara mereka ada (pula) yang menunggu-nunggu dan mereka sedikit pun tidak merubah (janjinya). (Al Ahzab: 23)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wahai ikhwah kekasih Allah swt.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pernah seorang pejuang Palestina yang telah berlama-lama meninggalkan kampung halaman dan keluarganya untuk membuat mencari dukungan dunia dan dana diwawancarai. “Apa yang membuat Anda dapat berlama-lama meninggalkan keluarga dan kampung halaman?” Jawabnya, karena perjuangan. Dan, dengan perjuangan itu kemuliaan hidup mereka lebih berarti untuk masa depan bangsa dan tanah airnya. “Kalau bukan karena dakwah dan perjuangan, kami pun mungkin tidak akan dapat bertahan,” ungkapnya lirih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wahai saudaraku seiman dan seperjuangan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aktivis dakwah sangat menyakini bahwa kesabaran yang ada pada dirinyalah yang membuat mereka kuat menghadapi berbagai rintangan dakwah. Bila dibandingkan apa yang kita lakukan serta yang kita dapatkan sebagai risiko perjuangan di hari ini dengan keadaan orang-orang terdahulu dalam perjalanan dakwah ini, belumlah seberapa. Pengorbanan kita di hari ini masih sebatas pengorbanan waktu untuk dakwah. Pengorbanan tenaga dalam amal khairiyah untuk kepentingan dakwah. Pengorbanan sebagian kecil dari harta kita yang banyak. Dan bentuk pengorbanan ecek-ecek lainnya yang telah kita lakukan. Coba lihatlah pengorbanan orang-orang terdahulu, ada yang disisir dengan sisir besi, ada yang digergaji, ada yang diikat dengan empat ekor kuda yang berlawanan arah, lalu kuda itu dipukul untuk lari sekencang-kencangnya hingga robeklah orang itu. Ada pula yang dibakar dengan tungku yang berisi minyak panas. Mereka dapat menerima resiko karena kesabaran yang ada pada dirinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesabaran adalah kuda-kuda pertahanan orang-orang beriman dalam meniti perjalanan ini. Bekal kesabaran mereka tidak pernah berkurang sedikit pun karena keikhlasan dan kesetiaan mereka pada Allah swt.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan berapa banyak nabi yang berperang bersama-sama mereka sejumlah besar dari pengikut (nya) yang bertakwa. Mereka tidak menjadi lemah karena bencana yang menimpa mereka di jalan Allah, dan tidak lesu dan tidak (pula) menyerah (kepada musuh). Allah menyukai orang-orang yang sabar. (Ali Imran: 146)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila kita memandang kehidupan generasi pilihan, kita akan temukan kisah-kisah brilian yang telah menyuburkan dakwah ini. Muncullah pertanyaan besar yang harus kita tujukan pada diri kita saat ini. Apakah kita dapat menyemai dakwah ini menjadi subur dengan perjuangan yang kita lakukan sekarang ini ataukah kita akan menjadi generasi yang hilang dalam sejarah dakwah ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ingat, dakwah ini tidak akan pernah dapat dipikul oleh orang-orang yang manja. Militansi aktivis dakah merupakan kendaraan yang akan menghantarkan kepada kesuksesan. Semoga Allah menghimpun kita dalam kebaikan. Wallahu’alam.(Dakwatuna.com)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4655265501355691680-4177973061441045571?l=www.pelajarsumedang.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.pelajarsumedang.co.cc/feeds/4177973061441045571/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.pelajarsumedang.co.cc/2009/06/dakwah-ini-tidak-akan-pernah-dapat.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4655265501355691680/posts/default/4177973061441045571'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4655265501355691680/posts/default/4177973061441045571'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.pelajarsumedang.co.cc/2009/06/dakwah-ini-tidak-akan-pernah-dapat.html' title='Dakwah Ini Tidak Akan Pernah Dapat Dipikul Oleh Orang-Orang Yang Manja'/><author><name>.: PELAJAR :.</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00615348961610885700</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4655265501355691680.post-2887726183890032427</id><published>2009-06-16T02:36:00.000-07:00</published><updated>2009-06-18T05:48:10.292-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Aina Nahnu ?'/><title type='text'>Mujahid Muda</title><content type='html'>&lt;span class="awal"&gt;H&lt;/span&gt;usein Abdi, 13, merasa bangga dirinya dapat bergabung dalam jihad di Somalia, telah dua tahun dia berada dalam pelatihan militer di kelompok Hizbul Islam, salah satu kelompok jihad yang bersekutu dengan Al-Shabaab.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Aku yakin mati dalam usia muda adalah mati yang terbaik, tidak ada batasan umur untuk menjadi tentara Allah," ujarnya di sebuah jalan di Mogadishu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ini adalah apa yang aku dan temanku pilih tanpa paksaan dan aku sangat senang menjadi diriku yang sekarang," ia menambahkan sambil membawa Ak-47 ditangannya yang terlihat lebih besar dari badannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masuknya mujahid-mujahid muda ke dalam kelompok-kelompok jihad di Somalia terkadang dijadikan senjata oleh musuh dengan mengatakan bahwa organisasi "militan" tidak tahu aturan dengan merekrut bocah sebagai tentara mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Menjadikan anak-anak sebagai tentara bukanlah fenomena baru di Somalia, namun yang terlihat baru adalah sistematis rekrutmen yang tersebar luas di seluruh bagian negeri," ujar salah satu anggota UNICEF, Isabella Castrogiovanni yang berada di Somalia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Mereka terlihat aktif dan bebas melakukan kampanye perekrutan anak-anak," lanjutnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mohammed Abdulkadir Mursal, 15, salah seorang tentara muda, kakanya telah pergi mendahuluinya dalam sebuah pertempuran dan ia mengatakan bahwa ia harus mati saat memegang senjata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Aku tahu ini bukanlah pekerjaan yang sederhana bagi anak-anak, tapi aku tidak peduli apa kata mereka karena aku yang menentukan pilihan dalam hidup yang aku jalani dan aku akan mati di jalan ini," ujar Mursal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Husein Abdi keluar dari sekolahnya pada tahun 2007 beberapa saat setelah tentara Ethiopia melakukan invasi di Somalia.  Ia bergabung dengan Hizbul Islam di Mogadishu setelah pamannya gugur dalam sebuah pertempuran melawan tentara Ethiopia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Tentara laknat Ethiopia membunuh pamanku dan aku memerintahkan keluargaku (kaum perempuan) untuk meninggalkan Mogadishu lalu saat itu aku mulai mengangkat senjata untuk memerangi tentara penjajah dan antek-anteknya," lanjut Abdi dengan bersemangat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Di sini terdapat banyak tentara asing yang menyebar di negeri kami," ujar Abdi, termasuk tentara Uni Afrika dari Burundi dan Uganda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Inilah alasan mengapa kami masih bertempur demi mempertahankan agama kami.  Kami menginginkan tegaknya syariat Islam yang murni di negeri ini dan kami siap menderita, berkorban untuk menegakkannya," lanjutnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Husein Abdi, menjadi tentara di usia muda bukanlah suatu tindak kejahatan seperti yang dituduhkan oleh musuh. "Kenapa tidak? Setelah semua yang terjadi, aku meyakini ini bukanlah tindak kriminal."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut PBB, merekrut tentara muda di bawah usia 15 tahun merupakan kejahatan perang.  Mereka juga menuduh, anak-anak yang bergabung dalam kelompok bersenjata dikarenakan ada motif ekonomi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kami tidak mengharapkan bayaran dari apa yang kami kerjakan, namun ketika kami mulai berperang, maka uang akan mengalir untuk memenuhi kebutuhan kami," ujar salah seorang tentara muda lainnya menolak apa yang dituduhkan "relawan-relawan" internasional.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(haninmazaya/arrahmah.com)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4655265501355691680-2887726183890032427?l=www.pelajarsumedang.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.pelajarsumedang.co.cc/feeds/2887726183890032427/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.pelajarsumedang.co.cc/2009/06/mujahi-muda.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4655265501355691680/posts/default/2887726183890032427'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4655265501355691680/posts/default/2887726183890032427'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.pelajarsumedang.co.cc/2009/06/mujahi-muda.html' title='Mujahid Muda'/><author><name>.: PELAJAR :.</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00615348961610885700</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4655265501355691680.post-4111115036770586393</id><published>2009-06-10T22:55:00.000-07:00</published><updated>2009-06-16T02:36:04.735-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tandhim'/><title type='text'>Kewajiban Amal Jama’i</title><content type='html'>&lt;span class="awal"&gt;K&lt;/span&gt;eikhlasan hati, kebersihan hati nurani, kesucian jiwa, ketulusan kata-kata, dan amanah dalam menunaikan tugas, semuanya itu merupakan akhlak mulia. Untuk menyempunakan akhlak itulah Rasulullah saw diutus agar setiap orang menjadi batu bata bagi pembangunan masyarakat yang baik.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sepanjang masa, pada setiap umat, pasti selalu ada orang-orang shalih, para hamba yang zuhud, atau para da’i yang ikhlas. Bahkan pada bangsa seburuk apa pun, tidak mungkin kosong dari orang-orang yang apabila disebut nama Allah begetarlah hatinya, mengenal Allah dan memiliki akhlak terpuji.&lt;br /&gt;Namun, dinamika sejarah dan pertumbuhan peradaban bukanlah ditinjau dari semata-mata keberadaan pribadi-pribadi yang memiliki akhlak seperti itu, betapapun tinggi keshalihan, ketakwaan, dan pemahaman mereka terhadap berbagai persoalan. Yang menjadi ukuran justru adanya harakah jama’iyyah (gerakan kolektif) dan keshalihan yang bersifat masif sehingga menjadi arus kuat lagi tangguh yang mempunyai pengaruh terhadap arus-arus lainnya dan bukannya terpengaruh.&lt;br /&gt;Tidak ada maksud meremehkan arti amal fardi (kerja personal) dengan segala sifat terpuji yang dimilikinya. Namun, sesuai dengan kebenaran yang kita anut, adalah termasuk orang yang merugi jika seseorang yang ikhlas tidak berusaha untuk mengubah dakwahnya menjadi arus massal yang dihasung oleh orang-orang shalih seperti dirinya, yang berpegang teguh kepada tali Allah sehingga menjadi bagaikan satu hati, dalam satu jamaah. “Demi masa. Sesungguhnya manusia ifu berada dalam kerugian. Kecuali orang-orang yang beriman dan beramal shalih dan saling menasehati dalam kebenaran dan saling menasihati dalam kesabaran.”(QS. Al Ashr, 103: 1-3) Nah, yang dikecualikan dari kerugian adalah jamaah yang saling menasihati dalam kebenaran dan saling menasihati dalam kesabaran, dan bukannya individu, betapapun shalihnya.&lt;br /&gt;Jika ada orang yang mengatakan, “Saya bisa memberlakukan Islam untuk diri saya. Saya tidak melakukan kezaliman, tidak berzina, tidak mabuk, tidak melakukan praktik riba, saya mendirikan shalat, mengeluarkan zakat, berpuasa pada bulan Ramadhan, melaksanakan haji, menunaikan segala kewajibanku yang bersifat personal, dan saya menyeru orang lain kepada hal-hal itu, dan kemudian saya berlalu.”&lt;br /&gt;Kita katakan, “Itu bagus. Akan tetapi, orang yang melakukan hal itu persis seperti orang memilih batu-bata dengan sangat pandai, kemudian meningkatkan kualitasnya dengan dimulai dari diri sendiri, seraya mengajak orang lain untuk hal itu. Akankah kita menyebut batu-bata yang berserakan itu, betapapun masing-masingnya memiliki kualitas yang baik untuk sebuah bangunan, sebagai gedung bertingkat atau gedung pencakar langit, jika tidak pernah ditata dan satu sama lain saling menguatkan?”&lt;br /&gt;Begitulah kondisi dakwah secara personal. Lalu bagaimana kita bisa mengaplikasikan sistern politik, sistern ekonomi, sistern sosial, sistern pendidikan, dan siapa yang menegakkan sanksi? Siapa yang menegakkan keadilan dan mencegah kezaliman? Siapa yang menegakkan hukum halal dan haram’? Siapa yang mengatur urusan sarana usaha? Siapa yang memimpin umat, menyebarkan dakwah, dan menghadapi serangan musuh? Dan seterusnya.&lt;br /&gt;Jika kaum Muslimin tidak berusaha untuk mewujudkan itu semua dalam kehidupan nyata mereka dan merasa cukup dengan ibadah-ibadah ritual belaka, maka mereka akan terjerembab ke dalam perbenturan keyakinan, padahal mereka mendengar firman Allah:&lt;br /&gt;“Apakah kalian mengimani sebagian kitab dan menolak sebagian lain? Maka tiada balasan hagi orang yang melakukan hal itu selain kehinaan di dalam kehidupan dunia dan pada hari kiamat mereka dicampakkan ke dalam siksa yang amat dahsyat. Dan Allah tidaklah lalai terhadap apa yang kalian kerjakan.” (Qs. Al Baqarah, 2: 85)&lt;br /&gt;Mereka juga mendengar peringatan Allah dalam AlQuran terhadap Rasulullah saw:&lt;br /&gt;“Dan hati-hatilah terhadap mereka supaya mereka tidak memalingkan kamu dari sebagian apa yang diturunkan oleh Allah kepadamu.” (Qs. Al Maaidah, 5: 49)&lt;br /&gt;Jadi tidaklah cukup adanya individu-individu yang ikhlas dan tulus di sana sini, yang bekerja untuk Islam dalam keadaan tercecer. Walaupun tentu saja pekerjaan mereka bermanfaat dan menjadi tabungan kebaikan di sisi Allah. Sebab, Allah tidak akan menyia-nyiakan amal orang yang bekerja baik laki-laki maupun perempuan. Dan setiap orang akan dibalas berdasarkan apa yang dia lakukan, sesuai dengan niat dan profesionalitasnya. Firman Allah:&lt;br /&gt;“Maka barang siapa melakukan kebaikan meskipun sebesar biji sawi maka ia akan melihatnya.” (Qs. Al Zalzalah, 99: 7)&lt;br /&gt;“Sesungguhnya Allah tidak menzalimi meskipun banya sebesar biji sawi.” (Qs. An-Nisaa’, 4: 40)&lt;br /&gt;Akan tetapi, amal fardi, pada realitas umat kontemporer, tidak cukup kuat untuk mengisi pos-pos kosong dan mewujudkan tujuan yang dicita-citakan. Harus ada amal jama’i (kerja kolektif). Dan ini merupakan tuntutan agama sekaligus tuntutan realitas.&lt;br /&gt;Islam Menyeru kepada Jamaah&lt;br /&gt;Islam menyerukan berjamaah dan membenci kesendirian: tangan Al-lah bersama jamaah; barang siapa yang nyeleneh, maka ia akan nyeleneh pula di dalam neraka; serigala hanya akan menerkam kambing yang menyendiri; tidak sah shalat sendirian di belakang atau di depan shaf; orang mukmin dengan mukmin lainnya bagaikan satu bangunan, satu sama lain saling menguatkan; tolong-menolong dalam kebaikan dan takwa merupakan salah satu kewajiban dalam Islam; dan saling menasihati dalam kebenaran dan kesabaran adalah salah satu syarat untuk selamat dari kerugian di dunia dan akhirat.&lt;br /&gt;Realitas kehidupan menegaskan bahwa kerja yang produktif adalah yang dilakukan secara jama’i (kolektif). Lihat saja, tangan sebelah tidak dapat bertepuk tangan. Dan seseorang adalah sedikit dengan dirinya sendiri tapi menjadi banyak bersama kawan-kawannya, lemah bila sendirian dan kuat dengan jamaahnya. Kerja-kerja besar tidak akan bisa dilakukan kecuali dengan tenaga besar. Dan pertarungan sengit tidak dimenangkan kecuali dengan bergandeng tangan dan saling topang kekuatan, sebagaimana firman Allah swt:&lt;br /&gt;“Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berperang di jalan-Nya dengan berbaris bagaikan bangunan yang kokoh.” (Qs. As-Shaff, 61: 4)&lt;br /&gt;Ayat itu menegaskan bahwa kekuatan yang memusuhi Islam dan umatnya tidaklah bekerja secara personal dan bukan pula kelompok-kelompok yang tercecer. Mereka bekerja dalam sebuah sistern dengan disiplin tinggi. Mereka mempunyai struktur organisasi, pemimpin lokal dan pemimpin intenasional. Karenanya, kita wajib memerangi mereka dengan cara seperti mereka memerangi kita. Kita tidak boleh melawan meriam dengan tongkat, panser dengan kuda atau keledai. Sebagaimana tidak bolehnya kita menghadapi amal jama’i musuh dengan amal fardi dan kerja yang sistemik dengan kerja serabutan. Sebab, kekacauan tidak akan mungkin mengalahkan sistern. Individu tidak akan mengalahkan jamaah. Dan kerikil tidak akan mengalahkan gunung.&lt;br /&gt;Al Quran mengingatkan kita dengan ayatnya:&lt;br /&gt;“Dan orang-orang kafir sebagian mereka adalah penolong bagi sebagian lain. Jika kalian tidak melakukan hal seperti itu (dalam kebersamaan) maka akan terjadilah mala petaka di muka bumi dan kerusakan yang yang dahsyat.” (Qs. Al Anfaal, 8: 73)&lt;br /&gt;Makna “illaa taf’aluuhu” dalam ayat di atas adalah, jika sebagian kalian tidak membantu dan menopang sebagian lain, maka akan terjadi bencana dan kerusakan yang lebih besar dari sekadar berhimpunnya kekuatan kafir dan bercerai berainya kekuatan Islam. Kebatilan merajalela dan kebenaran hancur lebur. Dan itulah bahaya besar dan kejahatan yang tengah mengancam.&lt;br /&gt;Amal Jama’i yang Sistemik&lt;br /&gt;Amal jama’i haruslah sistemik, berpijak di atas qiyadah (kepemimpinan) yang bertanggung jawab, basis yang kokoh, persepsi yang jelas, yang mengatur hubungan antara qiyadah dengan prajurit (junud) atas dasar syura (musyawarah) yang mengikat, dan ketaatan yang penuh kesadaran serta pemahaman.&lt;br /&gt;Islam tidak mengenal jamaah yang tanpa sistern. Sampai-sampai jamaah kecil dalam shalat saja diatur oleh sebuah sistern. Misalnya bahwa Allah tidak akan melihat kepada shaf (barisan) yang bengkok; shaf harus rapat, tidak boleh membiarkan ada celah di dalam shaf, sebab setiap celah akan diisi oleh syaitan; bahu seseorang berdekatan dengan bahu saudaranya, kaki dengan kaki; sama dalam gerakan dan penampilan. Seperti kesamaan dalam akidah dan orientasi.&lt;br /&gt;Imam harus meluruskan shaf dibelakangnya sampai rapat dan bersambung. la harus menasihati para makmum untuk melunakkan tangan-tangan terhadap saudaranya. Jadi, jamaah membutuhkan kadar tertentu kelembutan dan fleksibilitas agar terjadi harmoni dalam barisan.&lt;br /&gt;Setelah itu, wajib taat kepada imam. “Imam itu diangkat tidak lain kecuali untuk ditaati. Apabila ia bertakbir maka bertakbirlah kalian. Apabila ia rukuk, maka rukuklah kalian. Apabila ia sujud, maka sujudlah kalian. Dan apabila ia membaca maka dengarkanlah.”&lt;br /&gt;Tidak sah bila seseorang melenceng dari shaf dan mendahului imam. Misalnya dengan rukuk sebelum imam rukuk, atau sujud sebelum imam sujud. Kemudian membuat penyimpangan dalam bangunan yang tertata itu. Siapa yang melakukan hal itu, maka dikhawatirkan akan Allah ganti kepalanya dengan kepala keledai. Akan tetapi, jika si imam itu salah, maka kewajiban para makmum adalah mengingatkan dan mengoreksi kesalahannya. Baik karena keliru maupun karena lupa. Baik kekeliruan itu terjadi dalam ucapan atau perbuatan; baik pada bacaan atau pada rukun shalat lainnya. Sampai-sampai kaum perempuan yang berada pada shaf yang jauh saja pun dianjurkan untuk bertepuk tangan untuk mengingatkan imam yang keliru itu.&lt;br /&gt;Itulah miniatur sistern jamaah islamiyyah. Dan begitulah seharusnya hubungan antara pimpinan dengan prajurit. Pemimpin bukanlah orang yang terpelihara dari kesalahan. Makanya tidak boleh taat secara buta. Begitulah pemahaman kita tentang Islam. Dan untuk menegakkan pemahaman itu harus ada amal jama’i yang sistemik.&lt;br /&gt;Perhatian Islam terhadap seseorang secara personal tidak lain adalah dalam rangka mencetaknya menjadi batu-bata jamaah yang berkualitas tinggi, yang akan mampu mengemban segala beban dakwah, berjihad untuk membelanya.&lt;br /&gt;Oleh karena itu, seluruh ibadah dalam Islam bersifat kolektif atau paling tidak menyerukan kepada jamaah. Shalat berjamaah misalnya, lebih utama 27 derajat dibandingkan dengan shalat sendirian. Shalat Jumat tidak sah kecuali bila dilaksanakan secara berjamaah. Demikian pula Shalat ‘Idain, bahkan sampai-sampai qiyamur-ramadhan pun dianjurkan dilaksanakan secara berjamaah.&lt;br /&gt;Zakat dipungut dari orang-orang kaya dan diberikan kepada orang-orang fakir. Sehingga terjalinlah antara mereka kasih-sayang dan hilanglah kedengkian serta sikap mementingkan diri sendiri. Dan itu pun mendukung terbentuknya jamaah. Puasa juga mendorong orang-orang kaya untuk mengasihi orang-orang miskin. Maka terwujudlah persatuan dan saling mencintai. Haji pun merupakan kewajiban yang dilaksanakan secara jama’i. Semua orang yang sedang melaksanakannya sama dalam hal pakaian dan perbuatan. Mereka sama-sama meninggalkan dunia dan menghadap kepada Allah. Lalu hati mereka menjadi berpadu, perasaan mereka menyatu, dan ikatan ukhuwah semakin kuat. Maka menjadi kuatlah ikatan jamaah.&lt;br /&gt;Demikian pula jihad harus dilakukan oleh kaum Muslimin secara bershaf bagaikan bangunan yang kokoh. Maka Allah meridhai mereka dan mereka juga ridha kepada Allah. Jadi, seluruh ibadah mendukung terwujudnya jamaah dan mengokohkan ikatan di antara para anggotanya untuk mewujudkan tujuan-tujuan luhumya.&lt;br /&gt;Kesempurnaan Ikhlas dengan Jamaah&lt;br /&gt;Amal jama’i adalah pesan Rasulullah kepada kaum Muslimin. Sabdanya:&lt;br /&gt;“Tangan Allah beserta jamaah dan siapa yang menyendiri, menyendiri pula di dalam neraka.” (At-Tirmidzi)&lt;br /&gt;Sabdanya pula:&lt;br /&gt;“Kalian harus berjamaah. Sebab serigala banya akan memangsa kambing yang menyendiri.” (HR. Ahmad)&lt;br /&gt;“Siapa yang menginginkan naungan surga maka hendaklah ia berpegang teguh dengan jamaah.” (At-Tirmidzi)&lt;br /&gt;Tentang jamaah, ‘Abdullah Bin Mas’ud mengatakan,&lt;br /&gt;“Ia adalah tali Allah yang kuat yang Dia perintahkan untuk memegangnya. Dan apa yang kalian tidak sukai dalam jamaah dan ketaatan adalah lebih baik dari apa yang kamu sukai dalam perpecahan.”’&lt;br /&gt;‘Ali Bin Abi Thalib mengatakan, “Kekeruhan dalam jamaah lebih haik dari pada kebeningan dalam kesendirian.”&lt;br /&gt;Jamaah – seperti sudah dijelaskan – yang terdiri dari anggota, pemimpin, dan manhaj menumbuhkan umat yang memerintahkan yang ma’ruf, mencegah dari yang munkar, dan beriman kepada Allah. Dan kemenangan jamaah adalah merupakan janji Allah yang pasti terjadi.&lt;br /&gt;“Dan sesungguhnya tentara Kami, mereka itulah yang akan menang.” (Qs. Ash-Shaffaat, 37: 173)&lt;br /&gt;“Dan siapa yang menjadikan Allah, Rasul-Nya, dan orang-orang yang beriman sebagai penolong, maka sesungguhnya kelompok (pendukung) Allah itulah yang akan menang.” (Qs. Al Maaidah, 5: 56)&lt;br /&gt;Islam adalah agama yang harus dilaksanakan oleh individu-individu. Dari situ kemudian mereka membentuk jamaah yang bergerak bersama pemimpin yang menjadi pelopor dalam mengemban tugas, dan bertekad untuk bekerja secara ikhlas tanpa henti siang dan malam. Sebagaimana yang dikatakan Umar Bin Khaththab kepada Mu’awiyah Bin Khadij yang mengunjunginya guna menyampaikan berita gembira tentang penaklukan&lt;br /&gt;Iskandariyyah, “Jika aku tidur di siang hari berarti aku menelantarkan rakyat. Dan jika aku tidur di malam hari berarti aku menelantarkan diriku. Lalu bagaimana pula jika aku tidur di kedua waktu itu, wahai Mu’awiyah?”‘&lt;br /&gt;Islam adalah agama yang yang dianut oleh segala usia dan kalangan. Orang dewasa tetap memegang teguh Islam hingga meninggal dunia. Anak kecil terus teguh hingga ia menjadi tua. Orang non-Arab menjadi fasih dengan Islam. Dan orang Arab berhijrah dengan dorongan agama itu pula. Mereka yakin tidak ada kebenaran selain Islam. Dia bukanlah agama yang hanya bisa sebatas mengatakan kepada orang yang melakukan kesalahan, “Jangan kamu lakukan kesalahan." Lebih dari itu, Islam mempersiapkan bagi orang yang melakukan kesalahan sebuah masyarakat dan jalan untuk membantunya memperbaiki diri dan tolong menolong dalam kebaikan serta ketakwaan. Agar kata-kata mewujud menjadi perbuatan dan teori berubah menjadi aplikasi. Adakah hal itu bisa terwujud oleh seseorang – betapapun ia ikhlas dalam ibadah – ataukah harus dengan jamaah yang kokoh dan kuat?&lt;br /&gt;Nah, bangunan jamaah itu tidak akan sempurna tanpa adanya ta’aruf (saling mengenal), tafahum (saling memahami), dan takaful (solidaritas) yang mengaplikasikan tolong-menolong yang diperlukan untuk mencapai tujuan-tujuan jamaah yang luhur dengan semangat ukhuwah dan tekad baja.&lt;br /&gt;Untuk hikmah yang tinggi itulah Allah menjadikan seluruh umat Islam sebagai umat dakwah. Manakala Allah swt mengutus Muhammad saw kepada umat ini dan kepada seluruh manusia, maka umatnya pun diutus untuk seluruh manusia. Oleh karena itu ketika Rustum bertanya kepada Rib’i Bin ‘Amir, "Untuk apa kamu datang kemari?” ia segera menjawab, “Sesungguhnya Allah telah mengutus kami untuk mengeluarkan orang yang mau agar keluar dari penyembahan terhadap sesama manusia menuju penyembahan kepada Allah semata, dari kesempitan dunia menuju keluasannya, dari kezaliman agama-agama menuju keadilan Islam.” Itu disebabkan karena Rasulullah saw mengatakan kepada kaum Muslimin, “Sampaikanlah apa-apa yang datang dariku walaupun hanya satu ayat.” Mereka adalah orang-orang yang menyampaikan apa yang dibawa oleh Rasulullah saw.&lt;br /&gt;Jadi, keikhlasan yang dimiliki oleh seorang Muslim bukanlah untuk dirinya sendiri. Meskipun tentu saja sebagai individu ia mendapatkan pahala. Keshalihan dan keikhlasan seorang Muslim yang hanya untuk dirinya saja adalah bagaikan air yang thahir (suci). Dzatnya suci tapi tidak dapat mensucikan yang lainnya. Sedangkan Islam menghendaki Muslim itu menjadi thahuur dan bukan sekadar thahiir. Supaya, selain dirinya suci, juga dapat mensucikan orang lain.&lt;br /&gt;Jadi memang harus ada “batu-bata” yang shalih yang memiliki akhlak Islam. Sebab tidak akan ada kepaduan, ikatan, kecintaan, tolong-menolong, itsar (sikap mengutamakan kepentingan orang lain), dan akhlak utama lainnya – yang menunjukkan keikhlasan, dan tidak akan terwujud harmoni sosial kecuali bila ada kesatuan akhlak dan kesamaan di antara para anggota dalam hal perilaku, orientasi, dan pemahaman. Kesemua itu tidak akan terwujud kecuali dalam bingkai jamaah yang mengarahkan untuk melaksanakannya.&lt;br /&gt;Orang-orang yang memahami Islam sebagai semata-mata ibadah lahiriah, yang jika mereka melaksanakan atau melihat orang melaksanakanny sudah merasa puas dan menduga bahwa itu adalah esensi Islam, tidak lebih dari itu, bagaimana ia akan merasakan wajibnya amal jama’i. Demikian pula dengan orang-orang yang tidak memandang Islam selain sebagai akhlak mulia, spiritual yang agung, konsumsi filosofis yang merangsang akal dan ruhani serta menjauhkan keduanya dari debu-debu materi. Mereka juga tidak akan mempercayai pentingnya amal jama’i. Adapun orang-orang yang meyakini bahwa Islam adalah manhaj kehidupan, mereka itulah yang percaya wajibnya amal jama’i.&lt;br /&gt;Begitulah kita memahami Islam secara sempurna lagi integral sebagai risalah tarbiyah dan manhaj kehidupan yang jauh dari kebekuan orang-orang yang beku, dari kelonggaran orang yang menghalalkan segala cara (permisivisme) dan dari keruwetan para filosof. Tidak ada sikap ekstrem dan tidak sikap abai, dengan tetap memegang teguh Kitabullah dan Sunah Nabi-Nya serta sirah salafus-shalih. Dengan hati yang jujur, orang-orang mukmin akan menyerap dari Al Quran dan Sunah itu Islam sebagai akidah, ibadah, tanah air, kewarganegaraan, akhlak, materi, toleransi, kekuatan, tsaqafah, dan perundang-undangan. &lt;br /&gt;“Dan demikianlah (pula) Kami jadikan kamu (umat Islam) umat yang adil dan pilihan agar kamu menjadi saksi atas perbuatan manusia dan agar Rasul menjadi saksi atas perbuatan kamu.” (Qs. Al Baqarah, 2: 143)&lt;br /&gt;Untuk pemahaman itu kita ikhlas. Islam – sebagaiman kita pahami – adalah agama jamaah, yang mendidik setiap individu untuk menjadi mushlih’ dan bukan sekadar shalih (shalih).&lt;br /&gt;“Dan sekali-kali Rabbmu tidak akan menghancurkan negeri-negeri secara zalim padahal penduduknya melakukan perbaikan.” (Qs. Huud, 11: 117)&lt;br /&gt;“Dan Allah mengetahui orang yang merusak dari orang yang melakukan perbaikan.” (Qs. Al Baqarah, 2: 220)&lt;br /&gt;Orang yang shalih – dalam pemahaman kita terhadap Islam – adalah termasuk kontributor dalam kemungkaran jika ia diam. Lalu manfaa t apa yang bisa dirasakan oleh masyarakat dengan keshalihannya bila ia tidak turut membantu saudaranya untuk mewujudkan masyarakat yang baik. Sesungguhnya orang yang tidak mengatakan kebenaran adalah syaitan bisu. Allah swt mengingatkan:&lt;br /&gt;“Dan takutlah kalian akan sebuah bencana yang akan menimpa bukan banyak orang-orang yang zalim di antara kalian. Dan ketahuilah bahwa sesungguhnya Allah amat dahsyat sikasaan-Nya.” (Qs. Al Anfaal, 8: 25)&lt;br /&gt;Karenanya, Aisyah bertanya kepada Rasulullah saw, “Akankah kita dibinasakan padahal di tengah-tengah kita ada orang-orang shalih?” Rasulullah saw menjawab, “Jika keburukan itu telah menjadi dominan.”&lt;br /&gt;Dalam hadits lain, Rasulullah saw bersabda, “Jika kesalahan tersembunyi, maka ia tidak akan membahayakan selain pelakunya. Tapi, jika kesalahan telah merajalela dan tidak diberantas, maka itu akan membahayakan orang banyak.” (HR. At-Tirmidzi)&lt;br /&gt;Amal jama’i yang sistemik bertumpu pada 3 (tiga) hal:&lt;br /&gt;•   Pimpinan yang ikhlas (qiyadah).&lt;br /&gt;•   Basis, yakni individu-individu yang satu sama lainnya berpadu secara ikhlas (jamaah).&lt;br /&gt;•   Minhaj dengan pemahaman yang gamblang (dakwah).&lt;br /&gt;Hubungan di antara ketiganya dibangun berlandaskan atas syura (musyawarah) yang wajib dan mengikat, taat yang disertai pemahaman, ikhlas kepada Allah dalam menjalankan apa yang dipahami dan dalam ber-harakah. Jika keikhlasan hilang dari mereka, maka mereka tak ubahnya bagaikan perhimpunan lainnya yang hanya terbentuk di atas asas kepentingan pribadi dan bukan lagi merupakan jamaah dengan segala tonggak, karakteristik, tujuan-tujuan, dan sarana-sarananya. Bukan lagi jamaah yang dapat memerintahkan kepada yang ma’ruf dan mencegah dari yang munkar serta beriman kepada Allah. Dan ia bukan lagi merupakan jamaah yang dapat mewujudkan superioritas dalam hidup, dan membimbing manusia ke jalan yang benar, sebagaimana yang Allah firmankan:&lt;br /&gt;"Dan demikianlah (pula) Kami jadikan kamu (umat Islam) umat yang adil dan pilihan agar kamu menjadi saksi atas perbuatan manusia dan agar Rasul menjadi saksi atas perbuatan kamu.” (Qs. Al Baqarah, 2: 143)&lt;br /&gt;Anda dapat bayangkan sebuah jamaah yang memiliki ciri-ciri seperti itu dan mewujudkan apa-apa yang disebutkan di atas itu. Jamaah yang menyadari besarnya risalah yang dihasungnya dan percaya penuh akan&lt;br /&gt;pertolongan Allah. Tidak diragukan bahwa para anggota jamaah itu akan dipersatukan hatinya oleh Allah.&lt;br /&gt;“Dan Allah telah mempersatukan hati mereka. Sesungguhnya Dia Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.” (Qs. Al Anfaal, 8: 63)&lt;br /&gt;Dan kemenangan yang Allah janjikan akan mereka raih:&lt;br /&gt;“Allah telah menjanjikan kepada orang-orang yang beriman dan beramal shalih bahwa Dia akan mengangkat mereka sebagai khalifah di muka bumi sebagaimana Dia telah mengangkat orang-orang sebelum mereka sebagai khalifah dan pasti Dia akan kokohkan hagi mereka agama mereka yang Dia ridhai dan Dia akan menggantikan untuk mereka rasa takut menjadi rasa aman, mereka beribadah kepada-Ku dengan tidak menyekutukan sesuatu apa pun dengan-Ku.” (Qs. An-Nuur, 24: 55)&lt;br /&gt;Maka dari itu kaum Muslimin setelah Rasulullah saw wafat bersepakat untuk mencari siapa yang akan menggantikan beliau guna menjaga agama ini, melangsungkan dakwah, memelihara keamanan, dan menyampaikan risalah Islam ke seluruh penjuru dunia.&lt;br /&gt;‘Ali Bin Abi Thalib – semoga Allah meridhainya – mengatakan, “Manusia harus mempunyai imarah (kepemimpinan) yang shalih maupun durhaka.” Seseorang bertanya, “Wahai Amirul Mukminin, kalau pimpinan yang shalih kami mengerti, tapi bagaimana dengan pimpinan yang durhaka?” Ia menjawab, “Dengan imarah itu hukum pidana ditegakkan, jalan diamankan, musuh dilawan, dan harta rampasan perang dibagikan.”&lt;br /&gt;Ibnu Khaldun mengatakan bahwa mengangkat imam telah diketahui kewajibannya dalam syariat berdasarkan ijma’ sahabat dan tabi’in dan tidak ada seorang pun yang berpandangan berbeda dari itu. Sedangkan Imam Juwaini mengatakan bahwa pengangkatan imam berpijak di atas landasan ijma‘ yang kokoh. Imam As-Sihristani mengatakan bahwa Abu Bakar Shiddiq, setelah khutbah di Saqifah Bani Sa’idah, mengatakan, “Harus ada orang yang menegakkan agama ini." Maka orang-orang berteriak dari berbagai sudut, “Anda benar wahai Abu Bakar." Hal seperti itu disampaikan pula oleh Imam Al Mawardi. “Imamah ditegakkan untuk menggantikan Nabi dalam memelihara agama dan mengatur dunia.” Benarlah perkataan seorang ulama, “Agama itu pangkal dan kekuasaan adalah penjaganya. Apa saja yang tidak punya pangkal maka akan hancurlah ia. Dan apa-apa yang tidak mempunyai penjaga maka ia akan lenyap.”&lt;br /&gt;Nah, untuk mewujudkan tujuan yang ingin kita capai itu, maka kita harus menentukan tujuan yang harus dicapai oleh jamaah, yakni: individu Muslim, keluarga Muslim, masyarakat islami. Karenanya, jamaah yang menyerukan pada pemahaman seperti disebutkan di atas itu, dengan langkah-langkah ta’rif (memberikan pemahaman), takwin (pembentukan), dan tanfidz (aplikasi), dialah jamaah yang menjalankan kewajiban. Sebab, sesuatu yang membuat kewajiban menjadi tidak sempurna bila ia tidak ada, maka “si suatu” itu hukumnya wajib.&lt;br /&gt;Tiada Islam tanpa jamaah. Tidak ada jamaah tanpa imarah (kepemimpinan). Dan tidak ada imarah tanpa ketaatan. Sebab, Islam adalah sistern dan ketaatan. Dalil yang paling kuat untuk itu adalah adanya seruan yang bersifat jama’i dalam Al Quran, “Wahai orang-orang yang beriman.” Dan bahkan awal surat Al Baqarah menegaskan bahwa orang-orang yang akan mendapatkan petunjuk adalah al muttaqin (dalam bentuk jamak: orang-orang yang bertakwa) bukan al muttaqi (dalam bentuk tunggal: seorang yang bertakwa). “Itulah kitab (Al Quran), merupakan petunjuk hagi orang-orang yang bertakwa.” Kemudian Allah swt menyebutkan sifat-sifat mereka, “Yaitu orang-orang yang beriman kepada yang gaib, mendirikan shalat, dan menginfakkan sebagian harta yang Kami berikan kepada mereka.” Semua itu menunjukkan sifat kolektif, seperti yang Anda lihat. Bahkan Allah swt mengingatkan kita tentang nilai kebersamaan itu dengan ungkapan yang kita ulang-ulang setiap shalat, “Hanya kepada Engkau kami beribadah dan banya kepada Engkau kami mohon pertolongan.” Di situ digambarkan beribadah dan mohon pertolongan dalam kebersamaan.&lt;br /&gt;Itu semua logis belaka, sebab ibadah dengan maknanya yang utuh tidak akan terwujud melainkan dengan secara bersama-sama beribadah dan memohon pertolongan. Bahkan,.hidayah itu sendiri tidak akan sempurna tanpa jamaah. Karenanya kita mengatakan, “Berilah kami petunjuk” dan bukannya “Berilah aku petunjuk”. Sebab memang hidayah yang sejati dan sempurna yang diberikan Al Quran hanya akan terwujud dengan jamaah. Itulah sebabnya, kabar gembira juga berlaku untuk orang-orang mukmin dalam kebersamaannya dan bukan dalam kesvnd iriannya.&lt;br /&gt;Sebenarnya, ketika kita mengatakan bahwa Islam adalah agama jamaah, maka pemahaman itu sendiri adalah bagian dari agama. Dan seharusnya pemahaman itu menjadi salah satu tsawabit jamaah manapun yang menyerukan kepada Islam. &lt;br /&gt;Pemahaman bahwa Islam adalah agama jamaah itu sendiri merupakan tsawabit Islam. Persepsi itu menyerukan untuk mempraktikkan tatanan dalam jumlah sekecil apa pun, sekalipun ia berada dalam perjalanan (safar). Jika ia melakukan perjalanan sendirian maka temannya adalah syaitan. Dan jika jumlahnya lebih dari satu, meskipun hanya tiga orang, maka wajib diangkat seorang pemimpin dari dan untuk mereka. “Jika kalian bertiga maka angkatlah salah seorang di antara kalian sebagai amir.” (Hadits Hasan riwayat Abu Dawud). Apatah lagi dengan orang yang ingin menghidupkan umat, dan membuat sebuah peradaban. Bukankah ini lebih membutuhkan penataan yang akurat dan amir jamaah yang ditaati?&lt;br /&gt;Tidak diragukan lagi bahwa bila keimanan para anggota kuat, maka akan kuat pula jamaah itu dan akan mampu mencapai apa yang dicita-citakan. Sebaliknya, bila keimanan para anggotanya lemah, barisan akan bercerai-berai. Sebab, lemahnya iman akan mengakibatkan kerancuan konsep, dan munculnya kecenderungan hati terhadap kepentingan duniawi. Di antara kecenderungan duniawi yang dapat menghambat perjalanan jamaah adalah harta, anak, istri, senang bersantai-santai, putus asa, takut, loyo, semangat yang berlebihan, dan tidak adanya loyalitas.&lt;br /&gt;Nah, sudah jelas bagi kita bahwa amal jama’i adalah wajib bagi kaum Muslimin. Jika demikian, maka sarana yang dapat mengantarkan pada terlaksananya kewajiban itu adalah wajib. Karenanya, propaganda yang menyerukan tidak pentingnya amal jama’i adalah propaganda untuk melemahkan dan memecah belah kaum Muslimin. Padahal, zaman sekarang ini masanya orang membuat perkumpulan, atau koalisi untuk mencapai tujuan-tujuan tertentu. Maka, apatah lagi Islam yang memandang jamaah sebagai keimanan dan perpecahan adalah kekafiran.&lt;br /&gt;Nilai jamaah pada jiwa seseorang tidak akan sempurna kecuali terwujud lima hal:&lt;br /&gt;•   Bangga dengan her-intima (afiliasi) dengan jamaah itu.&lt;br /&gt;•   Merasa tenteram dengan keberadaan dirinya di dalam jamaah itu.&lt;br /&gt;•   Jamaah itu mewujudkan atau akan mewujudkan segala cita-cita keislamannya.&lt;br /&gt;•  Setiap anggota pada jamaah tersebut berkontribusi kepada jamaahnya dan jamaah pun membantunya; ia menopang jamaah tersebut dan jamaah pun mendukungnya.&lt;br /&gt;• Seseorang menjadi berarti dengan jamaah dan bukan dengan yang lainnya, sedangkan jamaah itu walaupun tidak ditegakkan oleh dia pasti ditegakkan oleh orang lain. Firman Allah swt:&lt;br /&gt;“Dan jika kalian berpaling maka niscaya Allah akan mengganti kamu dengan kaum yang lain, dan mereka tidak akan seperti kamu.” (Qs. Muhammad, 47: 38)&lt;br /&gt;“Wahai orang-orang yang beriman, siapa yang murtad di antara kalian dari agamanya maka niscaya Allah akan mendatangkan satu kaum yang Allah mencintai mereka dan mereka (pun) mencintai-Nya, yang bersikap lemah lembut terhadap orang-orang mukmin, yang bersikap keras terhadap orang-orang kafir, yang berjihad di jalari Allah dan tidak takut celaan orang-orang yang mencela. Itulah karunia Allah yang diberikan kepada siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (pemberian-Nya) lagi Maha Mengetahui’.”&lt;br /&gt;(Qs. Al Maaidah, 5: 54)&lt;br /&gt;Itulah perbedaan antara perhimpunan yang tidak ada ikatan dan tidak punya manhaj dengan jamaah yang diikat oleh nurani, perasaan, kecintaan, aturan, tujuan, sarana, pemimpin, prajurit yang tujuannya adalah Allah. Dan untuk itulah digulirkan gerakan perbaikan setiap individu agar menjadi takwa, pembentukan keluarga agar menjadi keluarga islami, dan pengarahan terhadap masyarakat agar di dalamnya tersebar nilai-nilai, prinsip-prinsip, akhlak, dan syi’ar-syi’ar Islam, dalam setiap sudut kehidupan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wallohu Ta'ala A'lam.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4655265501355691680-4111115036770586393?l=www.pelajarsumedang.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.pelajarsumedang.co.cc/feeds/4111115036770586393/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.pelajarsumedang.co.cc/2009/06/kewajiban-amal-jamai.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4655265501355691680/posts/default/4111115036770586393'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4655265501355691680/posts/default/4111115036770586393'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.pelajarsumedang.co.cc/2009/06/kewajiban-amal-jamai.html' title='Kewajiban Amal Jama’i'/><author><name>.: PELAJAR :.</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00615348961610885700</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4655265501355691680.post-3559556556401087164</id><published>2009-06-07T09:52:00.000-07:00</published><updated>2009-06-10T22:55:43.705-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Muhasabah'/><title type='text'>Pendampingku, Aktivis atau Bukan ?</title><content type='html'>&lt;span class="awal"&gt;S&lt;/span&gt;ebelumnya maksud aktivis di sini adalah orang yang diberi karunia oleh Allah keinginan untuk menuntut ilmu syar’i dan diberi azam untuk mendakwahkannya. Ikhwan atau Akhawat begitulah mungkin lumrahnya gelar bagi mereka. Kata ustadz, muslim/ah plus :-).&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aktivis atau bukan, Dilema? Pertanyaan ini atau senada dengan ini pernah penulis dengar sendiri dari beberapa ikhwan serta alasan-alasannya yang membuat mereka bingung seakan berada diantara dua kutub yang sama kuatnya, entah karena orang tua, orang di kampunglah, sampai pada alasan yang menurut saya hanyalah alasan dibuat-buat dan membuat mereka plin-plan sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi seorang aktivis yang masih peduli dengan cita-cita dan masa depan perjuangannya, persoalan pilih memilih pasangan pada kriteria “aktivis atau bukan” seharusnya tidak menjadi sebuah dilema. Meski ada yang nekat dan dengan nada sedikit sombong, “Insya Allah saya akan membinanya”. Seolah dia adalah pemilik dan penentu hidayah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika membaca artikel yang membeberkan tentang perilaku pergaulan bebas pemuda-pemudi zaman sekarang yang sudah berada pada titik nadir tanpa batas. Bulu kuduk ini sampai merinding dan dalam hati bertanya, “Masih adakah pemuda dan wanita yang dijaga oleh Allah dari perbuatan tersebut?” Insya Allah masih ada. Siapa? Anda pasti tahu jawabannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Laki-laki shaleh manapun di dunia ini ia pasti ingin menikah dengan wanita yang tahu akan hak-hak dan kewajibannya terhadap suaminya dan dapat mendidik anaknya menjadi anak shaleh dan shalehah. Karena itu adalah salah satu sumber kebahagiaan utamanya di dunia ini,&lt;br /&gt;"Bagi seorang mukmin laki-laki, sesudah taqwa kepada Allah, maka tidak ada sesuatu paling berguna bagi dirinya, selain istri yang shaleh, yaitu; taat bila diperintah, melegakan bila dilihat, amanah bila diberi janji, dan menjaga kehormatan dirinya dan suaminya, ketika suaminya pergi." (HR. Ibnu Majah)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu pun sebaliknya, setiap wanita pasti menginginkan suami shaleh yang bertanggung jawab dan tahu akan kewajibannya terhadap istri dan anak-anaknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ibu adalah madrasah pertama bagi anak-anaknya”, relakah anak kita dididik oleh orang yang tidak jelas pemahaman agamanya. Begitupun sebaliknya seorang muslimah yang baik pasti akan berpikir beberapa kali untuk dipimpin oleh seorang suami yang tidak peduli dengan agama, tidak punya semangat dakwah apalagi jihad. Makanya, “Bila nasi sudah ada kenapa pilih beras?” begitu logika praktis yang mungkin biasa kita dengar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada prinsip yang kadang dipakai dan semakin membuat mereka terlena dalam kedilemaan, “Keshalehan seseorang tidak dapat diukur dari pakaiannya saja, rajinnya ke majelis, atau aktifnya dalam lembaga dakwah.” Pernyataan ini memang ada benarnya, tapi merupakan prinsip yang lemah dan cenderung mengikuti hawa nafsu. Prinsip yang kuat adalah: “Jika orang yang menampakkan syiar, mempelajari dan mendakwahkan Islam, saja belum tentu ‘shaleh’ apalagi yang tidak.” Benar atau betul?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ikhwan fillah, pernikahan bukan hanya untuk memadukan hati atau pemenuhan kebutuhan biologis semata tapi lebih dari itu mesti ada penyatuan cita-cita dan asa yang bukan hanya untuk satu dua tahun ke depan, serta tidak sebatas kebahagiaan di dunia saja tapi juga di akhirat. Rumah tangga ibarat bahtera yang mengarungi lautan yang penuh dengan ombak, angin dan badai yang kapan saja bisa menghantam. Bahtera tidak akan berjalan dengan baik jika di dalamnya ada dua nakhoda yang berlainan keinginan dalam menentukan arah perjalanan. Kesamaan fikrah dan pemahaman tentu akan sangat membantu membangun kekompakan dan sinergitas perjalanan rumah tangga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suami Isteri yang sefikrah, mempunyai cita-cita dan tujuan yang sama dalam memperjuangkan Islam, maka dipastikan mereka akan saling menguatkan, saling menasehati bila salah seorang di antara mereka ada yang lalai, saling mendorong dalan keta’atan dan saling membantu meraih derajat ketakwaan di sisi Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam memuji seorang lelaki yang membangunkan istrinya untuk shalat malam dan kalau istrinya masih enggan ia perciki mukanya dengan air, begitu pun perempuan yang membangunkan suaminya untuk shalat malam dan kalau suaminya masih enggan ia perciki mukanya dengan air. Sssstt... jangan lakukan ini jika pasangan Anda tidak paham agama! [Apalagi kalo satu ember...he]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Simaklah syair di bawah ini:&lt;br /&gt;Menikahi karena kecantikannya, maka kau dijadikan pelayan,&lt;br /&gt;Menikahi karena hartanya, maka kau dijadikannya jadi budak belian,&lt;br /&gt;Menikahi karena keturunannya, maka kau dijadikannya hamba sahaya,&lt;br /&gt;Menikahi karena agamanya, maka kau dijadikannya hamba Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah..! aktivis atau bukan, masih dilema?&lt;br /&gt;"Ya Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami isteri-isteri kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati, dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertakwa.” (Al-Furqaan: 74)&lt;br /&gt;*Sumber :&lt;a href="http://www.alfathonah.blogspot.com/"&gt; Klik&lt;/a&gt;, dengan sedikit tambahan/pengurangan.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4655265501355691680-3559556556401087164?l=www.pelajarsumedang.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.pelajarsumedang.co.cc/feeds/3559556556401087164/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.pelajarsumedang.co.cc/2009/06/pendampingku-aktivis-atau-bukan.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4655265501355691680/posts/default/3559556556401087164'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4655265501355691680/posts/default/3559556556401087164'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.pelajarsumedang.co.cc/2009/06/pendampingku-aktivis-atau-bukan.html' title='Pendampingku, Aktivis atau Bukan ?'/><author><name>.: PELAJAR :.</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00615348961610885700</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4655265501355691680.post-2696888800360605187</id><published>2009-06-04T04:21:00.000-07:00</published><updated>2009-06-07T09:52:24.122-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Aqidah'/><title type='text'>KALAU MAU APES, SIAL, BANGKRUT SILAHKAN....</title><content type='html'>&lt;span class="awal"&gt;" S&lt;/span&gt;EKALI-KALI TIDAK AKAN BERUNTUNG SUATU KAUM YANG MENYERAHKAN URUSANNYA KEPADA SEORANG WANITA."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diriwayatkan oleh imam Bukhari dari hadits Abdurahman bin Abu Bakrah dari ayahnya, demikian juga kedudukan peradilan dan lain-lain.." [Tafsiru al Qur'an al 'Adzim 1/435].&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PENDAPAT PARA ULAMA SALAF&lt;br /&gt;Imam Al Khithabi berkata," Dalam hadits tersebut [disebutkan] seorang wanita tidak boleh memegang kepemimpinan dan peradilan. Juga disebutkan seorang wanita tidak menikahkan dirinya sendiri atau menjadi wali dari akad nikah perempuan lain." [Fathul Bari 8/162]..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Imam Al-Qurtuby berkata," Mereka (para ulama`) telah bersepakat seorang perempuan tidak boleh menjadi imam [penguasa], sekalipun mereka masih berbeda pendapat mengenai kebolehan seorang perempuan menjadi hakim dalam hal-hal yang kesaksian seorang wanita diterima didalamnya." [Tafsir Al Qurthubi 1/270].&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Imam Ibnu Hazm berkata," Tak seorangpun dari seluruh kelompok ahlu kiblat [umat Islam] membolehkan kepemimpinan seorang wanita." [Al Imamatu Al 'Udzma hal. 246].&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Imam al-Baghowi berkata," Mereka bersepakat bahwa seorang perempuan tidak bisa menjadi imam dan hakim karena seorang imam harus keluar untuk menegakkan urusan jihad dan mengurusi urusan kaum muslimin, sedang seorang hakim harus tampil untuk menyelesaikan perselisihan padahal seorang perempuan itu aurot tidak boleh tampil dan dia itu lemah untuk mengurusi sebagian besar pekerjaan. Juga karena perempuan itu kurang [tidak sempurna] padahal kepemimpinan dan peradilan merupakan perwalian yang paling sempurna sehingga tidak pantas dipegang kecuali oleh laki-laki yang sempurna." [Syarhu Sunah 10/77].&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;FATWA ULAMA' KONTEMPORER&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Syaikh Said Hawa berkata:&lt;br /&gt;" Disyaratkan bagi seorang imam atau kholifah haruslah seorang laki-laki karena tabiat seorang perempuan tidak sesuai untuk memimpin negara dan menanggung tugas-tugas sebagai kepala negara berupa tugas-tugas yang melelahkan, pekerjaan yang terus menerus, memimpin tentara dan mengatur semua urusan." [Al Islam hal. 380].&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Dr. Abdullah ad Dumaiji berkata :&lt;br /&gt;" Dalam Al Qur'an banyak terdapat ayat yang menunjukkan laki-laki didahulukan atas perempuan, seperti firman Allah :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"KAUM LAKI-LAKI (SUAMI) ITU MENJADI PEMIMPIN ATAS KAUM WANITA (ISTRI) ATAS APA YANG ALLAH LEBIHKAN SEBAGIAN MEREKA (SUAMI) ATAS SEBAGIAN YANG LAIN (ISTRI) DAN ATAS APA YANG HARTA YANG MEREKA NAFKAHKAN." [QS. AN NISA' :34]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nabi juga memberitahukan perempuan itu mempunyai dua kekurangan : akal dan dien, padahal kepimpinan memerlukan kesempurnaan fikiran, akal dan kecerdasan. Karena itu tidak diterima kesaksian wanita kecuali kalau bersamaan dengan seorang laki-laki. Allah telah mengingatkan kesesatan dan kealpaan mereka dengan firman-Nya :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;" Dan tetaplah kalian di rumah-rumah kalian." [QS. AL Ahzab :33] dan ayat-ayat lain." [Al Imamatu al Udzma hal. 244-245].&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;" SEKALI-KALI TIDAK AKAN BERUNTUNG SUATU KAUM YANG MENYERAHKAN URUSANNYA KEPADA SEORANG WANITA."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diriwayatkan oleh imam Bukhari dari hadits Abdurahman bin Abu Bakrah dari ayahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Juga karena hakim itu dihadiri oleh majlis-majlis orang yang bersengketa dan laki-laki, dan untuk hal itu dibutuhkan kesempurnaan pendapat, akal dan kecerdasan. Padahal wanita kurang akalnya, sedikit pendapatnya dan tidak boleh menghadiri majlis-majlis laki-laki dan kesaksiannya tidak diterima sekalipun bersamanya ada seribu wanita sepertinya selama tidak ada kesaksian laki-laki. Allah telah mengingatkan kesesatan dan kealpaan mereka dengan firman-Nya :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;" (agar) Jika salah satu dari mereka lupa maka yang lain mengingatkan yang lupa." [QS. Al Baqarah : 282].&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena itu wanita tidak boleh memegang imamah udzma , tidak pula menjadi wali (gubernur) beberapa daerah. Karena itu Rasulullah, salah satu khalifahnya (khulafaur rasyidun) dan orang sesudah mereka tidak pernah mengangkat wanita sebagai hakim, tidak pula menjadi gubernur sebuah daerah, menurut riwayat yang telah sampai kepada kami. Kalau memang boleh, tentulah secara umum seluruh zaman tidak pernah kosong dari hal itu." [Al Mughni 14/12-13].&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PENUTUP&lt;br /&gt;Bagi seorang muslim, yang harus diikutinya adalah Al Qur'an, As Sunah dan ijma' salaful ummah. Mereka tidak akan melawan ketiga sumber hukum Islam ini dengan perkataan siapapun. Sebagaimana ditegaskan imam Al Mawardi tadi, pendapat Imam Abu Hanifah dan Imam Ibnu Jarir ath Thabari tertolak, karena bertentangan dengan nash dan ijma'. Dalam hal ini, nash-nash yang menjadi dalil larangan wanita menjadi pemimpin merupakan nash yang muhkamat, tegas dan jelas tanpa ta'wilan. Beliau tidak mengingkari kebesaran, keilmuan dan jasa besar kedua imam ini, namun kebenaran lebih berhak untuk diikuti. Dari sini kita semakin menyadari, yang ma'shum hanyalah Al Qur'an, As Sunah dan ijma' salaful ummah. Selain itu bisa salah bisa benar, bila benar bisa diikuti dan bila salah kita tidak boleh mengikutinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena itu, kita tak perlu bingung dengan sebagian tokoh umat Islam yang membolehkan wanita untuk menjadi kepala negara dan turut serta dalam pemilu, politik dan MPR/DPR dengan alasan Islam memberikan persamaan hak kepada mereka sejajar dengan kaum laki-laki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila kita mengikuti sumber hukum Islam tadi kita sudah berada di atas rel yang lurus dan benar. Kita juga bisa memahami sebenarnya para " tokoh " kita sudah tak memandang persoalan ini berdasar kaca mata Islam. Mereka sudah terkontaminasi dengan pemikiran-pemikiran sekuler di luar Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalil bisa saja dipelintir, hanya cocok untuk zaman dahulu, tokoh anu membolehkannya, dalil-dalilnya lemah, memasung hak wanita, diskriminatif, kondisi darurat dan seribu satu alasan lainnya. Yang jelas, seorang muslim yang baik tidak akan mempermainkan ayat-ayat Allah dan sunah-sunah Rasulullah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menta'wil ayat-ayat mutasyabihat untuk disesuaikan dengan kepentingannya saja sudah dicap Allah dengan " dalam hatinya ada kesesatan " [QS. Ali Imran :7], apalagi yang mencoba mengotak-atik nash-nash yang muhkamat. Wallahu A'lam bish shawab.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4655265501355691680-2696888800360605187?l=www.pelajarsumedang.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.pelajarsumedang.co.cc/feeds/2696888800360605187/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.pelajarsumedang.co.cc/2009/06/kalau-mau-apes-sial-bangkrut-silahkan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4655265501355691680/posts/default/2696888800360605187'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4655265501355691680/posts/default/2696888800360605187'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.pelajarsumedang.co.cc/2009/06/kalau-mau-apes-sial-bangkrut-silahkan.html' title='KALAU MAU APES, SIAL, BANGKRUT SILAHKAN....'/><author><name>.: PELAJAR :.</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00615348961610885700</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4655265501355691680.post-276600944579681379</id><published>2009-06-04T00:02:00.000-07:00</published><updated>2009-06-07T08:28:04.021-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Muhasabah'/><title type='text'>PEREMPUAN (Khususnya Untuk Para Lelaki)</title><content type='html'>&lt;span class="awal"&gt;D&lt;/span&gt;ia yang diambil dari tulang rusuk. Jika Tuhan mempersatukan dua orang yang berlawanan sifatnya, maka itu akan menjadi saling melengkapi. Dialah penolongmu yang sepadan, bukan sparing partner yang sepadan.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Ketika pertandingan dimulai, dia tidak berhadapan denganmu untuk melawanmu, tetapi dia akan berada bersamamu untuk berjaga-jaga di belakang saat engkau berada di depan atau segera mengembalikan bola ketika bola itu terlewat olehmu, dialah yang akan menutupi kekuranganmu.&lt;br /&gt;Dia ada untuk melengkapi yang tak ada dalam laki-laki : perasaan, emosi, kelemahlembutan, keluwesan, keindahan, kecantikan, rahim untuk melahirkan, mengurusi hal-hal sepele...??? hingga ketika laki-laki tidak mengerti hal-hal itu, dialah yang akan menyelesaikan bagiannya...sehingga tanpa kau sadari ketika kau menjalankan sisa hidupmu... kau menjadi lebih kuat karena kehadirannya di sisimu.&lt;br /&gt;Jika ada makhluk yang sangat bertolak belakang, kontras dengan lelaki, itulah perempuan. Jika ada makhluk yang sanggup menaklukkan hati hanya dengan sebuah senyuman, itulah perempuan.&lt;br /&gt;Ia tidak butuh argumentasi hebat dari seorang laki-laki... tetapi ia butuh jaminan rasa aman darinya karena ia ada untuk dilindungi.... tidak hanya secara fisik tetapi juga emosi.&lt;br /&gt;Ia tidak tertarik kepada fakta-fakta yang akurat, bahasa yang teliti dan logis yang bisa disampaikan secara detail dari seorang laki-laki, tetapi yang ia butuhkan adalah perhatiannya... kata-kata yang lembut... ungkapan-ungkapan sayang yang sepele... namun baginya sangat berarti... membuatnya aman di dekatmu....&lt;br /&gt;Batu yang keras dapat terkikis habis oleh air yang luwes, sifat laki-laki yang keras ternetralisir oleh kelembutan perempuan. Rumput yang lembut tidak mudah tumbang oleh badai dibandingkan dengan pohon yang besar dan rindang... seperti juga di dalam kelembutannya di situlah terletak kekuatan dan ketahanan yang membuatnya bisa bertahan dalam situasi apapun.&lt;br /&gt;Ia lembut bukan untuk diinjak, rumput yang lembut akan dinaungi oleh pohon yang kokoh dan rindang. Jika lelaki berpikir tentang perasaan wanita, itu sepersekian dari hidupnya.... tetapi jika perempuan berpikir tentang perasaan lelaki, itu akan menyita seluruh hidupnya...Karena perempuan diciptakan dari tulang rusuk laki- laki, karena perempuan adalah bagian dari laki-laki... apa yang menjadi bagian dari hidupnya, akan menjadi bagian dari hidupmu. Keluarganya akan menjadi keluarga barumu, keluargamu pun akan menjadi keluarganya juga. Sekalipun ia jauh dari keluarganya, namun ikatan emosi kepada keluarganya tetap ada karena ia lahir dan dibesarkan di sana.... karena mereka, ia menjadi seperti sekarang ini. Perasaannya terhadap keluarganya, akan menjadi bagian dari perasaanmu juga... karena kau dan dia adalah satu.... dia adalah dirimu yang tak ada sebelumnya. Ketika pertandingan dimulai, pastikan dia ada di bagian lapangan yang sama denganmu.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4655265501355691680-276600944579681379?l=www.pelajarsumedang.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.pelajarsumedang.co.cc/feeds/276600944579681379/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.pelajarsumedang.co.cc/2009/06/perempuan-khususnya-untuk-para-lelaki.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4655265501355691680/posts/default/276600944579681379'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4655265501355691680/posts/default/276600944579681379'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.pelajarsumedang.co.cc/2009/06/perempuan-khususnya-untuk-para-lelaki.html' title='PEREMPUAN (Khususnya Untuk Para Lelaki)'/><author><name>.: PELAJAR :.</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00615348961610885700</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4655265501355691680.post-2768368443378207984</id><published>2009-05-30T06:47:00.001-07:00</published><updated>2009-05-30T06:50:45.523-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Motivasi'/><title type='text'>"Bangun Masa Depan Mulai Saat Ini, Mulai Detik Ini!"</title><content type='html'>&lt;span class="awal"&gt;H&lt;/span&gt;ari ini adalah saat kita menanam benih dan masa depan adalah waktu kita memetik panen&lt;br /&gt;Maka siapapun yang ingin tahu masa depannya, mari kita perhatikan apa yang biasa kita lakukan saat ini...&lt;br /&gt;Jangan sampai kita menjadi orang yang begitu rugi di dunia, yaitu&lt;br /&gt;"Allah telah memberi modal (bekal), namun modal tersebut kita hamburkan sia-sia"&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan diantara modal yang termahal adalah waktu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;وَالْعَصْرِ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;إِنَّ الْإِنسَانَ لَفِي خُسْرٍ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;إِلَّا الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ وَتَوَاصَوْا بِالْحَقِّ وَتَوَاصَوْا بِالصَّبْرِ&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;"Demi masa. Sesungguhnya manusia itu benar-benar berada dalam kerugian, kecuali orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasihat menasihati supaya menaati kebenaran dan nasihat menasihati supaya menetapi kesabaran"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari surat Al-Ashr ayat 1-3 ini ada fadhilah bahwa untung ruginya manusia dapat diukur dari sikapnya terhadap waktu&lt;br /&gt;Jadi kalau kita berani menghamburkan waktunya maka ia tergolong orang yang menyia-nyiakan hidupnya di dunia ini&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seburuk apapun masa lalu kita, kalau hari ini kita benar-benar bertaubat (taubatan nashuha) dan memperbaiki diri, insya Allah dengan segala kemurahan Allah semua keburukan itu akan terhapuskan (dengan taubat yang syari'e)&lt;br /&gt;Demikian pula dengan masa mendatang, maka sungguh mengherankan melihat orang yang bercita-cita tapi tiada melakukan apapun untuk meraihnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belajar Menghitung (menghisab diri)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Saudaraku, mari kita mulai menghitung semua yang telah kita lakukan&lt;br /&gt;Ucapan kita sekarang adalah sebuah jaminan&lt;br /&gt;Kita bisa terpuruk hanya dari satu patah kata&lt;br /&gt;Kita bisa bertambah kemuliaan pula dari sebuah kata&lt;br /&gt;Uang yang kita dapatkan hari ini adalah tabungan masa depan&lt;br /&gt;Bila kita dapatkan dengan cara haram, niscaya aibnya akan segera kita rasakan"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena itu, terlalu bodoh andai kita melakukan sesutu yang sia-sia&lt;br /&gt;Maka mari mulai detik ini...&lt;br /&gt;Demi detik kita tanam sebaik mungkin&lt;br /&gt;Karena inilah bibit yang kelak buahnya akan kita petik di masa depan&lt;br /&gt;Kalau kita terbiasa berhati-hati dalam berbicara, bersikap, mengambil keputusan dan menjaga pikiran serta hati kita (berusaha sebaik mungkin meniru rasulullah)&lt;br /&gt;Maka kapanpun malaikat maut menjemput, kita akan selalu siap&lt;br /&gt;Tapi kalau kita suka bicara sepuasnya, berpikir sebebas-bebasnya, tak usah heran bila saat kematian jadi begitu menakutkan..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3 Tips Menyongsong Masa Depan Nan Cerah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[Pertama]&lt;br /&gt;Pastikanlah hari-hari kita senantiasa menjadi sarana penambah keyakinan kepada Allah&lt;br /&gt;Kita tidak akan pernah tenteram dalam hidup kecuali dengan keyakinan pada Allah&lt;br /&gt;Pupuk keyakinan adalah ilmu tauhid yang benar&lt;br /&gt;Orang-orang yang tiada suka menuntut ilmu imannya tidak akan bertambah&lt;br /&gt;Bila iman tiada bertambah hidup-pun jadi mudah goyah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;الَّذِينَ آمَنُواْ وَتَطْمَئِنُّ قُلُوبُهُم بِذِكْرِ اللّهِ أَلاَ بِذِكْرِ اللّهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوبُ&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;“(yaitu orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenteram” (QS Ar Ra’du:28)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[Kedua]&lt;br /&gt;Tiada hari berlalu kecuali jadi amal&lt;br /&gt;Dimanapun kita berada lakukan yang terbaik&lt;br /&gt;Segala sesuatu harus jadi amal!"&lt;br /&gt;Dilihat ataupun tidak dilihat orang lain (sedang Allah maha melihat)&lt;br /&gt;Amal dan keikhlasan terus jalan...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[Ketiga]&lt;br /&gt;Terus melatih diri agar mampu menasihati orang lain dalam kebenaran dan kesabaran&lt;br /&gt;Dan juga terus melatih diri mampu menerima nasihat dalam kebenaran dan kesabaran&lt;br /&gt;Kita akan mampu memberi nasihat kalau kita juga senang diberi nasihat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wallahu a'lam...&lt;br /&gt;Semoga bermanfaat dan bisa menjadi nasehat bagi diri yang lemah ini khususnya dan kita semua, Aamiin...&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4655265501355691680-2768368443378207984?l=www.pelajarsumedang.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.pelajarsumedang.co.cc/feeds/2768368443378207984/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.pelajarsumedang.co.cc/2009/05/bangun-masa-depan-mulai-saat-ini-mulai_30.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4655265501355691680/posts/default/2768368443378207984'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4655265501355691680/posts/default/2768368443378207984'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.pelajarsumedang.co.cc/2009/05/bangun-masa-depan-mulai-saat-ini-mulai_30.html' title='&quot;Bangun Masa Depan Mulai Saat Ini, Mulai Detik Ini!&quot;'/><author><name>.: PELAJAR :.</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00615348961610885700</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4655265501355691680.post-4563042262207070720</id><published>2009-05-30T06:04:00.000-07:00</published><updated>2009-05-30T06:20:42.739-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Spirit'/><title type='text'>Silat Dalam Dunia Maya</title><content type='html'>&lt;span class="awal"&gt;B&lt;/span&gt;log atau weblog bukan hal baru dalam dunia maya saat ini, banyak blog yang bertebaran di dunia maya yang meramaikan aktifitas manusia dalam menyalurkan buah pikiran dalam bentuk tulisan yang mencakup ide maupun hal yang dapat dikritisi oleh masyarakat luas. Begitupun dengan blog yang datang dari kalangan yang serius hingga kalangan penghobi yang mencoba mereka-reka dalam bentuk tulisan di weblognya.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seberapa jauh manfaat blog dalam menyalurkan ide-ide kepada manusia lain, menjadikan blog kunci utama dalam sosialisasi sebuah wacana maupun pemikiran yang terbuka, hal inilah yang seharusnya menjadi catatan bagi pesilat (khususnya pesilat-pesilat yang memiliki prestasi) maupun pesilat yang memiliki kepedulian terhadap dunia pencak silat saat ini yang katanya sedang TIDAK naik daun dinegerinya sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila kita telaah sebantar sebenarnya sudah banyak pesilat yang mencoba membuat blog dalam dunia maya entah itu dalam bentu situs atau web, ambil contoh yang paling banyak digunakan adalah blog selain gratis dan mudah digunakan oleh orang awam sekalipun, kita hanya cukup menulis buah pikiran kita tidak perlu repot-repot harus memikirkan biaya sewa space hosting ataupun nama domain segala, yang penting adalah isi konten dari belog tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila saja kita sedikit kritis melihat dunia pencak silat di Internet (Cyber) masih sedikit orang Indonesia yang mau menulikan pencak silat sebagai menu hidangan utama dalam blognya, kalaupun ada masih dalam orientasi yang terbatas pada perguruannya ataupun hal-hal internal yang kadang orang diluar itu hanya mampun membaca dan tidak mencoba berinetraksi lebih jauh, namun hal ini tidak menjadi masalah karena blog adalah kebebasan bagi pemiliknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kembali kepada pesilat yang ingin ngeblog dalam mencurahkan pikirannya kepada orang lain, memang disayangkan sebagain pesilat nasional khususnya yang pernah berprestasi dalam kejuaraan ataupun pernah mendapatkan fasililtas belajar dalam hingga luar negeri masih jarang mau menuliskan pengalaman dan ilmunya, sayang sekali bila bila pemerintah telah memberikan banyak dukungan dalam prestasi pesilat tersebut hingga kemancanegara ternyata segala pengalamannya hanya disimpan dalam – dalam, padahal bila mau banyak jalan menuju Roma, tidak perlu takut mengatakan saya buta teknologi, kalau dia mau belajar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hobi menulis dalam blog Jangan sampai melupakam “etika” dalam berkomunikasi di dunia maya, yang lebih kita kenal sebagai netiket (etiket) seperti apa saja etika tersebut antara lain, unsur SARA, PORN, SPAM yang harus dihindari, hingga Etika dalam mengkritik, dibutuhkan kecerdasan dalam soal mengkritik tentunya harus berimbang dan tidak memojokkan lembaga ataupun orang lain. Intinya kritikan dalam tulisan kita adalah “kritikan yang membangun dalam segala segi dan bermanfaat sebagai proses demokrasi”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang tak kalah penting dalam Blog adalah “Data dan Fakta”, kedua hal ini harus menjadi standar penulisan yang bertanggungjawab, sehingga tidak ada kata ASAL Tulis atau Asal Comot (Copy Paste) karya orang lain, hal ini mungkin sepele namun dampaknya kedepan akan sangat terasa, kerena pentingnya fakta dan data kita tidak boleh asal – asal menulis apalagi kalau ternyata tulisan yang anda isikan dalam blog anda adalah karya orang lain, mungkin kita tidak menyadari bahwa setiap tulisan yang kita buat akan dibaca oleh ribuan dan mungkin pula tulisan terebut akan diambil (comot) oleh orang lain sehingga bukti-bukti dan data sebagai sumber aslinya akan rancu, itu bila anda tidak menuliskan sumber atau nara seumber yang benar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, kita tunggu pesilat-pesilat muda Indonesia dalam mengeluarkan buah Pikirannya karena kalau harus menunggu sesepuh kita, maka blog akan di isi oleh komunitas lain yang lebih dulu menyadari manfaat ngeblog. Jangan sampai kata-kata kampungan yang dilontarkan kepada pencak silat menjadi bukti yang otentik karena blog aja nggak punya wajar kalau orang mengatakan “kampungan” kepada kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam Sukses Selalu.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4655265501355691680-4563042262207070720?l=www.pelajarsumedang.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.pelajarsumedang.co.cc/feeds/4563042262207070720/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.pelajarsumedang.co.cc/2009/05/silat-dalam-dunia-maya.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4655265501355691680/posts/default/4563042262207070720'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4655265501355691680/posts/default/4563042262207070720'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.pelajarsumedang.co.cc/2009/05/silat-dalam-dunia-maya.html' title='Silat Dalam Dunia Maya'/><author><name>.: PELAJAR :.</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00615348961610885700</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4655265501355691680.post-2389616250389946571</id><published>2009-05-27T08:11:00.000-07:00</published><updated>2009-05-27T08:20:01.679-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Muamalah'/><title type='text'>Berhati-hati dengan "Salam"</title><content type='html'>&lt;span class="awal"&gt;M&lt;/span&gt;ungkin karena kesibukan, diantara kita sering menyingkat ucapan "salam" yang arti awalnya doa keselamatan justru menjadi "cacian" dan kata "jorok". Lho bagaimana bisa?&lt;br /&gt;السلام عليكم ورحمة الله وبركاته&lt;br /&gt;Ucapan "Assalamu'alaikum", السلام عليكم, merupakan anjuran agama, dan sangat berpengaruh terhadap kehidupan umat beragama, dengan salam dapat menjalin persaudaraan dan kasih sayang, karena orang yang mengucapkan salam berarti mereka saling mendo'akan agar mereka mendapat keselamatan baik di dunia maupun di akhirat.&lt;span class="fullpost"&gt; Nabi Muhammad SHOLALLOHU ‘ALAIHI WA SALLAM bersabda, "Kalian tak akan masuk surga sampai kalian beriman dan saling mencintai. Maukah aku tunjukkan satu amalan bila dilakukan akan membuat kalian saling mencintai? Yaitu, sebarkanlah salam di antara kalian." [HR Muslim dari Abi Hurairah]&lt;br /&gt;Saya seringkali menerima sms atau e-mail dari beberapa kawan dan juga beberapa ustadz yang mengawali salamnya dengan singkatan. Singkatannya pun macam-macam. Ada yang singkat seperti "Asw" atau "Aslm". Ada yang sedikit lebih panjang seperti ; "Ass Wr Wb" atau "Aslmwrwb" . Namun yang sering saya dapatkan, adalah singkatan "Ass". Singkatan terakhir ini paling umum dan paling sering digunakan. Bagi saya, ini adalah singkatan yang tidak enak untuk dibaca, terlebih kalau mengerti artinya.&lt;br /&gt;Marilah kita simak singkatan ini. Dalam kamus linguistik yang saya punya, arti dari kata Ass yang berasal dari bahasa Inggris itu adalah sebagai berikut;&lt;br /&gt;"Ass" berarti: Pertama, kb. (animal) yang artinya keledai. Kedua, orang yang bodoh. Don't be a silly (Janganlah sebodoh itu). Dan ketiga, Vlug (pantat).&lt;br /&gt;Padahal seperti kita ketahui ucapan Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh adalah sebuah ucapan salam sekaligus doa yang kita tujukan kepada orang lain. Ucapan salam dalam Islam sesungguhnya merupakan do'a seorang Muslim terhadap saudara Muslim yang lain. Maka, apabila kita mengucap salam dengan hanya menuliskan "Ass", secara tidak sadar mungkin kita malah mendoakan hal yang buruk terhadap saudara kita.&lt;br /&gt;Kita paham, mungkin banyak orang diantara kita cukup sibuk dan ingin cepat buru-buru menulis pesan. Barangkali, singkatan itu bisa mempercepat pekerjaan. Karena itu, penulis menyarankan, jika memang keadaan sedang tidak memungkinkan untuk menulis salam lewat SMS dengan kalimat lengkap karena sedang menyetir di jalan, misalnya, solusinya cukup mudah adalah menulis pesan to the point saja. Tulislah "met pagi, met siang, met malam dan seterusnya. Ini masih lebih baik dibandingkan kita harus memaksakan diri menggunakan singkatan dari doa keselamatan Assalamu'alaikum menjadi "Ass" (pantat).&lt;br /&gt;Jangan sampai awalnya kita ingin menyampaikan doa keselamatan yang terjadi justeru sebaliknya, mendoakan keburukan. Kalau boleh saya mengistilahkah, niat baik ingin berdoa, jadinya malah ucapan kotor.&lt;br /&gt;Ucapan salam adalah ucapan penghormatan dan doa. Apabila kita dihormati dengan suatu penghormatan maka seharusnya kita membalas dengan sebuah penghormatan pula yang lebih baik, atau minimal, balaslah dengan yang serupa. Sesungguhnya Allah akan memperhitungkan setiap yang kamu kerjakan.&lt;br /&gt;Hasa saja, kalau kita mengganti ucapan kalimat salam arti awalnya sangat mulia, maka, yang terjadi adalah sebaliknya, salah dan bisa-bisa menjadi umpatan kotor.&lt;br /&gt;Karena itu, jika tidak berhati-hati, mengganggati ucapan Assalamu'alaikum (Semoga sejahtera atasmu) dengan menyingkatnya menjadi "Ass" (pantat), ini mirip dengan mengganti doa yang baik dengan mengganti dengan bahasa jalanan orang Jakarta, yang artinya kira-kira, berubah arti menjadi (maaf) "Pantat Lu!"&lt;br /&gt;Singkatan ala Rasulullah&lt;br /&gt;Meski nampak sederhana, ucapan salam sudah diatur oleh agama kita (Islam). Ucapan Assalamu alaikum السلام عليكم dalam Bahasa Arab, digunakan oleh kaum Muslim. Salam ini adalah Sunnah Nabi Muhammad SHOLALLOHU ‘ALAIHI WA SALLAM, intinya untuk merekatkan ukhuwah Islamiyah umat Muslim di seluruh dunia. Mengucapkan salam, hukumnya adalah sunnah. Sedangkan bagi yang mendengarnya, wajib untuk menjawabnya. Itulah agama kita.&lt;br /&gt;Sebelum Islam datang, orang Arab terbiasa menggunakan ungkapan-ungkapan salam yang lain, seperti Hayakallah. Artinya semoga Allah menjagamu tetap hidup. Namun ketika Islam datang, ucapan itu diganti menjadi Assalamu 'alaikum. Artinya, semoga kamu terselamatkan dari segala duka, kesulitan dan nestapa.&lt;br /&gt;Ibnu Al-Arabi didalam kitabnya Al-Ahkamul Qur'an mengatakan, bahwa salam adalah salah satu ciri-ciri Allah SUBHANAHU WA TA’ALA dan berarti "Semoga Allah menjadi Pelindungmu".&lt;br /&gt;Dari Abu Hurairah ra., ia berkata bahwa Rasul bersabda, "Kamu tidak akan masuk surga hingga kamu beriman, dan kamu tidak beriman hingga kamu saling mencintai (karena Allah). Apakah kamu maujika aku tunjukkanpada satu perkara jika kamu kerjakan perkara itu maka kamu akan saling mencintai? Sebarkanlah salam di antara kamu!" (HR. Muslim)&lt;br /&gt;Abu Umammah RA meriwayatkan bahwa Rasulullah SHOLALLOHU ‘ALAIHI WA SALLAM bersabda: "Orang yang lebih dekat kepada Allah SUBHANAHU WA TA’ALA adalah yang lebih dahulu memberi Salam." (Musnad Ahmad, Abu Dawud, dan At Tirmidzi)&lt;br /&gt;Abdullah bin Mas'ud RA meriwayatkan Bahwa Rasulullah SHOLALLOHU ‘ALAIHI WA SALLAM bersabda, "Salam adalah salah satu Asma Allah SUBHANAHU WA TA’ALA yang telah Allah turunkan ke bumi, maka tebarkanlah salam. Ketika seseorang memberi salam kepada yang lain, derajatnya ditinggikan dihadapan Allah. Jika jama'ah suatu majlis tidak menjawab ucapan salamnya maka makhluk yang lebih baik dari merekalah (yakni para malaikat) yang menjawab ucapan salam." (Musnad Al Bazar, Al Mu'jam Al Kabir oleh At Tabrani)&lt;br /&gt;Abu Hurairah meriwayatkan bahwa Rasulullah SHOLALLOHU ‘ALAIHI WA SALLAM bersabda, "Orang kikir yang sebenar-benarnya kikir ialah orang yang kikir dalam menyebarkan Salam." Allah SUBHANAHU WA TA’ALA berfirman didalam Al-Qur'an Surat An-Nisa Ayat 86. Demikianlah Allah SUBHANAHU WA TA’ALA memerintahkan agar seseorang membalas dengan ucapan yang setara atau yang lebih baik.&lt;br /&gt;Bedanya agama kita dengan agama lain, setiap Muslim ketika mengucapkan salam kepada saudaranya, dia akan diganjar dengan kebaikan (pahala).&lt;br /&gt;Dalam kaidah singkat menyingkat pun sudah diatur oleh Allah dan diajarkan kepada Rasulullah. Dalam suatu pertemuan bersama Rasulullah SHOLALLOHU ‘ALAIHI WA SALLAM, seorang sahabat datang dan melewati beliau sambil mengucapkan, "Assalamu 'alaikum". Rasulullah SHOLALLOHU ‘ALAIHI WA SALLAM lalu bersabda, "Orang ini mendapat 10 pahala kebaikan," ujar beliau.&lt;br /&gt;Tak lama kemudian datang lagi sahabat lain. Ia pun mengucapkan, "Assalamu'alaikum Warahmatullah." Kata Rasulullah SHOLALLOHU ‘ALAIHI WA SALLAM, "Orang ini mendapat 20 pahala kebaikan." Kemudian lewat lagi seorang sahabat lain sambil mengucapkan, "Assalamu 'alaikum warahmatullah wa baraokatuh." Rasulullah pun bersabda, "Ia mendapat 30 pahala kebaikan." [HR. Ibnu Hibban dari Abi Hurairah].&lt;br /&gt;Nah dari tiga singkatan itu silahkanAnda pilih yang mana yang Anda inginkan tanpa harus menyingkatnya sendiri yang justru bisa menghilangkan nilai pahalanya. Tentu saja, jangan Anda lupakan, tiga singkatan itu sudah rumus dari Nabi yang dipilihkan untuk kita.&lt;br /&gt;Satu hal lagi yang perlu diingat adalah ketika kita menuliskan kata Assalamu'alaikum, perlu diperhatikan agar jangan sampai huruf L nya tertinggal sehingga menjadi Assaamu'alaikum.&lt;br /&gt;Karena apa ? Diriwayatkan bahwa dahulu ada seorang Yahudi yang memberi salam kepada Nabi dengan ucapan "Assaamu 'alaika ya Muhammad" (Semoga kematian dilimpahkan kepadamu).&lt;br /&gt;Dan kata assaamu ini artinya kematian. Kata ini adalah plesetan dari "Assalaamu 'alaikum". Maka nabi berkata, "Kalau orang kafir mengatakan padamu assaamu 'alaikum, maka jawablah dengan wa 'alaikum (Dan semoga atas kalian pula)." [HR. Bukhari]&lt;br /&gt;Tulisan ini, mungkin nampak sederhana. Meski sederhana, dampaknya cukup besar. Boleh jadi, kita belum pernah membayangkannya selama ini. Nah, setelah ini, sebaiknya alangkah lebih baik jika memulai kembali menyempurnakan salam kepada saudara kita. Tapi andaikata memang kondisi tak memungkinkan, sebaiknya, pilihlah singkatan yang sudah dipilihkan Nabi kita Muhammad SHOLALLOHU ‘ALAIHI WA SALLAM tadi. Mungkin Anda agak capek sedikit tidak apa-apa, sementara sedikit capek, 30 pahala kebaikan telah kita kantongi. &lt;br /&gt;Wallohu A’lam.&lt;br /&gt;&lt;a href="www.hidayatullah.com"&gt;* Sumber&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4655265501355691680-2389616250389946571?l=www.pelajarsumedang.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.pelajarsumedang.co.cc/feeds/2389616250389946571/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.pelajarsumedang.co.cc/2009/05/berhati-hati-dengan-salam.html#comment-form' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4655265501355691680/posts/default/2389616250389946571'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4655265501355691680/posts/default/2389616250389946571'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.pelajarsumedang.co.cc/2009/05/berhati-hati-dengan-salam.html' title='Berhati-hati dengan &quot;Salam&quot;'/><author><name>.: PELAJAR :.</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00615348961610885700</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4655265501355691680.post-17057910853128730</id><published>2009-05-25T02:18:00.000-07:00</published><updated>2009-05-26T05:28:00.705-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Muhasabah'/><title type='text'>Fitnah Wanita</title><content type='html'>&lt;span class="awal"&gt;P&lt;/span&gt;eradaban manusia dari masa ke masa telah terekam oleh sejarah. Tengoklah, bangsa yang dahulunya dikenal begitu kuat dan kokoh sekarang telah tumbang karena fitnah. Berapa banyak tokoh yang disebut dalam sejarah telah menggores cita gemilang namun terlelap memudar, juga karena fitnah. “Tidaklah aku tinggalkan sepeninggalku fitnah (cobaan) yang lebih berbahaya bagi kaum laki-laki daripada (fitnah) wanita.” (Muttafaq ‘alaihi)&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yah… Apakah kehidupan ini sekedar untuk mengurus wanita? Menghabiskan segala potensi, waktu dan umur kita… Bukankah Abdullah bin Umar diumur 14 tahun bersemangat untuk turut berjihad. Sultan al-Fatih dimur 23 tahun telah mengukir prestasi gemilang. Namun… kita! Simak Khutbah Jum’at oleh Ust. Ilham Jaya, Lc.&lt;br /&gt;Lengkapnya download &lt;a href="http://suarawahdah.com/"&gt;disini&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4655265501355691680-17057910853128730?l=www.pelajarsumedang.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.pelajarsumedang.co.cc/feeds/17057910853128730/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.pelajarsumedang.co.cc/2009/05/fitnah-wanita.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4655265501355691680/posts/default/17057910853128730'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4655265501355691680/posts/default/17057910853128730'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.pelajarsumedang.co.cc/2009/05/fitnah-wanita.html' title='Fitnah Wanita'/><author><name>.: PELAJAR :.</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00615348961610885700</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4655265501355691680.post-7163497975915853079</id><published>2009-05-22T23:26:00.001-07:00</published><updated>2009-05-26T05:39:01.091-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Muhasabah'/><title type='text'>Malam Pertama Bersama?</title><content type='html'>&lt;span class="awal"&gt;A&lt;/span&gt;pa kabar sahabatku... ??&lt;br /&gt;Lama nian kita tak jumpa dan tak bertegur sapa&lt;br /&gt;Saya yakin bukan karena kebencian diantara kita&lt;br /&gt;Sayapun yakin bukan karena apa - apa...&lt;br /&gt;Tapi rutinitas kesibukan yang tlah menjebak kita...&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu hal sebagai bahan renungan kita...&lt;br /&gt;Tuk merenungkan indahnya malam pertama&lt;br /&gt;Tapi bukan malam penuh kenikmatan duniawiah semata&lt;br /&gt;Bukan malam pertama masuk ke peraduan Adam dan Hawa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Justeru malam pertama perkawinan kita dengan Sang&lt;br /&gt;Mauuut&lt;br /&gt;Sebuah malam yang meninggalkan isak tangis sanak&lt;br /&gt;saudara&lt;br /&gt;Hari itu...mempelai sangat dimanjakan&lt;br /&gt;Mandipun...harus dimandikan&lt;br /&gt;Seluruh badan kita terbuka....&lt;br /&gt;Tak ada sehelai benangpun menutupinya. .&lt;br /&gt;Tak ada sedikitpun rasa malu...&lt;br /&gt;Seluruh badan digosok dan dibersihkan&lt;br /&gt;Kotoran dari lubang hidung dan anus dikeluarkan&lt;br /&gt;Bahkan lubang - lubang itupun ditutupi kapas putih...&lt;br /&gt;Itulah sosok kita....&lt;br /&gt;Itulah jasad kita waktu itu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah dimandikan.. .,&lt;br /&gt;Kitapun kan dipakaikan gaun cantik berwarna putih Kain&lt;br /&gt;itu ...jarang orang&lt;br /&gt;memakainya..&lt;br /&gt;Karena bermerk sangat terkenal bernama Kafan Wewangian&lt;br /&gt;ditaburkan ke baju&lt;br /&gt;kita...&lt;br /&gt;Bagian kepala..,badan. .., dan kaki diikatkan&lt;br /&gt;Tataplah.... tataplah. ..itulah wajah kita&lt;br /&gt;Keranda pelaminan... langsung disiapkan&lt;br /&gt;Pengantin bersanding sendirian...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mempelai di arak keliling kampung bertandukan tetangga&lt;br /&gt;Menuju istana&lt;br /&gt;keabadian sebagai simbol asal usul kita&lt;br /&gt;Diiringi langkah gontai seluruh keluarga Serta rasa&lt;br /&gt;haru para handai&lt;br /&gt;taulan&lt;br /&gt;Gamelan syahdu bersyairkan adzan dan kalimah kudus&lt;br /&gt;Akad nikahnya bacaan talkin...&lt;br /&gt;Berwalikan liang lahat..&lt;br /&gt;Saksi - saksinya nisan-nisan. .yang tlah tiba duluan&lt;br /&gt;Siraman air&lt;br /&gt;mawar..pengantar akhir kerinduan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dan akhirnya.... .&lt;br /&gt;Tiba masa pengantin..&lt;br /&gt;Menunggu dan ditinggal sendirian...&lt;br /&gt;Tuk mempertanggungjawab kan seluruh langkah kehidupan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam pertama bersama KEKASIH..&lt;br /&gt;Ditemani rayap - rayap dan cacing tanah&lt;br /&gt;Di kamar bertilamkan tanah..&lt;br /&gt;Dan ketika 7 langkah tlah pergi....&lt;br /&gt;Kitapun kan ditanyai oleh sang Malaikat...&lt;br /&gt;Kita tak tahu apakah akan memperoleh Nikmat Kubur...&lt;br /&gt;Ataukah kita kan memperoleh Siksa Kubur.....&lt;br /&gt;Kita tak tahu...dan tak seorangpun yang tahu....&lt;br /&gt;Tapi anehnya kita tak pernah galau ketakutan... .&lt;br /&gt;Padahal nikmat atau siksa yang kan kita terima&lt;br /&gt;Kita sungkan sekali meneteskan air mata...&lt;br /&gt;Seolah barang berharga yang sangat mahal...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan Dia Kekasih itu..&lt;br /&gt;Menetapkanmu ke syurga.. Atau melemparkan dirimu ke&lt;br /&gt;neraka..&lt;br /&gt;Tentunya kita berharap menjadi ahli syurga...&lt;br /&gt;Tapi....tapi ....sudah pantaskah sikap kita selama&lt;br /&gt;ini...&lt;br /&gt;Untuk disebut sebagai ahli syurga ?????????&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sahabat...mohon maaf...jika malam itu aku tak&lt;br /&gt;menemanimu&lt;br /&gt;Bukan aku tak setia...&lt;br /&gt;Bukan aku berkhianat.. ..&lt;br /&gt;Tapi itulah komitmen azali tentang hidup dan kehidupan&lt;br /&gt;Tapi&lt;br /&gt;percayalah.. .aku pasti kan mendo'akanmu. ..&lt;br /&gt;Karena ...aku sungguh menyayangimu. ..&lt;br /&gt;Rasa sayangku padamu lebih dari apa yang kau duga&lt;br /&gt;Aku berdo'a...semoga kau jadi ahli syurga. Amien&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sahabat..... , jika ini adalah bacaan terakhirmu Jika&lt;br /&gt;ini adalah renungan&lt;br /&gt;peringatan dari Kekasihmu Ambillah hikmahnya... ..&lt;br /&gt;Tapi jika ini adalah salahku...maafkan aku....&lt;br /&gt;Terlebih jika aku harus mendahuluimu. ...&lt;br /&gt;Ikhlaskan dan maafkan seluruh khilafku&lt;br /&gt;Yang pasti pernah menyakiti atau mengecewakanmu. ....&lt;br /&gt;kalau tulisan ini ada manfaatnya.. ..&lt;br /&gt;Silakan di print ou dan kau simpan sebagai renungan...&lt;br /&gt;Siapa tahu ...suatu saat kau ingat padaku Dan...aku&lt;br /&gt;tlah di alam lain....&lt;br /&gt;Satu pintaku padamu...&lt;br /&gt;Tolong do'akan aku....&lt;br /&gt;* Sumber :&lt;a href="http://tentang-pernikahan.com/article/articleindex.php?aid=816"&gt; Klik&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4655265501355691680-7163497975915853079?l=www.pelajarsumedang.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.pelajarsumedang.co.cc/feeds/7163497975915853079/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.pelajarsumedang.co.cc/2009/05/malam-pertama-bersama.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4655265501355691680/posts/default/7163497975915853079'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4655265501355691680/posts/default/7163497975915853079'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.pelajarsumedang.co.cc/2009/05/malam-pertama-bersama.html' title='Malam Pertama Bersama?'/><author><name>.: PELAJAR :.</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00615348961610885700</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4655265501355691680.post-1134478748559012164</id><published>2009-05-21T02:05:00.001-07:00</published><updated>2009-05-26T05:42:41.835-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Biografi Ulama'/><title type='text'>Abdullah bin Mubarak</title><content type='html'>&lt;span class="awal"&gt;J&lt;/span&gt;ulukannya Abu ‘Abdirrahman, ayahnya orang Turki yang bekerja kepada seorang pedagang dari Bani Handzalah. Ibunya juga orang Turki dari suku Khawarizmi. Beliau dilahirkan tahun 118 H, ada yang berpendapat 119 H.&lt;br /&gt;Dari Al Hasan, ia Berkata, “Ibunda Ibnul Mubarak adalah orang Turki. Kemiripan Ibnul Mubarak dengan orang Turki sangat mencolok. Kalau beliau membuka bajunya, tidak terlihat banyak bulu pada dada. Salah seorang keluarganya memberitahu aku bahwa beliau belum pernah Sekalipun masuk ke tempat pemandian.”&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rumah Ibnul Mubarak sangat besar, terletak di Marwa. Halaman rumahnya berukuran 50 x 50 hasta (1 hasta sekitar 50 cm). jika anda ingin melihat ahli ilmu, ahli ibadah dan lelaki berwibawa yang juga dihormati di Marwa, maka anda akan jumpai rumah tersebut. Setiap hari, banyak sekali orang yang berkumpul di rumahnya. Mereka bersama-sama mengkaji ilmu hingga ibnul Mubarak keluar dari kamarnyadan mereka pun berkumpul di sekeliling beliau. Ketika ibnul Mubarak pindah ke Kufah, maka beliau tinggal di sebuah rumah kecil. Biasanya beliau keluar untuk shalat, lalu kembali lagi kerumahnya. Beliau sangat jarang keluar rumah dan tidak pernah lagi didatangi banyak orang. Ketika itu, aku Berkata kepada beliau, “Wahai Abu Abdurrahman, tidakkah engkau merasa terasing disini, jika engkau bandingkan dengan rumahmu di Marwa?” beliau menjawab, “Aku menghindari marwa karena hendak menghindari sesuatu yang engkau sukai, dan sekarang aku tinggal disini karena menyukai sesuatu yang engkau membencinya. Dulu, saat aku di Marwa, tidak ada masalahpun kecuali mereka adukan kepadaku dan mereka mengatakan, “Tanyakan kepada Ibnul Mubarak, sedangkan di sini aku terbebas dari semua itu.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Jadilah orang yang tak dikenal, yang membenci ketenaran, dan jangan tampakkan bahwa dirimu tidak suka terkenal untuk mengangkat martabar diri. Sebab, kalau engkau mengaku-aku zuhud itu sama artinya kezuhudanmu telah roboh, karena engkau menyeret dirimu agar disanjung dan dipuji.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu hari aku bersama Ibnul Mubarak mendatangi amta air. Orang-orang biasa minum dari sini. Beliau mendekat ke mata air tersebut dan minum dari sana, Sementara orang-orang tidak mengenal beliau. Mereka berdesak-desakan dan mendorong beliau. Ketika beliau keluar dari sana, beliau Berkata kepadaku, “Seperti inilah hidup yang sebenarnya,” Maksud beliau ketika kita tidak dikenal dan tidak dihormati oleh orang lain.&lt;br /&gt;Seorang ulama’ bernama ‘Abdurrahman bin Mahdi Berkata, “Kedua mataku tidak pernah melihat orang yang lebih tulus menasehati umat islam dari Ibnu Mubarak.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari Husain bin Hasan Al Mirwazi ia Berkata, “Ibnul Mubarak Berkata, “Jadilah orang yang tak dikenal, yang membenci ketenaran, dan jangan tampakkan bahwa dirimu tidak suka terkenal untuk mengangkat martabar diri. Sebab, kalau engkau mengaku-aku zuhud itu sama artinya kezuhudanmu telah roboh, karena engkau menyeret dirimu agar disanjung dan dipuji.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari Asy’ats bin Syu’bah Al Mushishi, ia berkata, “Suatu ketika Hurun Ar Rasyid datang ke Riqqoh (nama suatu daerah), lalu orang-orang keluar menyambut Ibnul Mubarak. Mereka berdesak-desakan hingga sandal-sandal putus dan debu berterbangan. Lalu muncullah seorang wanita, budak khalifah Harun Ar Rasyid, dari sebuh bangunan kayu. Ketika melihat orang-orang Begitu ramai, ia beratnya, “Ada apa?” orang-orang menjawab, “Orang alimdari Khurosan tiba di Riqqah, namanya ‘Abdullah bin Mubarak.” Maka wanita itu berkata, “Demi Allah, ini adalah raja, tapi bukan raja Harun yang tidak bisa mengumpulkan orang-orang kecuali dengan polisi dan tentara.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari Qosim bin Muhammad, ia berkata, “Aku pernah berpergian bersama Ibnul Mubarak. Ketika itu, yang sering terlintas dalam pikiranku adalah, mengapa orang ini dilebihkan di atas kami sampai ia Begitu terkenal di kalangan manusia. Padahal, kalau dia shalat, toh kami juga shalat. Kalau dia berpuasa, kami juga berpuasa. Kalau dia berperang, kamipun juga berperang dan kalau dia berhaji, kamipun sama.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Qosim melanjutkan, “Suatu malam, saat kami tengah melakukan perjalanan menuju Syam, kami makan malam di sebuah rumah. Tiba-tiba lampunya padam. Maka, salah satu dari kami keluar rumah untuk mencari penerangan. Tak lama kemudian, ia kembali dengan membawa lampu. Maka aku lihat wajah Ibnu Mubarak, ternyata jenggotnya sudah basah dengan air mata. Melihat itu, aku Berkata dalam hati, “Kiranya dengan rasa takut seperti ini ia dilebihkan diatas kami.” Mungkin, ketika lampu padam dan suasana gelap gulita, beliau teringat hari kiamat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nu’aim bin Hammad Berkata, “Ibnul Mubarak lebih banyak duduk di rumah, maka ditanyakan kepada beliau, “Tidakkah anda merasa kesepian?” beliau menjawab, “Mana mungkin aku kesepian sementara aku bersama Nabi Muhammad shalallahu 'alaihi wasallam (Yang beliau Maksud adalah bersama Hadits nabi shalallahu 'alaihi wasallam)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikianlah sekelumit kisah tentang sosok Ibnul Mubarak, tentunya masih sangat banyak riwayat-riwayat yang mengkisahkan tentang keagungan beliau. Semoga kita dapat senantiasa meneladai beliau amien. (Muhammad)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disariakan dari kitab “Bertakwa tapi tidak di kenal.”&lt;br /&gt;Sumber :&lt;a href="http://www.arrahmah.com/"&gt;Klik &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4655265501355691680-1134478748559012164?l=www.pelajarsumedang.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.pelajarsumedang.co.cc/feeds/1134478748559012164/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.pelajarsumedang.co.cc/2009/05/abdullah-bin-mubarak.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4655265501355691680/posts/default/1134478748559012164'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4655265501355691680/posts/default/1134478748559012164'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.pelajarsumedang.co.cc/2009/05/abdullah-bin-mubarak.html' title='Abdullah bin Mubarak'/><author><name>.: PELAJAR :.</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00615348961610885700</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4655265501355691680.post-177244985943630758</id><published>2009-05-21T01:41:00.000-07:00</published><updated>2009-05-26T05:44:46.710-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Muhasabah'/><title type='text'>Hakikat Pemimpin</title><content type='html'>&lt;span class="awal"&gt;D&lt;/span&gt;alam kehidupan sehari-hari, masyarakat selalu membutuhkan adanya pemimpin. Di dalam kehidupan rumah tangga diperlukan adanya pemimpin atau kepala keluarga, begitu pula halnya di masjid sehingga shalat berjamaah bisa dilaksanakan dengan adanya orang yang bertindak sebagai imam, bahkan perjalanan yang dilakukan oleh tiga orang muslim, harus mengangkat salah seorang diantara mereka sebagai pemimpin perjalanan. &lt;span class="fullpost"&gt;Ini semua menunjukkan betapa penting kedudukan pemimpin dalam suatu masyarakat, baik dalam skala yang kecil apalagi skala yang besar. Untuk tujuan memperbaiki kehidupan yang lebih baik, seorang muslim tidak boleh mengelak dari tugas kepemimpinan, Rasulullah Saw bersabda: Barangsiapa yang diserahi kekuasaan urusan manusia lalu menghindar (mengelak) melayani kaum lemah dan orang-orang yang membutuhkannya, maka Allah tidak akan mengindahkannya pada hari kiamat (HR. Ahmad).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di dalam Islam, pemimpin kadangkala disebut imam tapi juga khalifah. Dalam shalat berjamaah, imam berarti orang yang didepan. Secara harfiyah, imam berasal dari kata amma, ya’ummu yang artinya menuju, menumpu dan meneladani. Ini berarti seorang imam atau pemimpin harus selalu didepan guna memberi keteladanan atau kepeloporan dalam segala bentuk kebaikan. Disamping itu, pemimpin disebut juga dengan khalifah yang berasal dari kata khalafa yang berarti di belakang, karenanya khalifah dinyatakan sebagai pengganti karena memang pengganti itu dibelakang atau datang sesudah yang digantikan. Kalau pemimpin itu disebut khalifah, itu artinya ia harus bisa berada di belakang untuk menjadi pendorong diri dan orang yang dipimpinnya untuk maju dalam menjalani kehidupan yang baik dan benar sekaligus mengikuti kehendak dan arah yang dituju oleh orang yang dipimpinnya kearah kebenaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari pengantar di atas, terasa dan terbayang sekali betapa dalam pandangan Islam, pemimpin memiliki kedudukan yang sangat penting, karenanya siapa saja yang menjadi pemimpin tidak boleh dan jangan sampai menyalahgunakan kepemimpinannya untuk hal-hal yang tidak benar. Karena itu, para pemimpin dan orang-orang yang dipimpin harus memahami hakikat kepemimpinan dalam pandangan Islam yang secara garis besar dalam lima lingkup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Tangung Jawab, Bukan Keistimewaan.&lt;br /&gt;Ketika seseorang diangkat atau ditunjuk untuk memimpin suatu lembaga atau institusi, maka ia sebenarnya mengemban tanggung jawab yang besar sebagai seorang pemimpin yang harus mampu mempertanggungjawabkannya,. Bukan hanya dihadapan manusia tapi juga dihadapan Allah Swt. Oleh karena itu, jabatan dalam semua level atau tingkatan bukanlah suatu keistimewaan sehingga seorang pemimpin atau pejabat tidak boleh merasa menjadi manusia yang istimewa sehingga ia merasa harus diistimewakan dan ia sangat marah bila orang lain tidak mengistimewakan dirinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh karena itu, ketika Umar bin Abdul Aziz, seorang khalifah yang cemerlang datang ke sebuah pasar untuk mengetahui langsung keadaan pasar, maka ia dating sendirian dengan penampilan biasa, bahkan sangat sederhana sehingga ada yang menduga kalau ia seorang kuli panggul lalu orang itupun menyuruhnya untuk membawakan barang yang tak mampu dibawanya. Umar membawakan barang orang itu dengan maksud menolongnya, bukan untuk mendapatkan upah. Namun ditengah jalan, ada orang memanggilnya dengan panggilan yang mulia sehingga pemilik barang yang tidak begitu memperhatikannya menjadi memperhatikan siapa orang yang telah disuruhnya membawa barangnya. Setelah ia tahu bahwa Umar sang khalifah yang disuruhnya, iapun meminta maaf, namun Umar merasa hal itu bukanlah suatu kesalahan. Karena kepemimpinan itu tanggung jawab atau amanah yang tiodak boleh disalahgunakan, maka pertanggungjawaban menjadi suatu kepastian, Rasulullah Saw bersabda: Setiap kamu adalah pemimpin dan setiap kamu akan dimintai pertanggungjawaban tentang kepemimpinan kamu (HR. Bukhari dan Muslim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Pengorbanan, Bukan Fasilitas&lt;br /&gt;Menjadi pemimpin atau pejabat bukanlah untuk menikmati kemewahan atau kesenangan hidup dengan berbagai fasilitas duniawi yang menyenangkan, tapi justru ia harus mau berkorban dan menunjukkan pengorbanan, apalagi ketika masyarakat yang dipimpinnya berada dalam kondisi sulit dan sangat sulit. Karenanya dalam suatu riwayat diceritakan bahwa Umar bin Abdul Aziz sebelum menjadi khalifah menghabiskan dana untuk membeli pakaian yang harganya 400 dirham, tapi ketika ia menjadi khalifah ia hanya membeli pakaian yang harganya 10 dirham, hal ini ia lakukan karena kehidupan yang sederhana tidak hanya harus dihimbau, tapi harus dicontohkan langsung kepada masyarakatnya. Karena itu menjadi terasa aneh bila dalam anggaran belanja negara atau propinsi dan tingkatan yang dibawahnya terdapat anggaran dalam puluhan bahkan ratusan juta untuk membeli pakaian bagi para pejabat, padahal ia sudah mampu membeli pakaian dengan harga yang mahal sekalipun dengan uangnya sendiri sebelum ia menjadi pemimpin atau pejabat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Kerja Keras, Bukan Santai.&lt;br /&gt;Para pemimpin mendapat tanggung jawab yang besar untuk menghadapi dan mengatasi berbagai persoalan yang menghantui masyarakat yang dipimpinnya untuk Selanjutnya mengarahkan kehidupan masyarakat untuk bisa menjalani kehidupan yang baik dan benar serta mencapai kemajuan dan kesejahteraan. Untuk itu, para pemimpin dituntut bekerja keras dengan penuh kesungguhan dan optimisme.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat menghadapi krisis ekonomi, Khalifah Umar bin Khattab membagikan sembako (bahan pangan) kepada rakyatnya. Meskipun sore hari ia sudah menerima laporan tentang pembagian yang merata, pada malam hari, saat masyarakat sudah mulai tidur, Umar mengecek langsung dengan mendatangi lorong-lorong kampung, Umar mendapati masih ada rakyatnya yang masuk batu sekedar untuk memberi harapan kepada anaknya yang menangis karena lapar akan kemungkinan mendapatkan makanan. Meskipun malam sudah semakin larut, Umar pulang ke rumahnya dan ternyata ia memanggul sendiri satu karung bahan makanan untuk diberikan kepada rakyatnya yang belum memperolehnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Kewenangan Melayani, Bukan Sewenang-Wenang.&lt;br /&gt;Pemimpin adalah pelayan bagi orang yang dipimpinnya, karena itu menjadi pemimpin atau pejabat berarti mendapatkan kewenangan yang besar untuk bisa melayani masyarakat dengan pelayanan yang lebih baik dari pemimpin sebelumnya, Rasulullah Saw bersabda: Pemimpin suatu kaum adalah pelayan mereka (HR. Abu Na’im)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh karena itu, setiap pemimpin harus memiliki visi dan misi pelayanan terhadap orang-orang yang dipimpinnya guna meningkatkan kesejahteraan hidup, ini berarti tidak ada keinginan sedikitpun untuk menzalimi rakyatnya apalagi menjual rakyat, berbicara atas nama rakyat atau kepentingan rakyat padahal sebenarnya untuk kepentingan diri, keluarga atau golongannya. Bila pemimpin seperti ini terdapat dalam kehidupan kita, maka ini adalah pengkhianat yang paling besar, Rasulullah Saw bersabda: Khianat yang paling besar adalah bila seorang penguasa memperdagangkan rakyatnya (HR. Thabrani).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Keteladanan dan Kepeloporan, Bukan Pengekor.&lt;br /&gt;Dalam segala bentuk kebaikan, seorang pemimpin seharusnya menjadi teladan dan pelopor, bukan malah menjadi pengekor yang tidak memiliki sikap terhadap nilai-nilai kebenaran dan kebaikan. Ketika seorang pemimpin menyerukan kejujuran kepada rakyat yang dipimpinnya, maka ia telah menunjukkan kejujuran itu. Ketika ia menyerukan hidup sederhana dalam soal materi, maka ia tunjukkan kesederhanaan bukan malah kemewahan. Masyarakat sangat menuntut adanya pemimpin yang bisa menjadi pelopor dan teladan dalam kebaikan dan kebenaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai seorang pemimpin, Rasulullah Saw tunjukkan keteladanan dan kepeloporan dalam banyak peristiwa. Ketika Rasulullah Saw membangun masjid Nabawi di Madinah bersama para sahabatnya, beliau tidak hanya menyuruh dan mengatur atau tunjuk sana tunjuk sini, tapi beliau turun langsung mengerjakan hal-hal yang bersifat teknis sekalipun. Beliau membawa batu bata dari tempatnya ke lokasi pembangunan sehingga ketika para sahabat yang lebih muda dari beliau sudah mulai lelah dan beristirahat, Rasul masih terus saja membawanya meskipun ia juga nampak lelah. Karena itu seorang sahabat bermaksud mengambil batu yang dibawa oleh nabi agar ia yang membawanya, tapi nabi justeru menyatakan: “kalau kamu mau membawa batu bata, disana masih banyak batu yang bisa engkau bawa, yang ini biar tetap aku yang membawanya”. Karenanya para sahabat tetap dan terus bersemangat dalam proses penyelesaian pembangunan masjid Nabawi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari penjelasan di atas, kita bisa menyadari betapa penting kedudukan pemimpin bagi suatu masyarakat, karenanya jangan sampai kita salah memilih pemimpin, baik dalam tingkatan yang paling rendah seperti kepala rumah tanggai, ketua RT, pengurus masjid, lurah dan camat apalagi sampai tingkat tinggi seperti anggota parlemen, bupati atau walikota, gubernur, menteri dan presiden. Karena itu, orang-orang yang sudah terbukti tidak mampu memimpin, menyalahgunakan kepemimpinan untuk misi yang tidak benar dan orang-orang yang kita ragukan untuk bisa memimpin dengan baik dan kearah kebaikan, tidak layak untuk kita percayakan menjadi pemimpin. &lt;br /&gt;Wollohu a'lam.&lt;br /&gt;Sumber : &lt;a href=" http://www.oaseislam.com/"&gt;Klik&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4655265501355691680-177244985943630758?l=www.pelajarsumedang.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.pelajarsumedang.co.cc/feeds/177244985943630758/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.pelajarsumedang.co.cc/2009/05/hakikat-pemimpin.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4655265501355691680/posts/default/177244985943630758'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4655265501355691680/posts/default/177244985943630758'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.pelajarsumedang.co.cc/2009/05/hakikat-pemimpin.html' title='Hakikat Pemimpin'/><author><name>.: PELAJAR :.</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00615348961610885700</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4655265501355691680.post-7865832131570866658</id><published>2009-05-20T01:03:00.000-07:00</published><updated>2009-05-26T05:51:14.783-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hikmah'/><title type='text'>Jangan Sekali-Kali Merampas Selendang Allah</title><content type='html'>&lt;span class="awal"&gt;"K&lt;/span&gt;esombongan adalah selendang-Ku dan keagungan adalah pakaian-Ku. Barangsiapa yang melepas salah satu dari keduanya maka Aku akan melemparkannya ke dalam neraka Jahannam." (Hadits Qudsi Riwayat Muslim, Abu Dawud, Ibnu Majah, dan Ahmad)&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kisah dirampasnya selendang Allah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Baghdad, akhir Muharram tahun 656 H. Ini adalah bulan dan tahun dimana kebesaran kekuasaan dan peradaban Islam dikubur dalam-dalam, di bawah lautan darah yang tak lagi merah. Ya, ini adalah tahun pupusnya Khilafah Abbasiyah Kedua, dalam tragedi pembantaian yang sangat biadab.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasukan Tartar adalah pembantai itu. Orang-orang Mongol dan Siberia yang telah dipersatukan Jengis Khan, berubah menjadi monster-monster kalap yang sangat haus darah dan nyawa manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelumnya, kota-kota Islam penting di bawah kekuasaan Khawarizm runtuh. Seperti Bukhara, Samarqand, Hamadan, Maru, dan Naisabur, semuanya takluk di bawah Mongol.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah itu tentara Mongol bergeser ke Persia, juga melakukan hal yang sama di sana. Ibnul Atsir, salah seorang sejarawan Muslim tersohor sampai-sampai tidak mampu melukiskan bagaimana peristiwa menyedihkan itu terjadi. Ia bahkan tidak bisa menuliskan peristiwa itu kecuali beberapa tahun kemudian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia berkata, "Aku berdiam diri beberapa tahun dalam keadaan dihantui peristiwa tersebut, dihantui kedahsyatannya, juga kebencianku kepada peristiwa itu. Siapakah yang bisa dengan sederhana meratapi Islam dan kaum muslimin? Siapakah yang bisa dengan mudah mengingat kepedihan itu? Aduhai sekiranya ibuku tidak melahirkanku, sekiranya aku mati sebelum ini, dan aku hanya menjadi manusia yang dilupakan."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari Persia, kebengisan mereka dilanjutkan ke Baghdad, jantung kekuasaan Khalifah Abbasiah Kedua. Sang Khalifah, Al-Musta'syim Billah dibunuh beserta keluarganya. Kaum muslimin dihabisi. Pembantaian itu sendiri berlanjut selama empat puluh hari empat puluh malam. Mayat-mayat berserakan dimana-mana. Satu juta delapan ratus ribu mayat bukan angka yang sedikit. Bahkan Ibnu Katsir menyebut korban tewas dari kaum muslimin mencapai dua juta orang. Benar-benar mengenaskan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lambang-lambang peradaban Islam diruntuhkan. Perpustakaan dibinasakan. Ini sejarah kedzaliman yang sangat menyakitkan sepanjang sejarah kaum muslimin. Yang terakhir saat ini pun, Yahudi melalui kekuasaan di Amerika Serikat terus melakukan kedzaliman-kedzaliman fisik maupun non fisik kepada kaum muslimin. Sangat tidak adil jika kaum muslimin terus difitnah, ditekan, dibunuh dengan menghalalkan segala cara. Kedzaliman, sungguh, sepanjang sejarah telah menjadi hiasan orang-orang yang berkuasa, atau mereka yang sok berkuasa. Keangkuhan, kesombongan, dan kebiadaban, telah menjadi selendang kebanggaan mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Merampas selendang Allah, dalam arti menyekutukan-Nya.&lt;br /&gt;"Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni dosa syirik, dan Dia mengampuni segala dosa selain dari (syirik) itu, bagi siapa yang dikehendaki-Nya. Barangsiapa yang mempersekutukan Allah, maka sungguh ia telah berbuat dosa yang besar." (QS. An-Nisa': 48)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Merampas selendang Allah, dalam arti merendahkan eksistensi-Nya.&lt;br /&gt;Ini tidak hanya menjadi tabiat orang-orang kafir yang tidak percaya keberadaan Allah. Seperti umat-umat terdahulu yang disiksa dengan bermacam azab karena menolak keberadaan Allah SWT. Umat Nabi Nuh ditenggelamkan, umat Nabi Luth ditelan bumi, begitu juga dengan yang lainnya.&lt;br /&gt;Dunia yang telah dijajah oleh paham materialisme, memang benar-benar telah melahirkan manusia yang berani merampas selendang Allah, melalui pemikiran-pemikiran mereka, keyakinan ilmiah mereka, juga tata kehidupan mereka.&lt;br /&gt;Penyakit ini tentu tidak boleh merasuki jiwa seorang Muslim. Apa pun kondisi dunia yang diarunginya. Allah terlalu Perkasa bagi seorang manusia, bahkan seluruh makhluk-Nya. Betapa Allah memiliki tentara di langit dan di bumi. Tidak ada yang mengetahui kecuali Dia.&lt;br /&gt;"Dan pada sisi Allah-lah kunci-kunci semua yang ghaib; tak ada yang mengetahuinya kecuali Dia sendiri, dan Dia mengetahui apa yang ada di daratan dan di lautan, dan tiada sehelai daunpun yang gugur melainkan Dia mengetahuinya (pula), dan tidak jatuh sebutir bijipun dalam kegelapan bumi dan tidak sesuatu yang basah atau yang kering, melainkan tertulis dalam kitab yang nyata (Lauh Mahfuzh)."&lt;br /&gt;"Dan Dialah yang menidurkan kamu di malam hari dan Dia mengetahui apa yang kamu kerjakan di siang hari, kemudian Dia membangunkan kamu pada siang hari untuk disempurnakan umur(mu) yang telah ditentukan, kemudian kepada Allah-lah kamu kembali, lalu Dia memberitahukan kepadamu apa yang dahulu kamu kerjakan."&lt;br /&gt;"Dan Dialah yang mempunyai kekuasaan tertinggi atas semua hamba-Nya, dan diutusnya kepadamu malaikat-malaikat penjaga, sehingga apabila datang kematian kepada salah seorang di antara kamu, ia diwafatkan oleh malaikat-malaikat Kami, dan malaikat-malaikat Kami itu tidak melalaikan kewajibannya." (QS. Al-An'aam: 59-61)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Merampas selendang Allah, dalam arti menyakiti-Nya dan menghinakan para hamba-Nya yang beriman.&lt;br /&gt;"Sesungguhnya orang-orang yang menyakiti Allah dan Rasul-Nya. Allah akan melanatinya di dunia dan di akhirat, dan menyediakan baginya siksa yang menghinakan. Dan orang-orang yang menyakiti orang-orang mumin dan muminat tanpa kesalahan yang mereka perbuat, maka sesungguhnya mereka telah memikul kebohongan dan dosa yang nyata." (QS. Al-Ahzaab: 57-58)&lt;br /&gt;"Sesungguhnya orang-orang yang mendatangkan cobaan kepada orang-orang mumin laki-laki dan perempuan kemudian mereka tidak bertaubat, maka bagi mereka azab jahannam dan bagi mereka azab (neraka) yang membakar." (QS. Al-Buruuj: 10)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Merampas selendang Allah, dalam arti menyakiti diri-sendiri&lt;br /&gt;Apakah mendzalimi diri-sendiri termasuk kategori merampas selendang Allah? Ya. Sebab secara kronologis, mendzalimi diri sendiri artinya seseorang dengan sombong menolak kekuasaan Allah mengatur dirinya. Padahal Allah berkuasa dan berhak untuk mengatur manusia sesuai jalan yang diinginkannya.&lt;br /&gt;Sumber : &lt;a href="http://www.oaseislam.com"&gt;Klik&lt;/a&gt; &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4655265501355691680-7865832131570866658?l=www.pelajarsumedang.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.pelajarsumedang.co.cc/feeds/7865832131570866658/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.pelajarsumedang.co.cc/2009/05/jangan-sekali-kali-merampas-selendang.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4655265501355691680/posts/default/7865832131570866658'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4655265501355691680/posts/default/7865832131570866658'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.pelajarsumedang.co.cc/2009/05/jangan-sekali-kali-merampas-selendang.html' title='Jangan Sekali-Kali Merampas Selendang Allah'/><author><name>.: PELAJAR :.</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00615348961610885700</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4655265501355691680.post-7990609372961354979</id><published>2009-05-17T07:35:00.001-07:00</published><updated>2009-05-26T06:12:32.451-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tifs'/><title type='text'>Fiqh Dunia Maya</title><content type='html'>&lt;span class="awal"&gt;D&lt;/span&gt;unia seakan menjadi satu kesatuan tak terpisahkan ketika internet merambah dan menjadikannya jembatan penghubung. Dalam hitungan kurang dari sedetik suatu informasi bisa berpindah tempat dengan segera. Dari belahan bumi barat menuju belahan bumi timur. Kita dapat segera mengetahui apa yang semenit lalu telah terjadi di Masjidil Aqsha, Darus Salam (Yerusalem), Palestina.&lt;span class="fullpost"&gt; Informasi ini sangat membantu kita dalam melakukan suatu tindakan responsive yang cepat untuk melakukan kebijakan tertentu yang seharusnya diambil. Kecepatan dan mobilitas arus informasi ini adalah keunggulan internet secara umum. Memiliki kemaslahatan dalam kehidupan manusia dalam menjalankan misinya sebagai khilafah di muka bumi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perkembangan internet sendiri juga sangat bermanfaat dalam kehidup[an ekonomi melalui e-commerce yang saat ini sangat diminati kalangan menengah ke atas. Manusia dapat melakukankegiatan muamalat di dunia maya tanpa harus bertemu langsung secara kasat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Web 2.0 juga merupakan pengembangan situs jenis terbaru dimana penikmat dunia maya dapat melakukan pengembangan sendiri terhadap situs-situs sosial yang ada. Di Indonesia yang terkenal adalah Friendster, Wikipedia, Youtube, Blogspot, Multiply, dan lain sebagainya. Masyarakat umum dapat ikut mengembangkan dan memberikan sumbangsihnya sesuai keinginannya hampir tanpa batasan. Potensi ini mampu dimanfaatkan pula untuk mengembangkan diri dan kemampuan si pengguna serta untuk kepentingan masyarakat umum lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi kalangan pelajar dan mahasiswa, internet merupakan gudang ilmu pengetahuan yang siap dijelajahi dengan mesin pencari seperti Google atau Yahoo. Informasi pengetahuan yang dicari biasanya merupakan bahan untuk mengerjakan tugas sekolah atau kuliah. Selain itu, melalui internet lebih mudah mengaksesnya dibandingkan buku-buku yang tebal di perpustakaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain informasi positif, pengguna internet juga sangat mudah terimbas dampak ngatif adanya kegiatan dunia maya ini. Beberapa diantaranya sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pornografi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Indonesia merupakan salah satu neraka pornografi di dunia. Akses masyarakat dunia maya sangat tinggi terhadap salah satu produk internet ini. Kemudahan ini dimanfaatkan berbagai pihak yang mengedepankan nafsu syahwat dan tujuan komersial untuk mengeruk keuntungan sebesar-besarnya dari masyarakat dengan menjajakan nafsu binatang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penipuan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Merupakan salah satu modus di dunia maya dengan menipu para pengguna kartu kredit untuk membelanjakan barang tertentu. Jual beli online (e-commerce) merupakan alat paling besar dalam penipuan ini. Penulis sendiri secara teratur mendapat email yang menyatakan bahwa telah mendapat lotere dari berbagai yayasan di luar negeri serta kerjasama bisnis dengan nilai ratusan ribu dollar. Termasuk juga ‘penipuan’ kecil dan dianggap biasa dalam dunia chatting.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penghinaan dan Pelecehan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai contoh adalah penodaan agama atas nama kebebasan mengeluarkan pendapat yang dianut banyak musuh Islam yang sangat menginginkan kehancuran Islam. Sebagai contoh kasus film ‘Fitna’ yang disebarluaskan melalui internet. Blog dan situs yang menyebarkan berbagai penghinaan terhadap Islam serta penghinaan kepada Rasulullah SAW.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perang Pemikiran&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang-orang kafir dan yang membela mereka senantiasa menginginkan agar agama Islam memiliki citra negative dengan melakukan pencucian otak. Hal ini dilakukan dengan menyebarkan fikrah sesat merka dan mempengaruhi penduduk dunia maya yang belum kuat iman dan amalnya dengan berbagai dalil dan argumentasi untuk memojokkan Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Media massa yang dikuasai oleh musuh Islam selalu dijadikan corong opini sehingga berita yang sebenarnya menjadi kabur. Opini yang terbentuk pun akhirnya kembali memihak pada apa yang mereka tulis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perjudian&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kurang lebih mirip di dunia nyata dengan mode maya. Tidak jauh berbeda dengan adat jahiliyah di masa kuda gigit besi. Bedanya di zaman besi gigit kuda ini, tampilan perjudian semakin elegan dengan nilai yang juga tidak tanggung-tanggung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cracking atau Pembobolan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Merupakan saudara tiri dari hacking yang mencari celah dari suatu program yang ada. Cracking bersifat merusak suatu system yang ada dengan teknik informatika tertentu. Contoh cracking adalah pencurian data suatu perusahaan, pencurian uang dengan membobol rekening bank, pembobolan kartu kredit, mengacaukan system suatu instansi, pembobolan database dan lain sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terorisme&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penyebaran berita-berita tertentu dengan maksud membuat terror di tengah masyarakat oleh pihak-pihak yang menginginkan kekacauan di dalam kehidupan bermasyarakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Efek Negatif Khusus&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contohnya gamers yang meninggal karena terlalu lama memainkan permainan online hingga melupakan kondisi kesehatannya karena terus-menerus memaksa dirinya untuk bermain games selama beberapa hari. Contoh lain adalah Brandon Vedas meninggal dunia akibat pemakaian narkotik yang melampaui batas dengan teman-teman chatting IRC-nya memberi semangat. Shawn Woolley bunuh diri karena ketagihan dengan permainan online, Everquest. Brandes ditikam bunuh, dan dimakan oleh Armin Meiwes setelah menjawab iklan dalam internet.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian banyak hal negatif dan positif dalam dunia maya yang merupakan dampak keberadaan dunia itu sendiri. Kita yang merupakan manusia yang memiliki pikiran dan hati tentu dapat memilih dan memilah mana yang sebaiknya kita manfaatkan dan mana yang sebaiknya kita hindari. Agama Islam yang universal serta komprehensif selalu menjadi solusi bagi permasalahan duniawi dan ukhrawi kapanpun dan dimanapun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hingga detik ini ana belum menemukan satu kajian secara sistematis dan menyeluruh atas suatu pemahaman syari’at atas dunia maya yang sangat dekat dengan kehidupan kita sehari-hari. Ketidaktahuan dan ketidakpahaman ini menyebabkan banyak masyarakat yang terjun ke dunia maya melakukan salah langkah dalam berinteraksi dengannya. Ada yang berlebihan dan ada pula yang meremehkan. Padahal segala sesuatu harus dipandang dengan seimbang sesuai kadarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berinteraksi dengan dunia maya secara umum tidak jauh berbeda dengan interaksi di dunia nyata. Perbedaan antara keduanya juga sangat tipis jika ditinjau dari sudut pandang syari’at. Oleh karena itu penyikapan antara dunia nyata dan dunia maya juga tidak jauh berbeda kecuali ada hal-hal khusus yang mengharuskan pembedaan secara lebih jauh. Oleh karena itu, pemahaman hukum di dunia maya juga tidak jauh berbeda dengan pemahaman di dunia nyata kecuali ada pembedaannya yang nyata dan jauh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aturan ilahi telah dipatenkan dalam Al Qur’an dan As Sunnah. Dari sanalah kita dapat mengambil suatu keputusan hukum yang akan menuntun kita dalam menghadapi baik dan buruknya dunia maya. Selain dua sumber hukum tersebut kita juga kaya akan khazanah keilmuan lain yang dijadikan sumber hukum fiqh. Para ulama telah menetapkan urutannya sesuai dengan ijtihad mereka masing-masing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wallahu a’lam bish shawab.&lt;br /&gt;_______________________________&lt;br /&gt;Maraji’:&lt;br /&gt;1. Wikipedia: http://id.wikipedia.org/wiki/&lt;br /&gt;2. NyuriaN: http:://nyurian.wordpress.com/&lt;br /&gt;3. Elrozi’s Weblog: http://elrozi.wblog.com/&lt;br /&gt;4. Syaikh DR Yusuf Qardhawi: Fi Fiqhil Aulawiyat, Dirosah Jadidah fi Dhau’il Qur’ani was Sunnah (Fiqh Prioritas)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4655265501355691680-7990609372961354979?l=www.pelajarsumedang.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.pelajarsumedang.co.cc/feeds/7990609372961354979/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.pelajarsumedang.co.cc/2009/05/fiqh-dunia-maya.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4655265501355691680/posts/default/7990609372961354979'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4655265501355691680/posts/default/7990609372961354979'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.pelajarsumedang.co.cc/2009/05/fiqh-dunia-maya.html' title='Fiqh Dunia Maya'/><author><name>.: PELAJAR :.</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00615348961610885700</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4655265501355691680.post-4356674265680664437</id><published>2009-05-16T03:01:00.001-07:00</published><updated>2009-05-26T06:17:56.108-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Biografi Ulama'/><title type='text'>Biografi Ibnu Qudamah Al Maqdisi</title><content type='html'>&lt;span class="awal"&gt;I&lt;/span&gt;a adalah seorang imam,ahli fiqih dan zuhud, Asy Syaikh Muwaffaquddin Abu Muhammad Abdullah Bin Ahmad Bin Muhammad Ibnu Qudamah al-Hanbali al-Almaqdisi. Beliau berhijrah ke lereng bukit Ash-Shaliya, Damaskus, dan dibubuhkanlah namanya ad-Damsyiqi ash-Shalihi, nisbah kepada kedua daerah itu. Dilahirkan pada bulan Sya’ban 541 H di desa Jamma’il,salah satu daerah bawahan Nabulsi, dekat Baitil Maqdis,Tanah Suci di Palestina.&lt;span class="fullpost"&gt;Saat itu tentara salib menguasai Baitil Maqdis dan daerah sekitarnya. Karenanya, ayahnya, Abul Abbas Ahmad Bin Muahammad Ibnu Qudamah,tulang punggung keluarga dari pohon nasab yang baik ini haijrah bersama keluarganya ke Damaskus dengan kedua anaknya, Abu Umar dam Muwaffaquddin ,juaga saudara sepupu mereka, Abdul Ghani al-Maqdisi,sekitar tahun 551 H (Al-Hafidz Dhiya’uddin mempunyai sebuah kitab tentang sebab hijrahnya pendududk Baitul Maqdis ke Damaskus.Di Damaskus mereka singgah di Masjid Abu Salih, di luar gerbang timur. Setelahdua tahundi sana, mereka pindahke kaki gunung Qaisun di Shalihia,Damaskus. Di masa-masa itu Muwaffaquddin menghafal Al Quran dan menimba ilmu-i;mu dasar kepada ayahnya,Abul’Abbas, seorang ulama yang memiliki kedudukan mulia srta seorang yang zuhud.Kemudian ia berguru kepada para ulama Damskus lainnya. Ia hafal Mukhtasar Al Khiraqi (fiqih madzab Imam Ahmad Bin Hambal ankitab-kitab lainnnya.Ia memiliki kemajuan pesat dalam menkajiilmu. Menginjak umur 20 tahun,ia pergi ke Bghdad ditemani saudara sepupunya, Abdul Ghani al-Maqdisi (anak saudara laki-laki ibunya)/ keduanya umurnya sama.&lt;br /&gt;Muwaffaquddin semula menetap sebentar di kediaman Syekh Abdul Qadir Al-Jailani,di Baghdad. Saat itu Shaikh berumur 90 tahun. Ia mengaji kepada beliau Mukhtasar Al-Khiraqi denagan penuh ketelitian dan pemahaman yang dalam, karena ia talah hafal kitab itu sejak di Damaskus. Kemudian wafatlah Syaikh Abdul Qadir Al-Jailani rahimahullah.&lt;br /&gt;Selanjutnya ia tidak pisah dengan Syaikh Nashih al-Islam Abul Fath Ibn Manni untuk mengaji kepada belia madzab Ahmad dan perbandingan madzab. Ia menetap di Baghdad selama 4 tahun. Di kota itu juga ia mengajihadis dengan sanadnya secara langsung mendengar dari Imam Hibatullah Ibn Ad-Daqqaq dan lainnya. Setelah itu ia pulang ke Damaskus dan menetap sebentar di keluarganya. Lalu kembali ke Baghdad tahun 576 H.&lt;br /&gt;Di Baghdad dalam kunjungannya yang kedua, ia lanjutkan mengajihadis selama satu tahun, mendengar langsung dengan sanadnya dari Abdul Fath Ibn Al-Mnni. Setelah itu ia kembali ke Damaskus.&lt;br /&gt;Pada tahun 574 H ia menunaikan ibadah haji,seusai ia pulang ke Damaskus. Di sana ia mulai menyusun kitabnya Al-Mughni Syarh Mukhtasar Al-Khiraqi (fiqih madzab Imam Ahmad Bin Hambal). Kitab ini tergolong kitab kajian terbesar dalam masalah fiqih secarar umum, dan khususnya di madzab Imam Ahmad Bin Hanbal. Sampai-sampai Imam ‘Izzudin Ibn Abdus Salam As-Syafi’i,yang digelari Sulthanul ‘Ulama mengatakan tentang kitab ini: “Saya merasakurang puas dalam berfatwa sebelum saya menyanding kitab al-Mughni”.&lt;br /&gt;Banyak para santri yang menimba ilmu hadis kepada beliau,fiqih, dan ilmu-ilmu lainnya. Dan banyak pula yang menjadi ulama fiqih setelah mengaji kepada beliau. Diantaranya, kpeonakannyasendiri, seorang qadhi terkemuka,Syaikh Syamsuddin Abdur Rahman Bin Abu Umar dan ulama-ulama lainnya seangkatannya.&lt;br /&gt;Di samping itu bel;iau masih terus menulis karya-karya ilmiah di berbagai disiplin ilmu, lebih-lebih di bidang fiqih yang dikuasainya denagn matang. Beliau banyak menulis kitab di bidang fiqih ini,ynag kitab-kitab karyanya membuktikan kamapanannya yang sempurna di bidang itu. Sampai-sampai ia menjadi buah bibier orang banyak dari segala penjuru yang membicarakan keutamaan keilmuan dan munaqib (sisi-sisi keagungannya).&lt;br /&gt;Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah berkata:”setelah Al-Auza’i, tidak ada orang yang masuk ke negri Syam yang lebih mapan di bidang fiqih melebihi Al-Muwaffaq”.&lt;br /&gt;Ibnu Ash-Shalah berkata:”saya tidak pernah melihat orang alim seaperti Al-Muwaffaq”.&lt;br /&gt;Cucu Ibn Al-Jauzi barkata:”Orang yang melihat Al-Muwaffaq seakan-akan ia melihat salah seorang sahabat nabi. Seakan-akan cahaya memancar dari wajahnya.”&lt;br /&gt;* Bersambung, Insya Allah...&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4655265501355691680-4356674265680664437?l=www.pelajarsumedang.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.pelajarsumedang.co.cc/feeds/4356674265680664437/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.pelajarsumedang.co.cc/2009/05/biografi-ibnu-qudamah-al-maqdisi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4655265501355691680/posts/default/4356674265680664437'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4655265501355691680/posts/default/4356674265680664437'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.pelajarsumedang.co.cc/2009/05/biografi-ibnu-qudamah-al-maqdisi.html' title='Biografi Ibnu Qudamah Al Maqdisi'/><author><name>.: PELAJAR :.</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00615348961610885700</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4655265501355691680.post-3944338785612762754</id><published>2009-05-14T02:36:00.000-07:00</published><updated>2009-05-23T01:17:41.895-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Spesial'/><title type='text'>Mereka Berbakti Kepada Sang Bunda</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight: bold;font-size:180%;" &gt;I&lt;/span&gt;bu adalah sosok wanita istimewa bagi seseorang. Seorang lelaki tak akan lahir ke bumi kalau tidak ada seorang wanita bernama ibu. Tanpa jengah oleh tuduhan ngawur kaum feminis yang menganggap Islam bersikap diskriminatif terhadap wanita, Islam sudah menekankan untuk menghormati dan memuliakan kaum wanita. Bagaimana berbakti kepada Ibu?&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Sejarah hidup para ulama as Salaf bertabur dengan kisah-kisah bakti kepada sang ibu. Bila dicermati bahkan sikap mereka nyaris mustahil dilakukan oleh orang-orang biasa. Memang, mereka bukanlah manusia biasa. Kehidupan mereka sarat manikam hikmah yang sangat berharga untuk dijadikan sebagai butiran-butiran keteladanan.&lt;br /&gt;Muhammad bin al-Mukandar menuturkan, “Saat saudaraku, Umar, sibuk menghabiskan malamnya untuk melakukan shalat, aku justru sibuk memijat-mijat kaki ibuku. Aku tidak rela seandainya malamku digantikan dengan malam seperti yang dia lakukan.”a&lt;br /&gt;Shalat malam adalah ibadah yang penuh keutamaan, bahkan sebuah tradisi orang shalih. Berbakti kepada seorang ibu, ternyata melebihi nilai ibadah tersebut. Lebih-lebih bila atas permintaan sang ibu.&lt;br /&gt;Ibnu Aun pernah bercerita, “Syahdan, ada seorang lelaki yang ingin menemui Muhammad bin Sirin di rumah ibunya. Orang itu bertanya, ‘Sebenarnya apa yang dikerjakan Muhammad di rumah ini? Ada keperluan apa sehingga sering kemari?’ Orang-orang di situ menjawab, ‘Tidak ada. Cuma demikianlah kerjanya, selalu terlihat sibuk bila berada di rumah ibunya.”b&lt;br /&gt;Para ulama as Salaf demikian besar perhatiannya terhadap kepentingan dan kebahagiaan seorang ibu. Bila perlu berusaha mencari apa saja yang bisa dikerjakan, demi menyenangkan sang ibu, meski harus “membuang” banyak waktu.&lt;br /&gt;Hafshah binti Sirin berkata, “Putraku Hudzail biasa mengumpulkan kayu bakar pada musim panas untuk dikuliti. Ia juga mengambil bambu dan membelahnya. Aku tinggal mendapatkan enaknya saja. Bila datang musim dingin, ia membawakan tungku dan meletakkan di belakang punggungku, sementara aku sendiri berdiam di tempat shalatku. Setelah itu ia duduk, membakar kayu bakar yang sudah dikupas kulitnya, berikut bambu yang telah dibelah sebagai bahan bakar yang asapnya tidak mengganggu, tapi bisa menghangatkan tubuhku. Demikianlah yang dia lakukan dari waktu ke waktu.“c&lt;br /&gt;Begitu indah panorama kehidupan manusia-manusia pilihan tersebut. Cinta kasih mereka terhadap sang ibu, yang telah melahirkan dan membesarkan mereka, sungguh memikat hati. Seolah-olah tak sedikit pun mereka membiarkan diri melakukan secuil kesalahan terhadap ibu mereka.&lt;br /&gt;“Ibnu Aun menceritakan bahwa suatu hari sang ibu memanggilnya, namun disambutnya panggilan itu dengan suara yang menurut anggapannya lebih keras dari suara ibunya. Serta merta beliau membebaskan dua orang budak.”d&lt;br /&gt;Mereka bukan saja berupaya berbuat baik kepada sang ibu, namun juga menjaga batas-batas dalam berbicara, agar tidak sampai melontarkan kata-kata yang dapat menyinggung perasaan ibu mereka.&lt;br /&gt;Hafshah binti Sirin menceritakan, “Bila suatu saat Muhammad (bin Sirin) menemui ibunya, dia tidak pernah banyak berbicara dan mengumbar omongan yang tidak perlu, demi mengormati ibu.”e&lt;br /&gt;Kisah-kisah hebat tersebut menyodorkan sebuah gambaran, betapa berbakti kepada seorang ibu dalam pandangan para ulama yang shalih adalah pekerjaan yang sangat mulia. Memang, tidak ada amalan yang lebih bernilai bagi seorang hamba, sesudah tauhid, dibanding berbakti kepada sang ibu. Bukankah Allah menyandingkan perintah untuk untuk berbuat kepada orang tua setelah tauhid?!&lt;br /&gt;Ada seorang lelaki menemui Ibnu Abbas seraya menuturkan kisahnya, “Aku pernah mencintai seorang wanita, lalu meminangnya, namun ditolak. Setelah itu datang pria lain meminangnya, ternyata diterima. Aku merasa cemburu sehingga membunuhnya. Duhai, apakah aku berkesempatan untuk bertobat?’ Ibnu Abbas balik bertanya, ‘Apakah ibumu masih hidup?’ Lelaki itu menjawab, ‘Tidak.’ Ibnu Abbas berkata, ‘Kalau begitu, bertobat saja kepada Allah dan beramallah sebisamu.’ Seseorang yang hadir di situ bertanya kepada Ibnu Abbas, ‘Kenapa engkau menanyakan tentang ibunya?’ Ibnu Abbas menjawab, ‘Aku tidak mengetahui adanya suatu amalan yang lebih mampu mendekatkan seseorang kepada Allah selain berbakti kepada seorang ibu!”f&lt;br /&gt;Betul-betul sebuah perikehidupan yang teramat sayang diabaikan. Dari perikehidupan yang begitu agung, perikehidupan anak manusia yang demikian berbakti kepada ibunya, muncul sosok-sosok pribadi yang juga amat dimuliakan oleh ibunya. Al Rabi`bin Khutsaim adalah salah satu contohnya. Beliau adalah salah satu ulama tabi`in yang utama dan satu di antara delapan orang yang hidup zuhud di zamannya. Merupakan orang Arab asli dari suku Mudhar, silsilahnya bertemu dengan Rasulullah shallallahu ‘alahi wa sallam pada kakeknya, Ilyas dan Mudhar. Beliau tekun menjalankan ketaatan kepada Allah semenjak kecil.&lt;br /&gt;Seringkali ibunya terbangun di tengah malam dan melihat dia masih berada di mihrabnya, berenang dalam munajat kepada Allah dan tenggelam dalam kekhusyukan shalatnya. Sampai ibunya memanggil, ‘Ananda Rabi’, kenapa engkau tidak juga tidur?’ Dia menjawab, ‘Bagaimana seseorang yang di waktu gelap khawatir akan diserbu musuh, akan bisa tidur nyenyak?” Air mata ibu pun meleleh di pipinya, lalu didoakanlah putranya agar mendapat kebaikan.&lt;br /&gt;Semakin dewasa, takwa dan takutnya kepada Allah semakin bertambah. Kadang-kadang ibunya merasa khawatir karena seringnya melihat puteranya menangis sendiri di gelapnya malam, sementara kebanyakan orang masih asyik menutup matanya. Ibunya menyangka yang bukan-bukan dan memanggilnya, ‘Apa yang terjadi padamu wahai anakku, apakah engkau telah melakukan kejahatan atau telah membunuh jiwa?’ Beliau menjawab, ‘Benar ibu, aku telah membunuh seorang jiwa!’&lt;br /&gt;Sang ibu bertanya, ‘Siapakah yang kau bunuh, nak? Katakanlah agar aku bisa meminta orang-orang menjadi perantara damai dengan keluarganya, semoga mereka memaafkamu. Demi Allah seandainya keluarga korban itu mengetahui tangisan dan penderitaanmu tentulah mereka akan kasihan melihatmu.’&lt;br /&gt;Beliau berkata, ‘Wahai ibu… jangan beritahukan kepada orang lain, aku telah membunuh jiwaku dengan dosa-dosa!’ Allahu akbar…! Indah sekali mereka berbakti kepada sang ibu.&lt;br /&gt;Catatan:&lt;br /&gt;a Shifatush Shafwah, II/143.&lt;br /&gt;b Shifatush Shafwah, III/245.&lt;br /&gt;c Shifatush Shafwah, IV/25.&lt;br /&gt;d Siyaru A’lamin Nubala, VI/366.&lt;br /&gt;e Shifatush Shafwah, III/245.&lt;br /&gt;f Diriwayatkan oleh al-Imam al-Bukhari dalam Al-Adab al-Mufrad, I/45.&lt;br /&gt;Sumber: Majalah Fatawa Vol.IV/No.01 | Muharram 1429 / Januari 2008&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4655265501355691680-3944338785612762754?l=www.pelajarsumedang.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.pelajarsumedang.co.cc/feeds/3944338785612762754/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.pelajarsumedang.co.cc/2009/05/mereka-berbakti-kepada-sang-bunda.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4655265501355691680/posts/default/3944338785612762754'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4655265501355691680/posts/default/3944338785612762754'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.pelajarsumedang.co.cc/2009/05/mereka-berbakti-kepada-sang-bunda.html' title='Mereka Berbakti Kepada Sang Bunda'/><author><name>.: PELAJAR :.</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00615348961610885700</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4655265501355691680.post-4476060152072719716</id><published>2009-05-12T16:56:00.000-07:00</published><updated>2009-05-23T01:37:13.899-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Muamalah'/><title type='text'>Tahun-Tahun Rawan Perkawinan</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight: bold;font-size:180%;" &gt;P&lt;/span&gt;ERKAWINAN “seumur hidup” yang didambakan setiap pasangan tidak gampang didapat. Perlu perjuangan dan kemauan bersama suami-istri untuk terus memeliharanya dari tahun ke tahun. Berikut tahun-tahun rawan dalam perkawinan yang perlu diwaspadai.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;DUA TAHUN PERTAMA: PENUH PERJUANGAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah tahun-tahun yang mengindikasikan, apakah pasangan "pengantin baru" bisa survive di tahun-tahun berikut. Banyak yang berhasil melampauinya, tak sedikit juga yang memutuskan bercerai. Sebab, di tahun inilah sebenarnya realitas dimulai. Masing-masing pihak melihat dengan sesungguhnya, siapa pasangannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bersiaplah menerima apa yang disebut depresi pengantin baru. Usai pesta, pasangan menempati rumahnya sendiri dan belajar hidup mandiri sebagai suami-istri. Di sinilah pembagian peran dan kerjasama dimulai. Ada yang lancar, ada pula yang kagok. Banyak hal yang menjadi prioritas yang harus diselesaikan bersama. Tentang uang, misalnya, siapa yang harus mengatur. Juga bagaimana menghabiskan waktu luang bersama, menangani mertua, para ipar dan keluarga besar lainnya. Bayi yang kemudian lahir akan membuat seluruh ritme ayah dan ibu berubah. Jelas, semua itu menimbulkan tantangan sekaligus kecemasan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, agar bisa survive dan berjalan mulus, di tahun-tahun pertama ini pasangan suami-istri seharusnya sudah mulai mendiskusikan tentang bagaimana memecahkan masalah jika terjadi konflik, juga membicarakan harapan-harapan masing-masing pihak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasangan yang bisa melewati masa ini adalah mereka yang selalu punya pandangan positif terhadap pasangannya, tidak mudah menyerah, dan mau bersama-sama mencari jalan keluar di setiap persoalan. Meski tahun-tahun pertama ini sulit, mereka akan tetap mengenangnya sebagai tahun-tahun pertama yang penuh keintiman, kemesraan, dan saling belajar. Yang tak kalah penting, bisa menjadi pelajaran serta pengalaman berharga untuk menempuh tahun-tahun berikut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TUJUH TAHUN: HARUS WASPADA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pernah dengar istilah "the seven years itch"? Inilah yang disebut tujuh tahun yang membuat "gatal". Setelah bertahun-tahun bersama, suami istri memang mulai menemukan pola dan ritme perkawinan yang semakin jelas. Namun demikian, keinginan masing-masing yang sudah terbaca dan kedekatan secara fisik serta emosional ini belum menjamin bahwa kemesraan dan keintiman tetap berlanjut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah tujuh tahun berpasangan, banyak suami-istri yang mulai terjebak dalam rutinitas berumah tangga. Suami dan istri juga mulai sibuk dengan urusannya sendiri-sendiri. Ibu mengurusi anak-anak yang mulai masuk sekolah dan tumbuh besar, ayah juga sibuk berkutat dengan kariernya yang semakin menjanjikan. Belum lagi tuntutan kebutuhan keluarga yang semakin besar, membuat ayah semakin sibuk dengan pekerjaan tambahan yang bisa menghasilkan uang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua itu membawa konsekuensi dalam hubungan perkawinan. Karena masing-masing sibuk, waktu untuk berduaan semakin berkurang. Akibatnya, keintiman jadi terancam. Yang lebih mengkhawatirkan, karena masing-masing sibuk dengan urusannya sendiri dan semua hal berjalan rutin, hubungan intim semakin dilihat hanya sebagaihal rutin untuk pemenuhan kebutuhan biologis saja. Bukan lagi ekspresi kemesraan dan kasih sayang. Kalau tak hati-hati, masing-masing pihak bisa merasa gerah dan gatal, seperti orang yang terperangkap. Sedikit godaan saja atau melihat hal-hal baru yang lebih menggairahkan di luar rumah, bisa membuat komitmen terancam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itu sebabnya banyak affair atau perselingkuhan yang terjadi setelah 5 atau 7 tahun perkawinan. Pasangan berusaha keluar dari hal-hal yang membuatnya jenuh. Di antaranya, menjalin hubungan dengan orang yang sama sekali baru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk menjaga agar gairah dan keintiman tetap menyala, lakukan bulan madu kedua, revisi kembali hubungan perkawinan dan pola keintiman apa yang bisa diterapkan, sesuai dengan usia perkawinan. Jangan berharap terlalu berlebihan bahwa dalam waktu singkat semuanya akan berubah seperti pengantin baru. Yang penting adalah keinginan untuk tetap berkomitmen dan memperbarui kemesraan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;LIMA BELAS TAHUN: PENUH KESIBUKAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada tahun kelima belas, secara emosi dan fisik, kedekatan suami-istri semakin kuat. Banyak masalah yang sudah bisa diselesaikan, misalnya rumah sudah terbeli dan keuangan keluarga sudah mapan. Tapi tantangan berikutnya muncul di tahun ini. Sama seperti tahun-tahun sebelumnya, problem yang lebih banyak muncul adalah kejenuhan. Ditambah juga kebersamaan keluarga yang semakin berkurang. Misalnya, anak-anak yang memasuki praremaja, mulai lebih banyak bergaul di luar rumah, dan sibuk dengan urusan sekolah. Ayah berada pada puncak kariernya, begitu pula ibu yang bekerja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak heran jika di tahun-tahun awal mudah membuat janji untuk makan malam bersama pasangan di restoran yang romantis, kini malah susah. Sulit memintanya meluangkan waktu untuk bermesraan karena kesibukannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perubahan fisik masing-masing pihak, misalnya bentuk tubuh semakin melebar atau kerut di wajah semakin kentara, juga melahirkan kecemasan tersendiri. Masing-masing merasa tidak lagi menarik dan seksi di mata pasangannya. Rasa minder lalu timbul. Kekhawatiran pasangan tak lagi bergairah, bisa berakibat ke hubungan intim. Kebanyakan rasa minder ini diwujudkan dengan menolak ketika diajak bermesraan. Padahal, karena masing-masing pihak sudah sekian lama tidur di satu ranjang, pasti sudah mengenal tubuh pasangannya. Jadi, masalah itu sebetulnya jangan dijadikan penghambat dalam berhubungan intim. Malah karena kedekatan emosional yang semakin kuat, bisa membuat hubungan intim menjadi lebih mantap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang, sih, jangan membayangkan hubungan intim dengan frekuensi yang sama dengan pengantin baru. Tapi yang harus diingat, bukan lagi jumlah, tapi kualitasnya. Meski dalam satu bulan bisa dihitung dengan jari, lakukan berbagai variasi untuk memberi pembaruan. Mulailah memberi kejutan-kejutan yang manis, misalnya mengirim SMS pada istri, "Bagaimana kalau malam ini kita ketemu di hotel x dan menghabiskan malam tanpa anak-anak?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TAHUN-TAHUN SESUDAHNYA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Simone Signoret, penulis terkenal dari Perancis, di salah satu novelnya menulis, "Rantai tidak mengikat perkawinan, melainkan mata rantainya. Ratusan mata rantai yang dikait setiap hari berdua, yang mengikat terus selama bertahun-tahun. Itulah yang membuat perkawinan bertahan, bukan gairah dan bahkan juga seks!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, walaupun 5, 10, bahkan 25 tahun perkawinan sudah dilewati dengan aman, jangan pernah terlena. Ada, lo, yang baru sebulan merayakan ulang tahun perkawinan ke-25, kemudian bercerai. Apa pasal? Kedekatan kadang membuat kita terlena. Kita merasa sudah tahu apa yang menjadi kebutuhan pasangan. Padahal, setiap manusia selalu membutuhkan penyegaran dan kejutan-kejutan dalam hidupnya. Termasuk dalam hidup perkawinannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meski tampaknya perkawinan sempurna, tak ada salahnya untuk duduk bersama setiap tahun, misalnya saat ulang tahun perkawinan, untuk melihat kembali, apa yang sebenarnya luput dari perhatian berdua yang menyangkut soal hubungan suami-istri. (Ulang tahun perkawinan bolehkah?)&lt;br /&gt;Apakah kita sudah peka dengan kebutuhan pasangan? Model kemesraan dan keintiman apa yang kita inginkan, seiring dengan pertambahan usia perkawinan? Apa yang menjadi ganjalan atau kendala di semua hal yang bisa mengganggu hubungan? Nah, semua itu harus ditelaah lagi, berapa pun usia perkawinan Anda. Tak ada yang bisa menjamin selamanya akan berjalan mulus, bila masing-masing pihak terlena dan cuek dengan keadaan perkawinan yang tampaknya sempurna, tapi menyimpan bom waktu. Nah, Bu-Pak, sekarang sudah tahu, kan, apa yang mesti dilakukan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://abuzawwad.blogspot.com/"&gt;* Marja'&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4655265501355691680-4476060152072719716?l=www.pelajarsumedang.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.pelajarsumedang.co.cc/feeds/4476060152072719716/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.pelajarsumedang.co.cc/2009/05/tahun-tahun-rawan-perkawinan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4655265501355691680/posts/default/4476060152072719716'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4655265501355691680/posts/default/4476060152072719716'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.pelajarsumedang.co.cc/2009/05/tahun-tahun-rawan-perkawinan.html' title='Tahun-Tahun Rawan Perkawinan'/><author><name>.: PELAJAR :.</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00615348961610885700</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4655265501355691680.post-1501198151959756646</id><published>2009-05-12T03:02:00.000-07:00</published><updated>2009-05-23T01:39:14.525-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Muhasabah'/><title type='text'>Akibat Negatif Chating</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight: bold;font-size:180%;" &gt;D&lt;/span&gt;ikisahkan seorang pemuda saleh, Sidiq menikah dengan seorang wanita solehah, Anisah. Mereka berdua berasal dari keluarga agamis, terpandang dan mulia. Kedua belah pihak merasa sangat berbahagia dan bersyukur kepada Allah SWt. karena telah dikaruniai pasangan yang sesuai dan cocok dengan hati. Hari-hari yang mereka jalani penuh dengan keceriaan dan kemesraan.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sidiq kesehariannya bekerja diluar rumah. Ia berangkat pada pagi hari dan pulang pada sore hari. Anisah tinggal dirumah sendirian. Untuk menghibur hati sang istri dan teman dikala kesepian Sidiq membelikan Anisah komputer. Komputer tersebut diletakkan didalam kamar dan disambungkan padanya internet. Awalnya Anisah tidak tahu apa-apa tentang komputer. Sidiqlah yang mengajarkan cara penggunaan komputer. Hingga pada akhirnya Anisah sudah biasa menggunakan komputer sendiri dengan baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sehabis menyelesaikan pekerjaan rumah, Anisah memanfaatkan waktunya didepan komputer, mengakses berita dan mengikuti perkembangan dunia Islam. Waktu pun terus berjalan dan kehidupan mereka tetap harmonis dan tentram. Sehingga sampai pada suatu hari, Anisah masuk ruang chating dan disanalah ia mulai berkenalan dengan banyak orang. Awalnya hanya tanya jawab tentang nama, tempat tinggal, sehingga karena sudah keasyikan pembicaraan menjadi panjang dan lebar. Telah banyak teman dan kenalan Anisah di ruang chating. Dan setiap hari sehabis pekerjaan rumah, Anisah lebih banyak menghabiskan waktunya untuk chating.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hingga pada suatu ketika, Anisah berkenalan dengan seorang pemuda di ruang chating, namanya Fatih. Chating mereka lakukan dengan menggunakan kamera. Sehingga diantara mereka saling melihat. Awalnya pembicaran mereka hanya berkisar tanya nama, tempat tinggal dan lainnya. Namun chating ini terus berlangsung setiap hari. Sehingga timbullah rasa suka dihati Fatih pada Anisah. Ia mulai bermanis kata dan merayu. Fatih mulai berkata-kata yang membuat tersentuh hati Anisah. Setan pun tak tinggal diam. Membisikkan kedalam hati Anisah hal-hal yang tidak baik. Anisah berusaha untuk menolak dan melawannya. Namun karena mereka chating setiap hari, dengan saling melihat, akhirnya sedikit demi sedikit timbullah dihati Anisah perasaan suka pada Fatih. Sebenarnya Fatih menyukai Anisah hanya karena kecantikan wajahnya saja, rasa suka yang berlandaskan pada hasrat nafsu. Dan akhirnya Anisah juga terpedaya dengan kata-kata dan ketampanan Fatih yang menjadi teman chatingnya setiap hari tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Chating itupun terus berlangsung. Dan Sidiq tidak menaruh curiga pada Anisah. Karena ia sangat percaya pada Anisah. Dan Anisah pun sangat pandai menyimpan rahasia. Namun sesuatu yang busuk bagaimanapun pintar menyimpan akan ketahuan juga baunya. Akhirnya Sidiq mulai curiga dengan gelagat Anisah, sehingga setelah ia selidiki akhirnya ia mengetahui bahwa Anisah telah menjalin hubungan gelap dengan seorang pemuda di ruang chating. Fatih sangat marah dan akhirnya ia menjual komputer tersebut. Dan memperingatkan Anisah untuk segera bertobat pada Allah Swt. dan meninggalkan pemuda tersebut. Anisah pun mengakui kesalahannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, karena hati telah diberikan pada syetan dan hawa nafsu selama ini, Anisah merasa masih sulit menghilangkan bayangan Fatih dari pikirannya. Hatinya telah terpaut pada Fatih. Sehingga tanpa diketahui oleh Sidiq, Anisah menghubungi Fatih lewat telpon. Ia menceritakan apa yang terjadi dengan dirinya pada Fatih dan tentang perasaannya pada Fatih. Rupanya Fatih telah berhasil menjaring mangsanya. Iapun memanfaatkan kesempatan tersebut, ia mulai merayu dan menggombal. Ia berkata,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kalau kamu menyukai dan mencintai saya, tinggalkanlah suamimu! Minta cerailah darinya! Saya akan datang untuk melamarmu dan kamu akan hidup tentram dan bahagia dengan saya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anisah yang telah goyah dan lemah imannya ini mulai terpedaya dengan bujuk rayu dan janji-janji Fatih. Ia telah dipengaruhi oleh syetan dan nafsu, ia lebih memilih Fatih dari pada suaminya. Anisah tidak sadar bahwa syetan dan nafsu sedang menipunya dan ingin menghancurkan dirinya dan kehidupan rumah tangganya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya, Anisah minta cerai pada Sidiq. Dan terjadilah perceraian yang tidak diharapkan tersebut. Anisah pulang kerumah orang tuanya. Keluarganya sangat menyesalkan perceraian tersebut. Dan mulailah Anisah berhubungan dengan Fatih. Fatih sering datang kerumah Anisah dan terkadang mengajaknya keluar rumah, dengan mobil mewah yang dimiliki Fatih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari dan minggu terus berganti, namun Fatih belum juga melamar Anisah. Mereka masih menjalani pacaran. Sampai pada suatu malam, Fatih mengajak Anisah menginap di sebuah hotel dan pada malam itu terjadilah perselingkuhan, terjadilah hubungan yang diharamkan oleh Allah Swt., mereka berzina. Mereka telah dikuasai oleh hasrat nafsu dan syetan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari dan bulan terus berganti, tapi Fatih belum juga datang untuk melamar Anisah. Anisah sangat gelisah dan tidak bisa tenang, ia selalu diberi janji yang tak pasti. Dan sampai pada suatu hari Fatih berkata pada Anisah,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;" Wahai wanita yang hina, apakah engkau mengira aku akan menikah dengan wanita seperti dirimu, tidak akan pernah! Aku tidak akan mau menikah dengan wanita murahan seperti dirimu. Engkau tidak lagi berharga, engkau adalah wanita kotor dan hina, engkau tidak layak menikah dengan pemuda terpandang seperti diriku. Aku yakin, kalau sekali sudah berkhianat, kelak engkau berkhianat lagi. Kalaupun engkau kunikahi, kelak bila engkau bertemu pemuda yang lebih ganteng dan lebih kaya dariku pasti engkau akan meninggalkan diriku, sebagaimana engkau telah meninggalkan suami mu yang baik-baik itu. Dan aku tidak mau hal itu terjadi pada diriku, sekarang pergi engkau dari sisiku! Jangan temui aku lagi, aku tidak mau lagi melihat mukamu, aku sudah muak dengan dirimu."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anisah pun berlalu pergi dengan membawa luka mendalam di hatinya. Hidupnya telah hancur. Masa depannya telah gelap. Ia telah salah selama ini menilai. Ia telah tertipu dan terpedaya. Penyesalan tidak ada lagi gunanya. Kembali pada suami yang pertama, tak akan mungkin suaminya mau menerima dengan keadaan dirinya saat ini, kembali pada keluarganya, ia merasa malu, ia tidak tahu harus melangkah kemana dan mengadu pada siapa. Hanya kepada Allah Swt. Mengadukan segala kelukaan dan kesalahan yang dilakukan selama ini. Anisah telah menyadari kekeliruannya dan sangat menyesal atas apa yang telah ia lakukan. Tapi, semuanya sudah terlambat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* * *&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kisah diatas telah memberi kita pelajaran berharga, pelajaran yang sangat berguna dalam kehidupan kita. Bagaimanapun baik dan solehnya seseorang namun ia tidak akan bisa selamat dan bisa memelihara dirinya jikalau ia sendiri telah memberikan dirinya untuk di belenggu syetan dan hawa nafsu. Kisah diatas hanya satu dari puluhan dan bahkan lebih, dari kisah-kisah yang pernah terjadi. Betapa sering hubungan rumah tangga retak dan pecah karena tidak terkontrolnya dan terjaganya interaksi dengan lawan jenis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga menjadi bahan renungan dan pelajaran bagi kita semua, insya Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wassalam,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cairo, 2008&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Sumber : Ceramah Syekh Nabil `Awadhi, dengan judul : Qishashun Wa `Ibarun )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://tentang-pernikahan.com/"&gt;* Sumber&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4655265501355691680-1501198151959756646?l=www.pelajarsumedang.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.pelajarsumedang.co.cc/feeds/1501198151959756646/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.pelajarsumedang.co.cc/2009/05/akibat-negatif-chating.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4655265501355691680/posts/default/1501198151959756646'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4655265501355691680/posts/default/1501198151959756646'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.pelajarsumedang.co.cc/2009/05/akibat-negatif-chating.html' title='Akibat Negatif Chating'/><author><name>.: PELAJAR :.</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00615348961610885700</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4655265501355691680.post-5865885675009284842</id><published>2009-05-11T10:03:00.000-07:00</published><updated>2009-05-23T01:40:18.017-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Muamalah'/><title type='text'>Adaptasi Pasangan Muda</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight: bold;font-size:180%;" &gt;K&lt;/span&gt;etika pesta sudah usai, tenda sudah digulung, kerabat yang datang sudah kembali ke rumah masing-masing, kado sudah dibuka, dan pengantin tinggal hanya bersama keluarga terdekat mereka, maka adaptasi babak pertamapun dimulailah sudah. Ketika sejumlah momen kegembiraan sudah berganti menjadi momen ”hari-hari biasa”, maka perjalanan tersebut baru saja dimulai bagi pasangan baru tersebut.&lt;br /&gt;Tahun-tahun pertama menikah merupakan tahun-tahun adaptasi. Itu pendapat para pengamat dan komentator soal pernikahan dan keluarga.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang umum menganggapnya sebagai masa bulan madu, menandakan romatisme, kesan akan manisnya hari-hari yang akan dilalui. Apalagi bagi pemuda dan pemudi Muslim yang sebelumnya ”berpuasa” menahan diri dari romantisme dan pacaran yang tidak halal, tidak heran jika bayangan bulan madu sedemikian menjanjikan bagi mereka.&lt;br /&gt;Apakah selalu manis? Apakah selalu indah dan romantis?&lt;br /&gt;Wahai para calon pengantin, jika itu yang kalian bayangkan dan tidak mengantisipasi kenyataan, maka kalian akan terkejut. Bulan madu pasti indah, namun jangan pernah lupa bahwa ini dunia fana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pernikahan, layaknya dua manusia bersatu dalam sebuah lembaga, akan mengalami pasang dan surutnya. Itu pasti.&lt;br /&gt;Sebagaimana yang bisa kita lihat dari arti doa yang disunnahkan kia ucapkan untuk pengantin:&lt;br /&gt;Semoga Allah berkahi kalian berdua dalam masa bahagia dan smoga Allah berkahi kalian berdua dalam masa sulit dan semoga Allah selalu himpun kalian berdua dalam kebaikan (di dunia &amp;amp; di Akhirat).&lt;br /&gt;Dari doa yang diajarkan oleh Nabi kita Sholallohu Alaihi Wasallam ini jelaslah bahwa pasangan suami istri akan mengalami masa bahagia dan juga masa sulit. Yang terpenting adalah selalu hadirnya keberkahan daam masa seperti apapun dan juga penting untuk selalu ”berhimpun dalam kebaikan”.&lt;br /&gt;Ketika pesta sudah usai, tenda sudah digulung, kerabat yang datang sudah kembali ke rumah masing-masing, kado sudah dibuka, dan pengantin tinggal hanya bersama keluarga terdekat mereka, maka adaptasi babak pertamapun dimulailah sudah.&lt;br /&gt;Ketika sejumlah momen kegembiraan sudah berganti menjadi momen ”hari-hari biasa”, maka perjalanan tersebut baru saja dimulai bagi pasangan baru tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika pada masa pra-nikah kedua sejoli masing-masing baru mengenali “daftar sifat”, maka pada hari-hari pertama hingga ke pengahabisan tahun pertama, sifat-sifat tersebut barulah muncul satu persatu.&lt;br /&gt;Bukan hanya sifat keduanya yang segera muncul, namun juga berbagai aspek lain. Jika sebelumnya sudah ada perbedaan “kufu”, maka mosaik persoalannya segera mengemuka.&lt;br /&gt;Berikut ini adalah beberapa aspek yang berpotensi muncul sebagai masalah dalam adaptasi pasangan suami istri yang baru menikah:&lt;br /&gt;Perbedaan latar belakang sosial ekonomi; Perbedaan tingkat pendidikan; Perbedaan usia yang amat jauh; Perbedaan suku/ras/budaya; Berinteraksinya sifat-sifat keduanya; Perbedaan ideologi maupun agama, jika sebelumnya hal ini tidak diperhatikan; Perbedaan selera makanan, gaya bersantai, sikap terhadap waktu, dll&lt;br /&gt;Pendek kata segala hal mungkin/berpotensi menjadi masalah antara keduanya sebab pada hakekatnya persatuan dua insan pasti butuh penyesuaian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lantas, jika segala hal dapat menjadi sebab persoalan, apakah itu berarti pernikahan merupakan suatu langkah yang nekat?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menikah merupakan tuntutan fitrah, sehingga betapapun ada tantangannya, tetap saja pernikahan adalah kebutuhan. Persoalan adapatasi bukan merupakan suatu momok yang sangat menakutkan, terutama ketika calon pengantin sebelum menikah sudah mempersiapkan diri untuk itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perbedaan latar belakang sosial ekonomi pada hakekatnya bukan masalah besar jika keduanya hidup di budaya terbuka dan modern, apalagi di perkotaan. Terutama ketika keduanya mempunyai latar belakang pendidikan yang sama, misalnya, dulu teman se-kampus. Selama keduanya sadar akan aspek perbedaan ini dan dapat saling menghormati, maka keduanya hanya perlu saling tenggang rasa terhadap berbagai perbedaan kebiasaan  pasangannya ini. Contoh:&lt;br /&gt;Ani (nama samaran) berasal dari keluarga berada khas golongan menengah ke atas di kota besar, sedangkan Toto, suaminya, berasal dari keluarga petani desa. Keduanya bertemu di kampus. Kembang kampus ini bersedia menikah dengan Toto sebab ia dikenal anak sholeh di kampus. Dengan agama dan akhlak yang baik ini pulalah kedua orangtua Ani menerima lamaran Toto. Tekad mengabaikan perbedaan latar belakang sosial ekonomi  demi mengutamakan agama dan akhlak ini sudah dipertimbangkan kedua orangtua Ani maupun kedua orangtua Toto sebab para orangtua ini sadar bahwa yang terpenting adalah agama dan akhlak. Hari-hari pertama menikah pasangan muda ini tinggal di rumah orangtua Ani di kawasan elit Jakarta dengan segala fasilitasnya yang super modern. Kejadian lucu adalah ketika pertama kali Toto berkenalan dengan peralatan kamar mandi di rumah mertuanya. Tak terbiasa dengan sanitari super modern, Toto tidak tahu bagaimana menyalakan keran air dan bahkan bagaimana membuka pintu kamar mandi.....&lt;br /&gt;Mungkin saja ia ditertawakan oleh adik-adik iparnya saat itu, namun jika Toto berkepribadian terbuka dan lega hati iapun dapat mengatasi persoalan ini dengan mudah. Dengan menenggang menantu baru ini, kedua orangtua Ani kemudian mengganti peralatan sanitari di ruang keluarga dengan model yang lebih ”umum” sehingga Toto maupun sanak keluarganya yang datang dapat dipersilahkan ke toilet ini saja. Hal kecil seperti ini jika tidak disikapi dengan tenggang rasa kedua pihak dapat menjadi tumpukan duri dalam daging. Satu pihak akan merasa tertekan dan pihak lain merasa kesal dan merendahkan. Jika harga diri sudah disinggung, persoalan dapat meruncing dan setan dengan mudah mengganggu keduanya.&lt;br /&gt;Menyadari jurang perbedaan ini, Toto memutuskan untuk pindah rumah ke kontrakan satu pintu dan segaja ia pilih di wilayah yang dekat dari rumah mertuanya meskipun di lingkungan lebih sederhana. Di kontrakan mungilnya Ani dapat sedikit-demi-sedikit menyesuaikan diri menjadi istri Toto dengan latar belakangnya yang sederhana. Ketika ia mulai hamil muda dan kembali agak manja, ia dapat kapan saja pergi bertandang ke rumah ibunya untuk sekedar menikmati AC dan jus stroberi maupun apel yang dibuat pelayan ibunya. Toto mengizinkan  istrinya melakukan hal ini karena sadar istrinya perlu waktu untuk diajak hidup sederhana, terutama ketika sedang ’ngidam’ (hamil muda) yang sering kali lebih sensitif. Ketika saatnya pulang kampung ke desa, Ani sudah dapat bersabar dengan kipas angin dan bahkan kipas bambu, juga dengan wc jongkok di desa. Makan sederhana lesehan di kontrakan juga membuat ia tidak lagi canggung makan lesehan di bale bambu di teras rumah mertuanya.&lt;br /&gt;Kunci keberhasilan adaptasi sosial ekonomi terletak pada tekad untuk sama-sama mementingkan agama dan akhlak. Jika orangtua Ani tidak mempunyai sikap yang sama, bisa jadi merekalah yang akan memanas-manasi Ani untuk tidak dapat bertenggang-rasa dengan keluarga suaminya maupun dengan ”kebiasaan kampung” suaminya seperti misalnya kebiasaan  makan tanpa sendok garpu, maupun kebiasaan makan comot sana sini di meja makan. Ani sangat butuh dukungan keluarga untuk tetap mementingkan yang penting dan memaklumi yang kurang penting. Demikian juga Toto.&lt;br /&gt;Kunci keberhasilan ini (mementingkan agama dan akhlak) juga dapat diterapkan pada perbedaan latar belakang budaya dan suku. Misalnya keluarga Kraton Solo menikah dengan orang Batak asli, dimana yang satu biasa berbicara sangat teratur dengan hirarki bahasa dan juga sering berbahasa tidak langsung, sedangkan satu lagi terbiasa blak-blakan (terang-terangan) dengan suara keras dan lepas. Bahkan biasanya yang berbudaya Jawa pertama kali seringkali terkejut karena volume suara yang bebas lepas ini.&lt;br /&gt;Persoalannya kembali kepada tenggang rasa.&lt;br /&gt;Kedua pihak pada gilirannya akan salaing menyesuaikan diri. Toto akan belajar bagaimana kebiasaan yang ”dapat diterima” dan ”kurang dapat diterima” di rumah mertuanya, sementara Ani belajar hal yang sama di rumah mertuanya namun dengan arah yang berbeda.&lt;br /&gt;Demikian juga dengan perbedaan budaya dan suku, yang asli Jawa lama kelamaan akan belajar menerima suara keras dan gaya terus terang sementara yang Batak mulai belajar merendahkan volume sambil mempelajari apa makna-makna dalam bahasa sindiraan.&lt;br /&gt;Toleransi kedua pihak, artinya kedua pihak perlu sama-sama mengendurkan saraf dan saling terbuka satu sama lain sambil memasang sikap siap beradaptasi menyesuaikan diri satu sama lain.&lt;br /&gt;Toleransi ini sangat tepat untuk konteks seperti di atas, BUKAN, sekali lagi BUKAN untuk bertoleransi masalah perbedaan agama dan ideologi.&lt;br /&gt;Wallahua’lam .&lt;br /&gt;* Disarikan dari beberapa sumber, diantaranya eramuslim.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4655265501355691680-5865885675009284842?l=www.pelajarsumedang.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.pelajarsumedang.co.cc/feeds/5865885675009284842/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.pelajarsumedang.co.cc/2009/05/adaptasi-pasangan-muda.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4655265501355691680/posts/default/5865885675009284842'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4655265501355691680/posts/default/5865885675009284842'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.pelajarsumedang.co.cc/2009/05/adaptasi-pasangan-muda.html' title='Adaptasi Pasangan Muda'/><author><name>.: PELAJAR :.</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00615348961610885700</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4655265501355691680.post-2702790179099546203</id><published>2009-05-10T11:36:00.000-07:00</published><updated>2009-05-23T01:41:17.471-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Muhasabah'/><title type='text'>Renungan</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight: bold;font-size:180%;" &gt;S&lt;/span&gt;emoga bermanfaat, INNA LILLAAHI WA INNA ILAIHI ROOJIUUN.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari Seorang Sahabat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahan Renungan Untuk Anda, Sahabatku, yang mungkin terlalu sibuk bekerja...&lt;br /&gt;Luangkanlah waktu sejenak untuk membaca dan merenungkan pesan ini...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alhamdulillah, Anda beruntung telah terpilih untuk mendapatkan&lt;br /&gt;kesempatan membaca e-mail ini.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aktifitas keseharian kita selalu mencuri konsentrasi kita. kita seolah&lt;br /&gt;lupa dengan sesuatu yang kita tak pernah tau kapan kedatangannya.&lt;br /&gt;Sesuatu yang bagi sebagian orang sangat menakutkan. Tahukah kita kapan&lt;br /&gt;kematian akan menjemput kita???&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;berikanlah waktu anda dan bacalah sampai habis, semoga dapat menjadikan&lt;br /&gt;hikmah buat kita semua dan sadar, bahwa kita akan mati dan tinggal&lt;br /&gt;menunggu waktunya,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;semoga kita termasuk dalam orang-orang yang khusnul khotimah.... amien.... .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tatkala masih di bangku sekolah, aku hidup bersama kedua orangtuaku&lt;br /&gt;dalam lingkungan yang baik. Aku selalu mendengar doa ibuku saat pulang&lt;br /&gt;dari keluyuran dan begadang malam. Demikian pula ayahku, ia selalu dalam&lt;br /&gt;shalatnya yang panjang. Aku heran, mengapa ayah shalat begitu lama,&lt;br /&gt;apalagi jika saat musim dingin yang menyengat tulang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku sungguh heran, bahkan hingga aku berkata kepada diri sendiri :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Alangkah sabarnya mereka....setiap hari begitu...benar- benar&lt;br /&gt;mengherankan!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Aku belum tahu bahwa disitulah kebahagiaan orang mukmin dan itulah&lt;br /&gt;shalat orang orang pilihan. Mereka bangkit dari tempat tidurnya untuk&lt;br /&gt;munajat kepada Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah menjalani pendidikan militer, aku tumbuh sebagai pemuda yang&lt;br /&gt;matang. Tetapi diriku semakin jauh dari Allah padahal berbagai nasehat&lt;br /&gt;selalu kuterima dan kudengar dari waktu ke waktu. Setelah tamat dari&lt;br /&gt;pendidikan, aku ditugaskan di kota yang jauh dari kotaku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perkenalanku dengan teman-teman sekerja membuatku agak ringan menanggung&lt;br /&gt;beban sebagai orang terasing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disana, aku tak mendengar lagi suara bacaan Al-Qur'an. Tak ada lagi&lt;br /&gt;suara ibu yang membangunkan dan menyuruhku shalat. Aku benar-benar hidup&lt;br /&gt;sendirian, jauh dari lingkungan keluarga yang dulu kami nikmati. Aku&lt;br /&gt;ditugaskan mengatur lalu lintas di sebuah jalan tol.. Di samping menjaga&lt;br /&gt;keamanan jalan, tugasku membantu orang-orang yang membutuhkan bantuan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pekerjaan baruku sungguh menyenangkan. Aku lakukan tugas-tugasku dengan&lt;br /&gt;semangat dan dedikasi tinggi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi, hidupku bagai selalu diombang-ambingkan ombak. Aku bingung dan&lt;br /&gt;sering melamun sendirian .... banyak waktu luang ... pengetahuanku&lt;br /&gt;terbatas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku mulai jenuh ... tak ada yang menuntunku di bidang agama. Aku&lt;br /&gt;sebatang kara. Hampir tiap hari yang kusaksikan hanya kecelakaan dan&lt;br /&gt;orang-orang yang mengadu kecopetan atau bentuk-bentuk penganiayaan lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku bosan dengan rutinitas.. Sampai suatu hari terjadilah sebuah&lt;br /&gt;peristiwa yang hingga kini tak pernah aku lupakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika itu, kami dengan seorang kawan sedang bertugas disebuah pos&lt;br /&gt;jalan..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami asyik ngobrol ... tiba-tiba kami dikagetkan oleh suara benturan&lt;br /&gt;yang amat keras. Kami mengedarkan pandangan. Ternyata, sebuah mobil&lt;br /&gt;bertabrakan dengan mobil lain yang meluncur dari arah yang berlawanan.&lt;br /&gt;Kami segera berlari menuju tempat kejadian untuk menolong korban.&lt;br /&gt;Kejadian yang sungguh tragis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami lihat dua awak salah satu mobil dalam kondisi kritis. Keduanya&lt;br /&gt;segera kami keluarkan dari mobil lalu kami bujurkan di tanah. Kami&lt;br /&gt;cepat-cepat menuju mobil satunya. Ternyata pengemudinya telah tewas&lt;br /&gt;dengan amat mengerikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami kembali lagi kepada dua orang yang berada dalam kondisi koma.&lt;br /&gt;Temanku menuntun mereka mengucapkan kalimat syahadat. Ucapkanlah&lt;br /&gt;"Laailaaha Illallaah .... Laailaaha Illallaah .." perintah temanku..&lt;br /&gt;Tetapi sungguh mengerikan, dari mulutnya malah meluncur lagu-lagu.&lt;br /&gt;Keadaan itu membuatku merinding.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Temanku tampaknya sudah biasa menghadapi orang-orang yang sekarat ...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kembali ia menuntun korban itu membaca syahadat. Aku diam membisu. Aku&lt;br /&gt;tak berkutik dengan pandangan nanar. Seumur hidupku, aku belum pernah&lt;br /&gt;menyaksikan orang yang sedang sekarat, apalagi dengan kondisi seperti&lt;br /&gt;ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Temanku terus menuntun keduanya mengulang-ulang bacaan syahadat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi .... keduanya tetap terus saja melantunkan lagu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak ada gunanya .... Suara lagunya terdengar semakin melemah .... lemah&lt;br /&gt;dan lemah sekali.. Orang pertama diam, tak bersuara lagi, disusul orang&lt;br /&gt;kedua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak ada gerak .... keduanya telah meninggal dunia. Kami segera membawa&lt;br /&gt;mereka ke dalam mobil. Temanku menunduk, ia tak berbicara sepatahpun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama perjalanan hanya ada kebisuan. Hening...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesunyian pecah ketika temanku mulai bicara...Ia berbicara tentang hakikat&lt;br /&gt;kematian dan su'ul khatimah (kesudahan yang buruk).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia berkata "Manusia akan mengakhiri hidupnya dengan baik atau buruk..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesudahan hidup itu biasanya pertanda dari apa yang dilakukan olehnya&lt;br /&gt;selama di dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ia bercerita panjang lebar padaku tentang berbagai kisah yang&lt;br /&gt;diriwayatkan dalam buku-buku islam. Ia juga berbicara bagaimana&lt;br /&gt;seseorang akan mengakhiri hidupnya sesuai dengan masa lalunya secara&lt;br /&gt;lahir batin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perjalanan kerumah sakit terasa singkat oleh pembicaraan kami tentang&lt;br /&gt;kematian. Pembicaraan itu makin sempurna gambarannya tatkala ingat bahwa&lt;br /&gt;kami sedang membawa mayat. Tiba-tiba aku menjadi takut mati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peristiwa ini benar-benar memberi pelajaran berharga bagiku. Hari itu, aku shalat&lt;br /&gt;khusyu' sekali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi perlahan-lahan aku mulai melupakan peristiwa itu. Aku kembali&lt;br /&gt;pada kebiasaanku semula ... Aku seperti tak pernah menyaksikan apa yang&lt;br /&gt;menimpa dua orang yang tak kukenal beberapa waktu yang lalu. Tetapi&lt;br /&gt;sejak saat itu, aku memang benar-benar menjadi benci kepada yang namanya&lt;br /&gt;lagu-lagu. Aku tak mau tenggelam menikmatinya seperti sedia kala.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin itu ada kaitannya dengan lagu yang pernah kudengar dari dua&lt;br /&gt;orang yang sedang sekarat dahulu. Kejadian yang menakjubkan !.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selang enam bulan dari peristiwa mengerikan itu .... sebuah kejadian&lt;br /&gt;menakjubkan kembali terjadi di depan mataku. Seseorang mengendarai&lt;br /&gt;mobilnya dengan pelan, tetapi tiba-tiba mobilnya mogok di sebuah&lt;br /&gt;terowongan menuju kota . Ia turun dari mobilnya untuk mengganti ban yang&lt;br /&gt;kempes. Ketika ia berdiri dibelakang mobil untuk menurunkan ban serep,&lt;br /&gt;tiba-tiba sebuah mobil dengan kecepatan tinggi menabraknya dari arah&lt;br /&gt;belakang. Lelaki itupun langsung tersungkur seketika.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku dengan seorang kawan, bukan yang menemaniku pada peristiwa pertama&lt;br /&gt;cepat-cepat menuju tempat kejadian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia kami bawa dengan mobil dan segera pula kami menghubungi rumah sakit&lt;br /&gt;agar langsung mendapat penanganan. Dia masih sangat muda, wajahnya&lt;br /&gt;begitu bersih. Ketika mengangkatnya ke mobil, kami berdua cukup panik,&lt;br /&gt;sehingga tak sempat memperhatikan kalau ia menggumamkan sesuatu. Ketika&lt;br /&gt;kami membujurkannya di dalam mobil, kami baru bisa membedakan suara yang&lt;br /&gt;keluar dari mulutnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia melantunkan ayat-ayat suci Al-Qur'an ... dengan suara amat lemah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Subhanallah ! dalam kondisi kritis seperti itu ia masih sempat&lt;br /&gt;melantunkan ayat-ayat suci Al-Qur'an ? Darah mengguyur seluruh&lt;br /&gt;pakaiannya, tulang-tulangnya patah, bahkan ia hampir mati. Dalam kondisi&lt;br /&gt;seperti itu, ia terus melantunkan ayat-ayat Al-Qur'an dengan suaranya&lt;br /&gt;yang merdu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama hidup, aku tak pernah mendengar bacaan Al-Qur'an se indah itu.&lt;br /&gt;Dalam batin aku bergumam sendirian "Aku akan menuntunnya membaca&lt;br /&gt;syahadat sebagaimana yang dilakukan oleh temanku terdahulu ... apalagi&lt;br /&gt;aku sudah punya pengalaman." aku meyakinkan diriku sendiri. Aku dan&lt;br /&gt;kawanku seperti terhipnotis mendengarkan suara bacaan Al-Qur'an yang&lt;br /&gt;merdu itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekonyong-konyong sekujur tubuhku merinding, menjalar dan menyelusup ke&lt;br /&gt;setiap rongga. Tiba-tiba, suara itu terhenti. Aku menoleh kebelakang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kusaksikan dia mengacungkan jari telunjuknya lalu bersyahadat. Kepalanya&lt;br /&gt;terkulai, aku melompat ke belakang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kupegang tangannya, degup jantungnya, nafasnya, tidak ada yang terasa..&lt;br /&gt;Dia telah meninggal. Aku lalu memandanginya lekat-lekat, air mataku&lt;br /&gt;menetes, kusembunyikan tangisku, takut diketahui kawanku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kukabarkan kepada kawanku kalau pemuda itu telah meninggal. Kawanku tak&lt;br /&gt;kuasa menahan tangisnya. Demikian pula halnya dengan diriku. Aku terus&lt;br /&gt;menangis air mataku deras mengalir. Suasana dalam mobil betul-betul&lt;br /&gt;sangat mengharukan. ...Sampai di rumah sakit .....Kepada orang-orang di&lt;br /&gt;sana , kami mengabarkan perihal kematian pemuda itu dan peristiwa&lt;br /&gt;menjelang kematiannya yang menakjubkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak orang yang terpengaruh dengan kisah kami, sehingga tak sedikit&lt;br /&gt;yang meneteskan air mata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah seorang dari mereka, demi mendengar kisahnya, segera menghampiri&lt;br /&gt;jenazah dan mencium keningnya. Semua orang yang hadir memutuskan untuk&lt;br /&gt;tidak beranjak sebelum mengetahui secara pasti kapan jenazah akan&lt;br /&gt;dishalatkan. . . Mereka ingin memberi penghormatan terakhir kepada&lt;br /&gt;jenazah. Semua ingin ikut menyolatinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah seorang petugas rumah sakit menghubungi rumah almarhum. Kami ikut&lt;br /&gt;mengantar jenazah hingga ke rumah keluarganya. .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah seorang saudaranya mengisahkan, ketika kecelakaan, sebetulnya&lt;br /&gt;almarhum hendak menjenguk neneknya di desa. Pekerjaan itu rutin ia&lt;br /&gt;lakukan setiap hari senin. Disana almarhum juga menyantuni para janda,&lt;br /&gt;anak yatim dan orang-orang miskin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika terjadi kecelakaan, mobilnya penuh dengan beras, gula,&lt;br /&gt;buah-buahan dan barang-barang kebutuhan pokok lainnya. Ia juga tak lupa&lt;br /&gt;membawa buku-buku agama dan kaset-kaset pengajian. Semua itu untuk&lt;br /&gt;dibagi-bagikan kepada orang-orang yang dia santuni. Bahkan juga membawa&lt;br /&gt;permen untuk dibagikan kepada anak-anak kecil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila tiba saatnya kelak, kita menghadap Allah Yang Perkasa. hanya ada&lt;br /&gt;satu harap, semoga kita menjadi penghuni surga.. Biarlah dunia jadi&lt;br /&gt;kenangan, juga langkah-langkah kaki yang terseok, di sela dosa dan&lt;br /&gt;pertaubatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari ini, semoga masih ada usia, untuk mengejar surga itu, dengan&lt;br /&gt;amal-amal yang nyata : "memperbaiki diri dan mengajak orang lain "&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah Swt berfirman: "Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Dan&lt;br /&gt;sesungguhnya pada hari kiamat sajalah disempurnakan pahalamu. Barang&lt;br /&gt;siapa dijauhkan dari neraka dan dimasukkan ke dalam surga, maka sungguh&lt;br /&gt;ia telah beruntung. Kehidupan dunia itu tidak lain hanyalah kesenangan&lt;br /&gt;yang memperdayakan. " (QS. Al-Imran:185)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah Saw telah mengingatkan dalam sabdanya, "Barangsiapa yang&lt;br /&gt;lambat amalnya, tidak akan dipercepat oleh nasabnya."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saudaraku, siapa yang tau kapan, dimana, bagaimana, sedang apa, kita&lt;br /&gt;menemui tamu yang pasti menjumpai kita, yang mengajak menghadap Allah&lt;br /&gt;SWT.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang yang cerdik dan pandai adalah yang senantiasa mengingat kematian&lt;br /&gt;dalam waktu-waktu yang ia lalui kemudian melakukan persiapan persiapan&lt;br /&gt;untuk menghadapinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Note :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;amalkan ilmu, sampaikan walau satu ayat, salah satu amalan yang&lt;br /&gt;terus mengalir walau seseorang sudah mati adalah ilmu yang bermanfaat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitulah hendaknya engkau nasehati dirimu setiap hari karena engkau&lt;br /&gt;tidak menyangka mati itu dekat kepadamu bahkan engkau mengira engkau&lt;br /&gt;mungkin hidup lima puluh tahun lagi, Kemudian engkau menyuruh dirimu&lt;br /&gt;berbuat taat, sudah pasti dirimu tidak akan patuh kepadamu dan pasti ia&lt;br /&gt;akan menolak dan merasa berat untuk mengerjakan ketaatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nasehat ini terutama untuk diri saya sendiri, dan saudara-saudaraku&lt;br /&gt;seiman pada umumnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang Cerdas Adalah Orang Yang Mengingat Akan Kematian,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;INFORMASI PENERBANGAN GRATIS&lt;br /&gt;AL-JENAZAH AIRLINES, LAYANAN PENUH 24 JAM&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila kita akan 'berangkat" dari alam ini, ia ibarat penerbangan ke sebuah negara.&lt;br /&gt;Dimana informasi tentangnya tidak terdapat dalam brosur penerbangan,&lt;br /&gt;tetapi melalui Al-Qur'an dan Al-Hadist.&lt;br /&gt;Di mana penerbangan bukannya dengan Garuda Airlines, Singapore Airlines,&lt;br /&gt;atau US Airlines, tetapi Al-Jenazah Airlines.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di mana bekal kita bukan lagi tas seberat 23Kg, tetapi amalan yang tak&lt;br /&gt;lebih dan tak kurang.&lt;br /&gt;Di mana bajunya bukan lagi Pierre Cardin, atau setaraf dengannya, akan&lt;br /&gt;tetapi kain kafan putih.&lt;br /&gt;Di mana pewanginya bukan Channel atau Polo, tetapi air biasa yang suci.&lt;br /&gt;Di mana passport kita bukan Indonesia , British atau American, tetapi Al-Islam.&lt;br /&gt;Di mana visa kita bukan lagi sekedar 6 bulan, tetapi 'Laailaahaillallah'&lt;br /&gt;Di mana pelayannya bukan pramugari jelita, tetapi Izrail dan lain-lain.&lt;br /&gt;Di mana servisnya bukan lagi kelas business atau ekonomi, tetapi sekedar&lt;br /&gt;kain yang diwangikan.&lt;br /&gt;Di mana tujuan mendarat bukannya Bandara Cengkareng, Heathrow Airport&lt;br /&gt;atau Jeddah International, tetapi tanah pekuburan.&lt;br /&gt;Di mana ruang menunggunya bukan lagi ruangan ber AC dan permadani,&lt;br /&gt;tetapi ruang 2x1 meter, gelap gulita.&lt;br /&gt;Di mana pegawai imigrasi adalah Munkar dan Nakir, mereka hanya memeriksa&lt;br /&gt;apakah kita layak ke tujuan yang diidamkan.&lt;br /&gt;Di mana tidak perlu satpam dan alat detector.&lt;br /&gt;Di mana lapangan terbang transitnya adalah Al Barzah&lt;br /&gt;Di mana tujuan terakhir apakah Syurga yang mengalir sungai di bawahnya&lt;br /&gt;atau Neraka Jahannam.&lt;br /&gt;Penerbangan ini tidak akan dibajak atau dibom, karena itu tak perlu bimbang.&lt;br /&gt;Sajian tidak akan disediakan, oleh karena itu tidak perlu merisaukan&lt;br /&gt;masalah alergi atau halal haram makanan.&lt;br /&gt;Jangan risaukan cancel pembatalan, penerbangan ini senantiasa tepat&lt;br /&gt;waktunya, ia berangkat dan tiba tepat pada masanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan pikirkan tentang hiburan dalam penerbangan, karena anda telah&lt;br /&gt;Renungan&lt;br /&gt;hilang selera bersuka ria.&lt;br /&gt;Jangan bimbang tentang pembelian tiket, karena tiket telah siap di&lt;br /&gt;booking sejak ruh anda ditiupkan di dalam rahim ibu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;YA! BERITA BAIK!! Jangan bimbangkan siapa yang duduk di sebelah anda.&lt;br /&gt;Anda adalah satu-satunya penumpang penerbangan ini.&lt;br /&gt;Oleh karena itu bergembiralah selagi bisa! Dan sekiranya anda bisa!&lt;br /&gt;Hanya ingat! Penerbangan ini datang tanpa 'Pemberitahuan' .&lt;br /&gt;Cuma perlu ingat!! Nama anda telah tertulis dalam tiket untuk Penerbangan. ....&lt;br /&gt;Saat penerbangan anda berangkat... tanpa doa Bismillahi Tawakkaltu&lt;br /&gt;'Alallah, atau ungkapan selamat jalan.&lt;br /&gt;Tetapi Inalillahi Wa Inna ilaihi Rajiuun..... .&lt;br /&gt;Anda berangkat pulang ke Rahmatullah. Mati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ADAKAH KITA TELAH SIAP UNTUK BERANGKAT?&lt;br /&gt;'Orang yang cerdas adalah orang yang mengingat kematian. Karena dengan&lt;br /&gt;kecerdasannya dia akan mempersiapkan segala perbekalan untuk&lt;br /&gt;menghadapinya. '&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ASTAGHFIRULLAH, semoga ALLAH SWT mengampuni kita beserta keluarga....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Amiin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;WALLAHU A'LAM&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Catatan:&lt;br /&gt;Penerbangan ini berlaku untuk segala umur... tanpa kecuali, maka&lt;br /&gt;perbekalan lebih baik dipersiapkan sejak dini..... sangat tidak bijak&lt;br /&gt;dan tidak cerdas bagi yang menunda-nunda mempersiapkan perbekalannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tolong Kirimkan Kepada Rekan-Rekan Muslim Lainnya Yang Anda&lt;br /&gt;Kenal....!!! Semoga Kematian akan menjadi pelajaran yang berharga bagi&lt;br /&gt;kita dalam menjalani hidup ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah SAW.. menganjurkan kita untuk senantiasa mengingat mati (maut)&lt;br /&gt;dan dalam sebuah hadithnya yang lain, belau bersabda "wakafa bi almauti&lt;br /&gt;wa'idha", artinya, cukuplah mati itu akan menjadi pelajaran bagimu!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga bermanfaat bagi kita semua, Amiin.....&lt;br /&gt;Muhasabah&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4655265501355691680-2702790179099546203?l=www.pelajarsumedang.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.pelajarsumedang.co.cc/feeds/2702790179099546203/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.pelajarsumedang.co.cc/2009/05/renungan_10.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4655265501355691680/posts/default/2702790179099546203'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4655265501355691680/posts/default/2702790179099546203'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.pelajarsumedang.co.cc/2009/05/renungan_10.html' title='Renungan'/><author><name>.: PELAJAR :.</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00615348961610885700</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4655265501355691680.post-4802301485549110180</id><published>2009-05-10T11:35:00.000-07:00</published><updated>2009-05-23T01:43:38.600-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sejarah Islam'/><title type='text'>Sultan Salahuddin Al-Ayyubi</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight: bold;font-size:180%;" &gt;S&lt;/span&gt;ultan Salahuddin Al-Ayyubi, namanya telah terpateri di hati sanubari pejuang Muslim yang memiliki jiwa patriotik dan heroik, telah terlanjur terpahat dalam sejarah perjuangan umat Islam karena telah mampu menyapu bersih, menghancurleburkan tentara salib yang merupakan gabungan pilihan dari seluruh benua Eropa.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Konon guna membangkitkan kembali ruh jihad atau semangat di kalangan Islam yang saat itu telah tidur nyenyak dan telah lupa akan tongkat estafet yang telah diwariskan oleh Nabi Muhammad saw., maka Salahuddinlah yang mencetuskan ide dirayakannya kelahiran Nabi Muhammad saw. Melalui media peringatan itu dibeberkanlah sikap ksatria dan kepahlawanan pantang menyerah yang ditunjukkan melalui "Siratun Nabawiyah". Hingga kini peringatan itu menjadi tradisi dan membudaya di kalangan umat Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jarang sekali dunia menyaksikan sikap patriotik dan heroik bergabung menyatu dengan sifat perikemanusian seperti yang terdapat dalam diri pejuang besar itu. Rasa tanggung jawab terhadap agama (Islam) telah ia baktikan dan buktikan dalam menghadapi serbuan tentara ke tanah suci Palestina selama dua puluh tahun, dan akhirnya dengan kegigihan, keampuhan dan kemampuannya dapat memukul mundur tentara Eropa di bawah pimpinan Richard Lionheart dari Inggris.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hendaklah diingat, bahwa Perang Salib adalah peperangan yang paling panjang dan dahsyat penuh kekejaman dan kebuasan dalam sejarah umat manusia, memakan korban ratusan ribu jiwa, di mana topan kefanatikan membabi buta dari Kristen Eropa menyerbu secara menggebu-gebu ke daerah Asia Barat yang Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang penulis Barat berkata, "Perang Salib merupakan salah satu bagian sejarah yang paling gila dalam riwayat kemanusiaan. Umat Nasrani menyerbu kaum Muslimin dalam ekspedisi bergelombang selama hampir tiga ratus tahun sehingga akhirnya berkat kegigihan umat Islam mereka mengalami kegagalan, berakibat kelelahan dan keputusasaan. Seluruh Eropa sering kehabisan manusia, daya dan dana serta mengalami kebangkrutan sosial, bila bukan kehancuran total. Berjuta-juta manusia yang tewas dalam medan perang, sedangkan bahaya kelaparan, penyakit dan segala bentuk malapetaka yang dapat dibayangkan berkecamuk sebagai noda yang melekat pada muka tentara Salib. Dunia Nasrani Barat saat itu memang dirangsang ke arah rasa fanatik agama yang membabi buta oleh Peter The Hermit dan para pengikutnya guna membebaskan tanah suci Palestina dari tangan kaum Muslimin".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Setiap cara dan jalan ditempuh", kata Hallam guna membangkitkan kefanatikan itu. Selagi seorang tentara Salib masih menyandang lambang Salib, mereka berada di bawah lindungan gereja serta dibebaskan dari segala macam pajak dan juga untuk berbuat dosa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peter The Hermit sendiri memimpin gelombang serbuan yang kedua terdiri dari empat puluh ribu orang. Setelah mereka sampai ke kota Malleville mereka menebus kekalahan gelombang serbuan pertama dengan menghancurkan kota itu, membunuh tujuh ribu orang penduduknya yang tak bersalah, dan melampiaskan nafsu angkaranya dengan segala macam kekejaman yang tak terkendali. Gerombolan manusia fanatik yang menamakan dirinya tentara Salib itu mengubah tanah Hongaria dan Bulgaria menjadi daerah-daerah yang tandus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Bilamana mereka telah sampai ke Asia Kecil, mereka melakukan kejahatan-kejahatan dan kebuasan-kebuasan yang membuat alam semesta menggeletar" demikian tulis pengarang Perancis Michaud.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gelombang serbuan tentara Salib ketiga yang dipimpin oeh seorang Rahib Jerman, menurut pengarang Gibbon terdiri dari sampah masyarakat Eropa yang paling rendah dan paling dungu. Bercampur dengan kefanatikan dan kedunguan mereka itu izin diberikan guna melakukan perampokan, perzinaan dan bermabuk-mabukan. Mereka melupakan Konstantin dan Darussalam dalam kemeriahan pesta cara gila-gilaan dan perampokan, pengrusakan dan pembunuhan yang merupakan peninggalan jelek dari mereka atas setiap daerah yang mereka lalui" kata Marbaid.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gelombang serbuan tentara Salib keempat yang diambil dari Eropa Barat, menurut keterangan penulis Mill "terdiri dari gerombolan yang nekat dan ganas. Massa yang membabi buta itu menyerbu dengan segala keganasannya menjalankan pekerjaan rutinnya merampok dan membunuh. Tetapi akhirnya mereka dapat dihancurkan oleh tentara Hongaria yang naik pitam dan telah mengenal kegila-gilaan tentara Salib sebelumnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentara Salib telah mendapat sukses sementara dengan menguasai sebagian besar daerah Syria dan Palestina termasuk kota suci Yerusalem. Tetapi Kemenangan-kemenangan mereka ini telah disusul dengan keganasan dan pembunuhan terhadap kaum Muslimin yang tak bersalah yang melebihi kekejaman Jengis Khan dan Hulagu Khan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;John Stuart Mill ahli sejarah Inggris kenamaan, mengakui pembunuhan-pembunuhan massal penduduk Muslim ini pada waktu jatuhnya kota Antioch. Mill menulis: "Keluruhan usia lanjut, ketidakberdayaan anak-anak dan kelemahan kaum wanita tidak dihiraukan sama sekali oleh tentara Latin yang fanatik itu. Rumah kediaman tidak diakui sebagai tempat berlindung dan pandangan sebuah masjid merupakan pembangkit nafsu angkara untuk melakukan kekejaman. Tentara Salib menghancurleburkan kota-kota Syria, membunuh penduduknya dengan tangan dingin, dan membakar habis perbendaharaan kesenian dan ilmu pengetahuan yang sangat berharga, termasuk "Kutub Khanah" (Perpustakaan) Tripolis yang termasyhur itu. "Jalan raya penuh aliran darah, sehingga keganasan itu kehabisan tenaga," kata Stuart Mill. Mereka yang cantik rupawan disisihkan untuk pasaran budak belian di Antioch. Tetapi yang tua dan yang lemah dikorbankan di atas panggung pembunuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lewat pertengahan abad ke-12 Masehi ketika tentara Salib mencapai puncak kemenangannya dan Kaisar Jerman, Perancis serta Richard Lionheart Raja Inggris telah turun ke medan pertempuran untuk turut merebut tanah suci Baitul Maqdis, gabungan tentara Salib ini disambut oleh Sultan Shalahuddin al Ayyubi (biasa disebut Saladin), seorang Panglima Besar Muslim yang menghalau kembali gelombang serbuan umat Nasrani yang datang untuk maksud menguasai tanah suci. Dia tidak saja sanggup untuk menghalau serbuan tentara Salib itu, akan tetapi yang dihadapi mereka sekarang ialah seorang yang berkemauan baja serta keberanian yang luar biasa yang sanggup menerima tantangan dari Nasrani Eropa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siapakah Shalahuddin? Bagaimana latar belakang kehidupannya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Shalahuddin dilahirkan pada tahun 1137 Masehi. Pendidikan pertama diterimanya dari ayahnya sendiri yang namanya cukup tersohor, yakni Najamuddin al-Ayyubi. Di samping itu pamannya yang terkenal gagah berani juga memberi andil yang tidak kecil dalam membentuk kepribadian Shalahuddin, yakni Asaduddin Sherkoh. Kedua-duanya adalah pembantu dekat Raja Syria Nuruddin Mahmud.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Asaduddin Sherkoh, seorang jenderal yang gagah berani, adalah komandan Angkatan Perang Syria yang telah memukul mundur tentara Salib baik di Syria maupun di Mesir. Sherkoh memasuki Mesir dalam bulan Februari 1167 Masehi untuk menghadapi perlawanan Shawer seorang menteri khalifah Fathimiyah yang menggabungkan diri dengan tentara Perancis. Serbuan Sherkoh yang gagah berani itu serta kemenangan akhir yang direbutnya dari Babain atas gabungan tentara Perancis dan Mesir itu menurut Michaud memperlihatkan kehebatan strategi tentara yang bernilai tinggi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibnu Aziz Al Athir menulis tentang serbuan panglima Sherkoh ini sebagai berikut: "Belum pernah sejarah mencatat suatu peristiwa yang lebih dahsyat dari penghancuran tentara gabungan Mesir dan Perancis dari pantai Mesir, oleh hanya seribu pasukan berkuda".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada tanggal 8 Januari 1169 M Sherkoh sampai di Kairo dan diangkat oleh Khalifah Fathimiyah sebagai Menteri dan Panglima Angkatan Perang Mesir. Tetapi sayang, Sherkoh tidak ditakdirkan untuk lama menikmati hasil perjuangannya. Dua bulan setelah pengangkatannya itu, dia berpulang ke rahmatullah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sepeninggal Sherkoh, keponakannya Shalahuddin al-Ayyubi diangkat jadi Perdana Menteri Mesir. Tak seberapa lama ia telah disenangi oleh rakyat Mesir karena sifat-sifatnya yang pemurah dan adil bijaksana itu. Pada saat khalifah berpulang ke rahmatullah, Shalahuddin telah menjadi penguasa yang sesungguhnya di Mesir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Syria, Nuruddin Mahmud yang termasyhur itu meninggal dunia pada tahun 1174 Masehi dan digantikan oleh putranya yang berumur 11 tahun bernama Malikus Saleh. Sultan muda ini diperalat oleh pejabat tinggi yang mengelilinginya terutama (khususnya) Gumushtagin. Shalahuddin mengirimkan utusan kepada Malikus Saleh dengan menawarkan jasa baktinya dan ketaatannya. Shalahuddin bahkan melanjutkan untuk menyebutkan nama raja itu dalam khotbah-khotbah Jumatnya dan mata uangnya. Tetapi segala macam bentuk perhatian ini tidak mendapat tanggapan dari raja muda itu berserta segenap pejabat di sekelilingnya yang penuh ambisi itu. Suasana yang meliputi kerajaan ini sekali lagi memberi angin kepada tentara Salib, yang selama ini dapat ditahan oleh Nuruddin Mahmud dan panglimanya yang gagah berani, Jenderal Sherkoh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atas nasihat Gumushtagin, Malikus Saleh mengundurkan diri ke kota Aleppo, dengan meninggalkan Damaskus diserbu oleh tentara Perancis. Tentara Salib dengan segera menduduki ibukota kerajaan itu, dan hanya bersedia untuk menghancurkan kota itu setelah menerima uang tebusan yang sangat besar. Peristiwa itu menimbulkan amarah Shalahuddin al-Ayyubi yang segera ke Damaskus dengan suatu pasukan yang kecil dan merebut kembali kota itu. Sultan Shalahuddin memanjatkan syukur yang dalam atas kegemilangan tersebut. Ia merebut salib yang mereka klaim sebagai salib Nabi Isa. Salib besar itu berhias emas, mutiara, dan permata. Dia bangun tenda besar dan dipasang di dalamnya singgasana raja berhias bunga-bunga di kedua sisinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Shalahuddin mendudukkan para raja terbesar Salibis disamping kanan kirinya sesuai nomor urut mereka. Ia memberikan air es sebagai minum raja-raja tersebut. Namun saat raja Perancis Bernas merebut air itu dan hendak meminumnya, Shalahuddin naik darah dan berteriak lantang, “Aku tidak memberi minum kepadanya!! Karena aku tidak punya perjanjian dengannya!!” Karena kelaliman Bernas selama ini, Shalahuddin tidak memberi grasi kepadanya. Ditawarkannya untuk masuk Islam agar terhindar dari hukuman, namun Bernas menolaknya. Hingga akhirnya Shalahuddin memancung raja besar tersebut sambil berkata, “Aku adalah duta Rasulullah SAW untuk menolong umatnya.” Kepala Bernas dikirim ke setiap tenda tawanan musuh dan dikatakan pada mereka, “Ini sebab karena dulu ia melecehkan Rasulullah SAW.” Sebelumnya, saat mencegat dan menganiaya rombongan haji, Bernas pernah berkata, “Suruh Nabi kalian datang ke sini agar menolong kalian!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah ia berhasil menduduki Damaskus dia tidak terus memasuki istana rajanya Nuruddin Mahmud, melainkan bertempat di rumah orang tuanya. Umat Islam sebaliknya sangat kecewa akan tingkah laku Malikus Saleh dan mengajukan tuntutan kepada Shalahuddin untuk memerintah daerah mereka. Tetapi Shalahuddin hanya mau memerintah atas nama raja muda Malikus Saleh. Ketika Malikus Saleh meninggal dunia pada tahun 1182 Masehi, kekuasaan Shalahuddin telah diakui oleh semua raja-raja di Asia Barat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diadakanlah gencatan senjata antara Sultan Shalahuddin dan tentara Perancis di Palestina, tetapi menurut ahli sejarah Perancis Michaud: "Kaum Muslimin memegang teguh perjanjiannya, sedangkan golongan Nasrani memberi isyarat untuk memulai lagi peperangan." Berlawanan dengan syarat-syarat gencatan senjata, penguasa Nasrani Renanud atau Reginald dari Castillon menyerang suatu kafilah Muslim yang lewat di dekat istananya, membunuh sejumlah anggotanya dan merampas harta bendanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lantaran peristiwa itu Sultan sekarang bebas untuk bertindak. Dengan siasat perang yang tangkas Sultan Shalahuddin mengurung pasukan musuh yang kuat itu di dekat bukit Hittin pada tahun 1187 M serta menghancurkannya dengan kerugian yang amat besar. Sultan tidak memberikan kesempatan lagi kepada tentara Nasrani untuk menyusun kekuatan kembali dan melanjutkan serangannya setelah kemenangan di bukit Hittin. Dalam waktu yang sangat singkat dia telah dapat merebut kembali sejumlah kota yang diduduki kaum Nasrani, termasuk kota-kota Naplus, Jericho, Ramlah, Caosorea, Arsuf, Jaffa dan Beirut. Demikian juga Ascalon telah dapat diduduki Shalahuddin sehabis pertempuran yang singkat yang diselesaikan dengan syarat-syarat yang sangat ringan oleh Sultan yang berhati mulia itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang Shalahuddin menghadapkan perhatian sepenuhnya terhadap kota Jerusalem yang diduduki tentara Salib dengan kekuatan melebihi enam puluh ribu prajurit. Ternyata tentara salib ini tidak sanggup menahan serbuan pasukan Sultan dan menyerah pada tahun 1193. Sikap penuh perikemanusiaan Sultan Shalahuddin dalam memperlakukan tentara Nasrani itu merupakan suatu gambaran yang berbeda seperti langit dan bumi, dengan perlakuan dan pembunuhan secara besar-besaran yang dialami kaum Muslimin ketika dikalahkan oleh tentara Salib sekitar satu abad sebelumnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut penuturan ahli sejarah Michaud, pada waktu Jerusalem direbut oleh tentara Salib pada tahun 1099 Masehi, kaum Muslimin dibunuh secara besar-besaran di jalan-jalan raya dan di rumah-rumah kediaman. Jerusalem tidak memiliki tempat berlindung bagi umat Islam yang menderita kekalahan itu. Ada yang melarikan diri dari cengkeraman musuh dengan menjatuhkan diri dari tembok-tembok yang tinggi, ada yang lari masuk istana, menara-menara, dan tak kurang pula yang masuk masjid. Tetapi mereka tidak terlepas dari kejaran tentara Salib. Tentara Salib yang menduduki masjid Umar di mana kaum Muslimin dapat bertahan untuk waktu yang singkat, mengulangl lagi tindakan-tindakan yang penuh kekejaman. Pasukan infanteri dan kavaleri menyerbu kaum pengungsi yang lari tunggang langgang. Di tengah-tengah kekacaubalauan kaum penyerbu itu yang terdengar hanyalah erangan dan teriakan maut. Pahlawan Salib yang berjasa itu berjalan menginjak-injak tumpukan mayat Muslimin, mengejar mereka yang masih berusaha dengan sia-sia melarikan diri. Raymond d' Angiles yang menyaksikan peristiwa itu mengatakan bahwa di serambi masjid mengalir darah sampai setinggi lutut, dan sampai ke tali tukang kuda prajurit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penyembelihan manusia biadab ini berhenti sejenak, ketika tentara Salib berkumpul untuk melakukan misa syukur atas kemenangan yang telah mereka peroleh. Tetapi setelah beribadah itu, mereka melanjutkan kebiadaban dengan keganasan. Semua tawanan kata Michaud, yang tertolong nasibnya karena kelelahan tentara Salib yang semula tertolong karena mengharapkan diganti dengan uang tebusan yang besar, semua dibunuh dengan tanpa ampun. Kaum Muslimin terpaksa menjatuhkan diri mereka dari menara dan rumah kediaman; mereka dibakar hidup-hidup, mereka diseret dari tempat persembunyiannya di bawah tanah; mereka dipancing dari tempat perlindungannya agar keluar untuk dibunuh di atas timbunan mayat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cucuran air mata kaum wanita, pekikan anak-anak yang tak bersalah, bahkan juga kenangan dari tempat di mana Nabi lsa memaafkan algojo-algojonya, tidak dapat meredakan nafsu angkara tentara yang menang itu. Penyembelihan kejam itu berlangsung selama seminggu. Dan sejumlah kecil yang dapat melarikan diri dari pembunuhan jatuh menjadi budak yang hina dina.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang ahli sejarah Barat, Mill menambahkan pula: Telah diputuskan, bahwa kaum Muslimin tidak boleh diberi ampun. Rakyat yang ditaklukkan oleh karena itu harus diseret ke tempat-tempat umum untuk dibunuh hidup-hidup. Ibu-ibu dengan anak yang melengket pada buah dadanya, anak-anak laki-laki dan perempuan, seluruhnya disembelih. Lapangan-lapangan kota, jalan-jalan raya, bahkan pelosok-pelosok Jerusalem yang sepi telah dipenuhi oleh bangkai-bangkai mayat laki-laki dan perempuan, dan anggota tubuh anak-anak. Tiada hati yang menaruh belas kasih atau teringat untuk berbuat kebajikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikianlah rangkaian riwayat pembantaian secara masal kaum Muslimin di Jerusalem sekira satu abad sebelum Sultan Shalahuddin merebut kembali kota suci, di mana lebih dari tujuh puluh ribu umat Islam yang tewas.&lt;br /&gt;Sultan Shalahuddin Al-Ayyubi, Pahlawan Islam dari Seratus Medan Pertempuran&lt;br /&gt;Sebaliknya, ketika Sultan Shalahuddin merebut kembali kota Jerusalem pada tahun 1193 M, dia memberi pengampunan umum kepada penduduk Nasrani untuk tinggal di kota itu. Hanya para prajurit Salib yang diharuskan meninggalkan kota dengan pembayaran uang tebusan yang ringan. Bahkan sering terjadi bahwa Sultan Shalahuddin yang mengeluarkan uang tebusan itu dari kantongnya sendiri dan diberikannya pula kemudian alat pengangkutan. Sejumlah kaum wanita Nasrani dengan mendukung anak-anak mereka datang menjumpai Sultan dengan penuh tangis seraya berkata: Tuan saksikan kami berjalan kaki, para istri serta anak-anak perempuan para prajurit yang telah menjadi tawanan Tuan, kami ingin meninggalkan negeri ini untuk selama-lamanya. Para prajurit itu adalah tumpuan hidup kami. Bila kami kehilangan mereka akan hilang pulalah harapan kami. Bilamana Tuan serahkan mereka kepada kami mereka akan dapat meringankan penderitaan kami dan kami akan mempunyai sandaran hidup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sultan Shalahuddin sangat tergerak hatinya dengan permohonan mereka itu dan dibebaskannya para suami kaum wanita Nasrani itu. Mereka yang berangkat meninggalkan kota, diperkenankan membawa seluruh harta bendanya. Sikap dan tindakan Sultan Shalahuddin yang penuh kemanusiaan serta dari jiwa yang mulia ini memperlihatkan suasana kontras yang sangat mencolok dengan penyembelihan kaum Muslimin di kota Jerusalem dalam tangan tentara Salib satu abad sebe1umnya. Para komandan pasukan tentara Shalahuddin saling berlomba dalam memberikan pertolongan kepada tentara Salib yang telah dikalahkan itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para pelarian Nasrani dari kota Jerusalem itu tidaklah mendapat perlindungan oleh kota-kota yang dikuasai kaum Nasrani. Banyak kaum Nasrani yang meninggalkan Jerusalem, kata Mill, pergi menuju Antioch, tetapi panglima Nasrani Bohcmond tidak saja menolak memberikan perlindungan kepada mereka, bahkan merampasi harta benda mereka. Maka pergilah mereka menuju ke tanah kaum Muslimin dan diterima di sana dengan baik. Michaud mcmberikan keterangan yang panjang lebar tentang sikap kaum Nasrani yang tak berperikemanusiaan ini terhadap para pelarian Nasrani dari Jerusalem. Tripoli menutup pintu kotanya dari pengungsi ini, kata Michaud. Seorang wanita karena putus asa melemparkan anak bayinya ke dalam laut sambil menyumpahi kaum Nasrani yang menolak untuk memberikan pertolongan kepadanya, kata Michaud. Sebaliknya Sultan Shalahuddin bersikap penuh timbang rasa terhadap kaum Nasrani yang ditaklukkan itu. Sebagai pertimbangan terhadap perasaan mereka, dia tidak memasuki Jerusalem sebelum mereka meninggalkannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari Jerusalem Sultan Shalahuddin mengarahkan pasukannya ke kota Tyre, di mana tentara Salib yang tidak tahu berterima kasih terhadap Sultan Shalahuddin yang telah mengampuninya di Jerusalem, menyusun kekuatan kembali untuk melawan Sultan. Sultan Shalahuddin menaklukkan sejumlah kota yang diduduki oleh tentara Salib di pinggir pantai, termasuk kota Laodicea, Jabala, Saihun, Becas, dan Debersak. Sultan telah melepas hulu balang Perancis bernama Guy de Lusignan dengan perjanjian, bahwa dia harus segera pulang ke Eropa. Tetapi tidak lama setelah pangeran Nasrani yang tak tahu berterima kasih ini mendapatkan kebebasannya, dia mengingkari janjinya dan mengumpulkan suatu pasukan yang cukup besar dan mengepung kota Ptolemais.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jatuhnya Jerusalem ke tangan kaum Muslimin menimbulkan kegusaran besar di kalangan dunia Nasrani. Sehingga mereka segera mengirimkan bala bantuan dari seluruh pelosok Eropa. Kaisar Jerman dan Perancis serta raja Inggris Richard Lion Heart segera berangkat dengan pasukan yang besar untuk merebut tanah suci dari tangan kaum Muslimin. Mereka mengepung kota Akkra yang tidak dapat direbut selama berapa bulan. Dalam sejumlah pertempuran terbuka, tentara Salib mengalami kekalahan dengan meninggalkan korban yang cukup besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang yang harus dihadapi Sultan Shalahuddin ialah berupa pasukan gabungan dari Eropa. Bala bantuan tentara Salib mengalir ke arah kota suci tanpa putus-putusnya, dan sungguh pun kekalahan dialami mereka secara bertubi-tubi, namun demikian tentara Salib ini jumlah semakin besar juga. Kota Akkra yang dibela tentara Islam berbulan-bulan lamanya menghadapi tentara pilihan dari Eropa, akhirnya karena kehabisan bahan makanan terpaksa menyerah kepada musuh dengan syarat yang disetujui bersama secara khidmat, bahwa tidak akan dilakukan pembunuhan-pembunuhan dan bahwa mereka diharuskan membayar uang tebusan sejumlah 200.000 emas kepada pimpinan pasukan Salib. Karena kelambatan dalam suatu penyelesaian uang tebusan ini, Raja Richard Lionheart menyuruh membunuh kaum Muslimin yang tak berdaya itu dengan dan hati yang dingin di hadapan pandangan mata saudara sesama kaum Muslimin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perilaku Raja Inggris ini tentu saja sangat menusuk perasaan hati Sultan Shalahuddin. Dia bernadzar untuk menuntut bela atas darah kaum Muslimin yang tak bersalah itu. Dalam pertempuran yang berkecamuk sepanjang 150 mil garis pantai, Sultan Shalahuddin memberikan pukulan-pukulan yang berat terhadap tentara Salib.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya Richard Raja Inggris yang berhati singa itu mengajukan permintaan damai di Ramla yang diterima oleh Sultan, di mana Jerusalem tetap dikuasai Muslim dan terbuka kepada para peziarah Kristen. Raja itu merasakan bahwa yang dihadapinya adalah seorang yang berkemauan baja dan tenaga yang tak terbatas serta menyadari betapa sia-sianya melanjutkan perjuangan terhadap orang yang demikian itu. Dalam bulan September 1192 Masehi dibuatlah perjanjian perdamaian. Tentara Salib itu meninggalkan tanah suci dengan ransel dengan barang-barangnya kembali menuju Eropa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berakhirlah dengan demikian serbuan tentara Salib itu tulis Michaud di mana gabungan pasukan pilihan dari Barat merebut kemenangan tidak lebih daripada kejatuhan kota Akkra dan kehancuran kota Askalon. Dalam pertempuran itu Jerman kehilangan seorang kaisarnya yang besar beserta kehancuran tentara pilihannya. Lebih dari enam ratus ribu orang pasukan Salib mendarat di depan kota Akkra dan yang kembali pulang ke negerinya tidak lebih dari seratus ribu orang. Dapatlah dipahami mengapa Eropa dengan penuh kesedihan menerima hasil perjuangan tentara Salib itu, oleh karena yang turut dalam pertempuran terakhir adalah tentara pilihan. Bunga kesatria Barat yang menjadi kebanggaan Eropa telah turut dalam pertempuran ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sultan Shalahuddin mengakhiri sisa-sisa hidupnya dengan kegiatan-kegiatan bagi kesejahteraan masyarakat dengan membangun rumah sakit, sekolah-sekolah, perguruan-perguruan tinggi serta masjid-masjid di seluruh daerah yang diperintahnya. Dalam kemiliteran Sholahuddin dikagumi ketika Richard cedera, Shalahuddin menawarkan pengobatan di saat perang di mana pada saat itu ilmu kedokteran kaum Muslim sudah maju dan dipercaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi sayang, dia tidaklah ditakdirkan untuk lama merasakan nikmat perdamaian. Beberapa bulan kemudian dia pulang ke rahmatullah pada tanggal 4 Maret tahun 1193. "Hari itu merupakan hari musibah besar, yang belum pernah dirasakan oleh dunia Islam dan kaum Muslimin, semenjak mereka kehilangan Khulafa Ar-Rasyidin" demikian tulis seorang penulis Islam. Kalangan Istana seluruh daerah kerajaan berikut seluruh umat Islam tenggelam dalam lautan duka nestapa. Seluruh isi kota mengikuti usungan jenazahnya ke kuburan dengan penuh kesedihan dan tangisan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikianlah berakhirnya kehidupan Sultan Shalahuddin, seorang raja yang sangat dalam perikemanusiaannya dan tak ada tolok bandingannya, jiwa kepahlawanan yang dimilikinya dalam sejarah kemanusiaan. Dalam pribadinya, Allah telah melimpahkan hati seorang Muslim yang penuh kasih sayang terhadap kemanusiaan dicampur dengan sangat harmonis dengan keperkasaan seorang genius dalam medan pertempuran. Utusan yang menyampaikan berita kematiannnya itu ke Baghdad membawa serta baju perangnya, kudanya, uang sebanyak satu dinar dan 36 dirham sebagai milik pribadinya yang masih ketinggalan. Orang yang hidup satu zaman dengannya, serta segenap ahli sejarah sama sependapat bahwa Sultan Shalahuddin adalah seorang yang sangat lemah lembut hatinya, ramah tamah, sabar, seorang sahabat yang baik dari kaum cendekiawan dan golongan ulama yang diperlakukannya dengan rasa hormat yang mendalam serta dengan penuh kebajikan. "Di Eropa" tulis Philip K Hitti, dia telah menyentuh alam khayalan para penyanyi maupun para penulis novel zaman sekarang, dan masih tetap dinilai sebagai suri teladan kaum kesatria.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga Allah melapangkan kuburnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disarikan dari:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Shalahuddin al-Ayyubi, oleh Kwaja Jamil Ahmad (Lihat: Suara Masjid No. 91, Jumadil Akhir-Rajab 1402 H/April 1982 M)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. The Preaching of Islam, oleh Thomas W. Arnold.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;NB:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- "Shalahuddin", kadang ditulis dengan ejaan: Saladin (biasanya oleh Barat), Sholahuddin, atau Salahuddin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Saat ini, sineas Barat sedang membuat film berjudul "Kingdom of Heaven". Film tersebut, terlepas benar atau tidaknya isi cerita, berkaitan dengan tokoh Shalahuddin ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diambil dari situs Hudzaifah&lt;br /&gt;Sejarah Islam&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4655265501355691680-4802301485549110180?l=www.pelajarsumedang.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.pelajarsumedang.co.cc/feeds/4802301485549110180/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.pelajarsumedang.co.cc/2009/05/sultan-salahuddin-al-ayyubi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4655265501355691680/posts/default/4802301485549110180'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4655265501355691680/posts/default/4802301485549110180'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.pelajarsumedang.co.cc/2009/05/sultan-salahuddin-al-ayyubi.html' title='Sultan Salahuddin Al-Ayyubi'/><author><name>.: PELAJAR :.</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00615348961610885700</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4655265501355691680.post-2544590000684604149</id><published>2009-05-10T11:33:00.000-07:00</published><updated>2009-06-07T09:26:47.797-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='BT'/><title type='text'>BUKU TAMU</title><content type='html'>Buku Tamu ini disediakan untuk dipergunakan sebaik-baiknya...&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4655265501355691680-2544590000684604149?l=www.pelajarsumedang.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.pelajarsumedang.co.cc/feeds/2544590000684604149/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.pelajarsumedang.co.cc/2009/05/proposal-nikah_10.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4655265501355691680/posts/default/2544590000684604149'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4655265501355691680/posts/default/2544590000684604149'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.pelajarsumedang.co.cc/2009/05/proposal-nikah_10.html' title='BUKU TAMU'/><author><name>.: PELAJAR :.</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00615348961610885700</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4655265501355691680.post-8151312014414608156</id><published>2009-05-10T11:32:00.000-07:00</published><updated>2009-05-23T01:47:17.374-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tifs'/><title type='text'>11 Cara Penipuan Gaya Baru di Internet (cara menghindari)</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight: bold;font-size:180%;" &gt;P&lt;/span&gt;enipuan di Internet sekarang merajalela, jika Anda tidak mengetahuinya, kemungkian Anda akan menjadi korban. Para penipu ini bisa mengambil uang kita dengan berbagai cara atau memfitnah kita. Yang jelas sangat merugikan kita. Penipu biasanya memanfaatkan goncangan psikologis dan membuat orang mengabaikan akal sehat. Baca kelanjutannya ya…&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;1.    Undian Berhadiah&lt;br /&gt;o    Sering sekali ada orang yang menerima email berisi Anda memenangkan undian berhadiah. Bisa dari Yahoo, Microsoft, atau yang lain. Jangan mempercayai email ini. Jika Anda penasaran sekali, kontak langsung Yahoo atau Microsoft atau siapapun yang dikabarkan dalam email tersebut akan memberi hadiah.&lt;br /&gt;o    Pencegahan: Jangan percaya apalagi transfer uang terlebih dahulu sebelum Anda memastikan kebenaran undian berhadiah.&lt;br /&gt;2.    Bisnis Palsu&lt;br /&gt;o    Bisnis ini biasanya MLM (Anda harus merekrut member). Termasuk di dalam kategori ini adalah HYIP (High Yield Investment Program). HYIP bukan bisnis investasi tetapi permainan uang.&lt;br /&gt;o    Pencegahan: Mendapatkan uang dengan mudah itu tidak ada. Selidiki siapa yang menyelenggrakan bisnis tersebut (alamat, badan hukum) jika akan bergabung dengan suatu bisnis..&lt;br /&gt;3.    Phising&lt;br /&gt;o    Phising adalah teknik penipuan untuk mencuri password Anda atau informasi pribadi Anda. Pelaku phising sering membuat website palsu yang mirip dengan aslinya, sehingga korban memasukkan nomor rekening dan password di website penipu.&lt;br /&gt;o    Pencegahan: jangan mengklik link di email, selalu periksa URL sebelum login. Misalnya jika mau login ke yahoo mail, pastikan URL-nya mail.yahoo.com.&lt;br /&gt;4.    Program Pay To&lt;br /&gt;o    Anda mendapat tawaran untuk mengikuti program yang akan membayar Anda jika Anda mengklik email atau banner. Diantaranya memang mereka membayar Anda, namun sebagian besar mereka tidak membayar Anda. Ciri-ciri penyelenggara bisnis ini yang menipu adalah jika mereka menyaratkan Anda harus memperoleh poin sejumlah tertentu (misalnya 100 USD) sebelum mereka membayar Anda. Kenyataannya, poin Anda tidak pernah mencapai jumlah ini.&lt;br /&gt;o    Pencegahan: Tidak mengikuti program ini, kalau Anda tertarik mengikuti, selalu memeriksa forum yang membahas program tersebut dan mencari tahu apakah membernya dibayar.&lt;br /&gt;5.    Piramida Uang&lt;br /&gt;o    Mirip MLM tapi tanpa produk. Anda diminta untuk mentransfer uang ke nama nomer pertama, Anda masuk ke nomor terakhir. Anda diminta menyebarkan email tersebut ke banyak orang. Bisnis seperti ini tidak berjalan dan hanya membuang waktu Anda.&lt;br /&gt;o    Pencegahan: Tidak mengikuti bisnis piramida uang.&lt;br /&gt;6.    Pencucian Uang&lt;br /&gt;o    Anda mendapat email bahwa ada harta warisan yang perlu dicairkan. Anda diminta membantu dengan menyediakan rekening bank untuk ditransfer. Uangnya sebenarnya tidak ada, kalaupun ada dan ditransfer ke rekening Anda, uang itu adalah hasil curian dan Anda akan berurusan dengan hukum.&lt;br /&gt;o    Pencegahan: Jangan pernah tergiur dengan penawaran ini.&lt;br /&gt;7.    Hacking &amp;amp; Cracking&lt;br /&gt;o    Anda tiba-tiba tidak bisa login di email, password salah terus! Padahal Anda merasa tidak pernah mengganti password. Atau E-gold atau paypal Anda tiba-tiba habis ada yang menguras. Pelakunya adalah hacker atau cracker yang mencuri password Anda dan mentransfer ke rekening mereka.&lt;br /&gt;o    Pencegahan: Selalu memasang antivirus dan tidak mengakses rekening online di warnet, selalu gunakan komputer pribadi jika Anda harus mengakses rekening online.&lt;br /&gt;8.    Software yang berisi virus / trojan&lt;br /&gt;o    Anda mendownload software dan merasa nyaman menggunakannya. Tiba-tiba rekening Anda ada yang membobol.&lt;br /&gt;o    Pencegahan: Selalu gunakan antivirus terbaru yang sudah diupdate ketika membuka Internet.&lt;br /&gt;9.    Penyedia layanan email palsu&lt;br /&gt;o    Anda mendapat email yang berisi iklan bahwa ada sebuah layanan email yang sangat fantastis, misalnya tanpa batasan kapasitas, anonim, bahkan Anda akan mendapat dollar jika registrasi. Itu semua bohong. Jika Anda menggunakan email tersebut, maka data-data pribadi Anda akan dicuri oleh penyedia email palsu tersebut.&lt;br /&gt;o    Pencegahan: Jangan mendaftar email ke tempat yang tidak dapat dipercaya, gunakan yahoo atau gmail yang terpercaya.&lt;br /&gt;10.    Email palsu (Fake Mail)&lt;br /&gt;o    Anda mendapat e-mail seolah-olah dari admin yahoo, admin e-gold atau paypal. Email ini menyatakan Anda harus login untuk verifikasi data. Anda sangat terkejut dan segera membuka link yang ada dalam pesan email tersebut. Anda diminta memasukkan password Anda. Jika ini terjadi berarti Anda telah tertipu, karena mengirimkan password ke hacker / cracker.&lt;br /&gt;o    Pencegahan: Jangan mengklik link dalam email, apalagi setelah Anda klik, Anda harus memasukkan password Anda. Ini halaman palsu.&lt;br /&gt;11.    Email Berantai (Chain / Hoax Letter)&lt;br /&gt;o    Anda pasti sering mendapatkan email yang menganjurkan untuk meneruskan pesan (forward) tersebut ke orang lain. Mungkin ada ancaman atau Anda ingin membantu seseorang, atau dengan meneruskan email tersebut Anda akan mendapatkan hadiah. Hampir semua email berantai adalah bohong. Hanya membuang waktu Anda.&lt;br /&gt;o    Pencegahan: Jangan meneruskan email yang menyarankan Anda untuk meneruskan email kepada orang lain.&lt;br /&gt;Berhati-hatilah! Ada dua pedoman penting:&lt;br /&gt;1.    Berhati-hati dan tidak mudah percaya.&lt;br /&gt;2.    Sesuatu yang terlalu bagus untuk ada, itu berarti tidak ada.&lt;br /&gt;Sumber : (http://tutorialgratis.net)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4655265501355691680-8151312014414608156?l=www.pelajarsumedang.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.pelajarsumedang.co.cc/feeds/8151312014414608156/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.pelajarsumedang.co.cc/2009/05/11-cara-penipuan-gaya-baru-di-internet_10.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4655265501355691680/posts/default/8151312014414608156'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4655265501355691680/posts/default/8151312014414608156'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.pelajarsumedang.co.cc/2009/05/11-cara-penipuan-gaya-baru-di-internet_10.html' title='11 Cara Penipuan Gaya Baru di Internet (cara menghindari)'/><author><name>.: PELAJAR :.</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00615348961610885700</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4655265501355691680.post-6271803906125598680</id><published>2009-05-10T11:30:00.000-07:00</published><updated>2009-05-10T11:32:04.986-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Rehat'/><title type='text'>Mengenal Temperamen Sanguinis!</title><content type='html'>Apa Itu Temperamen?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Temperamen merupakan gabungan dari ciri-ciri pembawaan yang secara tidak sadar memengaruhi tingkah laku seseorang. Ciri-ciri ini diturunkan berdasarkan kebangsaan, ras, jenis kelamin, dan faktor-faktor keturunan yang lain. Ciri-ciri ini diteruskan oleh gen (pembawa sifat). Teori temperamen pertama diberikan oleh Hippocrates, bapak kedokteran.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lebih dari 2400 tahun yang lalu ia membagi manusia dalam empat kategori, yakni sanguin, kolerik, melankolik, dan flegmatik. Tiap-tiap temperamen memiliki kekuatan dan kelemahan masing-masing. Karena saya seorang sanguin—berdasarkan hasil tes berkali-kali dan dibolak-balik sedemikian rupa—saya hanya mencantumkan temperamen sanguin di bawah ini. Untuk lebih jelasnya, silahkan membaca Komunikasi Keluarga oleh Kathleen Liwidjaja-Kuntaraf, M.D., M.P.H. dan Jonathan Kuntaraf, D.Min atau Personality Plus karya Le Couer. Kalian juga bisa baca Personality Plus! Sangat bagus! Recommended!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oh ya, tidak ada seorang pun yang memiliki kepribadian hanya sanguin atau kolerik semata. Setiap orang memiliki temperamen ini di dalamnya. Hanya, kadarnya berbeda. Dengan mengenal temperamen, diharapkan kita dapat mengenal karakter kita dan membangunnya hingga menjadi lebih baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sanguinis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sifat-sifat Umum&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang sanguin adalah seorang yang periang, hangat, dan menyenangkan. Secara alamiah, ia adalah seorang yang terbuka dan mudah memberikan sambutan. Sanguin suka berbicara bahkan mendominasi pembicaraan. Ia boleh disebutkan sebagai orang yang superekstrovert. Ia mempunyai kapasitas yang luar biasa untuk menyenangkan dirinya dan orang lain. Pada saat ia bergabung dengan sekelompok orang, ia akan segera mengangkat semangat semua orang dengan kata-kata, lelucon yang diberikannya. Ia adalah seorang yang ahli dalam menyampaikan cerita serta menceritakan sesuatu dengan benar-benar hidup dan dramatis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang sanguin tidak pernah kehilangan kawan, sebab ia sangat terbuka secara spontan. Ia tidak pernah kehilangan kata-kata walaupun kadang ketika ia berbicara tidak dipikirkan terlebih dulu. Ia selalu dikelilingi teman-temannya, di mana ia menjadi pusat perhatian. Ia menjadi favorit dari anak-anak maupun orang dewasa karena cerita-cerita atau leluconnya yang tak pernah berakhir (dikira pelawak?). karena sikapnya yang periang, ramah, dan suka berkawan, ia sering kelihatan memiliki keyakinan lebih daripada sebenarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Profesi Sanguin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan sifatnya yang ceria, sanguin memiliki kharisma yang alamiah, sebab itu boleh jadi seorang penjual yang berhasil. Ada istilah yang menyebutkan, “Seorang sanguin bisa menjual lemari es kepada orang Eskimo,” (whew!). Bahkan, seorang sanguin dikatakan dapat sangat meyakinkan orang lain sehingga dapat menjual buku kepada orang yang buta huruf sekalipun. Umumnya dua pertiga penjual barang adalah orang sanguin (bukan berarti semua orang Minang sanguin :D).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di samping sebagai seorang penjual, sanguin juga berhasil bekerja sebagai aktor, penghibur, dan ulama. Mereka bisa menjadi MC yang berhasil, pemimpin lelang, atau pemimpin bidang lain (bila digabungkan dengan temperamen lain yang tepat). Dalam dunia politik, banyak yang menyukai orang sanguin yang memiliki kharisma.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam pelayanan kepada sesama manusia, sanguin sangat menonjol sebagai pegawai rumah sakit. Seorang sanguin yang menjadi dokter akan dapat mengangkat semangat dari pasiennya yang sakit dengan cara yang alamiah. Seorang perawat sanguin juga sangat bersemangat dalam menolong orang sakit. Senyumnya akan memberikan semangat kepada orang yang berada di sekitarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pekerjaan apapun yang dilakukan oleh orang sanguin akan memberikan pengaruh pada banyak orang. Kontribusinya yang utama dalam kehidupan adalah membuat orang lain berbahagia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kekuatan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Bersifat hangat dan hidup&lt;br /&gt;- Memiliki karisma (saya berharap punya karimun :p)&lt;br /&gt;- Suka berbicara dan tak pernah kehilangan kata-kata (tapi saya pernah speechless kok)&lt;br /&gt;- Memiliki pikiran yang bebas, tidak pernah khawatir tentang masa depan atau mengomel masa lalu&lt;br /&gt;- Ahli cerita yang hebat&lt;br /&gt;- Hanya hidup untuk masa kini&lt;br /&gt;- Percakapannya bermutu (yihaa..!)&lt;br /&gt;- Kemampuan luar biasa untuk bersuka-ria (jadinya kadang suka lebay :p)&lt;br /&gt;- Dengan mudah mendapat sahabat&lt;br /&gt;- Ditanggapi banyak orang&lt;br /&gt;- Bersifat menyenangkan dan optimis&lt;br /&gt;- Selalu ramah dan suka tersenyum pada orang lain&lt;br /&gt;- Mudah memberi maaf&lt;br /&gt;- Lemah lembut dan bersimpati&lt;br /&gt;- Berbicara dengan kehangatan yang sejati&lt;br /&gt;- Ikut bersama orang lain merasakan kesenangan dan kesusahan mereka&lt;br /&gt;- Membuat kesan pertama yang baik&lt;br /&gt;- Bertalenta dalam merawat orang sakit&lt;br /&gt;- Mudah terlibat dalam rencana dan proyek baru&lt;br /&gt;- Senang untuk mendidik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelemahan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Mudah menangis (huhuhuhu...)&lt;br /&gt;- Tidak dapat diramalkan secara emosi&lt;br /&gt;- Suka gelisah&lt;br /&gt;- Suka marah secara spontan ( suka mau lempar orang, hehehe..)&lt;br /&gt;- Melebih-lebihkan sesuatu&lt;br /&gt;- Tampak palsu (saya aseli Indonesia loh :p)&lt;br /&gt;- Kurang pengendalian diri (hosh! Hosh!)&lt;br /&gt;- Mengadakan keputusan secara emosi&lt;br /&gt;- Pembeli yang tidak suka berpikir (makanya kalau belanja ajak mama)&lt;br /&gt;- Naif dan kekanak-kanakan&lt;br /&gt;- Selalu ingin menguasai percakapan (nggak kok.. yang ini nggak..)&lt;br /&gt;- Tidak suka memperhatikan (heu.. pernah disetrap beberapa kali sama guru gara-gara ini)&lt;br /&gt;- Kemauan lemah (apa iya?)&lt;br /&gt;- Suka mencari pujian orang lain (ah.. nda kok, tapi kalau mau muji monggo..)&lt;br /&gt;- Menyukai orang lain dan kemudian melupakan mereka (suka bukan berarti cinta :D)&lt;br /&gt;- Suka minta maaf atas kelalaiannya&lt;br /&gt;- Sering membicarakan diri sendiri (seperti saat ini)&lt;br /&gt;- Lupa akan janjinya (iya nih, maaf ya buat yang janjinya suka dilupakan, Hanum especially :))&lt;br /&gt;- Tidak terorganisir, sebab hidup hanya untuk masa kini (sekarang sudah mulai ter-arrange kok)&lt;br /&gt;- Tidak dapat mengatur dirinya sendiri (what?? *pengen buang deh ini buku!)&lt;br /&gt;- Membuang waktu ketika seharusnya melakukan pekerjaan (apa iya?)&lt;br /&gt;- Bayanyak proyek yang tidak diselesaikan (ini yang ngarang belom ketemu sama saya rupanya, hehehe)&lt;br /&gt;- Mudah menyimpang pada proyek jangka pendek&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pekerjaan dan Hobi:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Penceramah&lt;br /&gt;- Perawat orang sakit&lt;br /&gt;- Aktor/aktris&lt;br /&gt;- Karyawan sukarela (freelance kali ya maksudnya)&lt;br /&gt;- Hakim&lt;br /&gt;- Costumer service&lt;br /&gt;- Penjual&lt;br /&gt;- Olahragawan&lt;br /&gt;- Ulama&lt;br /&gt;- Orangtua yang mengasihi (???)&lt;br /&gt;- Direktur atletik (maksudnya manajer olahraga kali ya..)&lt;br /&gt;- Penerima tamu (di kondangan?)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Well, ada yang benar dan ada yang tidak (sebagian sih benar, heheh..). Dengan mengenal diri sendiri, diharapkan kita dapat berperilaku yang tepat pada orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada yang mau berbagi tentang tiga temperamen lainnya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ilustrasi di bawah ini menggambarkan perbedaan Sanguin, Kolerik, Melankolik, dan Flegmatik&lt;br /&gt;Seorang diminta untuk membersihkan lantai dalam waktu dua jam. Bagaimana lantai tersebut dibersihkan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sanguin: ia segera membersihkan lantai tersebut dengan cepat tetapi tidak terlalu bersih, namun baru setengah jalan dalam membersihkan lantai tersebut, tiba-tiba ia terhenti, dan mengobrol dengan tetangganya yang berlalu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kolerik: ia segera membersihkan lantainya dengan cepat, dan menyelesaikan tugasnya dengan bersih dan singkat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melankolik: dalam waktu dua jam, ia baru dapat menyelesaikan pembersihan lantai. Tetapi bukan hanya bersih, lantainya pun menjadi sangat licin dan mengilap&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Flegmatik: dua jam telah lewat, namun ia masih memikirkan bagaimana caranya untuk membersihkan lantai tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Komentar saya: just laugh! Very loud! Huwahahaha…&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4655265501355691680-6271803906125598680?l=www.pelajarsumedang.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.pelajarsumedang.co.cc/feeds/6271803906125598680/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.pelajarsumedang.co.cc/2009/05/mengenal-temperamen-sanguinis_10.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4655265501355691680/posts/default/6271803906125598680'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4655265501355691680/posts/default/6271803906125598680'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.pelajarsumedang.co.cc/2009/05/mengenal-temperamen-sanguinis_10.html' title='Mengenal Temperamen Sanguinis!'/><author><name>.: PELAJAR :.</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00615348961610885700</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4655265501355691680.post-5989016336094771685</id><published>2009-05-10T11:29:00.000-07:00</published><updated>2009-05-23T01:48:17.372-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tarbiyah Islamiyah'/><title type='text'>KONSEP KAJIAN ISLAM INTENSIF ( TARBIYAH ISLAMIYAH )</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight: bold;font-size:180%;" &gt;K&lt;/span&gt;ajian Islam Intensif (KII) selanjutnya disebut dengan Tarbiyah Islamiyah, karena unsur-unsur dan tujuan yang terdapat dalam KII dihimpun dalam tarbiyah Islamiyah, seperti kajian Islam yang kontinyu (istimror), kajian Islam yang integral (syamil) yang merujuk pada sumber yang shahih, yaitu Al Qur'an dan As Sunnah sebagaimana yang dipahami oleh generasi Salafus Shalih.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I. DEFINISI TARBIYAH&lt;br /&gt;• Etimologis : Tarbiyah berasal dari kata ربي – يربي – تربية yang berarti :&lt;br /&gt;- Penambahan atau peningkatan ( الزيادة )&lt;br /&gt;- Pertumbuhan dan perkembangan ( النشئ والترعرع )&lt;br /&gt;- Perbaikan/pengaturan/pengurusan/pemeliharaan (الاصلاح والقيام على شئ والتدبر والرعاية)&lt;br /&gt;• Therminologis :&lt;br /&gt;Definisi Umum:&lt;br /&gt;1. Menumbuhkan sesuatu dari satu kondisi ke kondisi lain sampai kepada kesempurnaan (Ar Raghib Al Ashfahani dalam Mufradatnya)&lt;br /&gt;2. Menyampaikan atau mengantarkan sesuatu pada kesempurnaan selangkah demi selangkah (Imam Al Baydhowy dalam Kitab Anwaarut Tanzil)&lt;br /&gt;Definisi Khusus:&lt;br /&gt;Tarbiyah Islamiyah :&lt;br /&gt;adalah satu sistim pembinaan ke Islaman yang syamil, terpadu dan berkesinambungan yang bertujuan membentuk pribadi muslim yang memiliki sifat-sifat yang unik (Al Mutamayyizah) yaitu: Mu’min,Mushlih,Mujahid,Muta’awin dan Mutqin ( 5 M )&lt;br /&gt;Penjelasan 5 M :&lt;br /&gt;• Mu’min :&lt;br /&gt;o Paham Islam dengan manhaj yang shahih&lt;br /&gt;o Beriman dan bertauhid (terbebas dari kufur dan syirik)&lt;br /&gt;o Komitmen pada syariat Islam&lt;br /&gt;o Tekun beribadah sesuai sunnah (memiliki ruhiyah yang hidup)&lt;br /&gt;o Memiliki akhlak yang terpuji&lt;br /&gt;o Mengamalkan adab-adab Islamy&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Mushlih:&lt;br /&gt;o Menjadi dai/murobbi&lt;br /&gt;o Mampu menjadi agen perubah (min anashir at taghyir) di wilayahnya (tempat tinggal dan pekerjaannya)&lt;br /&gt;o Mampu menyelesaikan problema-problema masyarakatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Mujahid:&lt;br /&gt;o Memiliki kesadaran untuk berjuang&lt;br /&gt;o Bersungguh-sungguh (maksimal)&lt;br /&gt;o Sabar menghadapi kendala-kendala/tantangan perjuangan&lt;br /&gt;o Rela berkorban&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Muta’awin :&lt;br /&gt;o Iltizam (komitmen) dengan jama’ah (terikat dan terlibat)&lt;br /&gt;o Memiliki kesadaran berjuang dengan berjamaah (bertandzim)&lt;br /&gt;o Siap memimpin dan dipimpin&lt;br /&gt;o Mudah ta’awun dengan sesama pejuang dan tidak mudah konflik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Mutqin (Profesional)&lt;br /&gt;o Berjuang dengan memberikan dan menyalurkan potensi dan keahlian (kafa-ah) yang dianugerahkan oleh Allah kepadanya.&lt;br /&gt;o Tekun, teliti, cermat, amanah dan tuntas dalam bekerja&lt;br /&gt;o Mengetahui betul pos perjuangannya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;II. LANDASAN &amp;amp; ISTI'NAS&lt;br /&gt;1. Al Qur’an Surah Al jumu’ah (62) ayat 2-3&lt;br /&gt;2. Al Qur’an Surah Ali Imran (3) ayat 79.&lt;br /&gt;3. Riwayat :&lt;br /&gt;أدبني ربي فأحسن تأديبي&lt;br /&gt;Terjemahan : Tuhanku telah mendidikku dan Ia mendidikku dengan sebaik baik-baik pendidikan.&lt;br /&gt;Menurut Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah Rahimahullah dan Syekh Nashiruddin Al Al Bani Rahimahullah bahwa riwayat tersebut dhaif, tetapi maknanya benar.&lt;br /&gt;4. Merupakan solusi problematika ummat pada hari ini&lt;br /&gt;5. Madrasah Nubuwwah di Baitul Arqam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;III. UNSUR-UNSUR TARBIYAH&lt;br /&gt;1. Pemahaman dan penghayatan Islam&lt;br /&gt;2. Penumbuhan, Penjagaan dan pemeliharaan ke Imanan&lt;br /&gt;3. Penumbuhan potensi dan bakat sehingga menjadi suatu keahlian&lt;br /&gt;4. Adanya tahapan (marhaliyah)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;IV. RUANG LINGKUP TARBIYAH DAN PROGRAM-PROGRAMNYA&lt;br /&gt;1. Tarbiyah Fikriyyah/Aqliyah :&lt;br /&gt;• Kajian Tematik/maudhuiyyah (Kadis)&lt;br /&gt;• Telaah Hadits&lt;br /&gt;• Tahsinul Qira’ah&lt;br /&gt;• Hafalan Nomor dan nama-nama surah&lt;br /&gt;• Diskusi Buku&lt;br /&gt;• Hafalan Al Qur’an dan Hadits&lt;br /&gt;2. Tarbiyah Imaniyyah/Ruhiyah&lt;br /&gt;• Shalat berjama’ah&lt;br /&gt;• Tadarrus Al Qur’an&lt;br /&gt;• Kajian Tazkiyatun Nafs&lt;br /&gt;• Mabit Jama’i: qiyamul lail, pembacaan kisah-kisah shahabat, adzkar&lt;br /&gt;• Shaum ( Puasa ) bersama&lt;br /&gt;• Ziyarah akhawiyah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Tarbiyah Badaniyyah/Jasadiyyah&lt;br /&gt;• Amal jama’i&lt;br /&gt;• Riyadhah&lt;br /&gt;• Rihlah&lt;br /&gt;• Muhibbah&lt;br /&gt;V. CONTOH APLIKASI HALAQAH TARBAWIYAH PEKANAN&lt;br /&gt;A. Agenda &amp;amp; Alokasi Waktu Liqo Tarbawy pekanan&lt;br /&gt;1. Sebaiknya liqo tarbawy dimulai atau diakhiri dengan “Sholat Berjama’ah” di Masjid untuk menanamkan kebiasaan dan kegemaran sholat berjama’ah bagi mutarabbi (Binaan).&lt;br /&gt;2. Durasi waktu pelaksanaan prog.tarbiyah pekanan kurang lebih 2 (dua) jam dengan alokasi sebagai berikut :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;No Durasi Waktu Kegiatan&lt;br /&gt;1 30 menit Tadarrus&amp;amp;Tahsinul Qira’ah atau setor hafalan&lt;br /&gt;2 45 menit Penyajian Materi Kadis&lt;br /&gt;3 30 menit Telaah Hadits&lt;br /&gt;4 15 menit Problem Solving, Makan minum&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. Agenda &amp;amp; Alokasi Waktu Kegiatan Mabit Jama’I (bermalam bersama)&lt;br /&gt;1. Kegiatan dimulai dengan “Sholat Isya berjama’ah di Masjid” dilanjutkan dengan Asya (santap malam bersama).Program ini bertujuan untuk mempraktekkan adab-adab makan dan minum yang diajarkan oleh Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam.&lt;br /&gt;2. Durasi waktu pelaksanaan prog.Mabit kurang lebih 11 (sebelas) jam dengan alokasi sebagai berikut :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;No Durasi Waktu Kegiatan&lt;br /&gt;1 30 menit Tadarrus&amp;amp;Tahsinul Qira’ah atau setor hafalan&lt;br /&gt;2 45 menit Penyajian Materi Kadis atau materi lepas&lt;br /&gt;3 30-45 menit Tazkiyatun Nafs&lt;br /&gt;4 30 menit Pembacaan kisah-kisah Nabi/Shahabat&lt;br /&gt;5 3 Jam Istirahat&lt;br /&gt;6 1 Jam Qiyamul lail&lt;br /&gt;7 30 menit Sholat Shubuh &amp;amp; Adzkar Shobah&lt;br /&gt;8 30-45 menit Problem Solving&lt;br /&gt;9 30-60 menit Riyadhah Badaniyah&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4655265501355691680-5989016336094771685?l=www.pelajarsumedang.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.pelajarsumedang.co.cc/feeds/5989016336094771685/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.pelajarsumedang.co.cc/2009/05/konsep-kajian-islam-intensif-tarbiyah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4655265501355691680/posts/default/5989016336094771685'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4655265501355691680/posts/default/5989016336094771685'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.pelajarsumedang.co.cc/2009/05/konsep-kajian-islam-intensif-tarbiyah.html' title='KONSEP KAJIAN ISLAM INTENSIF ( TARBIYAH ISLAMIYAH )'/><author><name>.: PELAJAR :.</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00615348961610885700</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4655265501355691680.post-1561830381346749191</id><published>2009-05-10T09:17:00.000-07:00</published><updated>2009-05-23T01:48:52.014-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Mutiara'/><title type='text'>(Kata-kata Bijak)</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight: bold;font-size:180%;" &gt;“A&lt;/span&gt;ll is not gold that glitters”&lt;br /&gt;Tidak selalu emas yang berkilauan.&lt;br /&gt;Tidak hanya kaum atau orang bangsawan saja yang berbudi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Don’t take the example of another as an excuse for your wrong doing”&lt;br /&gt;Janganlah mengambil teladan orang lain sebagai alasan untuk membenarkan tindakan anda yang salah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Never put of what you can do today until tomorrow”&lt;br /&gt;Janganlah menunggu sampai besok sesuatu yang dapat anda kerjakan hari ini.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Every cloud has a silver lining”&lt;br /&gt;Dalam suatu kesedihan/kesenduan selalu ada harapan akan kesenangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Every hurried action brings forth regret and every regret however small it may be, will hurt the heart”&lt;br /&gt;Setiap tindakan yang tergesa-gesa atau terburu-buru akan menimbulkan penyesalan dan setiap penyesalan betapapun kecilnya akan menyedihkan hati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“A good neighbour is worth more than a far friend”&lt;br /&gt;Tetangga yang baik lebih berharga dari pada teman yang jauh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Make hay while the sun shines”&lt;br /&gt;Buatlah jerami selagi matahari bersinar, maksudnya pergunakanlah setiap kesempatan dengan baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“The longest lane must have a turning”&lt;br /&gt;Sepanjang-panjangnya jalan mesti ada tikungan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Failure is misfortune but regret is a catastrophe”&lt;br /&gt;Kegagalan adalah celaka kecil tetapi putus asa adalah celaka besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Wealth does not always help to produce happiness”&lt;br /&gt;Kekayaan tidak selamanya membawa kebahagiaan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“As the tree so the fruit”&lt;br /&gt;Sebagaimana pohonnya demikian pula buahnya. Bahwa sifat orang tua biasanya menurun kepada anaknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Look before you leap”&lt;br /&gt;Lihat sebelum anda melompat. Maksudnya pikirlah masak-masak sebelum bertindak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“In doing what we ought to do we deserve no praise, because it is our duty”&lt;br /&gt;Dalam melaksanakan apa yang seharusnya kita kerjakan tak wajar kita mengharap pujian karena hal itu memang sudah menjadi kewajiban.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4655265501355691680-1561830381346749191?l=www.pelajarsumedang.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.pelajarsumedang.co.cc/feeds/1561830381346749191/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.pelajarsumedang.co.cc/2009/05/kata-kata-bijak.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4655265501355691680/posts/default/1561830381346749191'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4655265501355691680/posts/default/1561830381346749191'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.pelajarsumedang.co.cc/2009/05/kata-kata-bijak.html' title='(Kata-kata Bijak)'/><author><name>.: PELAJAR :.</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00615348961610885700</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
